Showing posts with label Camilli. Show all posts
Showing posts with label Camilli. Show all posts

Sunday, 28 February 2016

#FlatOutNews Rally Edisi 28

1. New Drink for the Beast

Promotor WRC baru saja menjalin kerjasama selama 3 tahun dengan Panta Distribuzione, yang akan menyuplai bahan bakar untuk kelas WRC, WRC-2 dan WRC-3 sampai tahun 2018 mendatang.


Sebelumnya, para peserta di ketiga kelas tersebut menggunakan bahan bakar merek Carless Hiperflo RON 102, dengan Vital Equipment melayani jasa refuelling.

Sementara itu kelas Junior WRC tetap akan menggunakan bahan bakar Elf (dan pelumas Total), dan kejuaraan Drive DMACK Fiesta Trophy dengan GEM Fuel.


Sebelumnya Panta sudah pernah menjadi fuel supplier untuk WRC di tahun 2010-12, memakai Panta Max RON 102 dengan batas kandungan oksigen 3.7%. Tipe yang sama akan kembali hadir di setiap refuelling station.

"Panta dikenal dengan menyuplai bahan bakar berkualitas tinggi untuk motorsport. WRC memberikan platform yang ideal untuk pengembangan berkelanjutan yang dilakukan Panta untuk terus mengembangkan dan meningkatkan kualitas produknya, dan para kompetitor percaya bahwa bahan bakar yang digunakannya akan memberikan performa maksimun." Kata Oliver Ciesla, managing director WRC Promotor.

Btw, untuk kamu yang masih awam/belum banyak tahu soal WRC, khususnya tentang refuelling, kamu bisa menonton video di bawah ini:



 2.Back to Veillas

Keputusan mengejutkan dibuat oleh Eric Camilli menjelang Rally Meksiko.


 Pembalap asal Prancis tersebut memutuskan untuk mengakhiri kerjasama dengan co-driver Nicolas Klinger, setelah 2 reli pertama yang mengecewakan di musim ini. Meskipun begitu, keputusan Camilli untuk berpisah dengan Klinger karena masalah 'karakter yang tidak sama', atau yang biasanya anak-anak gaul bilang 'tidak sehati'.


Alhasil, Camilli akan kembali ditemani oleh Benjamin Veillas, yang menjadi partner-nya di musim 2015 silam. Sebelum pengumuman ini dibuat Camilli sudah melakukan sesi tes di Catalunya, Spanyol bersama Veillas.
Uniknya, di awal musim ini Veillas bekerjasama dengan Julien Maurin, yang sebelumnya ditemani oleh Klinger. Bisa jadi Maurin-Klinger akan kembali berada di dalam satu mobil.

Wednesday, 6 January 2016

#FlatOutNews Rally Edisi 24 (2016 WRC Silly Season Saga PART 8): Elfyn's 2016 WRC-2 Title Aspiration

Sebelumnya, saya akan memberikan link-link 7 artikel sebelumnya tentang silly season World Rally Championship musim 2016:
Kalau sudah baca, thank you very much. Kalau belum, silahkan baca agar bisa mengikuti kronologinya.

But first, Saya mengucapkan Selamat tahun baru 2016 buat kalian semua..! Semoga di tahun ini kita semua menjadi lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya...


Kita semua sudah tahu bahwa M-Sport akan menggunakan jasa Mads Ostberg dan Eric Camilli untuk membalap di WRC musim 2016, menggantikan Elfyn Evans dan Ott Tanak.

Untuk Tanak itu bukan masalah besar karena dia kemudian direkrut oleh tim lamanya, Drive DMACK, dan tetap membalap dengan Ford Fiesta RS WRC musim depan. Tapi bagaimana dengan Elfyn?


Untungnya, sang bos Malcolm Wilson punya rencana lain. Ketimbang memecat Elfyn yang beresiko kehilangan salah satu talenta Britania Raya terbaik, Wilson membawa Elfyn ke 'taman bermain' yang baru (tapi lama): WRC-2.

Yep, Elfyn akan bertanding merebut gelar juara kelas tersebut dengan Fiesta R5. Keputusan yang logis mengingat dominasi mereka yang mulai tergoyahkan oleh Skoda dengan Fabia R5.

Selain itu, kemungkinan besar pula Elfyn akan melakoni beberapa reli dengan Fiesta RS WRC.


Btw, Fiesta R5 yang akan dipakai oleh Elfyn adalah mobil generasi kedua a.k.a Evolution 2. M-Sport menggunakan jatah homologation joker dari FIA untuk meng-upgrade mesin, kopling dan flywheel. Hasilnya power mesin tersebut berhasil mendapatkan ekstra 32 tenaga kuda pada putaran mesin 4500 rpm, dan juga torsi sebesar 56mm pada 4000 rpm.

Selain itu M-Sport akan men-upgrade aerodinamika mobil dan juga sasis, meskipun upgrade tersebut baru akan diperkenalkan kepada publik pada bulan maret mendatang.


Fiesta R5 sendiri bukanlah barang baru untuk Elfyn, karena dia sempat membalap di WRC-2 musim 2013 dengan mobil tersebut. Elfyn bahkan mampu memenangi Wales Rally GB di tahun tersebut, dan menjadi pembalap pertama yang memenangi reli WRC dengan mobil kelas R5, yang baru diperkenalkan di tahun yang sama.

Btw, tahun 2016 ini akan berjalan penuh dengan tantangan bagi Elfyn, karena dia tidak hanya harus membalap dengan mobil berbeda, tapi juga dengan orang yang duduk di kursi sebelah kanan mobilnya.


Itu karena setelah 3 tahun, co-driver-nya Dan Barritt memutuskan untuk menyudahi kerjasamanya dengan Elfyn. Belum diketahui penyebab mereka berdua berpisah, tapi yang pasti Barritt mengatakan bahwa dia akan melakoni 'Tantangan Baru'.
Elfyn akan berpartner dengan co-driver asal Wales Craig Parry.

Parry sendiri bukanlah orang asing di WRC. Reli pertamanya di kejuaraan dunia dimulai di Rally Catalunya-Spanyol tahun 2001, dan tahun ini dia berkompetisi di beberapa ajang berbeda seperti Rally America, Drive DMACK Fiesta Cup dan juga NACAM Fiesta R2 Cup.

 Anyway, fingers crossed to all of you, Elfyn and Craig. Good Luck..!

Wednesday, 9 December 2015

#FlatOutNews Rally Edisi 22 (2016 WRC Silly Season Saga PART 6): More Changes at M-Sport Squad

Sebelumnya, saya akan memberikan link-link 5 artikel sebelumnya tentang silly season World Rally Championship musim 2016:
Kalau sudah baca, thank you very much. Kalau belum, silahkan baca agar bisa mengikuti kronologinya.

Setelah spekulasi selama beberapa hari setelah berpisah dengan Jonas Andersson, Mads Ostberg akhirnya mendapatkan 'belahan hatinya': Ola Floene.


Floene memutuskan untuk berpisah dari Andreas Mikkelsen setelah kerjasama selama 10 tahun, dan menerima tawaran dari Ostberg untuk menjadi co-driver-nya mulai musim 2016 mendatang.


Uniknya, Ostberg memilih Floene untuk menemaninya di dalam mobil Ford Fiesta RS WRC tanpa terlibat dalam 'audisi' yang dilakukannya dalam sesi tes di akhir minggu silam. Di sesi tersebut Ostberg mengetes jasa Emil Axelsson (mantan co-driver Pontus Tidemand) dan Ilka Minor (Sebelumnya dengan Henning Solberg).

Bisa jadi alasan Ostberg merekrut Floene adalah bekerjasama dengan co-driver dari negara yang sama lebih mudah untuknya. Sekedar info, navigator sebelumnya Jonas Andersson, yang berasal dari Swedia, memakai 3 bahasa yang berbeda (Swedia, Norwegia, Inggris) untuk Ostberg.

Faktor lainnya adalah Floene juga sempat bertandem dengan ayah dari Mads, Morten Ostberg.


 Dalam kurun waktu 10 tahun terakhir (kecuali 2013 dan paruh pertama 2014), Floene sukses membawa Mikkelsen menjadi salah satu pembalap terkuat di WRC. Salah satu buktinya adalah juara pertama di Rally Catalunya-Spanyol 2 bulan silam.
Sedangkan Mikkelsen sendiri tidak berlama-lama dalam mencari co-driver yang baru, dengan memanfaatkan EVENManagement yang menaunginya. Hasilnya adalah Anders Jaeger cabut dari pembalap muda Norwegia, Ole Christian Veiby, dan bergabung dengan Mikkelsen di Volkswagen Polo R WRC musim depan.


Bersama Veiby, Jaeger berkompetisi di WRC-3 dan Junior WRC sekaligus, dengan prestasi terbaik yang mereka mampu raih adalah double victory di seri penutup musim ini di Wales Rally GB. Selain itu Veiby juga berkompetisi full-time di Euro RX dan part-time di World RX.

Jaeger akan mendapatkan tantangan baru bersama Mikkelsen di musim depan karena minimnya pengalaman yang dia punya bersama mobil 4WD, apalagi spek World Rally Car.

Not Just That....


Eric Camilli juga akan bertandem dengan Nicolas Klinger musim depan, menggantikan Benjamin Veillas. Sebelumnya Klinger menjadi co-driver-nya Julien Maurin di kelas WRC-2 dan beberapa kali tampil di kelas utama.


Selain itu, Lorenzo Bertelli juga memutuskan untuk membubarkan tim Fnckmatie WRT yang dikelolanya sendiri. Dengan begitu, Bertelli bisa lebih fokus sebagai pembalap ketimbang harus memikirkan tugasnya sebagai manajer tim.

Bertelli juga merupakan pembalap lainnya yang melakukan perubahan di dalam mobil, dengan Simone Scattolin diplot menjadi co-driver-nya di 13 dari 14 seri musim depan (kecuali China).

Sebelumnya Scattolin menemani beberapa pembalap sesama Italia seperti Christian Chemin, Alessandro Bettega (anak dari pembalap zaman Group B Almarhum Attilio) dan terakhir dengan Fabio Andolfi di WRC-3.

Thursday, 3 December 2015

#FlatOutNews Rally Edisi 20 (2016 WRC Silly Season Part 4): SERIUS M-SPORT???

Sebelumnya, saya akan memberikan link-link 3 artikel sebelumnya tentang silly season World Rally Championship musim 2016:
Kalau sudah baca, thank you very much. Kalau belum, silahkan baca agar bisa mengikuti kronologinya.


Di artikel Part 3, kita semua sudah tahu kalau Ott Tanak akan pindah dari M-Sport ke tim Drive DMACK, meskipun dia tetap akan membalap dengan Ford Fiesta RS WRC. Jadi banyak fans yang ingin supaya Elfyn Evans tetap bertahan di tim tersebut, yang jujur saja saya pun percaya, dan kemungkinannya untuk bertahan juga lumayan besar....

Tapi ternyata ita semua salah.
Itu karena tim peresentatif Ford tersebut mengumumkan bahwa mereka membawa pulang Mads Ostberg dengan navigator Jonas Andersson ke markas mereka di Cumbria, Inggris setelah 2 tahun bersama Citroen. Keputusan Citroen untuk sabbatical dari WRC untuk musim 2016 membuat Ostberg menggangur, dan itu membuat M-Sport tidak membuang waktu untuk menyodorkan kontrak kepada pembalap asal Norwegia tersebut.


Sebagai info, Ostberg sempat membalap dengan Ford sejak 2010 hingga 2013, entah apakah dengan M-Sport atau Adapta, yang dimiliki oleh ayahnya sendiri Morten. Bahkan Ostberg sukses memenangi Rally Portugal tahun 2012 (meskipun hasil tersebut diraih setelah Mikko Hirvonen didiskualifikasi) dan 6 podium lainnya.

Yang membuat saya terkejut adalah Ostberg bertandem dengan....


Eric Camilli..! Itu berarti Elfyn Evans (dengan berat hati) harus 'ditendang' oleh Malcolm Wilson dari M-Sport. 

Camilli dengan Toyota Yaris WRC
Masih belum jelas apakah Camilli akan meninggalkan jabatannya di Toyota sebagai test driver atau hanya pinjaman selama 1 tahun sebelum Toyota kembali ke WRC di tahun 2017.

Untuk Evans, masa depannya kini menjadi sebuah tanda tanya yang besar. Hal ini cukup mengejutkan karena faktanya sepanjang karirnya dia selalu membalap dengan mobil-mobil Ford (kecuali di tahun 2011). Ayahnya, Gwyndaf juga dulunya pernah membalap di tim pabrikan Ford dan sekarang dia juga menjalani bisnis dealer mobil Ford di Wales.


Jadi terasa ganjil kalau Elfyn bersama dengan mobil lain.

Malcolm Wilson sendiri mengatakan bahwa dia tetap ingin Elfyn berada di timnya, dan tampil di beberapa reli sembari menjadi test driver. Sounds nice, karena mungkin saja kalau Camilli ditarik oleh Toyota untuk musim depan, Elfyn siap untuk M-Sport.

Sunday, 15 November 2015

#Day2 WRC Wales Rally GB (Britania Raya) 2015: "I'm on My Way...."

Sumber: Red Bull Content Pool
Sebastien Ogier masih memimpin Wales Rally GB, dan kali ini dia mengandakan keunggulannya yang sebelumnya 13 detik menjadi 35 detik dari pembalap tuan rumah Kris Meeke.

Sumber: Red Bull Content Pool
Sebenarnya Kris sempat memimpin setelah SS11 dimana Ogier harus kehilangan waktu akibat insiden yang dialami Thierry Neuville (Yap, rolled). Tapi Ogier kemudian request kepada panitia untuk memberikan diskon waktu sebagai pembalap yang paling dirugikan atas insiden tersebut, dan kemudian mendapatkan kompensasi waktu sebanyak 31 detik.

Tidak salah memang, meskipun saya sebenarnya berharap tidak sebesar itu.

Andreas Mikkelsen masih berada di posisi ketiga, meskipun kali ini dia tidak lagi dibayangi oleh Mads Ostberg, melainkan oleh Ott Tanak yang sukses naik 2 posisi setelah Dani Sordo mengalami masalah dengan girboks di Hyundai i20-nya.

Sumber: Red Bull Content Pool
Sordo masih stay di posisi kelima, tapi sekarang dia hanya unggul sekitar 18 detik dari rekannya Hayden Paddon, yang juga mengalami masalah yang sama + tabrakan dengan Martin Prokop di road section . Paddon mengakhiri dengan 'bayangan' dari pembalap tuan rumah lainnya Elfyn Evans, yang kini hanya terpaut 5 detik.

Mads Ostberg harus turun dari P4 ke P8 setelah pecah ban di SS8 membuatnya kehilangan 1 menit. Setidaknya itu masih cukup untuk Citroen menjadi sub-champion di klasemen tim, jika Ostberg dan Meeke mampu bertahan.

Sumber: Red Bull Content Pool
Pembalap Citroen lainnya Stephane Lefebvre sejauh ini mampu tampil konsisten dengan DS3-nya dan berada di posisi kesembilan, unggul 1 menit dari Robert Kubica, yang mampu naik 4 spot meskipun hanya mempunyai penggerak roda belakang di Ford Fiesta sebelum malam hari.

Itu berarti Lorenzo Bertelli (no relation to recently crowned MotoGP Champion) harus keluar dari 10 besar.

Sumber: Red Bull Content Pool
Another mishap day for Jari-Matti Latvala. Petualangannya di hari kedua Wales Rally GB harus berakhir terlalu cepat karena kerusakan di poros penggerak VW Polo R-nya, dan akan kembali restart untuk hari ketiga. Setidaknya Latvala masih beruntung, karena Thierry Neuville harus gagal finish secara permanen, setelah rollcage di i20-nya rusak karena terguling di SS11.


Bisa dibilang Martin Prokop mengalami kecelakaan yang paling aneh sepanjang karirnya, karena di road section setelah SS12 dia bertabrakan dengan Hayden Paddon, mirip dengan yang dialami Sebastien Loeb dan Conrad Rautenbach di Yordania 2008. Paddon tetap cuss, tapi Ford Fiesta RS-nya Prokop rusak parah, dan akan restart.

Loeb says "I know dat feel"

Sedikit modifikasi di bendera untuk Paris. Sumber: @MiikaWourela
 Sementara itu di kelas WRC-2, duo Toyota Eric Camilli dan Teemu Suninen masih berkuasa, dan kali ini Camilli, yang mengemudi Ford Fiesta R5 unggul 35 detik dari Suninen yang mengandalkan Skoda Fabia S2000.

Yuriy Protasov harus kandas di SS10, dan itu berarti posisi ketiga kini dimiliki Craig Breen. Buat Abdulaziz Al-Kuwari posisi keempat tetap tidak cukup untuknya, yang memburu posisi runner-up di klasemen. Dia harus finish di 3 besar untuk mendapatkannya.

Hari terakhir Wales Rally GB, yang juga menjadi hari penutup WRC musim 2015 akan segera dimulai, jadi welay di wedyn alias see you later..!

2015 Wales Rally GB: Overall standings after Stage 15 (Top 10):

1. Sebastien Ogier Volkswagen Motorsport Polo R WRC 2hr 40m 25.2s M
2. Kris Meeke Citroen Total Abu Dhabi WRT DS 3 WRC +0m 35.7s M
3. Andreas Mikkelsen Volkswagen Motorsport II Polo R WRC +1m 00.4s M
4. Ott Tanak M-Sport WRT Ford Fiesta RS WRC +2m 41.1s M
5. Dani Sordo Hyundai Motorsport i20 WRC +2m 55.8s M
6. Hayden Paddon Hyundai Motorsport i20 WRC +3m 13.9s M
7. Elfyn Evans M-Sport WRT Ford Fiesta RS WRC +3m 18.3s M
8. Mads Ostberg Citroen Total Abu Dhabi WRT DS 3 WRC +4m 21.9s M
9. Stephane Lefebvre Citroen Total Abu Dhabi WRT DS 3 WRC +5m 32.6s
10. Robert Kubica Ford Fiesta RS WRC +6m 31.8s

Others

11. Lorenzo Bertelli Ford Fiesta RS WRC +7m 24.7s M
12. Eric Camilli Ford Fiesta R5 +10m 08.9s WRC2
13. Teemu Suninen Skoda Fabia S2000 +10m 43.9s WRC2
14. Craig Breen Peugeot 208 T16 +12m 23.4s WRC2
15. Josh Moffett Ford Fiesta RS WRC +14m 53.5s
16. Sam Moffett Ford Fiesta RS WRC +15m 15.2s
17. Abdulaziz Al-Kuwari Ford Fiesta RRC +16m 12.0s WRC2


WRC2 standings after Stage 15 (Top 3):

1. Eric Camilli Ford Fiesta R5 2h 50m 34.1s WRC2
2. Teemu Suninen Skoda Fabia S2000 +0m 35.0s WRC2
3. Craig Breen Peugeot 208 T16 +2m 14.5s WRC2


Notable retirements:

SS2. Jari-Matti Latvala Volkswagen Motorsport Polo R WRC Went off M*
SS3. Thierry Neuville Hyundai Motorsport N i20 WRC Lost a wheel M*
SS3. Kevin Abbring Hyundai Motorsport i20 WRC Mechanical

SS8/9. Jari-Matti Latvala Volkswagen Motorsport Polo R WRC Broken driveshaft M
SS11. Thierry Neuville Hyundai Motorsport N i20 WRC Rolled M*
SS12/SS13. Martin Prokop Jipocar Czech National Team Ford Fiesta RS WRC Accident on road section M

M denotes Manufacturer entry

*denotes re-started under Rally 2 on Saturday

Saturday, 14 November 2015

#Day1 WRC Wales Rally GB (Britania Raya) 2015: Friday the 13th Paradox (Again)

Don't Stop Me Now...
Don't Stop Me Now....

Sumber: @OfficialWRC

Sebastien Ogier (masih fresh dari insiden di Spanyol bulan lalu) menguasai hari pertama Wales Rally GB, dengan memenangi 5 dari 6 SS dan unggul 13 detik dari pembalap tuan rumah Kris Meeke.

Latvala di SS2. Sumber: @OfficialWRC
Jika kamu adalah fans Jari-Matti Latvala dan berharap Ogier kena sial lagi seperti yang terjadi di Spanyol, kamu akan kecewa karena justru Latvala yang terkena 'Kutukan Friday the 13th', setelah mobilnya nyungsep kedalam parit di SS2 di Sweet Lamb. 

Mikkelsen bersama legenda WRC dan juara World RX: Petter Solberg
Pembalap yang sukses mengunci posisi 3 adalah Andreas Mikkelsen. Sebenarnya penampilannya di hari pertama sangatlah memuaskan karena dia sakit, dan harus terbang ke Jerman pada hari Kamis untuk tes medis. Alhasil, Mikkelsen melewatkan sesi shakedown dan ceremonial start.
 
Ostberg dengan Citroen DS3. Sumber: Red Bull Content Pool
Rekan Setim Meeke, Mads Ostberg berada di posisi keempat, dan sejauh ini cukup untuk Citroen berada di depan Hyundai di klasemen tim. Duo Hyundai Dani Sordo & Hayden Paddon berada di posisi 5 dan 7, 'dipisahkan' oleh duo M-Sport Ott Tanak dan pembalap tuan rumah lainnya, Elfy Evans (posisi 6 dan 8).

Lorenzo Bertelli dan Stephane Lefebvre melengkapi 10 besar.

Soal 'Kutukan Friday the 13th', Latvala bukan satu-satunya pembalap yang mengalaminya.


Hyundai i20 besutan Neuville harus kandas. Sumber: @frank_wrc
Thierry Neuville, yang didemotasi ke tim Hyundai B kehilangan roda kiri-belakang di i20-nya di SS3, dan akan restart di hari kedua. Setidaknya Neuville masih beruntung bisa restart, karena rekan setimnya Kevin Abbring harus gagal finish karena masalah di sistem pendinginan mobilnya.

Kutukan tersebut juga menghantam Robert Kubica.

This girl is on fire...Sumber: @OfficialWRC
Kubica, yang masa depannya di WRC masih berupa tanda tanya mengalami hari pertama yang buruk. Pertama, pecah ban di SS3. Kedua, mesin Ford Fiesta RS-nya mengalami overheating setelah SS6. Setidaknya dia masih beruntung bisa menyelesaikan hari pertama di posisi 12.

Camilli memimpin sementara kelas WRC-2. Sumber: @MRC_OFFICIEL
Sementara itu pembalap junior Toyota Eric Camilli memimpin kelas WRC-2 dengan Ford Fiesta R5, unggul 9 detik dari rekannya di Toyota, Teemu Suninen dengan Skoda Fabia S2000. Camilli mengambil alih pimpinan lomba dari pembalap semi-lokal Craig Breen setelah Peugeot 208 R5-nya menghantam batu di SS4, dan memecahkan salah satu bannya.

Breen berasal dari Rep. Irlandia yang bukan bagian dari kerajaan Inggris, tapi navigatornya Scott Martin membalap dengan bendera Inggris.

Yuriy Protasov. Sumber: Red Bull Content Pool
Penghuni tempat ketiga sementara adalah Yuriy Protasov. Posisi runner-up di klasemen sejauh ini aman karena Abdulaziz Al-Kuwari stuck di tempat keenam.

Ole Veiby di kelas WRC-3. Sumber: Red Bull Content Pool
 Pembalap World RX Ole Christian Veiby memimpin kelas WRC-3, dengan margin sebesar 20 detik dari Fabio Andolfi, dan pembalap tuan rumah Chris Ingram menempati posisi ketiga. Sementara itu Quentin Gilbert, yang sedang memburu gelar kelas ini berada di posisi keenam, tapi itu bukan lah masalah baginya, karena rivalnya Simone Tempestini berada di posisi kesepuluh.

Btw, sebagai bonus ini dia galeri foto-foto tentang Alm. Colin McRae di pusat reli di Deeside:

Sumber: @harryhundakar
 
2 navigator terbaik bersama McRae: Nicky Grist & Derek Ringer.   Sumber: @rallytravel


Sumber: @henryhopefrost

 2015 Wales Rally GB: Overall standings after Stage 6 (Top 10):

1. Sebastien Ogier Volkswagen Motorsport Polo R WRC 1hr 16m 03.5s M
2. Kris Meeke Citroen Total Abu Dhabi WRT DS 3 WRC +0m 13.5s M
3. Andreas Mikkelsen Volkswagen Motorsport II Polo R WRC +0m 31.4s M
4. Mads Ostberg Citroen Total Abu Dhabi WRT DS 3 WRC +0m 43.0s M
5. Dani Sordo Hyundai Motorsport i20 WRC +1m 18.7s M
6. Ott Tanak M-Sport WRT Ford Fiesta RS WRC +1m 34.9s M
7. Hayden Paddon Hyundai Motorsport i20 WRC +2m 03.5s M
8. Elfyn Evans M-Sport WRT Ford Fiesta RS WRC +2m 21.6s M
9. Lorenzo Bertelli Ford Fiesta RS WRC +3m 21.5s M
10. Stephane Lefebvre Citroen Total Abu Dhabi WRT DS 3 WRC +3m 25.4s

Others

11. Martin Prokop Jipocar Czech National Team Ford Fiesta RS WRC +3m 43.3s M
12. Robert Kubica Ford Fiesta RS WRC +4m 33.2s
13. Eric Camilli Ford Fiesta R5 +4m 56.0s WRC2
14. Teemu Suninen Skoda Fabia S2000 +5m 05.4s WRC2
15. Yuriy Protasov Ford Fiesta RRC +6m 00.2s WRC2
16. Eyvind Brynildsen Skoda Fabia R5 +6m 03.5s WRC2


WRC2 standings after Stage 6 (Top 3):

1. Eric Camilli Ford Fiesta R5 1h 20m 59.5s WRC2
2. Teemu Suninen Skoda Fabia S2000 +0m 09.4s WRC2
3. Yuriy Protasov Ford Fiesta RRC +1m 04.2s WRC2


Notable retirements:

SS2. Jari-Matti Latvala Volkswagen Motorsport Polo R WRC Went off M
SS3. Thierry Neuville Hyundai Motorsport N i20 WRC Took a wheel off M
SS3. Kevin Abbring Hyundai Motorsport i20 WRC Mechanical

M denotes Manufacturer entry

all times unofficial

Read more at http://www.crash.net/wrc/news/225123/1/ogier-maintains-lead-on-wales-rally-gb.html#I3BKi6V9ZdqCs9VT.99

Sunday, 25 October 2015

#Day2 WRC Rally Catalunya - Costa Brava Spanyol 2015: Berganti-Ganti Tapi Tetap Satu Bos

Itu bukan pelesetan Bhinneka Tunggal Ika...


Meskipun Rally Catalunya-Spanyol kini switch ke lintasan aspal, Sebastien Ogier masih memimpin. Dan sekali lagi, dia beruntung karena rekan setimnya, Jari-Matti Latvala mengalami masalah dengan rem Volkswagen Polo R-nya di SS10 & 11, dan ban pecah di SS12 memperparah situasi.


Latvala harus puas berada di posisi kedua dengan margin 54 detik dari Ogier, dan hanya unggul 2.9 detik dari Andreas Mikkelsen, yang berarti VW otw podium 1-2-3. Apakah saya berharap begitu? tentu saja TIDAK, karena sudah cukup mereka melakukannya 2 kali musim ini.


 Pembalap tuan rumah Dani Sordo masih nyaman berada di urutan keempat, dan Kris Meeke mulai bangkit setelah hari pertama yang sulit. Rekan setimnya Mads Ostberg harus turun ke posisi 6 setelah Citroen DS3-nya stall di SS17 Salou, SS terakhir untuk hari ini.


Hayden Paddon dan Thierry Neuville sama-sama menempati posisi ketujuh, meskipun Paddon sempat kehilangan waktu karena ban Hyundai i20-nya pecah. Martin Prokop menjadi satu-satunya pembalap Ford yang berada di top 10.

Ok, and where is the M-Sport guy?


Ott Tanak dan Elfyn Evans masing-masing mengawali hari di posisi 3 dan 10, yang berarti podium keempat sudah di depan mata. Tapi sayangnya, the fairytale ends abruptly setelah Tanak menabrak tembok di SS11 dan suspensinya rusak parah, dan berita buruk lainnya muncul di SS13 ketika Ford Fiesta RS yang dikemudikan Evans nyungsep ke parit.

Selain duo M-Sport, Stephane Lefebvre, yang membalap dengan DS3 spek 2014 juga harus gagal finish karena masalah di sistem pengereman. Dan Lorenzo Bertelli juga gagal finish setelah kecelakaan di SS10, dan itu berarti dia hanya menyelesaikan 1 SS saja di sepanjang reli ini, dan itupun di SSS Barcelona!

Semuanya akan restart di hari minggu.


Pontus Tidemand masih memimpin kelas WRC-2, tapi tidak ada lagi Skoda 1-2-3-4. Memang, rekan setimnya Jan Kopecky masih berada di posisi kedua, tapi kini tempat ketiga dihuni oleh pembalap tim Oreca Ford, Eric Camilli.


Situasi menjadi lebih buruk di tim Skoda karena Esapekka Lappi harus gagal finish setelah Fabia R5-nya juga nyungep di SS11. Restart ataupun tidak, kansnya menjadi juara kelas WRC-2 sudah sirna.

Sementara itu pemimpin klasemen Nasser Al-Attiyah masih berada di posisi keempat, dan kandidat juara lainnya Yuriy Protasov naik ke posisi keenam, Abdulaziz Al-Kuwari berhasil masuk ke top 10 setelah penalti 10 menit di SS pertama. Jari Ketomaa? Well, dia masih berada di posisi ke-13 setelah suspensinya rusak di hari pertama.

OK, sembari menunggu hari ketiga dimulai saya membuat tabel prediksi klasemen WRC-2 setelah reli ini:

No.
Pembalap
Poin SEBELUM
Poin SESUDAH
Naik/Turun
1.
Nasser Al-Attiyah *
97
109 (+12)
=
2.
Esapekka Lappi *
88
88 (+0)
=
3.
Yuriy Protasov
80
88 (+0)
=
4.
Abdulaziz Al-Kuwari
72
74 (+2)
=
5.
Jari Ketomaa
67
67 (+0)
^ 1
6.
Pontus Tidemand
61
86 (+25)
v 1
 

 * = Al-Attiyah dan Lappi tidak akan ikut serta di Wales Rally GB bulan depan karena sudah mengikuti 7 reli yang diperbolehkan regulasi.

Hasilnya, tidak ada perubahan pasti kecuali di posisi lima, yang bisa saja direbut oleh Tidemand kalau dia berhasil menang, dan kemenangan ini turut membawanya ke pertarungan merebut gelar juara.

Itu berarti, Al-Attiyah hanya bisa berharap Protasov/Tidemand tidak menang di Wales. Itu juga berarti kans Al-Kuwari dan Ketomaa musnah.


Sementara itu di kategori WRC-3/Junior WRC, Quentin Gilbert masih memimpin dengan Terry Folb dan Fabio Andolfi. Gilbert, yang baru saja mengunci gelar Junior WRC di Prancis awal bulan ini, punya kans untuk menjadi double champions karena rival utamanya Andrea Crugnola masih stuck di posisi 10.

Hari terakhir Rally Catalunya-Spanyol 'mengandung' 6 SS, dan akan dimulai pada pukul 12.00 WIB. Happy Sunday, and See ya..!

2015 RallyRACC Catalunya-Costa Daurada: Overall standings after Stage 17 (Top 10):

1. Sebastien Ogier Volkswagen Motorsport Polo R WRC 2h 34m 56.4s M
2. Jari-Matti Latvala Volkswagen Motorsport Polo R WRC +0m 54.0s M
3. Andreas Mikkelsen Volkswagen Motorsport II Polo R WRC +0m 56.9s M
4. Dani Sordo Hyundai Motorsport i20 WRC +1m 01.4s M
5. Kris Meeke Citroen Total Abu Dhabi WRT DS 3 WRC +1m 42.2s M
6. Mads Ostberg Citroen Total Abu Dhabi WRT DS 3 WRC +1m 43.7s M
7. Hayden Paddon Hyundai Motorsport N i20 WRC +1m 56.5s M
8. Thierry Neuville Hyundai Motorsport i20 WRC +1m 56.5s M
9. Martin Prokop Jipocar Czech National Team Ford Fiesta RS WRC +4m 22.9s M
10. Pontus Tidemand Skoda Fabia R5 +7m 12.6s WRC2

Others

11. Jan Kopecky Skoda Fabia R5 +7m 42.7s WRC2
12. Eric Camilli Ford Fiesta R5 +8m 42.8s WRC2
13. Nasser Al-Attiyah Skoda Fabia R5 +10m 59.3s WRC2
14. Armin Kremer Skoda Fabia R5 +11m 23.5s WRC2
16. Robert Kubica Ford Fiesta RS WRC +12m 29.6s
17. Khalid Al-Qassimi Citroen Total Abu Dhabi WRT DS 3 WRC +14m 41.9s


WRC2 standings after Stage 17 (Top 3):

1. Pontus Tidemand Skoda Fabia R5 2h 42m 09.0s WRC2
2. Jan Kopecky Skoda Fabia R5 +0m 30.1s WRC2
3. Eric Camilli Ford Fiesta R5 +1m 30.2s WRC2


Notable retirements:

SS2. Lorenzo Bertelli Ford Fiesta RS WRC Rolled M

SS9/SS10. Stephane Lefebvre Citroen Total Abu Dhabi WRT DS 3 WRC Retired on road section to SS10 - mechanical
SS10. Lorenzo Bertelli Ford Fiesta RS WRC Crashed M*
SS11. Ott Tanak M-Sport WRT Ford Fiesta RS WRC Took a wheel off M
SS11. Esapekka Lappi Skoda Fabia R5 Crashed WRC2
SS13. Elfyn Evans M-Sport WRT Ford Fiesta RS WRC Off road M

*denotes re-started on Saturday under Rally 2
M denotes Manufacturer entry

all times unofficial