Showing posts with label Hirvonen. Show all posts
Showing posts with label Hirvonen. Show all posts

Monday, 17 November 2014

#day3 Wales Rally GB 2014: Perpisahan manis...

Selamat pagi..!

Akhirnya World Rally Championship musim 2014 TELAH USAI JUGA, dan inilah ulasan hari terakhir Wales Rally Britania Raya ini:


Sebastien Ogier berhasil merengkuh kemenangan kedelapannya kali ini, meski di beberapa SS terakhir dia memutuskan untuk main aman, menyebabkan keunggulannya yang semula 1 menit menjadi 37 detik saja dari Mikko Hirvonen, yang baru saja menyelesaikan event terakhirnya.

"Ini adalah cara terbaik untuk mengakhiri musim yang indah ini. Targetku sejak minggu lalu adalah menang, tapi tidak ada tekanan untuk itu, kami menikmatinya." Kata Ogier.

buatan ane sendiri

Sedangkan Hirvonen mengakhiri karirnya dengan podium ketiganya musim ini, dan ke-69 sepanjang kariernya yang "tahan" selama 13 tahun. Podium ini juga memastikan navigator Jarmo Lehtinen finish di 3 besar di klasemen co-driver.

"Saya sangat senang. Tidak ada yang lebih baik dari ini. Saya baru saja menyelesaikan pertarungan yang sengit (dengan Kris Meeke dan Mads Ostberg), dan saya akan merindukan semua ini. Terima kasih yang sebesar-besarnya untuk semua ini". 

Pembalap Citroen Mads Ostberg finish ketiga, setelah rekan setimnya Meeke, yang bertarung sepanjang 2 hari pertama dengan Hirvonen, tapi malang bagi local hero Meeke, dia mengalami pecah ban setelah terjebak ke dalam parit di SS18 dan harus puas finish keenam, dibawah Thierry Neuville dan Elfyn Evans. Tapi itu tetap CUKUP bagi Citroen untuk MERENGKUH POSISI KEDUA DI KLASEMEN MANUFAKTUR. M-SPORT BERADA DI TEMPAT KETIGA, DIIKUTI OLEH HYUNDAI.


 Di posisi tujuh ada Ott Tanak, hasil yang cukup baik untuknya, dan ini membuatnya memiliki peluang masuk ke tim utama M-Sport menggantikan Hirvonen. Jari-Matti Latvala harus puas menempati posisi kedelapan setelah bencana di hari kedua. Martin Prokop, Hayden Paddon dan Robert Kubica finish ke-9, 10 dan 11 setelah Henning Solberg harus gagal finish karena kerusakan sistem bahan bakar.

Sedangkan di kategori WRC-2, Jari Ketomaa berhasil mengalahkan Lorenzo Bertelli dan Matthew Wilson, tapi Nasser Al-Attiyah-lah yang berhasil menjadi juara dunia WRC-2.

The Olympian pun sumrigah "Fantastis. Tahun ini benar-benar hebat, terima kasih semuanya..! Ini adalah momen yang hebat."

OK, Perjalanan kita sampai di sini dulu. Tapi jangan khawatir, karena jarak Rally GB dengan Rallye Monte Carlo hanya 2 bulan. See you there..! Bye bye.

Wales Rally GB: Overall standings after Stage 23 (Top 20):

1. Sebastien Ogier Volkswagen Motorsport Polo R WRC 3hrs 03m 08.2s M
2. Mikko Hirvonen M-Sport WRT Ford Fiesta RS WRC +00m 37.6s M
3. Mads Ostberg Citroen Total Abu Dhabi WRT DS3 WRC +01m 03.6s M
4. Thierry Neuville Hyundai Motorsport i20 WRC +01m 14.9s M
5. Elfyn Evans M-Sport WRT Ford Fiesta RS WRC +01m 24.3s M
6. Kris Meeke Citroen Total Abu Dhabi WRT DS3 WRC +02m 03.0s M
7. Ott Tanak Ford Fiesta RS WRC +02m 29.7s
8. Jari-Matti Latvala Volkswagen Motorsport Polo R WRC +02m 47.5s M
9. Martin Prokop Jipocar Czech National Team Ford Fiesta RS WRC +03m 43.3s M
10. Hayden Paddon Hyundai Motorsport N i20 WRC +03m 48.5s M

11. Robert Kubica RK M-Sport WRT Ford Fiesta RS WRC +04m 19.4s M
12. Jari Ketomaa Ford Fiesta R5 +10m 59.9s WRC2
13. Lorenzo Bertelli Ford Fiesta R5 +11m 57.3s WRC2
14. Matthew Wilson Ford Fiesta RRC +12m 17.1s WRC2
15. Tom Cave Ford Fiesta R5 +12m 28.3s WRC2
16. Karl Kruuda Ford Fiesta S2000 +13m 01.5s WRC2
17. Nasser Al-Attiyah Ford Fiesta RRC +13m 36.9s WRC2
18. Osian Pryce Ford Fiesta R5 +13m 59.3s
19. Valeriy Gorban Mini Cooper S2000 1.6T +14m 20.7s WRC2
20. Yuriy Protasov Ford Fiesta RRC +16m 03.9s

Other

30. Juho Hanninen Hyundai Motorsport i20 WRC +30m 46.8s M


Wales Rally GB: Power Stage / SS23 (Top 3):

1. Jari-Matti Latvala Volkswagen Motorsport Polo R WRC 7m 04.7s M
2. Thierry Neuville Hyundai Motorsport i20 WRC +00m 02.3s M
3. Mads Ostberg Citroen Total Abu Dhabi WRT DS3 WRC +00m 03.1s M

NOTE: Top three finishers in Power Stage are awarded bonus points. 1st = 3 points; 2nd = 2 points; 3rd = 1 point


WRC2 standings after Stage 23 (Top 10):

1. Jari Ketomaa Ford Fiesta R5 3hrs 14m 08.1s WRC2
2. Lorenzo Bertelli Ford Fiesta R5 +00m 57.4s WRC2
3. Matthew Wilson Ford Fiesta RRC +01m 17.2s WRC2
4. Tom Cave Ford Fiesta R5 +01m 28.4s WRC2
5. Karl Kruuda Ford Fiesta S2000 +02m 01.6s WRC2
6. Nasser Al-Attiyah Ford Fiesta RRC +02m 37.0s WRC2
7. Valeriy Gorban Mini Cooper S2000 1.6T +03m 20.8s WRC2
8. Quentin Gilbert Ford Fiesta R5 +06m 25.1s WRC2
9. Nicolas Fuchs Ford Fiesta R5 +11m 32.5s WRC2
10. Jourdan Serderidis Ford Fiesta R5 +22m 38.1s WRC2


WRC3 / JWRC standings after Stage 23:

1. Alastair Fisher Citroen DS3 R3T 3hr 31m 20.1s WRC3
2. Martin Koci Citroen DS3 R3T +01m 35.8s WRC3
3. Henri Tempestini Citroen DS3 R3T +02m 54.5s WRC3
4. Molly Taylor Citroen DS3 R3T +04m 37.6s WRC3
5. Aron Domzala Citroen DS3 R3T +06m 11.8s WRC3
6. Quentin Giordano Citroen DS3 R3T +23m 37.7s WRC3


Notable retirements:

SS2. Andreas Mikkelsen Volkswagen Motorsport II Polo R WRC Hit a bank M*
SS3. Juho Hanninen Hyundai Motorsport i20 WRC Went off M*
SS7. David Bogie Ford Fiesta R5 Punctures WRC2

SS17/18. Bernardo Sousa Ford Fiesta RRC Mechanical WRC2

SS19. Andreas Mikkelsen Volkswagen Motorsport II Polo R WRC Went off M
SS19/20. Henning Solberg Ford Fiesta RS WRC Fuel leak
SS23. Martin Kangur Ford Fiesta S2000 Retired WRC2


M denotes Manufacturer entry
* denotes re-started under Rally 2 on Saturday

 

Sunday, 16 November 2014

#day2 Wales Rally GB 2014: 1 VW OUT, Ogier next?

Selamat pagi...!
Good morning..!
bore da..!

Hari kedua WRC Wales Rally Britania Raya 2014 baru saja selesai, dan sembari tim-tim dan para pembalap mempersiapkan segala hal untuk terakhir kalinya tahun ini, saya akan mengulas hari kedua ini. Cekidot..!

   
Pembalap Volkswagen Sebastien Ogier masih memimpin, tapi setelah rekan setimnya Andreas Mikkelsen mengalami kecelakaan di hari pertama, kini giliran Jari-Matti Latvala yang mengalami hal serupa. Mobil VW Polo R nya masuk kedalam parit di SS9 di Clocaenog Timur, dan membutuhkan bantuan penonton untuk mengembalikannya ke jalan. Alhasil spoiler belakangnya hilang dan membuat kansnya untuk menang hilang, turun ke posisi kedelapan. Sementara Mikkelsen sempat mengalami kegagalan radio dan membuatnya tidak dapat mendengar suara navigator Ola Floene, dan mengakhiri hari kedua di posisi ke 44.



Sementara itu persaingan merebut tempat kedua berlangsung cukup panas. Kris Meeke sempat unggul dari Hirvonen, tapi dia mampu merebutnya kembali segera setelah jam makan siang, unggul 3.4 detik dari Meeke, sementara Mads Ostberg terpaksa turun ke posisi empat setelah dihukum penalti 10 detik karena terlambat melapor di SS12.

Ostberg pun kini dibayangi oleh Therry Neuville, yang mengalami kemajuan cukup pesat dengan Hyundai i20 nya, dan berada di posisi 5. Local hero, Elfyn Evans memutuskan untuk lebih berhati-hari dan dia berada di posisi 6, sementara itu Ott Tanak, yang mewakili pabrikan ban D-Mack, yang merayakan event ke-50 mereka di WRC, ada di urutan ketujuh. Latvala kedelapan.

OK, kemarin saya membuat perhitungan soal kans Citroen, M-Sport dan Hyundai untuk merebut posisi runner-up di klasemen manufaktur. Karena hari ini ada sedikit perubahan posisi, maka:
  •  Meeke (15 poin), Ostberg (12 poin) = 187+15+12 = 214 poin untuk Citroen
  • Hirvonen (18 poin), Evans (8 poin)= 180+18+8 = 206 poin untuk M-Sport
  • Neuville (10 poin), Paddon dan Hanninen(0 poin)= 175+10+0+0= 185 poin untuk Hyundai
Perlu diperhatikan bahwa hasil ini masih relatif, karena posisi masih bisa berubah + dapat ditambah dengan poin dari power stage.


Henning Solberg, yang tampil menggunakan mobil tes M-Sport Ford Fiesta RS WRC, tampil cukup impresif. Saudara kandung dari juara dunia 2003 Petter ini memenangi SS13 di Chrick Castle, tapi di SS16 di Aberhirnart dia mengalami pech ban dan memaksanya tetap di posisi 9. Melengkapi 10 besar ada Martin Prokop, tapi sepanjang hari Hayden Paddon dan Robert Kubica yang berada di posisi 11 dan 12 mampu menggerus jarak dengan Prokop.



Sementara di kategori WRC-2, Jari Ketomaa masih memimpin, diikuti oleh Lorenzo Bertelli, dan Matthew Wilson melengkapi 3 besar. Bernardo Sousa gagal finish kali ini. Sementara itu Nasser Al-Attiyah, setelah mengalami masalah dengan girboks, hari ini mampu naik ke posisi 6, yang berarti dia hanya perlu menyelesaikan hari ketiga untuk merebut titel dunia keduanya.


Wales Rally GB: Overall standings after Stage 17 (Top 10):

1. Sebastien Ogier Volkswagen Motorsport Polo R WRC 2hrs 33m 19.3s M
2. Mikko Hirvonen M-Sport WRT Ford Fiesta RS WRC +00m 58.1s M
3. Kris Meeke Citroen Total Abu Dhabi WRT DS3 WRC +01m 01.5s M
4. Mads Ostberg Citroen Total Abu Dhabi WRT DS3 WRC +01m 41.2s M
5. Thierry Neuville Hyundai Motorsport i20 WRC +01m 44.5s M
6. Elfyn Evans M-Sport WRT Ford Fiesta RS WRC +01m 52.4s M
7. Ott Tanak Ford Fiesta RS WRC +02m 33.3s
8. Jari-Matti Latvala Volkswagen Motorsport Polo R WRC +03m 28.1s M
9. Henning Solberg Ford Fiesta RS WRC +03m 39.4s
10. Martin Prokop Jipocar Czech National Team Ford Fiesta RS WRC +03m 54.5s M
11. Hayden Paddon Hyundai Motorsport N i20 WRC +04m 00.2s M
12. Robert Kubica RK M-Sport WRT Ford Fiesta RS WRC +04m 16.7s M
13. Jari Ketomaa Ford Fiesta R5 +09m 45.3s WRC2
14. Lorenzo Bertelli Ford Fiesta R5 +11m 01.5s WRC2
15. Matthew Wilson Ford Fiesta RRC +11m 18.3s WRC2


WRC2 standings after Stage 17 (Top 3):

1. Jari Ketomaa Ford Fiesta R5 2hrs 43m 04.6s WRC2
2. Lorenzo Bertelli Ford Fiesta R5 +01m 16.2s WRC2
3. Matthew Wilson Ford Fiesta RRC +01m 32.8s WRC2


Notable retirements:

SS2. Andreas Mikkelsen Volkswagen Motorsport II Polo R WRC Hit a bank M*
SS3. Juho Hanninen Hyundai Motorsport i20 WRC Went off M*

M denotes Manufacturer entry
* denotes re-started under Rally 2 on Saturday

Saturday, 15 November 2014

#day1 Wales Rally GB 2014: 2 VW, 1 OUT

Selamat siang..!
Good Afternoon..!
Prynhawn da..!

Hari pertama Wales Rally Britania Raya baru saja selesai, dan banyak kejadian-kejadian menarik yang terjadi kemarin. Berikut ulasannya.

Andreas Mikkelsen akan re-start di hari kedua
 Seperti biasa, Volkswagen menguasai hari pertama ini, walaupun kali ini tidak sempurna. Sebastien Ogier memimpin dan memenangi 4 SS, tapi Jari-Matti Latvala mampu melakukan
 hal yang sama
dan hanya berjarak 6.6 detik saja. Sedangkan Andreas Mikkelsen mengalami kecelakaan di SS 2 di Dyfi dan membuat suspensinya rusak, peluangnya untuk podium bahkan kemenangan pertamanya pun sirna, dan terpaksa harus re-start di hari kedua. Puk puk.

Sedangkan persaingan merebut podium ketiga cukup seru dimana Mads Ostberg dan Mikko Hirvonen, dan juga Kris Meeke. Hirvonen, yang akan pensiun setelah minggu ini mengaku frustrasi berada di belakang Ostberg sepanjang hari, tapi posisi tercepat ketiga di SS8 cukup untuk menyalip Ostberg, yang frustrasi dengan handling Citroen DS-3 nya. Posisi ketiga ini, ditambah dengan nasib buruk Mikkelsen membuat navigator Hirvonen Jarmo Lehtinen lebih berpeluang untuk posisi ketiga di klasemen co-driver dari navigator Mikkelsen, Ola Floene.

Meeke, yang sempat dihukum 10 detik karena jump start juga berada di posisi 4, membuat Ostberg turun di posisi 5. Sementara rekan setim Hirvonen di M-Sport, local hero Elfyn Evans kesulitan bertarung di top 5 dan berada di posisi 7, dan Robert Kubica, setelah berkali-kali gagal finish, memutuskan untuk lebih berhati-hati dan berada di luar 10 besar.


Hyundai sendiri menurunkan 3 pembalap kali ini, tapi kali ini minus Dani Sordo, dan Hayden Paddon dan Juho Hanninen lah yang menemani Thierry Neuville. Neuville sendiri berada di tempat keenam, unggul 16.4 detik dari Evans, sementara Paddon kesulitan dengan gravel berlumpur khas Wales karena kerusakan power steering dan berada di luar 10 besar, dan Hanninen akan menemani Mikkelsen dalam re-start setelah Hyundai i20 nya masuk ke parit di SS3.

OK, kita semua tahu bahwa Citroen, M-Sport dan Hyundai bersaing ketat dalam memperebutkan runner-up di klasemen manufaktur, dan kemarin malam saya membuat perhitungan seperti ini:
  • Citroen 187 poin, posisi kedua di klasemen
  • M-Sport 180 poin, posisi ketiga
  • Hyundai 175 poin, posisi keempat
Kalau posisi yang diraih Hirvonen, Evans, Ostberg, Meeke, Neuville, Paddon, dan Hanninen tetap sampai hari minggu, maka hasilnya seperti ini:
  •  Meeke (12 poin), Ostberg (10 poin) = 187+12+10 = 209 poin untuk Citroen
  • Hirvonen (15 poin), Evans (6 poin)= 180+15+6 = 201 poin untuk M-Sport
  • Neuville (8 poin), Paddon dan Hanninen(0 poin)= 175+8+0+0= 183 poin untuk Hyundai
Perlu diperhatikan bahwa hasil ini masih relatif, karena posisi masih bisa berubah + dapat ditambah dengan poin dari power stage.

Ott Tanak, Henning Solberg dan Martin Prokop melengkapi 10 besar.


Kita ke kategori WRC-2. Jari Ketomaa memimpin, diikuti oleh Bernardo Sousa, dan Lorenzo Bertelli di tempat ketiga. Ketiganya menggunakan Ford Fiesta, dengan Ketomaa dan Bertelli menggunakan spek R5, sousa menggunakan spek RRC. Sementara rival Ketomaa, Nasser Al-Attiyah mengalami masalah dengan girboks Fiesta RRC nya dan berada di posisi kedelapan. The Olympian harus naik minimal ke posisi 7 jika dia ingin meraih gelar dunia keduanya (dia pernah menjuarai Production-WRC di tahun 2006).

Wales Rally GB: Overall standings after Stage 8 (Top 10):

1. Sebastien Ogier Volkswagen Motorsport Polo R WRC 1hr 26m 28.9s M
2. Jari-Matti Latvala Volkswagen Motorsport Polo R WRC +00m 06.6s M
3. Mikko Hirvonen M-Sport WRT Ford Fiesta RS WRC +01m 13.8s M
4. Kris Meeke Citroen Total Abu Dhabi WRT DS3 WRC +01m 21.5s M
5. Mads Ostberg Citroen Total Abu Dhabi WRT DS3 WRC +01m 22.2s M
6. Thierry Neuville Hyundai Motorsport i20 WRC +01m 33.9s M
7. Elfyn Evans M-Sport WRT Ford Fiesta RS WRC +01m 50.3s M
8. Ott Tanak Ford Fiesta RS WRC +02m 29.4s
9. Henning Solberg Ford Fiesta RS WRC +02m 39.0s
10. Martin Prokop Jipocar Czech National Team Ford Fiesta RS WRC +02m 49.8s M

Other(s):

11. Robert Kubica RK M-Sport WRT Ford Fiesta RS WRC +03m 44.7s M
12. Hayden Paddon Hyundai Motorsport N i20 WRC +04m 01.0s M
13. Jari Ketomaa Ford Fiesta R5 +06m 18.8s WRC2


WRC2 standings after Stage 8 (Top 3):

1. Jari Ketomaa Ford Fiesta R5 1hr 32m 47.7s WRC2
2. Bernardo Sousa Ford Fiesta RRC +00m 39.5s WRC2
3. Lorenzo Bertelli Ford Fiesta R5 +01m 09.5s WRC2


Notable retirements:

SS2. Andreas Mikkelsen Volkswagen Motorsport II Polo R WRC Hit a bank M
SS3. Juho Hanninen Hyundai Motorsport i20 WRC Went off M

M denotes Manufacturer entry
 

Friday, 14 November 2014

#FlatOutNews Rally Edisi 4: D-Mack, 2017, Michael Park, "Max"imun Edan

Selamat ...!

Kita kembali lagi ke #FlatOutNews, dimana kali ini ada beberapa berita menarik yang wajib hukumnya untuk disimak. Yuukk....

1. D-MACK's 50th rally


Produsen ban asal Tiongkok, D-MACK melakukan debut WRC mereka di Wales Rally GB 2011 dengan memakai jasa pembalap Estonia Ott Tanak dan menggunakan Ford Fiesta RS WRC (meskipun Martin Prokop telah lebih dulu melakukan "start awal" di Swedia di awal tahun). Dan kini mereka kembali..!

Ya, ini lebih tepatnya ajang selebrasi D-MACK yang telah menembus 50 event, dan kali ini Tanak kembali dipercayakan mengemudi (ya, lagi) Fiesta RS. Rally GB kali ini juga penting bagi rekan setim Tanak di kategori WRC-2, Jari Ketomaa yang masih bersaing memperebutkan titel kasta
kedua tersebut
. Di sisi lain, D-MACK, bersama M-Sport juga menggelar ajang Drive D-MACK Fiesta Trophy mulai musim ini, dan rekan senegara Tanak, Sander Parn akan memulai debutnya di dalam mobil Fiesta kelas R5.

There it is.

2. FIA akan melakukan perubahan besar-besaran di taun 2017....soal SAFETY.


Secara perlahan namun pasti, FIA sudah membuat "sketsa" perubahan regulasi besar-besaran di musim 2017 mendatang, salah satunya adalah soal keamanan pembalap. Ini sangat penting karena tidak banyak yang berubah sejak Michael Park (navigator Markko Martin) tewas setelah mobil Peugeot 307 mereka menghantam pohon di Wales Rally GB 2005.

Salah satu wacana yang ada adalah pembuatan kabin monokok untuk memperkuat perlindungan di samping, ditambah pula dengan Safety Cell (seisi kokpit pembalap) yang diperkuat. Direktur Teknis Volkswagen Francois Xavier Demaison mengatakan bahwa memang sudah ada beberapa peningkatan seperti kursi standar FIA dan busa peredam kejut di pintu, tapi dia juga memperingatkan bahwa mereka harus menguras tenaga yang banyak untuk ini.

Selain itu juga, beberapa pembalap mengemukakan wacana agar titik sabuk pengaman dipindahkan ke kursi pembalap, bukan lagi diikat di belakang mobil, seperti navigator Mikko Hirvonen, Jarmo Lehtinen jelaskan:

"Di kancah motorsport yang lain, katakanlah F1, sabuk pengamannya menempel di kursi, Itulah yang kami inginkan. Yang menjadi masalah adalah, ketika ada suatu kecelakaan kursinya bisa lepas dan pembalapnya tetap berada di kursi tersebut dan menyebabkan cedera serius. Itu perlu diubah".

Mungkin salah satu contoh yang dimaksud Lehtinen adalah insiden pembalap F1 Martin Donnelly yang cedera parah setelah mobilnya menabrak tembok dengan kecepatan 200km/jam di GP Spanyol 1990 dan dia terlempar ke trek.

 Jangan khawatir. Dia masih hidup kok.

3. Julien Inggrasia meraih Michael Park Trophy



Masih soal Michael "Beef" Park, setelah kematiannya di tahun 2005 dibuatlah sebuah trofi yang dinamakan atas Park sendiri. Trofi ini diberikan kepada navigator/co-driver terbaik setiap tahun, meski kata terbaik dalam konteks ini adalah yang paling sesuai dengan karakter Park ketika dia menjadi navigator Markko Martin, dimana performa, sikap, komitmen, dan lain-lain.

Tahun ini trofi tersebut jatuh kepada Julien Inggrasia, navigator juara dunia 2 kali, Sebastien Ogier. Trofi tersebut diberikan oleh juara dunia 1981, Ari Vatanen dan Robert Reid, navigator mendiang Richard Burns, juara dunia 2001, yang juga merupakan teman baik Park. Selain Inggrasia, berikut daftar navigator yang telah marihnya:
  1. Daniel Elena (Navigator Sebastien Loeb), 2006
  2. Timo Rautiainen (Marcus Gronholm), 2007
  3. Denis Giraudet (Didier Auriol, Francois Duval dll.), 2008
  4. Jarmo Lehtinen (Mikko Hirvonen), 2009
  5. Phil Mills (Petter Solberg), 2010
  6. Ilka Minor (Henning Solberg), 2011
  7. Stephane Prevot (Chris Atkinson), 2012
  8. Nicolas GIlsoul (Thierry Neuville), 2013
  9. Julien Inggrasia (Sebastien Ogier), 2014
 4. Max Rendina juara dunia Production Cup WRC-2



Sebelumnya saya jelaskan dulu sedikit soal Production Cup. Di awal tahun 2000-an kejuaraan kasta kedua setelah WRC adalah Production-WRC. Mobil-mobil yang biasanya nongol di ajang ini adalah mobil spek Group N, seperti Mitsubishi Evo, Subaru Impreza, dll. tapi di tahun 2010 muncullah S2000-WRC, dan PWRC turun jadi kasta ketiga. Musim lalu kedua kejuaraan ini dilebur menjadi WRC-2. Namun, karena mengetahui performa mobil Group N (sekarang R) ternyata kalah jauh dari mobil kelas S2000, RRC, dan R5, maka dibuatlah Production Cup.

Juara di musim ini adalah pembalap asal Italia Max Rendina, dan navigator Mario Pizzuti. Pembalap berusia 40 tahun ini mengemudikan Lancer Evo X yang disiapkan oleh ralliart Italia (bisa dibilang ini adalah yang terakhir bagi Lancer, yang berhenti produksi musim depan), dan memenangi 5 dari 6 event yang dihitung musim ini. Musim 2014 baginya sebenarnya cukup kontroversial. Di Finlandia, karena dia sudah menembus maksimal 7 event yang boleh diikuti, dia mendaftar sebagai navigator Pizzuti, tapi di stage, dialah yang membalap, bukan Pizzuti. Dia juga melakukan hal yang sama di Wales Rally GB, tapi terpaksa mengundurkan diri karena Pizzuti mengalami masalah kesehatan. Rendina menempati posisi 12 overall.

Thursday, 13 November 2014

#preview: 2014 Wales Rally GB

Selamat malam....!

Setelah 11 bulan dan  13 seri World Rally Championship musim 2014, tibalah kita di seri terakhir  yaitu Wales Rally Great Britain atau Rally Britania Raya yang selalu menyuguhkan berjuta aksi di balik trek berlumpur khas Inggris yang licin, cepat dan mengalir.


Buat fans bola, lupakan sejenak Gareth Bale dkk....Reli ini akan menjadi tempat yang pas bagi local hero Kris Meeke, dan terlebih lagi Elfyn Evans, yang merupakan orang Wales tulen. Ini juga menjadi tempat terakhir bagi Mikko Hirvonen dan navigator Jarmo Lehtinen beraksi di hadapan para pendukungnya. Hal yang tak kalah menarik dari ajang ini adalah persaingan antara Citroen, Hyundai dan M-Sport untuk memperebutkan posisi kedua dibelakang Volkswagen di klasemen manufaktur, dimana mereka hanya terpaut 17 poin saja. Jangan lewatkan juga pertarungan perebutan takhta WRC-2 yang melibatkan Nasser Al-Attiyah dan Jari Ketomaa, meskipun ini sedikit sulit buat Ketomaa karena tertinggal 20 poin dari The Olympian (julukan Al-Attiyah, karena dia juga pemenang medali Olimpiade). Volkswagen? Sudahlah, tidak perlu dibahas kali ini.

VW: kalau mau tropi itu, lewati dulu kami..!

OKE, kita pindah ke karakteristik event ini. Reli ini untuk keenambelas kalinya diadakan di Wales, dan ini juga adalah event kedua yang diselenggarakan di kota Teeside, di Wales Utara setelah 13 edisi sebelumnya berbasis di ibu kota Wales, Cardiff. Sebenarnya treknya yang cepat dan dekat dengan pepohonan tidaklah terlalu sulit, tapi yang menjadi masalah adalah lintasannya yang sangat licin, dan diperparah dengan cuaca yang aneh, kadang-kadang kering, kadang pula hujan, bahkan salju dapat pula muncul (tenang, tidak banyak juga kok..!), dan "dipermanis" pula dengan kabut yang cukup tebal, membuat jarak pandang menjadi pendek.

Semua ini membuat settingan mobil menjadi sulit, karena mereka harus memastikan mobil mereka cepat, tapi di sisi lain torsi mobil tidak terlalu banyak, yang dapat membuat mobil cepat melintir. Kualitas penglihatan pembalap dan navigator juga diperhatikan, karena batu-batu yang ada di sisi jalan bisa jadi jebakan, apalagi kalau berkabut. Meskipun bisa dibilang Jarri-Matti Latvala akan sedikit kesulitan di sini karena dia menggunakan kacamata, jangan lupa dia memenangi ajang ini 2 kali.

NOTE: Sebentar lagi ane akan posting #FlatOutNews Edisi 4. Don't miss it..!

Thursday, 6 November 2014

#FlatOutNews Rally Edisi 3: Hirvonen: "Good Bye WRC"

Selamat malam...!

Akhirnya setelah absen total minggu lalu saya kembali lagi mengetik di depan komputer...

By the way, saya absen menulis ini minggu lalu karena memang tidak ada berita yang menarik, atau terlalu sedikit, tapi beberapa hari terakhir ini banyak berita yang mengejutkan. Tapi kita mulai dulu dari yang "teringan"...

1. Kris Meeke finish kedua di Rally du Condroz....dengan DS3 R5



 Kris Meeke baru saja finish kedua di ajang tersebut, "hanya" kalah 38.7 detik dari sang juara Kris Princen, yang mengendarai mobil Subaru Impreza WRC (yang kebetulan dia beli dari Mads Ostberg, rekan setim Meeke di Citroen). Ok, memang ini terdengar biasa, apalagi ini bukanlah ajang WRC, tapi dari sinilah Citroen membuktikan bahwa mobil spek R5-nya tidak kalah kompetitif dari mobil sekelasnya, dan siap bertarung di WRC-2 musim depan melawan Ford Fiesta R5, dan pendatang baru Mitsubishi Mirage R5, serta masih menunggu Peugeot 208 T16 R5 dan Skoda Fabia R5.

Rekan setim Meeke di ajang ini adalah Juara Dunia WRC dan WRX Petter Solberg dan Direktur tim Citroen Yves Matton. Solberg, yang menggunakan mobil C4 WRC ditemani kembali oleh Phil Mills, sempat memimpin sebelum masalah teknis memaksa mereka untuk berhenti, sementara Matton menggunakan mobil Xsara WRC dengan navigator Daniel Elena tepat berada di belakang Solberg sebelum menabrak tembok di hari kedua.

2. Dani Sordo untuk Hyundai 2015-16

 
Kabar gembira bagi fans Korea, karena Dani Sordo baru saja mendatangani kontrak yang membuatnya tetap bersama Thierry Neuville dalam 2 tahun kedepan. Sama seperti Neuville, Sordo juga berperan banyak dalam tahun comeback Hyundai di WRC musim ini, termasuk dalam kemenangan 1-2 di Rally Jerman 3 bulan lalu.

Sordo akan berpatisipasi di setidaknya 10 event musim depan, sebelum menempuh seluruh musim 2016. Ini berarti hanya slot ketiga yang belum pasti siapa saja pembalap yang dinominasikan.

3. Perubahan aturan soal giliran start musim depan

Ya, karena anggota World Motor Sport Council mem"veto" FIA soal ini, jadi akan ada perubahan menyangkut hal ini. Jika sebelumnya di hari pertama pemimpin klasemen yang "meluncur" pertama di SS diikuti posisi kedua dan seterusnya, sebelum diputarbalikkan di dua hari selanjutnya, mulai musim depan pemimpin klasemen menjadi "road sweeper" di hari pertama dan kedua, sebelum diputarbalikkan di hari minggu. Ini bertujuan agar tidak ada lagi pembalap yang unggul jauh sebelum hari minggu. SIMPEL.

4. MIKKO HIRVONEN PENSIUN..!


Setelah 13 tahun malang melintang di WRC, Mikko Hirvonen memutuskan untuk pensiun setelah Wales Rally GB minggu depan, tempat dimana dia juga melakukan debutnya pada tahun 2002.

Dikenal sebagai pembalap dengan gaya mengemudi yang halus, Hirvonen dengan navigator Jarmo Lehtinen memenangi 15 event dan 68 podium dari 162 event yang dia ikuti. Tim yang pernah disinggahi Hirvonen adalah Subaru, Skoda, Ford (M-Sport), dan Citroen. Hirvonen juga dikenal sebagai saingan terdekat Sebastien Loeb, menjadi runner-up 4 kali.

Hirvonen, dengan emosional mengatakan "Saya mempunyai banyak sekali kenangan selama 13 tahun di WRC. Mimpiku agar bisa mengelilingi dunia dan menikmati ajang rally menjadi kenyataan bagi saya, dimana ada saat senang dan saat saya sedih, tapi saya mengingat semuanya dengan senyum yang tulus di raut wajah saya.

Hirvonen saat merayakan kemenangan di kampung halamannya
Walaupun saya masih mencintai rally, kini saya harus fokus ke hal-hal lain seperti keluargaku, dimana jadwal yang padat sempat merenggutnya. Saya juga ingin tantangan baru."

bos tim M-Sport Malcolm Wilson, dimana Hirvonen sempat membalap bagi timnya di tahun 2006-2011 (ketika masih berupa tim Ford) dan musim ini mengatakan bahwa "Mikko dan Jarmo begitu penting bagi kami, mereka memberikan segalanya bagi tim ini, termasuk ketika kami juara dunia konstruktor 2 kali berturut-turut. Saya mewakili seluruh keluarga tim M-Sport mengucapkan terima kasih atas semua ini, dan kami mendoakan yang terbaik bagi mereka.
 

Sudah saatnya saya tidak lagi tidur di sofa
Nakemiin Kiitos
Goodbye and Thank You, Mikko.
Kami akan merindukanmu.

Sunday, 26 October 2014

#day3 RallyRACC de Espana: SEBASTIEN OGIER & JULIEN INGGRASIA, 2014 WRC CHAMPIONS..!

Buenas..! Selamat malam..!

Rally Catalunya-Spanyol baru saja usai, dan usai sudah perburuan gelar juara dunia World Rally Championship 2014, dengan Sebastien Ogier dan navigator Julien Inggrasia sukses memenangi reli ini, mempertahankan gelar yang sudah mereka raih musim lalu, menjadi pasangan pembalap-navigator KEDELAPAN yang meraih titel dengan 1 event tersisa di Wales.

"Ini adalah weekend yang fantastis. Setelah saya berusaha keras di hari pertama saya sadar kalau Latvala bekerja untuk memankas keunggulanku jadi lebih baik saya berhati-hati. Terima kasih kepada Volkswagen buat mobil yang fantastis, Inilah yang saya inginkan sejak januari." kata Ogier.


Menempati posisi 2 adalah Jarri-Matti Latvala, setelah bekerja keras di 2 hari terakhir ini dan memenangi 8 dari 10 stage setelah hari pertama, tapi tidak cukup untuk membendung superioritas Ogier. #PutarMusik: Latvala: Setidaknya diriku telah berusaha.....#PukPuk

Melengkapi duo VW di podium adalah Mikko Hirvonen, podium pertamanya sejak Rally Portugal setengah tahun yang lalu, hasil ini membuatnya lebih nyaman di posisi 4, unggul 16 poin dari Mads Ostberg, yang finish ke 4. Navigator Hirvonen, Jarmo Lehtinen masih bersaing dengan navigator Andreas Mikkelsen, Ola Floene untuk posisi 3 di kejuaraan co-driver, unggul 3 poin dari Floene. Tapi jangan harap Hirvonen bisa mengalahkan Mikkelsen untuk posisi 3 klasemen, lagipula ini bukan F1 yang memakai sistem poin dobel di seri terakhir.


Local hero, Dani Sordo tidak mengecewakan ribuan fans yang datang ke Catalunya setelah finish kelima. Sementara itu kekecewaan masih menyelimuti Thierry Neuville dan Mikkelsen, dimana error yang mereka lakukan di hari pertama membuat mereka kehilangan setidaknya podium. Mereka finish posisi 6 dan 7 (sebenarnya Neuville finish keenam, tapi dia diganjar penalti karena kesalahan navigatornya Nicolas Gilsoul dalam pencatatan waktu di power stage). Sementara itu pembalap tim Hyundai lainnya, Hayden Paddon finish kesembilan, setidaknya dia berhasil "membawa pulang" SS3 dimana dia adalah yang tercepat di SS tersebut.

Reli ini juga bukanlah reli yang menyenangkan bagi M-Sport. Memang ada Martin Prokop yang finish kedelapan, duo M-Sport pabrikan, Elfyn Evans dan Robert Kubica harus pulang dengan tangan hampa. Kerusakan radiator membuarnya harus re-start di hari kedua, sementara kerusakan di roda dan differensial membuat Kubica melakukan hal yang sama di hari ini. Mereka finish 14 dan 17. Sementara si nyentrik, Ken Block tidak bisa berubuat apa-apa dengan mobil Ford Fiesta RS WRC-nya yang memakai ban Pirelli (mobil kelas WRC lainnya menggunakan ban Michelin) dan finish ke 12, ban pecah di power stage membuatnya harus kehilangan posisi 10 dari Nasser Al-Attiyah, yang menggunakan mobil spek WRC-2. Kekecewaan juga ada dalam diri Kris Meeke, setelah pecah ban 2 kali membuatnya finish ke 19. Bukan hasil yang bagus buat Citroen, yang masih bersaing dengan M-Sport dan Hyundai untuk posisi runner-up klasemen kontruktor dengan margin hanya 11 poin dari M-Sport, dan 18 poin dari Hyundai.


Di kategori WRC-2 ada Al-Attiyah, membuat dia meraih kemenangan 2 kali berturut-turut sejak Australia, membuat kans juaranya melebar setelah rivalnya, Karl Kruuda finish ketujuh. Jadi di Wales Rally GB bulan depan merekalah yang bersaing untuk titel WRC-2 sebagai suksesor kubica yang juara musim lalu.


RallyRACC-Rally de Espana: Overall standings after Stage 17 (Top 20):

1. Sebastien Ogier Volkswagen Motorsport Polo R WRC 3hrs 46m 44.6s M
2. Jari-Matti Latvala Volkswagen Motorsport Polo R WRC +00m 11.3s M
3. Mikko Hirvonen M-Sport WRT Ford Fiesta RS WRC +01m 42.2s M
4. Mads Ostberg Citroen Total Abu Dhabi WRT DS3 WRC +02m 13.3s M
5. Dani Sordo Hyundai Motorsport i20 WRC +02m 22.2s M
6. Thierry Neuville Hyundai Motorsport i20 WRC +04m 01.0s M
7. Andreas Mikkelsen Volkswagen Motorsport II Polo R WRC +04m 02.9s M
8. Martin Prokop Jipocar Czech National Team Ford Fiesta RS WRC +08m 06.8s M
9. Hayden Paddon Hyundai Motorsport N i20 WRC +09m 12.4s M
10. Nasser Al-Attiyah Ford Fiesta RRC +12m 39.8s WRC2

11. Yuriy Protasov M-Sport WRT Ford Fiesta RS WRC +12m 40.4s
12. Ken Block M-Sport WRT Ford Fiesta RS WRC +13m 00.9s
13. Julien Maurin Ford Fiesta R5 +13m 14.8s WRC2
14. Elfyn Evans M-Sport WRT Ford Fiesta RS WRC +13m 15.0s M
15. Khalid Al Qassimi Citroen Total Abu Dhabi WRT DS3 WRC +14m 47.7s
16. Robert Barrable Ford Fiesta R5 +17m 12.3s WRC2
17. Robert Kubica RK M-Sport WRT Ford Fiesta RS WRC +21m 11.9s M
18. Benito Guerra Jr Mitsubishi Lancer Evo X +25m 25.9s WRC2
19. Kris Meeke Citroen Total Abu Dhabi WRT DS3 WRC +27m 36.0s M
20. Joan Carchat Mitsubishi Lancer Evo X +30m 28.3s



Rally de Espana: Power Stage / SS17 (Top 3):

1. Jari-Matti Latvala Volkswagen Motorsport Polo R WRC 10m 00.1s M
2. Kris Meeke Citroen Total Abu Dhabi WRT DS3 WRC +00m 01.7s M
3. Andreas Mikkelsen Volkswagen Motorsport II Polo R WRC +00m 01.9s M

NOTE: Top three finishers in Power Stage are awarded bonus points. 1st = 3 points; 2nd = 2 points; 3rd = 1 point


WRC2 standings after Stage 17:

1. Nasser Al-Attiyah Ford Fiesta RRC 3hrs 59m 24.4s WRC2
2. Julien Maurin Ford Fiesta R5 +00m 35.0s WRC2
3. Robert Barrable Ford Fiesta R5 +04m 32.5s WRC2

4. Benito Guerra Jr Mitsubishi Lancer Evo X +12m 46.1s WRC2
5. Nicolas Fuchs Ford Fiesta R5 +18m 18.2s WRC2
6. Valeriy Gorban Mini Cooper S2000 1.6T +21m 56.6s WRC2
7. Karl Kruuda Ford Fiesta S2000 +21m 59.7s WRC2
8. Jourdan Serderidis Ford Fiesta R5 +41m 58.1s WRC2


Notable retirements:

SS3. Bernardo Sousa Ford Fiesta RRC Accident WRC2
SS3/SS4. Kris Meeke Citroen Total Abu Dhabi WRT DS3 WRC Double puncture M*
SS4. Juan Carlos Alonso Mitsubishi Lancer Evo X Mechanical WRC2
SS6. Elfyn Evans M-Sport WRT Ford Fiesta RS WRC Radiator damage M*

SS8. Stephane Lefebvre Citroen DS3 R5 Retired WRC2
SS11. Robert Kubica RK M-Sport WRT Ford Fiesta RS WRC Lost a wheel M**

SS16. Xavi Pons Ford Fiesta R5 Accident
SS17. Sebastien Chardonnet Citroen DS3 R5 Retired WRC2

M denotes Manufacturer entry

*denotes re-started on Saturday under Rally 2
**denotes re-started on Sunday under Rally 2

#day2 RallyRACC de Espana: Sedikit lagi Ogier....

Selamat siang..!

Hari ini adalah hari kedua Rally Spanyol, dan seperti biasa Sebastian Ogier berada di posisi 1, meskipun dia sempat khawatir dengan ban aspal Michelin, dia bisa mempertahankan keunggulan 27 detik dari rekan setimnya Jarri-Matti Latvala, yang memenangi 3 SS berturut-turut. Jika Ogier mempertahankan ini sampai hari ini, dia menjadi juara dunia.


Sementara Andreas Mikkelsen harus turun dari P4 ke P7 setelah mengalami pecah ban di SS11 dan kesulitan dengan mobilnya yang understeer, membuat pembalap tim M-Sport Mikko Hirvonen naik ke posisi 3, unggul 30 detik dari pembalap Citroen, Mads Ostberg, dan melengkapi 5 besar ada local hero, Dani Sordo, unggul dari rekan setimnya di Hyundai, Thierry Neuville, dan Hayden Paddon berada di P9.

WRC UNITE TO SUPPORT JULES BIANCHI
#ForzaJules
Meskipun Hirvonen di 3 besar, hari ini bukanlah hari yang baik buat M-Sport. Elvyn Evans masih berusaha keras untuk meraih 10 besar setelah masalahnya kemarin, sementara Robert Kubica? DISASTER. Differensial belakangnya rusak ketika dia sementara pemanasan sebelum SS8, dan kerusakan di roda belakang mengharuskan kata GAME OVER terlontar dari mulutnya. Belum dipastikan apakah dia melanjutkan relinya di hari ketiga.

Julien Maurin, perlahan namun pasti...
Melengkapi 10 besar ada Martin Prokop, Paddon, dan Yuriy Protasov. Sementara dikategori WRC-2 Nasser Al-Attiyah masih memimpin, tapi Julien Maurin sukses memanfaatkan kemampuan menaklukan lintasan aspalnya dan memotong keunggulan dari 2 menit kini menjadi 65 detik saja...!



RallyRACC-Rally de Espana: Overall standings after Stage 13 (Top 10):

1. Sebastien Ogier Volkswagen Motorsport Polo R WRC 3hrs 04m 14.5s M
2. Jari-Matti Latvala Volkswagen Motorsport Polo R WRC +00m 27.3s M
3. Mikko Hirvonen M-Sport WRT Ford Fiesta RS WRC +01m 18.6s M
4. Mads Ostberg Citroen Total Abu Dhabi WRT DS3 WRC +01m 48.3s M
5. Dani Sordo Hyundai Motorsport i20 WRC +02m 10.4s M
6. Thierry Neuville Hyundai Motorsport i20 WRC +03m 36.1s M
7. Andreas Mikkelsen Volkswagen Motorsport II Polo R WRC +03m 48.2s M
8. Martin Prokop Jipocar Czech National Team Ford Fiesta RS WRC +07m 31.0s M
9. Hayden Paddon Hyundai Motorsport N i20 WRC +08m 28.5s M
10. Yuriy Protasov M-Sport WRT Ford Fiesta RS WRC +09m 50.6s

Others

11. Nasser Al-Attiyah Ford Fiesta RRC +09m 59.1s WRC2
12. Ken Block M-Sport WRT Ford Fiesta RS WRC +10m 12.1s
13. Julien Maurin Ford Fiesta R5 +11m 05.0s WRC2
14. Xavi Pons Ford Fiesta R5 +12m 18.2s
15. Khalid Al Qassimi Citroen Total Abu Dhabi WRT DS3 WRC +12m 23.0s
16. Elfyn Evans M-Sport WRT Ford Fiesta RS WRC +12m 51.2s M
17. Robert Barrable Ford Fiesta R5 +14m 32.0s WRC2
21. Kris Meeke Citroen Total Abu Dhabi WRT DS3 WRC +27m 38.9s M*

WRC2 standings after Stage 13 (Top 3):

1. Nasser Al-Attiyah Ford Fiesta RRC 3hrs 14m 13.6s WRC2
2. Julien Maurin Ford Fiesta R5 +01m 05.9s WRC2
3. Robert Barrable Ford Fiesta R5 +04m 32.9s WRC2

Notable retirements:

SS3/SS4. Kris Meeke Citroen Total Abu Dhabi WRT DS3 WRC Double puncture M*
SS6. Elfyn Evans M-Sport WRT Ford Fiesta RS WRC Radiator damage M*

SS11. Robert Kubica RK M-Sport WRT Ford Fiesta RS WRC Lost a wheel M

M denotes Manufacturer entry

*kembali berpatisipasi melalui regulasi Rally-2

Saturday, 25 October 2014

#day1 WRC RallyRACC Rally de Espana: Don't mess with Volkswagen.

Selamat pagi....!

Yang pertama, saya dan Fandi Dwi Kunto sebagai redaktur blog ini mengucapkan Selamat Tahun Baru 1436H bagi umat Muslim di seluruh Indonesia, yang non-Muslim selamat berlibur, selamat berakhir pekan (walaupun yang kerja ini gak ngefek).

OK, kita langsung saja...


Meskipun sempat turun sampai di luar 5 besar, duo Volkswagen Sebastien Ogier/Jarri-Matti Latvala barada di leaderboard dengan keunggulan 36 detik bagi Ogier, dan jika ini bertahan sampai besok, dia akan merengkuh gelar keduanya. Sementara Latvala harus waspada terhadap Mads Ostberg yang konsisten sepanjang hari dan hanya berjarak 0.6 detik saja. Sementara rekan setimnya, Kris Meeke mengalami pecah ban di SS3, dan si SS selanjutnya bannya pecah lagi. Meeke terpaksa restart hari ini. Pembalap Citroen yang lain, Khalid Al Qassimi berada di posisi 13.

Di posisi 4 ada pembalap tim B VW, Andreas Mikkelsen, yang menang di SS1 menempel dengan hanya 0.1 detik saja (jadi Ostberg, anda harus waspada). Sementara duo M-Sport, Mikko Hirvonen dan Robert Kubica di posisi 5 dan 6, meskipun sempat mengalami masalah di SS7. Evans? Dia mengalami kecelakaan di SS6 dan mengalami kerusakan di radiator. Evans pun juga mengikuti regulasi Rally-2 dimana dia akan restart hari ini.


Sementara itu local hero, Dani Sordo sempat kesulitan di pagi hari dengan grip di lintasan gravel, tapi setelah penggantian set-up di siang hari, dia pun naik ke posisi 7. Sementara rekan setimnya, Thierry Neuville harus kecewa karena setelah dia sempat memimpin setelah SS3, dia melakukan kesalahan di SS7 membuatnya kehilangan 2 menit, dan terlempar ke posisi 9. Pembalap Hyundai yang lainnya, Hayden Paddon juga kesulitan dengan grip dan berada di posisi 14. 3 Pembalap M-Sport lainnya, Martin Prokop, si nyentrik, Ken Block, dan Yuriy Protasov berada di posisi 8, 11, dan 12.


Kita ke kategori WRC-2.
Si penembak jitu, Nasser Al-Attiyah (dia juga peraih medali di Olimpiade) memimpin dengan Fiesta RRC dan posisi 10 overall, unggul 2 menit dari Julien Maurin yang menggunakan Fiesta R5. Jika Al-Attiyah menang di sini berarti dia jadi favorit juara di WRC-2, terutama setelah berbagai rivalnya, termasuk Karl Kruuda mengalami kecelakaan dan harus puas berada di posisi 46 overall.

OK, itu sudah review hari pertama Reli Catalunya-Spanyol, dan hari ini kita akan melihat mobil-mobil reli dalam spek aspal.


 

RallyRACC-Rally de Espana: Overall standings after Stage 7 (Top 10):

1. Sebastien Ogier Volkswagen Motorsport Polo R WRC 1hr 29m 04.0s M
2. Jari-Matti Latvala Volkswagen Motorsport Polo R WRC +00m 36.6s M
3. Mads Ostberg Citroen Total Abu Dhabi WRT DS3 WRC +00m 37.2s M
4. Andreas Mikkelsen Volkswagen Motorsport II Polo R WRC +00m 37.3s M
5. Mikko Hirvonen M-Sport WRT Ford Fiesta RS WRC +00m 41.4s M
6. Robert Kubica RK M-Sport WRT Ford Fiesta RS WRC +00m 57.0s M
7. Dani Sordo Hyundai Motorsport i20 WRC +01m 24.9s M
8. Martin Prokop Jipocar Czech National Team Ford Fiesta RS WRC +02m 28.2s M
9. Thierry Neuville Hyundai Motorsport i20 WRC +02m 29.5s M
10. Nasser Al-Attiyah Ford Fiesta RRC +04m 50.4s WRC2

Other(s)

11. Ken Block M-Sport WRT Ford Fiesta RS WRC +04m 58.6s
12. Yuriy Protasov M-Sport WRT Ford Fiesta RS WRC +05m 41.9s
13. Khalid Al Qassimi Citroen Total Abu Dhabi WRT DS3 WRC +06m 13.9s
14. Hayden Paddon Hyundai Motorsport N i20 WRC +06m 41.1s M
15. Julien Maurin Ford Fiesta R5 +06m 50.8s WRC2
16. Xavi Pons Ford Fiesta R5 +06m 57.6s
17. Robert Barrable Ford Fiesta R5 +09m 17.9s WRC2

WRC2 standings after Stage 7 (Top 3):

1. Nasser Al-Attiyah Ford Fiesta RRC 1hr 33m 54.4s WRC2
2. Julien Maurin Ford Fiesta R5 +02m 00.4s WRC2
3. Robert Barrable Ford Fiesta R5 +04m 27.5s WRC2

Notable retirements:

SS3/SS4. Kris Meeke Citroen Total Abu Dhabi WRT DS3 WRC Double puncture M
SS6. Elfyn Evans M-Sport WRT Ford Fiesta RS WRC Radiator damage

Wednesday, 22 October 2014

#preview: WRCRallyRACC Catalunya-Costa Brava, Spanyol

Selamat siang..!

Setelah 2 minggu berlibur, kini tim dan pembalap menuju 1 wilayah: Catalunya, Spanyol, yang dikenal dengan tim sepakbola FB Barcelona dan juga sejarah motorsport nya yang kental di Circuit de Catalunya, tapi mereka tidak akan ke Camp Nou, tidak juga ke Sirkuit, tapi mereka akan ke Salou, di Barcelona Selatan, tepatnya di resort Costa Daurada untuk tampil di Rally Catalunya-Spanyol, dimana kali ini adalah tahun emas, yang berarti reli kali ini adalah Rally Catalunya-Spanyol ke 50.


Reli ini akan dimulai di hari kamis malam besok di jalanan bekas Sirkuit Montjuic, yang pernah menggelar F1 di era 1970-an, kemudian hari pertama pembalap akan membalap di lintasan gravel di Tarragona (perlu diketahui bahwa lintasan gravel dipindahkan dari hari terakhir musim lalu ke hari pertama mulai musim ini).  Sedangkan 2 hari sisanya digelar di jalanan (meski gravel masih ada), salah satu stage istimewa di reli kali ini adalah SS Escaladei sepanjang 50 km, menandakan Rally Catalunya-Spanyol ke 50 kalinya.

Akankah local hero Dani Sordo mampu unjuk gigi di Catalunya?
Satu-satunya reli dengan 2 tipe trek yang berbeda ini membuat pembalap harus menyesuaikan diri dengan cepat di aspal dan gravel, begitu juga dengan mekanik dalam menkonversi mobil dari spek gravel ke aspal (bisa dibaca DISINI). Sebagai kompensasi, waktu penggantian spek di service park di Taman bermain PortAventura pada hari kamis malam diperpanjang jadi 75 menit. OK, waktunya cukup buat para pembalap bersantai di roller coaster di sana.

Reli ini juga menjadi tantangan terbesar bagi penyuplai ban WRC Michelin. Meskipun sebagian besar pembalap puas dengan ban aspal Michelin Pilot Sport spek terbaru di jerman dan Prancis, Spanyol berbeda dengan kedua negara tersebut, dimana suhu yang lebih panas membuat pembalap harus cermat dalam memanajemen ban, dan lintasannya juga abrasiv, dengan banyaknya debu di dalamnya membuat grip ban ini harus diuji. Hanya saja tidak ada yang berbeda dengan ban spek gravel Michelin Latitude Cross.

 Kita beralih ke persaingan antar pembalapnya.


Berbeda dengan di Prancis 3 minggu sebelumnya, Sebastien Ogier tidak bisa lagi bersantai, karena kini dia hanya unggul 27 poin dari rekan setimnya Jarri-Matti Latvala. Apalagi Latvala meraih kemenangan aspal pertamanya di Prancis, membuat Ogier harus waspada, meskipun 2 hari di aspal bisa memberikan surplus bagi dia.

Sementara pembalap tim Volkswagen yang lainnya, Andreas Mikkelsen bisa mengunci posisi 3 di minggu ini, persaingan merebut tempat keempat masih melibatkan Mikko Hirvonen, Thierry Neuville, Mads Ostberg, Elfyn Evans dan Kris Meeke, dimana diantara Hirvonen dan rekan setimnya Evans hanya terpaut 22 poin. Diantara kelima pembalap tersebut, Hirvonen, Neuville dan Meeke lah yang paling berpeluang untuk peringkat tersebut.

Sementara di konstruktor, VW sudah merengkuh titel tersebut, namun posisi kedua masih diperebutkan oleh Citroen, Hyundai dan M-Sport dimana mereka hanya terpaut 18 poin. Hyundai ingin mengakhiri musim ini di posisi tersebut sebagai motivasi untuk bersaing dengan VW musim depan, sementara M-Sport, yang di-support oleh Ford membuktikan bahwa tim privat masih punya taji (Ford mundur dari WRC di tahun 2012). Lain cerita dengan Citroen. Setelah dominasi total mereka putus di tangan VW, Mereka juga tidak ingin mengakhiri musim ini tanpa kemenangan. Jika iya, inilah pencapaian terburuk mereka sejak masuk WRC di tahun 2001. Masalahnya adalah duo Meeke-Ostberg, selain dominasi VW, mereka bukan tipe team leader yang lapar kemenangan. Inilah yang membuat munculnya rumor bahwa Citroen akan merekrut pembalap RK M-Sport Robert Kubica atau juara dunia WRC 2003 (dan RX 2014) Petter Solberg di musim depan.

Sementara di Kategori WRC-2 persaingan merebut titel melibatkan antara Lorenzo Bertelli, Yuriy Protasov, Jari Ketomaa dan Nasser Al-Attiyah. Keempatnya tidak membalap di Prancis. Tapi sebelumnya kita "buang" dulu Protasov karena dia sudah mengikuti maksimal 7 reli yang diperbolehkan, jadi dia akan berpatisipasi di mobil Ford M-Sport Fiesta World Rally Car. Bertelli dan Ketomaa hanya berbeda 3 poin, tapi Ketomaa memilih untuk berkompetisi di Wales Rally GB bulan depan, membuat Bertelli bisa lebih nyaman di Catalunya. Tapi Bertelli harus waspada karena Al-Attiyah masih mempunyai 2 jatah tersisa dan hanya tertinggal 8 poin dari Bertelli.

Monday, 6 October 2014

#LastDay WRC Rallye de France 2014: Kemenangan aspal pertama Latvala || Selamat, Lefebvre..! || #ForzaJules || R.I.P Andrea de Cesaris

Bonjour..!

Sebelum saya mengulas hari terakhir reli Prancis ini, saya beserta banyak fans reli akan menyampaikan rasa prihatin kami atas kecelakaan yang menimpa pembalap Marussia F1, Jules Bianchi di GP Jepang kemarin sore, menyebabkan dia mengalami cedera kepala serius. Saat ini dia berada di ruangan ICU di Rumah Sakit terdekat, dan Kami berharap agar Jules dapat sembuh dan dapat bertarung lagi di atas trek. #ForzaJules


Belum selesai postingan ini dibuat, ada berita buruk lagi (Oh, my God..!). Mantan pembalap F1, Andrea de Cesaris meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan di Roma. Rest In Peace.


OK, back to business. Akhirnya Jarri-Matti Latvala sukses mengakhiri "kutukan" aspalnya dengan memenangi reli ini ("dosa"nya di Reli Jerman pun terbayar). Dia unggul 45 detik dari Andreas Mikkelsen, dan kemenangan ini membuat selisih poin dari Sebastien Ogier di klasemen menipis menjadi 27 poin, dan dengan 2 reli yang tersisa di Spanyol dan Wales, semuanya mungkin.

Kemenangan pertama Latvala dan navigator Mikka Anttila di lintasan aspal
 "Sangat, sangat menyenangkan bisa menang di sini. Memulai hari ini setelah kesalahanku di Jerman, saya sangat gugup, saya belajar banyak dari itu. Ini sangat penting karena kami masih bertarung untuk titel. Ini penting untuk fans, pembalap dan lain-lain. Saya telah menunggu lama kemenangan aspal pertama saya....dan ini dia..!". Kata Latvala.

Well, jangan marah-marah, Seb.
Sedangkan rekan setimnya, Sebastien Ogier, Rally de France-Alsace 2014=NIGHTMARE..! Setelah berbagai masalah yang menimpanya di hari pertama, Power Stage menjadi tumpuan harapannya untuk menjaga harapannya agar No.1 tetap ada di pintunya. Dan berhasil...!

Bagaimanapun, Citroen punya sesuatu untuk selebrasi (meskipun dalam suasana pilu mengingat Jules Bianchi). Kris Meeke finish di podium lagi dan Mads Ostberg ada di posisi 7. Sedangkan Hyundai punya Dani Sordo, finish keempat, Thierry Neuville 8 dan Bryan Bouffier 9. Reli yang harus dilupakan untuk Hyundai.

Ayo, siapa lagi yang mau ikut petak umpet??
Reli Prancis ini sepertinya harus dilupakan oleh Robert Kubica. Tampil beringas di dua hari pertama, dia mengalami kecelakaan di SS18 (di tempat yang sama dimana Loeb mengakhiri kariernya musim lalu) dan 12 poin pun melayang ke Sordo. Pembalap M-Sport lainnya, Mikko Hirvonen dan Elfyn Evans finish 5-6, Evans sendiri finish kedua di power stage dan memborong 2 poin tambahan. Pelipur lara. Sedangkan Martin Prokop di Fiesta RS WRC yang lain melengkapi 10 besar.

Quentin Gilbert memenangi kategori WRC-2
 Di WRC-2, Quentin Gilbert akhirnya sukses meraih kemenangan setelah pertarungan ketat dengan Bernardo Sousa. Sayangnya, Sousa melintir di SS terakhir dan kesempatannya melayang. Sedangkan Sebastien Chardonnet finish ketiga, podium lainnya untuk Citroen di saat Fiesta RRC/S2000/R5 mendominasi.

Stephane Lefebvre juara dunia kategori Junior WRC
Sementara di kategori Junior WRC, Alastair Fisher pemenangnya, tapi finish keempat cukup untuk Stephane Lefebvre untuk mengunci titel musim 2014 ini. Selamat..!

Rallye de France-Alsace: Overall standings after Stage 18 (Top 20):

1. Jari-Matti Latvala Volkswagen Motorsport Polo R WRC 2hrs 38m 19.1s M
2. Andreas Mikkelsen Volkswagen Motorsport II Polo R WRC +00m 44.8s M
3. Kris Meeke Citroen Total Abu Dhabi WRT DS3 WRC +01m 05.3s M
4. Dani Sordo Hyundai Motorsport i20 WRC +01m 48.7s M
5. Mikko Hirvonen M-Sport WRT Ford Fiesta RS WRC +02m 00.7s M
6. Elfyn Evans M-Sport WRT Ford Fiesta RS WRC +03m 00.8s M
7. Mads Ostberg Citroen Total Abu Dhabi WRT DS3 WRC +03m 02.5s M
8. Thierry Neuville Hyundai Motorsport i20 WRC +04m 08.4s M
9. Bryan Bouffier Hyundai Motorsport N i20 WRC +04m 12.9s M
10. Martin Prokop Jipocar Czech National Team Ford Fiesta RS WRC +06m 07.5s M

11. Dennis Kuipers M-Sport WRT Ford Fiesta RS WRC +07m 41.2s
12. Julien Maurin Ford Fiesta RS WRC +08m 18.8s
13. Sebastien Ogier Volkswagen Motorsport Polo R WRC +08m 36.1s M
14. Kevin Abbring Peugeot 208 T16 +09m 57.8s
15. Quentin Gilbert Ford Fiesta R5 +10m 37.7s WRC2
16. Yuriy Protasov M-Sport WRT Ford Fiesta RS WRC +10m 38.4s
17. Bernardo Sousa Ford Fiesta RRC +10m 45.8s WRC2
18. Sebastien Chardonnet Citroen DS3 R5 +12m 45.0s WRC2
19. Romain Dumas Porsche 911 RGT +14m 15.9s
20. Xavier Pons Ford Fiesta R5 +14m 48.9s

Other(s)

37. Francois Delecour Porsche 911 RGT +34m 18.6s *


Rallye de France: Power Stage / SS18 (Top 3):

1. Sebastien Ogier Volkswagen Motorsport Polo R WRC 9m 20.8s M
2. Elfyn Evans M-Sport WRT Ford Fiesta RS WRC +00m 09.5s M
3. Jari-Matti Latvala Volkswagen Motorsport Polo R WRC +00m 12.9s M

NOTE: Top three finishers in Power Stage are awarded bonus points. 1st = 3 points; 2nd = 2 points; 3rd = 1 point


WRC2 standings after Stage 18:

1. Quentin Gilbert Ford Fiesta R5 2hr 48m 56.8s WRC2
2. Bernardo Sousa Ford Fiesta RRC +00m 08.1s WRC2
3. Sebastien Chardonnet Citroen DS3 R5 +02m 07.3s WRC2
4. Pontus Tidemand Ford Fiesta R5 +15m 35.3s WRC2
5. Jaroslaw Koltun Ford Fiesta R5 +29m 27.3s WRC2
6. Johan Heloise Subaru Impreza WRX STi +31m 36.7s WRC2
7. Jourdan Serderidis Ford Fiesta R5 +43m 41.1s WRC2


WRC3 / JWRC standings after Stage 18:

1. Alastair Fisher Citroen DS3 R3T 2hr 57m 06.5s WRC3
2. Eric Camilli Citroen DS3 R3T +00m 50.9s WRC3
3. Quentin Giordano Citroen DS3 R3T +01m 21.0s WRC3
4. Stephane Lefebvre Citroen DS3 R3T +01m 42.9s WRC3
5. Yohan Rossel Citroen DS3 R3T +03m 08.8s WRC3
6. Aron Domzala Citroen DS3 R3T +17m 05.1s WRC3
7. Martin Koci Citroen DS3 R3T +17m 16.8s WRC3

Sunday, 5 October 2014

#Day2 WRC Rallye de France-Alsace 2014: Steady, Jarri

Bonjour..!

Hari kedua Reli Prancis 2014 sudah selesai, dan bahkan 2 stage di hari ketiga sudah selesai, jadi maaf atas keterlambatannya. Anyway, the show must go on.


 Jarri-Matti Latvala semakin mengkukuhkan posinya di reli ini, meskipun lebih berhati-hati dari kemarin, dia unggul 28 detik dari rekan setimnya, Andreas Mikkelsen. Sedangkan pembalap Volkswagen lainnya Sebastien Ogier secara pelan namun pasti mulai merangkak naik ke posisi 18 setelah menyabet 2 SS, beda 4 menit dari Thierry Neuville di posisi 10. Jangan ulangi kesalah di Jerman, Jarri.


Kris Meeke dengan nyaman berada di posisi 3 bersama Citroen DS3-nya. Dia selalu finish di 5 besar di setiap SS hari kedua, dan unggul 50 detik dari Dani Sordo. Sordo sendiri harus waspada dengan Robert Kubica, yang hanya berjarak 1.5 detik dari Sordo. Mungkin aspal F1 begitu membantunya.
Pembalap M-Sport lainnya, Mikko Hirvonen 12 detik di belakang Kubica, posisi 6, setelah Mads Ostberg kena penalti 1 menit 10 detik setelah melapor ke time control terlalu lambat.

Elfyn Evans harus puas berada di posisi 8, turun 4 posisi dibandingkan sebelumnya setelah merubah set-up nya, dan mendapatkan penalti 1 menit 40 detik setelah (jelas) terlambat 10 menit melapor ke time control. Melengkapi 10 besar ada duo Hyundai, Bryan Bouffier dan Thierry Neuville.

Di kategori WRC-2, tidak ada perubahan berarti. Quentin Gilbert tetap memimpin dengan Bernardo Sousa menempati posisi 2. Tapi di posisi 3 Sebastien Chardonnet mengambil alih Pontus Tidemand, setelah dia mengalami masalah di mobilnya, dan turun ke posisi 8.

Rallye de France-Alsace: Overall standings after Stage 14 (Top 10):

1. Jari-Matti Latvala Volkswagen Motorsport Polo R WRC 2hrs 06m 40.4s M
2. Andreas Mikkelsen Volkswagen Motorsport II Polo R WRC +00m 28.0s M
3. Kris Meeke Citroen Total Abu Dhabi WRT DS3 WRC +00m 53.7s M
4. Dani Sordo Hyundai Motorsport i20 WRC +01m 41.1s M
5. Robert Kubica RK M-Sport WRT Ford Fiesta RS WRC +01m 42.6s M
6. Mikko Hirvonen M-Sport WRT Ford Fiesta RS WRC +01m 54.6s M
7. Mads Ostberg Citroen Total Abu Dhabi WRT DS3 WRC +03m 04.6s M
8. Elfyn Evans M-Sport WRT Ford Fiesta RS WRC +03m 16.8s M
9. Bryan Bouffier Hyundai Motorsport N i20 WRC +03m 47.0s M
10. Thierry Neuville Hyundai Motorsport i20 WRC +04m 03.7s M

Others

11. Martin Prokop Jipocar Czech National Team Ford Fiesta RS WRC +04m 52.9s M
12. Julien Maurin Ford Fiesta RS WRC +05m 37.5s
13. Dennis Kuipers M-Sport WRT Ford Fiesta RS WRC +06m 12.9s
14. Kevin Abbring Peugeot 208 T16 +07m 40.9s
15. Yuriy Protasov M-Sport WRT Ford Fiesta RS WRC +08m 02.4s
16. Quentin Gilbert Ford Fiesta R5 +08m 43.1s WRC2
17. Bernardo Sousa Ford Fiesta RRC +08m 48.8s WRC2
18. Sebastien Ogier Volkswagen Motorsport Polo R WRC +08m 53.4s M


WRC2 standings after Stage 14 (Top 3):

1. Quentin Gilbert Ford Fiesta R5 2hr 15m 23.5s WRC2
2. Bernardo Sousa Ford Fiesta RRC +00m 05.7s WRC2
3. Sebastien Chardonnet Citroen DS3 R5 +02m 02.9s WRC2

Saturday, 4 October 2014

#Day1 WRC Rallye De France-Alsace 2014: Dimana Ogier?

Bonjour..!

Hari pertama WRC Reli Prancis 2014 sudah selesai. Seperti biasa Volkswagen menguasai leaderboard dengan Jarri-Matti Latvala muncul sebagai yang tercepat, unggul 7 detik dari rekan setimnya, Andreas Mikkelsen.


OK, jadi dimana Ogier?? Di 2 SS pertama dia tepat di belakang Latvala. SS3?? DISASTER. Dimulai dengan melintir, VW Polo R WRC-nya bermasalah di mesin dan kehilangan 4 menit, dan semakin menjadi ketika dia dihukum penalti 4 menit karena melapor terlalu cepat di time control SS3. Hasilnya? Posisi 64 (bukan typo)..!

Reli Prancis ini adalah "rumah" bagi Citroen, dan Kris Meeke tidak mengecewakan, dia berada di posisi 3, sementara Mads Ostberg di posisi 6. Bagaimanapun Citroen harus lebih baik lagi di reli ini, apalagi mereka tidak pernah menang lagi sejak Dani Sordo di Jerman musim lalu.

Stop it, Bouffier, ini bukan Tour de France
Sementara itu Hyundai mengalami hari pertama yang problematik. Memang, Sordo ada di 5 besar dan Bryan Bouffier di posisi 9. Tapi lain lagi dengan Thierry Neuville. Sama seperti Ogier, Neuville mengalami masalah di mesin, lebih tepatnya kekurangan power, dan masuk ke selokan di SS2, dan terpaksa puas dengan posisi 21. OK, who's next??

sedangkan M-Sport puas dengan ketiga pembalap mereka cukup kompetitif. Elfyn Evans membuktikan dialah kandidat masa depan WRC, dia berada di posisi 4, meskipun masalah alternator memaksakan dia untuk mendorong Ford Fiesta RS WRC-nya.
Saya pikir anda membutuhkan bantuan warga Bikini Bottom, Evans
Sedangkan Robert Kubica ada di posisi 7, dan Mikko Hirvonen tepat di belakangnya. Sepertinya Hirvonen harus memperbaiki posisinya, atau Neuville/Meeke/Ostberg/Evans akan menyalipnya di klasemen. Prokop, yang berada di tim privat M-Sport melengkapi 10 besar.

Quentin GIlberti memimpin kelas WRC-2
Sementara di WRC-2 relatif "membosankan" karena para kandidat juara tidak berkompetisi, membuat Quentin Gilbert memimpin reli, unggul 3 menit dari Bernardo Sousa, dan Pontus Tidemand di posisi 3. Tidemand, meskipun baru mengikuti 2 reli musim ini sepertinya tidak akan mengikuti bursa juara WRC-2, mengingat dia juga berpatisipasi di World RallyCross 2014

Rallye de France-Alsace: Overall standings after Stage 3 (Top 10):

1. Jari-Matti Latvala Volkswagen Motorsport Polo R WRC 29m 06.8s M
2. Andreas Mikkelsen Volkswagen Motorsport II Polo R WRC +00m 00.7s M
3. Kris Meeke Citroen Total Abu Dhabi WRT DS3 WRC +00m 07.2s M
4. Elfyn Evans M-Sport WRT Ford Fiesta RS WRC +00m 15.3s M
5. Dani Sordo Hyundai Motorsport i20 WRC +00m 20.3s M
6. Mads Ostberg Citroen Total Abu Dhabi WRT DS3 WRC +00m 21.2s M
7. Robert Kubica RK M-Sport WRT Ford Fiesta RS WRC +00m 26.1s M
8. Mikko Hirvonen M-Sport WRT Ford Fiesta RS WRC +00m 34.6s M
9. Bryan Bouffier Hyundai Motorsport N i20 WRC +00m 48.7s M
10. Martin Prokop Jipocar Czech National Team Ford Fiesta RS WRC +01m 07.3s M

Others

11. Dennis Kuipers M-Sport WRT Ford Fiesta RS WRC +01m 33.2s
12. Kevin Abbring Peugeot 208 T16 +01m 37.9s
13. Quentin Gilbert Ford Fiesta R5 +01m 53.5s WRC2
14. Bernardo Sousa Ford Fiesta RRC +01m 56.9s WRC2
15. Pontus Tidemand Ford Fiesta R5 +01m 58.3s WRC2
21. Thierry Neuville Hyundai Motorsport i20 WRC +02m 35.7s M
64. Sebastien Ogier Volkswagen Motorsport Polo R WRC +08m 26.1s M


WRC2 standings after Stage 3 (Top 3):

1. Quentin Gilbert Ford Fiesta R5 +31m 00.3s WRC2
2. Bernardo Sousa Ford Fiesta RRC +00m 03.4s WRC2
3. Pontus Tidemand Ford Fiesta R5 +00m 04.8s WRC2