Showing posts with label Wales. Show all posts
Showing posts with label Wales. Show all posts

Sunday, 15 November 2015

#Day2 WRC Wales Rally GB (Britania Raya) 2015: "I'm on My Way...."

Sumber: Red Bull Content Pool
Sebastien Ogier masih memimpin Wales Rally GB, dan kali ini dia mengandakan keunggulannya yang sebelumnya 13 detik menjadi 35 detik dari pembalap tuan rumah Kris Meeke.

Sumber: Red Bull Content Pool
Sebenarnya Kris sempat memimpin setelah SS11 dimana Ogier harus kehilangan waktu akibat insiden yang dialami Thierry Neuville (Yap, rolled). Tapi Ogier kemudian request kepada panitia untuk memberikan diskon waktu sebagai pembalap yang paling dirugikan atas insiden tersebut, dan kemudian mendapatkan kompensasi waktu sebanyak 31 detik.

Tidak salah memang, meskipun saya sebenarnya berharap tidak sebesar itu.

Andreas Mikkelsen masih berada di posisi ketiga, meskipun kali ini dia tidak lagi dibayangi oleh Mads Ostberg, melainkan oleh Ott Tanak yang sukses naik 2 posisi setelah Dani Sordo mengalami masalah dengan girboks di Hyundai i20-nya.

Sumber: Red Bull Content Pool
Sordo masih stay di posisi kelima, tapi sekarang dia hanya unggul sekitar 18 detik dari rekannya Hayden Paddon, yang juga mengalami masalah yang sama + tabrakan dengan Martin Prokop di road section . Paddon mengakhiri dengan 'bayangan' dari pembalap tuan rumah lainnya Elfyn Evans, yang kini hanya terpaut 5 detik.

Mads Ostberg harus turun dari P4 ke P8 setelah pecah ban di SS8 membuatnya kehilangan 1 menit. Setidaknya itu masih cukup untuk Citroen menjadi sub-champion di klasemen tim, jika Ostberg dan Meeke mampu bertahan.

Sumber: Red Bull Content Pool
Pembalap Citroen lainnya Stephane Lefebvre sejauh ini mampu tampil konsisten dengan DS3-nya dan berada di posisi kesembilan, unggul 1 menit dari Robert Kubica, yang mampu naik 4 spot meskipun hanya mempunyai penggerak roda belakang di Ford Fiesta sebelum malam hari.

Itu berarti Lorenzo Bertelli (no relation to recently crowned MotoGP Champion) harus keluar dari 10 besar.

Sumber: Red Bull Content Pool
Another mishap day for Jari-Matti Latvala. Petualangannya di hari kedua Wales Rally GB harus berakhir terlalu cepat karena kerusakan di poros penggerak VW Polo R-nya, dan akan kembali restart untuk hari ketiga. Setidaknya Latvala masih beruntung, karena Thierry Neuville harus gagal finish secara permanen, setelah rollcage di i20-nya rusak karena terguling di SS11.


Bisa dibilang Martin Prokop mengalami kecelakaan yang paling aneh sepanjang karirnya, karena di road section setelah SS12 dia bertabrakan dengan Hayden Paddon, mirip dengan yang dialami Sebastien Loeb dan Conrad Rautenbach di Yordania 2008. Paddon tetap cuss, tapi Ford Fiesta RS-nya Prokop rusak parah, dan akan restart.

Loeb says "I know dat feel"

Sedikit modifikasi di bendera untuk Paris. Sumber: @MiikaWourela
 Sementara itu di kelas WRC-2, duo Toyota Eric Camilli dan Teemu Suninen masih berkuasa, dan kali ini Camilli, yang mengemudi Ford Fiesta R5 unggul 35 detik dari Suninen yang mengandalkan Skoda Fabia S2000.

Yuriy Protasov harus kandas di SS10, dan itu berarti posisi ketiga kini dimiliki Craig Breen. Buat Abdulaziz Al-Kuwari posisi keempat tetap tidak cukup untuknya, yang memburu posisi runner-up di klasemen. Dia harus finish di 3 besar untuk mendapatkannya.

Hari terakhir Wales Rally GB, yang juga menjadi hari penutup WRC musim 2015 akan segera dimulai, jadi welay di wedyn alias see you later..!

2015 Wales Rally GB: Overall standings after Stage 15 (Top 10):

1. Sebastien Ogier Volkswagen Motorsport Polo R WRC 2hr 40m 25.2s M
2. Kris Meeke Citroen Total Abu Dhabi WRT DS 3 WRC +0m 35.7s M
3. Andreas Mikkelsen Volkswagen Motorsport II Polo R WRC +1m 00.4s M
4. Ott Tanak M-Sport WRT Ford Fiesta RS WRC +2m 41.1s M
5. Dani Sordo Hyundai Motorsport i20 WRC +2m 55.8s M
6. Hayden Paddon Hyundai Motorsport i20 WRC +3m 13.9s M
7. Elfyn Evans M-Sport WRT Ford Fiesta RS WRC +3m 18.3s M
8. Mads Ostberg Citroen Total Abu Dhabi WRT DS 3 WRC +4m 21.9s M
9. Stephane Lefebvre Citroen Total Abu Dhabi WRT DS 3 WRC +5m 32.6s
10. Robert Kubica Ford Fiesta RS WRC +6m 31.8s

Others

11. Lorenzo Bertelli Ford Fiesta RS WRC +7m 24.7s M
12. Eric Camilli Ford Fiesta R5 +10m 08.9s WRC2
13. Teemu Suninen Skoda Fabia S2000 +10m 43.9s WRC2
14. Craig Breen Peugeot 208 T16 +12m 23.4s WRC2
15. Josh Moffett Ford Fiesta RS WRC +14m 53.5s
16. Sam Moffett Ford Fiesta RS WRC +15m 15.2s
17. Abdulaziz Al-Kuwari Ford Fiesta RRC +16m 12.0s WRC2


WRC2 standings after Stage 15 (Top 3):

1. Eric Camilli Ford Fiesta R5 2h 50m 34.1s WRC2
2. Teemu Suninen Skoda Fabia S2000 +0m 35.0s WRC2
3. Craig Breen Peugeot 208 T16 +2m 14.5s WRC2


Notable retirements:

SS2. Jari-Matti Latvala Volkswagen Motorsport Polo R WRC Went off M*
SS3. Thierry Neuville Hyundai Motorsport N i20 WRC Lost a wheel M*
SS3. Kevin Abbring Hyundai Motorsport i20 WRC Mechanical

SS8/9. Jari-Matti Latvala Volkswagen Motorsport Polo R WRC Broken driveshaft M
SS11. Thierry Neuville Hyundai Motorsport N i20 WRC Rolled M*
SS12/SS13. Martin Prokop Jipocar Czech National Team Ford Fiesta RS WRC Accident on road section M

M denotes Manufacturer entry

*denotes re-started under Rally 2 on Saturday

Friday, 13 November 2015

#FirstLove: Subaru Impreza WRX STi Colin McRae's 1995 Title Tribute

Minggu, 22 November 1995 di Chester, Inggris...



Subaru Impreza 555 besutan Alm. Colin McRae dan navigator Derek Ringer melintasi SS terakhir di RAC Rally (Sekarang Wales Rally GB) dan menjadi juara dunia World Rally Championship musim 1995.

McRae menjadi pembalap asal Britania Raya pertama sekaligus pembalap termuda yang sukses meraih gelar tersebut, dan kedua rekor tersebut masih bertahan hingga kini.


Kini, 20 tahun kemudian, dan juga 8 tahun setelah kematiannya yang tragis, warna biru khas Subaru lengkap dengan logo sponsor 555 yang ikonik (meskipun harus disensor karena aturan iklan Uni Eropa dan Britania Raya) akan kembali beraksi di jalanan lumpur khas Wales.

Ladies and Gentleman, Please Welcome...Subaru Impreza WRX STi NR4...!


Mobil yang sebelunya sudah terjun di kejuaraan Rally America tersebut disiapkan oleh JRM Racing, yang dikenal dengan partisipasinya di World Rallycross Championship bersama MINI. Tidak seperti saudara tuanya yang berspesifikasi Group N/R4, Impreza NR4 memakai model sedan.


Mobil ini ditenagai oleh mesin 2 liter flat four + turbo, yang sanggup memuntahkan tenaga sebesar 280 tenaga kuda beserta girboks manual 5-kecepatan plus dog gear buatan Hewland. Selain itu JRM, yang bekerjasama dengan tim Subaru Technica International (STi) asal Jepang juga melakukan improvisasi pada bodywork dan suspensi.


Tim Subaru of America, yang berperan sebagai tim yang berpatisipasi di Wales Rally GB nanti memutuskan untuk memilih pembalap asal Isle of Mann, juara Rally America 7 kali David Higgins sebagai jokinya.

Higgins, yang juga mencatatkan 16 penampilan di WRC tersebut sudah mengetes mobil tersebut di Wales. Ini dia foto-fotonya:


"Colin adalah seorang pria yang membuat pembalap seperti saya percaya bahwa kita bisa membangun karir yang hebat di dunia balap reli, dan bersama Richard (Burns, juara dunia WRC 2001) yang datang tak lama setelah Colin, kami beutang banyak kepada mereka." Kata Higgins.



Subaru Impreza WRX STi NR4 No. 75 tersebut menjadi mobil pertama yang akan dilepas dalam acara ceremonial start.

Thursday, 12 November 2015

#Preview WRC Wales Rally GB (Britania Raya) 12-15 November 2015

In The End....

 Setelah 11 Bulan, 12 reli, total 3923.6 km dari 211 SS, semua pembalap dan kru tim akan beraksi untuk terakhir kalinya di musim 2015 di Wales Rally Great Britain (Britania Raya).

 The Challenge

Bicara soal reli ini, kita pasti membayangkan satu hal: mud, atau lumpur. Itu memang benar, tapi yang harus kita ingat adalah Wales Rally GB bukan hanya soal lumpur.


Musim dingin yang segera datang di Inggris Raya membuat jalanan menjadi sulit bukan hanya karena karakternya yang tergolong cepat dan mengalir, tapi juga beberapa 'hadiah' dari alam seperti hujan, dan bahkan salju dan es bisa saja hadir (meskipun kecil kemungkinan hal ini terjadi).



Untuk ketiga kalinya, Wales Rally GB akan berpusat di Deeside, sebuah kota industri kecil di perbatasan Wales-Inggris. Meskipun begitu, para pembalap dan navigator harus siap menghadapi hari pertama dengan total jarak 133.68 km dan 6 SS (termasuk SS favorit fans, Sweet Lamb dan Myherin, SS terpanjang di reli ini) tanpa mid-day service, hanya boleh isi ulang bahan bakar dengan ganti ban.

 Untuk kedua kali berturut-turut mereka harus menghadapi semuanya sendiri ("Aku capek mas..!")


 Sementara itu hari kedua merupakan hari terpanjang di reli ini dengan 9 SS sepanjang 142.28 km, termasuk 2 SS di malam hari. Karena gravel di Wales lebih condong basah, tentu saja para pembalap tidak akan komplain seperti di Australia (dimana pembalap yang start kedua, dst mengeluhkan debu yang masih mengambang), meskipun mereka punya hak untuk melakukan itu.

Reli ini akan ditutup di hari minggu (ketiga) dengan 4 SS sepanjang 36.20 km, dan Power Stage di Brenig akan menutup WRC musim 2015.

 Attention Please..!

Jujur saja, tidak banyak ide yang saya bisa tulis di postingan ini...


 Citroen masih 'memimpin' persaingan demi posisi kedua di klasemen pabrikan dengan 206 poin, sementara itu Hyundai hanya tertinggal 4 poin.


Untuk itu, Hyundai memutuskan untuk mendemotasi Thierry Neuville ke Tim B Hyundai, dan Hayden Paddon dipromosikan ke Tim A bersama Dani Sordo, yang baru saja meraih podium pertamanya musim ini di Spanyol.

Dengan tekanan besar yang berada dalam diri Paddon dan Sordo, apakah mereka bisa mengalahkan Kris Meeke & Mads Ostberg demi tempat kedua? Kita lihat saja nanti.

Bagaimana dengan M-Sport?


 Kans mereka untuk mengkudeta posisi kedua tersebut mulai menjauh dari tim asal Cumbria, Inggris tersebut setelah kegagalan Elfyn Evans dan Ott Tanak di Spanyol, dan M-Sport sekarang berada di tempat keempat dengan 173 poin. Secara matematis sih masih mungkin, tapi percayalah, ini tugas yang sulit untuk mereka.

Kita beralih ke WRC-2. Dan karena Nasser Al-Attiyah sudah resmi menjadi juara dunia kelas tersebut, mari kita fokus di perebutan posisi runner-up klasemen pembalap.  

Ini dia daftar pembalap & navigator yang masih berpeluang untuk tempat tersebut.

No.
Pembalap & Navigator
Poin
1.
Yuriy Protasov & Pavlo Cherepin
90
2.
Esapekka Lappi & Janne Ferm
88
3.
Pontus Tidemand & Emil Axelsson
86
4.
Abdulaziz Al-Kuwari & Marshall Clarke
76
5.
Jari Ketomaa & Kaj Lindstrom
67
 

 Sebelumnya, kita coret dulu Esapekka Lappi karena sudah memenuhi jatah reli yang boleh diikuti sepanjang musim ini (7 reli).



Jika kita melihat klasemen tersebut, ada 4 pembalap yang masih berpeluang menjadi vice-champion. Hanya saja, keputusan Skoda untuk menarik Pontus Tidemand dan Jan Kopecky dari entry list membuat persaingan sedikit lebih mudah dibaca....


...Dan semakin mudah karena Jari Ketomaa juga harus mengundurkan diri. Tidak diketahui alasannya, tapi bisa dipastikan cedera mata yang dialaminya pasca kecelakaan di Rally Portugal membuatnya harus istirahat agar bisa fit untuk musim depan. Dia akan digantikan oleh pembalap asal Peru, Nicolas Fuchs.

Alhasil, hanya Yuriy Protasov dan Abdulaziz Al-Kuwari yang masih berpeluang untuk tempat kedua di klasemen akhir.



Protasov mempunyai misi yang 'mudah tapi sulit' di Wales. Mudah, karena dia cukup finish di depan Al-Kuwari untuk menyegel posisi runner-up. Sulit, karena ini adalah reli pertamanya di Wales sebagai pembalap kelas WRC-2. Protasov sebenarnya sudah 2 kali tampil di Wales, hanya saja kedua-duanya lebih ditujukan untuk 'cari pengalaman' daripada 'cari poin'.


 Sedangkan misi yang harus diselesaikan Al-Kuwari lebih berat. Runner-up tahun 2013 tersebut harus menang, sementara itu Protasov finish kelima atau lebih buruk. 

Ini jelas akan menjadi menarik untuk disimak.


Sementara itu ada 3 pembalap yang berpeluang menjadi juara Production Cup yang terakhir kalinya (Jika kamu ingin tahu kisahnya, silahkan klik DISINI): Max Rendina, Gianluca Linari dan Joan Carchat. Jarak antara Rendina sebagai pemimpin klasemen dengan Carchat, yang berada di posisi ketiga adalah 20 poin.

Sama seperti di kelas WRC-2, 2 kandidat juara harus undur diri dari reli terakhir di musim ini. Pertama adalah Gianluca Linari, yang memutuskan untuk tidak bertolak ke Wales setelah kap mesin Subaru Impreza-nya terbuka, membuat pasir masuk ke dalam mesin dan membuat mobil tersebut tidak dapat digunakan.


Max Rendina? Well, dia mulai gila (lagi).

Sebenarnya dia sudah memenuhi kuota 7 reli yang diperbolehkan, hanya saja dari entry list yang dirilis oleh panitia Max terdaftar sebagai navigator (!) dan navigatornya sendiri Emanuele Inglesi menjadi pembalapnya. Jelas Max yang akan mengemudi.

Alhasil, Joan Carchat-lah yang paling berpeluang menjadi juara, dengan syarat dia harus menang. Itu saja.


WRC-3 menjadi satu-satunya kelas yang juaranya akan ditentukan di Wales. Quentin Gilbert, yang baru saja dinobatkan menjadi juara kelas Junior WRC) mempunyai kesempatan untuk menjadi double champions, dengan keunggulan 19 poin dari Simone Tempestini.

Itu berarti dia cukup finish minimal di posisi ketujuh, tidak peduli apakah Tempestini menang atau tidak.

Thursday, 5 November 2015

CONFIRMED: Kalender World Rally Championship Musim 2016

Setelah FIA World Rallycross Championship (World RX) merilis kalender musim 2016, kini giliran Red Bull Media House selaku promotor World Rally Championship melakukan hal serupa.  


Tidak seperti kalender World RX, kalender WRC musim 2016 telah dietujui FIA. Monggo:

Seri
Reli
Pusat Reli
Tipe Lintasan
Tanggal
1.
83ème Rallye Automobile de Monte-Carlo
Gap, Hautes-Alpes (Prancis)
Aspal/
Salju/
Es
21-24 Januari 2016
2.
64th Rally Sweden
Hagfors, Varmland
Salju/
Es
12-14 Februari 2016
3.
30th Rally Guanajuato Mexico
Leon, Guanajuato
Gravel
4-6 Maret 2016
4.
36th XION Rally Argentina
Villa Carlos Paz, Cordoba
Gravel
22-24 April 2016
5.
50th Rally de Portugal
Matosinhos, Porto
Gravel
20-22 Mei 2016
6.
13th Rally d’Italia Sardegna
Alghero, Kepulauan Sardinia
Gravel
10-12 Juni 2016
7.
73th LOTOS Rally Poland
Mikolajki
Gravel
1-3 Juli 2016
8.
66th Neste Oil Rally Finland
Jyvaskyla
Gravel
29-31 July 2016
9.
34. ADAC Rallye Deutschland
Trier
Aspal
19-21 Agustus 2016
10.
19th Rally China
Huairou
Aspal
9-11 September 2016
11.
58ème Tour de Corse – Rallye de France
Ajaccio, Kepulauan Korsika
Aspal
30 September-2 Oktober 2016
12.
51º Rally RACC Catalunya – Costa Daurada
Salou, Tarragona (Catalunya)
Gravel/
Aspal
14-16 Oktober 2016
13.
72nd Wales Rally GB
Deeside (Wales)
Gravel
28-30 Oktober 2016
14
25th Coates Hire Rally Australia
Coffs Harbour, New South Wales
Gravel
18-20 November 2016

 Perubahan pertama adalah tentu saja, China. 


Setelah menunggu selama 5 tahun (tahun terakhir Rally Jepang diselenggarakan), akhirnya para penggemar balap reli Asia, khususnya China bisa bersorak setelah kembalinya Rally China ke kalender WRC untuk pertama kalinya sejak 1999 alias 16 tahun yang lalu.

Tapi Rally China 2016 tidaklah sama dengan versi 1999. Meskipun masih berbasis di Distrik Huairou, Rally China musim depan akan digelar di lintasan aspal, 100% aspal. Jelas ini tantangan yang baru bukan hanya untuk kontesan WRC, tapi juga untuk kontestan lokal.


Distrik Huairou, yang berjarak 70 km dari Beijing, berhasil mendapatkan keuntungan dari investasi besar-besaran yang awalnya ditujukan untuk Konferensi Tingkat Tingi (KTT) Kerja Sama Ekonomi Asia alias APEC. Semoga saja tidak ada lagi keluhan tentang kemacetan.


Perubahan lainnya adalah status 'season finale', atau seri penutup kini digenggam oleh Rally Australia, yang akan digelar pada tanggal 18-20 November 2016. Wales Rally GB, yang sebelumnya menyabet status tersebut selama 10 tahun, akan digelar lebih awal di akhir bulan Oktober. Meskipun begitu, Wales tetap akan menjadi seri Eropa terakhir di kalender, yang berarti Wales juga akan menjadi seri terakhir Junior WRC (satu-satunya kategori selain WRC sendiri yang menggunakan sistem fixed calendar).

Selain itu, tidak ada lagi perubahan di kalender WRC musim 2016. 

Kalender kelas Junior WRC akan segera menyusul, sementara untuk WRC-2 dan WRC-3, setiap pembalap bebas memilih maksimal 7 dari 14 reli yang tersedia, dan 6 hasil terbaiklah yang dihitung.