Showing posts with label Bertelli. Show all posts
Showing posts with label Bertelli. Show all posts

Wednesday, 9 December 2015

#FlatOutNews Rally Edisi 22 (2016 WRC Silly Season Saga PART 6): More Changes at M-Sport Squad

Sebelumnya, saya akan memberikan link-link 5 artikel sebelumnya tentang silly season World Rally Championship musim 2016:
Kalau sudah baca, thank you very much. Kalau belum, silahkan baca agar bisa mengikuti kronologinya.

Setelah spekulasi selama beberapa hari setelah berpisah dengan Jonas Andersson, Mads Ostberg akhirnya mendapatkan 'belahan hatinya': Ola Floene.


Floene memutuskan untuk berpisah dari Andreas Mikkelsen setelah kerjasama selama 10 tahun, dan menerima tawaran dari Ostberg untuk menjadi co-driver-nya mulai musim 2016 mendatang.


Uniknya, Ostberg memilih Floene untuk menemaninya di dalam mobil Ford Fiesta RS WRC tanpa terlibat dalam 'audisi' yang dilakukannya dalam sesi tes di akhir minggu silam. Di sesi tersebut Ostberg mengetes jasa Emil Axelsson (mantan co-driver Pontus Tidemand) dan Ilka Minor (Sebelumnya dengan Henning Solberg).

Bisa jadi alasan Ostberg merekrut Floene adalah bekerjasama dengan co-driver dari negara yang sama lebih mudah untuknya. Sekedar info, navigator sebelumnya Jonas Andersson, yang berasal dari Swedia, memakai 3 bahasa yang berbeda (Swedia, Norwegia, Inggris) untuk Ostberg.

Faktor lainnya adalah Floene juga sempat bertandem dengan ayah dari Mads, Morten Ostberg.


 Dalam kurun waktu 10 tahun terakhir (kecuali 2013 dan paruh pertama 2014), Floene sukses membawa Mikkelsen menjadi salah satu pembalap terkuat di WRC. Salah satu buktinya adalah juara pertama di Rally Catalunya-Spanyol 2 bulan silam.
Sedangkan Mikkelsen sendiri tidak berlama-lama dalam mencari co-driver yang baru, dengan memanfaatkan EVENManagement yang menaunginya. Hasilnya adalah Anders Jaeger cabut dari pembalap muda Norwegia, Ole Christian Veiby, dan bergabung dengan Mikkelsen di Volkswagen Polo R WRC musim depan.


Bersama Veiby, Jaeger berkompetisi di WRC-3 dan Junior WRC sekaligus, dengan prestasi terbaik yang mereka mampu raih adalah double victory di seri penutup musim ini di Wales Rally GB. Selain itu Veiby juga berkompetisi full-time di Euro RX dan part-time di World RX.

Jaeger akan mendapatkan tantangan baru bersama Mikkelsen di musim depan karena minimnya pengalaman yang dia punya bersama mobil 4WD, apalagi spek World Rally Car.

Not Just That....


Eric Camilli juga akan bertandem dengan Nicolas Klinger musim depan, menggantikan Benjamin Veillas. Sebelumnya Klinger menjadi co-driver-nya Julien Maurin di kelas WRC-2 dan beberapa kali tampil di kelas utama.


Selain itu, Lorenzo Bertelli juga memutuskan untuk membubarkan tim Fnckmatie WRT yang dikelolanya sendiri. Dengan begitu, Bertelli bisa lebih fokus sebagai pembalap ketimbang harus memikirkan tugasnya sebagai manajer tim.

Bertelli juga merupakan pembalap lainnya yang melakukan perubahan di dalam mobil, dengan Simone Scattolin diplot menjadi co-driver-nya di 13 dari 14 seri musim depan (kecuali China).

Sebelumnya Scattolin menemani beberapa pembalap sesama Italia seperti Christian Chemin, Alessandro Bettega (anak dari pembalap zaman Group B Almarhum Attilio) dan terakhir dengan Fabio Andolfi di WRC-3.

Thursday, 20 August 2015

BREAKING NEWS: Bertelli OUT dari Rally Jerman 2015

Saya barus saja mendapatkan kabar bahwa pembalap Italia, Lorenzo Bertelli harus mengundurkan diri sebelum Rally Jerman dimulai.

Penyebabnya adalah dia mengalami keracunan makanan, dan gejalanya sudah dimulai ketika recce. Alhasil, dia dan navigator Lorenzo Granai memutuskan untuk menarik diri. Inilah tweet yang dia tulis tentang hal ini:


"Saya dengan berat hati mengatakan bahwa sejak saya jatuh sakit ketika recce dan Saya bahkan tidak bisa menyelesaikan beberapa SS (Stages), saya terpaksa tidak ikut start di #RallyDeutschland."

Bos tim Fnckmatie WRT, Carlo Cassina menyalahkan sajian ikan yang menyebabkan hal tersebut terjadi.


Bertelli pun dijadwalkan akan kembali di reli selanjutnya di Australia. Tapi sangat disayangkan dia harus absen ketika dia baru saja menampilkan performa terbaiknya dengan finish kesepuluh di Finlandia, yang berarti poin pertamanya musim ini.

Guarire presto, Amico! Get well soon!

Thursday, 14 May 2015

#FlatOutNews Rally Edisi 13: Technical Frenzy (#TerimaKasih5000v)

Halo..!

Sebelum WRC Rally Portugal digelar akhir bulan ini, ada beberapa berita menarik, dan kali ini lebih condong ke mobil, alias banteng, alias banteng ganas.

1. Another DS3 Update

Tim Citroen kini bersiap untuk menuntaskan tahap kedua dari 3 pengembangan mobil DS3 mereka musim ini. Setelah mesin ala mobil WTCC Citroen C-Elysee dan paddle shifters dicangkok, kini mereka melakukan perubahan kosmetik:


Perubahan pertama yang paling jelas adalah berubahnya corak mobil dari putih-emas menjadi hitam-abuabu, dengan warna merah ala perusahaan minyak Prancis Total dan putih khas Abu Dhabi tetap hadir. Agar mobil para pembalap Citroen semakin terlihat dari jauh, unsur-unsur warna hijau ditambahkan di area air box, endplate sayap belakang, kaliper rem dan di bawah lampu utama, yang  juga memakai lampu LED untuk pertama kali.

Selain itu, untuk membedakan mobil 1 pembalap dengan yang lainnya, di bagian atap dan kaca spion diberikan warna yang berbeda di setiap mobilnya:

Warna putih untuk Kris Meeke-Paul Nagle...
...abu-abu, dengan kaca spion hitam buat Mads Ostberg-Jonas Andersson....
...dan merah buat Khalid Al Qassimi-Chris Patterson. Ini juga akan muncul di MERC
And, I haven't finished yet. Pengembangan mobil DS3 WRC akan masuk ke tahap kedua, kali ini di sektor A.E.R.O.D.I.N.A.M.I.K.A, khususnya di bagian depan. Rupanya sayap belakang baru gak cukup, jadi mereka melakukan ubahan di bumper depan.

LAMA
BARU
Bisa disimpulkan bahwa wheel arch di samping ban menjadi lebih lebar, dan lebih menjorok ke kaca spion pintu, yang dapat mengurangi drag yang dapat menambah kestabilan saat melintasi trek lurus, dengan kecepatan tinggi. Tren ini pertama kalinya diterapkan oleh Volkswagen Polo R WRC, dan kemudian diikuti Hyundai dengan i20 WRC. Itu berarti hanya Ford Fiesta RS yang belum menerapkan konsep ini.

2. Evolution Fiesta siap beraksi


Dan Citroen tidak sendirian soal mobil baru, karena M-Sport telah menyelesaikan pengembangan Ford Fiesta RS WRC Evo2 dan siap menunjukkan taringnya di Rally Portugal minggu depan.

Meskipun kelihatannya masih sama dengan versi lama, M-Sport mengklaim 80% dari mobil ini berubah (ya, 20%-nya itu bodywork), mulai dari engine bay, posisi radiator, intercooler, transmisi, sistem elektronik, differential sampai posisi kabel pun disempurnakan. Bos M-Sport, Malcolm Wilson mengklaim bahwa mobil ini telah menembus 5000km selama tes, yang menjadikan mobil ini menempuh kilometer paling banyak dibandingkan dengan Escort WRC, Focus RS, dan Fiesta RS pertama.


Sebanyak 5 mobil Fiesta RS Evo2 sudah siap untuk dibawa ke Portugal, dengan duo M-Sport Elfyn Evans-Ott Tanak beserta dengan pembalap privat Martin Prokop dan Lorenzo Bertelli akan mengemudikan mobil ini. Lalu gimana dengan mobil kelima??

Sebenarnya Robert Kubica juga sudah dijamin dapat, hanya saja keputusannya untuk mundur dari Rally Argentina bulan lalu diyakini membuat hubungannya dengan tim A-STYLE, yang mengoperasikan RK WRT merenggang. Hal ini juga sempat membuat Kubica diyakini menerima tawaran untuk kembali ke balapan sirkuit, meskipun dia sendiri menertawakan rumor tersebut.

Ada kemungkinan Kubica akan kembali ke pangkuan M-Sport, dan menerima paket FIesta Evo2

3. Piye Kabare Skoda?


Skoda pun tidak mau ketinggalan,kali ini mereka siap menerjunkan all-new Fabia R5 untuk pertama kalinya di event internasional, di WRC Rally Portugal minggu depan di kategori WRC-2.

Fabia R5 mengambil alih tanggung jawab dari Fabia S2000, yang telah memberikan banyak kemenangan dan gelar di Eropa, Asia bahkan dunia. Mempunyai DNA yang sama dengan Volkswagen Polo, mesin1.6L dengan turbo 32mm menggantikan mesin 2L N/A, dengan lebih banyak komponen-komponen asli pabrik yang dipertahankan, membuat mobil ini, dan mobil-mobil sekelas seperti Ford Fiesta R5, Peugeot 205 R5, dll....dan lebih cepat.

Are You Ready??

4.  #TerimaKasih5000v

Akhirnya....BLOG INI MEMCAPAI 5000 VIEWERS...!
Puji syukur bagi Tuhan, dan terima kasih banyak buat kalian semua...karena tanpa kalian, blog ini tidak akan berkembang secepat ini....

But, before that, credits to Los Minidrivers for this mascot....
Yep, inilah maskot saya, dan blog ini....dan masih Work In Progress..

Sunday, 26 April 2015

#day3 WRC Rally Argentina 2015: The power of Dust

iHola...!

 Sebenarnya ada 4 SS yang dijalankan di hari ketiga Rally Argentina yang penuh dengan debu, tapi hanya 3 saja yang valid. Ada apa gerangan?


Kris Meeke masih dengan santainya menikmati posisi pertama, meskipun error di SS7 membuat keunggulannya menciut sampai 32 detik dari rekannya Mads Ostberg, tercepat ketiga di SS10 cukup untuk menambah keunggulannya menjadi 38 detik. Team Order? "Non non non non...." Kata bos tim Yves Matton. Jari-Matti Latvala masih membayangi di posisi 3.

Sementara itu Elfyn Evans masih nyaman di posisi 4 setelah Dani Sordo mengalami masalah dengan mobilnya di SS10 (SS terakhir), tapi penalti 7 menit dari itu hanya menurunkannya ke posisi 8. Itu hanyalah 1 dari 2 masalah yang Hyundai hadapi. Yang kedua adalah Hayden Paddon mengalami kecelakaan di SS9. Paddon dan navigator John Kennard OK, tapi 6 penonton cedera dengan salah satu diantaranya dirawat di ICU, dan SS9 terpaksa dibatalkan. Rally Argentina dikenal dengan fans yang sangat antusias, tapi itu juga ada efek negatifnya, dan masih diperparah dengan seorang wanita mengalami patah kaki setelah ditabrak Lorenzo Bertelli ketika recce. Bagaimanapun mari berdoa yang terbaik untuk mereka.

Momen sebelum Hayden Paddon menabrak penonton
Thierry Neuville sendiri naik ke posisi 5, Martin Prokop dan Khalid Al-Qassimi berada di posisi 6 & 7 meskipun terpaut 5 dan 10 menit dari Meeke, dan Sordo melengkapi barisan mobil WRC di 10 besar, meskipun out di SS10.

Sementara itu di kategori WRC-2, Abdulaziz Al-Kuwari masih nyaman memimpin, dengan pembalap Paraguay Diego Dominguez dan Jari Ketomaa melengkapi 3 besar. Btw masih ingat dengan aksi heroik Yuriy Protasov kemarin? Ternyata setelah diinvestigasi, mereka dijatuhi hukuman penalti 15 menit dengan alasan:
  • Mengemudi melewati road section dengan 3 roda
  • Navigator Pavlo Cherepin duduk di bagian kap mesin mobil untuk menstabilkan mobil yang nungging sebelah karena kehilangan roda.
Alhasil, dia harus rela turun ke posisi 5, 19 overall.

2015 Rally Argentina: Overall standings after Stage 10 (Top 10):

1. Kris Meeke Citroen Total Abu Dhabi WRT DS 3 WRC 3h 14m 51.7s M
2. Mads Ostberg Citroen Total Abu Dhabi WRT DS 3 WRC +0m 38.6s M
3. Jari-Matti Latvala Volkswagen Motorsport Polo R WRC +1m 03.7s M
4. Elfyn Evans M-Sport WRT Ford Fiesta RS WRC +2m 24.6s M
5. Thierry Neuville Hyundai Motorsport i20 WRC +4m 51.0s M
6. Martin Prokop Jipocar Czech National Team Ford Fiesta RS WRC +5m 39.0s M
7. Khalid Al Qassimi Citroen Total Abu Dhabi WRT DS 3 WRC +10m 34.3s
8. Dani Sordo Hyundai Motorsport i20 WRC +11m 14.9s M#
9. Abdulaziz Al-Kuwari Ford Fiesta RRC +14m 14.6s WRC2
10. Diego Dominguez Ford Fiesta R5 +17m 10.0s WRC2

#Classified under Rally 2

Other(s):

11. Gustavo Saba Skoda Fabia S2000 +19m 20.1s
12. Marcos Ligato Chevrolet Agile MR +21m 01.9s
13. Federico Villagra Ford Fiesta MR +21m 41.7s
14. Andreas Mikkelsen Volkswagen Motorsport II Polo R WRC +25m 02.3s M
15. Jari Ketomaa Ford Fiesta R5 +26m 03.9s WRC2
16. Andreas Mikkelsen Volkswagen Motorsport II Polo R WRC +25m 02.3s M
17. Simone Tempestini Subaru Impreza STi +26m 35.3s WRC2


WRC2 standings after Stage 10 (Top 3):

1. Abdulaziz Al-Kuwari Ford Fiesta RRC 3h 29m 06.3s WRC2
2. Diego Dominguez Ford Fiesta R5 +2m 55.4s WRC2
3. Jari Ketomaa Ford Fiesta R5 +11m 49.3s WRC2


Notable retirements:

SS2. Sebastien Ogier Volkswagen Motorsport Polo R WRC Technical M*
SS2. Lorenzo Bertelli Ford Fiesta RS WRC Stopped M
SS3/4. Andreas Mikkelsen Volkswagen Motorsport II Polo R WRC Technical M*
SS3/4. Hayden Paddon Hyundai Motorsport N i20 WRC Technical M*
SS3/4. Andreas Mikkelsen Volkswagen Motorsport II Polo R WRC Technical M*

SS9. Hayden Paddon Hyundai Motorsport N i20 WRC Went off the road M**
SS10. Dani Sordo Hyundai Motorsport i20 WRC Technical M**

M denotes Manufacturer entry
*denotes re-started on Saturday under Rally 2
**denotes expected to re-start on Sunday under Rally 2

all times unofficial

Saturday, 7 March 2015

#day1 (and 2) WRC Rally Mexico 2015: KABOOOORRRR....

Halo...!
Hari pertama...ehm, dengan hari kedua Reli Meksiko baru saja selesai tadi pagi, bisa dibilang banyak sekali aksi (dan 1 momen mendebarkan) yang terjadi. Apa saja itu? Ini dia:


2 SS pertama di malam hari berlangsung dengan normal, SS3, SS gravel pertama, adalah tempat dimana semuanya menjadi serba salah. Itu semua dimulai dengan Ott #TiTanak terjun bebas ke danau di SS3, menyebabkan chaos di seisi paddock. Untungnya, Tanak dan navigator Raigo Molder OK, tapi baru 10 jam kemudian Ford Fiesta WRC-nya dikeluarkan dari genangan air dan untungnya, mobilnya dapat diperbaiki dan siap untuk beraksi lagi lewat regulasi Rally-2. (Kronologi Foto-fotonya akan menyusul).

SS4 di El Chocolate, dan kali ini memakan 3 "korban" sekaligus, yaitu Kris Meeke, Hayden Paddon, dan...ya, kamu tahu lah siapa, Robert Kubica. Penyebabnya?
  • Meeke kecelakaan HANYA 1.5km dari garis start
  • 1.5+1.5 km buat Paddon untuk merusak suspensinya
  • Kubica? 18km, dia stop, dan menghilang...eh tau-taunya udah di service park
 Di SS8, yang ironisnya juga berada di El Chocolate, 3 pembalap lagi jadi korban. Ban pecah membuat Neuville terjungkal di dekat garis finish, Lorenzo Bertelli 2 kali pecah ban (dan hanya ada 1 ban cadangan), dan jagoan lokal Benito Guerra menghantam pohon dan merusaki suspensi dan drive shaft-nya.


Di sisi lain, Sebastien Ogier kabur dan memimpin dengan selisih 13.5 detik dari rekannya Jari-Matti Latvala, yang cukup beruntung meraih posisi kedua setelah Neuville kandas. Mads Ostberg menjaga kans Citroen untuk podium pertama musim ini, dikuntit oleh Andreas Mikkelsen. Rekan setim Tanak, Elfyn Evans masih bebas dari masalah untuk posisi 5, diikuti oleh Dani Sordo (yang mengalami masalah dengan girboks), dan Martin Prokop. 3 pembalap kategori WRC-2 melengkapi 10 besar. Yuriy Protasov unggul dari Nasser Al-Attiyah dan Nicholas Fuchs memberikan sedikit senyum bagi publik Meksiko.

Oke, ini dia kronologi kecelakaannya #TiTanak:


Kalo diperhatikan baik-baik, Tanak salah menegosiasikan tikungan cepat dengan terlalu cepat memasuki fast chicane yang berujung terjun bebas ke danau. Oke, tau kan maksudku pake nama #TiTanak?

Tanak dan Raigo Molder dengan cepat menyelamatkan diri. Oke, lain kali pacenotes-nya dilaminating aja....

Sembari menunggu mobilnya kembali, Tanak dan M-Sport melakukan investigasi terhadap kecelakaan tersebut. Ehm, kamu khawatir dengan mobilmu atau boneka bebekmu, Ott?


...dan Malcolm Wilson tahu hukuman yang pas.

...dan juga menunggu pacenotes dikeringkan.

Gak ada yang bisa kalahkan beras soal penyerapan air...

Fiesta RS WRC milik Tanak sudah sampai di service park. Secara kelihatan hanya rusak di kaca depan dan suspensi tapi yang menjadi masalah adalah genangan air yang bisa merusaki seisi mobil.

MULAI..! Overnight Service mempunyai jatah waktu 3 jam, tapi tetap sulit dengan kerusakan seperti ini.

Bau....

 Setidaknya bebeknya Tanak selamat. Mungkin dia lelah.

pasang stiker....

Inilah yang membuat M-Sport tetap disegani di WRC. DEDIKASI. 30 menit tersisa dan mesin dijalankan....IT WORKS...!

6 menit...bersih-bersih....

WELL DONE...! Mobil sudah OK, dan siap untuk Hari ketiga


2015 Rally Mexico: Overall standings after Stage 10 (Top 10):

1. Sebastien Ogier Volkswagen Motorsport Polo R WRC 1h 45m 03.0s M
2. Jari-Matti Latvala Volkswagen Motorsport Polo R WRC +0m 13.5s M
3. Mads Ostberg Citroen Total Abu Dhabi WRT DS 3 WRC +0m 29.5s M
4. Andreas Mikkelsen Volkswagen Motorsport II Polo R WRC +0m 45.2s M
5. Elfyn Evans M-Sport WRT Ford Fiesta RS WRC +1m 03.9s M
6. Dani Sordo Hyundai Motorsport i20 WRC +1m 40.6s M
7. Martin Prokop Jipocar Czech National Team Ford Fiesta RS WRC +2m 03.5s M
8. Yuriy Protasov Ford Fiesta RRC +4m 32.4s WRC2
9. Nasser Al-Attiyah Ford Fiesta RRC +4m 46.9s WRC2
10. Nicolas Fuchs Ford Fiesta R5 +6m 30.8s WRC2

Other(s):

11. Jari Ketomaa Ford Fiesta R5 +7m 04.1s WRC2


WRC2 standings after Stage 10 (Top 3):

1. Yuriy Protasov Ford Fiesta RRC 1h 49m 35.4s WRC2
2. Nasser Al-Attiyah Ford Fiesta RRC +0m 14.5s WRC2
3. Nicolas Fuchs Ford Fiesta R5 +1m 58.4s WRC2


Notable retirements:

SS3. Ott Tanak M-Sport WRT Ford Fiesta RS WRC Went off M
SS4. Kris Meeke Citroen Total Abu Dhabi WRT DS 3 WRC Went off M
SS4. Hayden Paddon Hyundai Motorsport N i20 WRC Suspension damage M
SS4. Robert Kubica RK WRT Ford Fiesta RS WRC Stopped M
SS8. Thierry Neuville Hyundai Motorsport i20 WRC Rolled M
SS8. Lorenzo Bertelli Ford Fiesta RS WRC Stopped M
SS8/9. Benito Guerra Jr. Ford Fiesta RS WRC Stopped

M denotes Manufacturer entry 

Sunday, 14 September 2014

#LastDay WRC Coast Hire Rally Australia 2014: VW on the top, Bang Ubang top 5

Selamat sore...!

Reli Australia baru saja selesai, dan ada beberapa cerita menarik yang akan saya sampaikan.

VW 1-2-3

Pembalap Volkswagen, Sebastien Ogier memenangi reli ini, sementara kedua rekan setimnya, Jarri-Matti Latvala dan Andreas Mikkelsen finish kedua dan ketiga, membuat VW membuat sejarah menguasai podium untuk pertama kalinya sejak Citroen 1-2-3 di Monte Carlo 2003, dan ini juga membuat VW berhasil mempertahankan titel konstruktor. Bagi Ogier sendiri, kemenangan ini berarti untuk kans titel keduanya.

Ogier pun senang setelah apa yang terjadi 2 minggu lalu "Tidak ada yang bisa melebihi ini sejak mimpi buruk di Jerman. Sangat mengecewakan kami tampil buruk di sana dan hasil 1-2-3 ini bagus untuk kami"

Latvala pun tidak khawatir meskipun Ogier kini unggul 50 poin dengan menyisakan 3 reli lagi "Pertarungan tadi sangat, sangat menynangkan. Saya begitu menikmatinya". Latvala sendiri menang di power stage dan 3 poin tersebut krusial jika dia ingin persaingan merebut juara tetap terbuka.

Sedangkan Mikkelsen juga senang setelah sepanjang reli bertarung dengan Kris Meeke, meskipun itu berakhir lebih cepat setelah Meeke diganjar penalti 1 menit karena memotong jalur di SS12. Bagaimanapun Meeke tetap diperhitungkan meskipun dengan hukuman tersebut, dan 1 poin dari power stage menjadi pelipur lara.

"Saya pikir inilah penampilan terbaik saya. Saya merasa saya dapat mengejar pembalap-pembalap di atasku. OK, kami masih punya banyak pekerjaan untuk itu, dan kami hanya harus keep going" kata Meeke.

Di posisi 5 ada Mikko Hirvonen, yang sempat bertarung untuk podium di hari pertama. he said "Not Bad". Sedangkan 2 rekan setimnya, Elfyn Evans dan Robert Kubica finish 8 dan 9.

Sementara duo Hyundai, Hayden Paddon dan Thierry Neuville finish 6 dan 7, sementara local hero Chris Atkinson finish 10, akhirnya setelah mengalami akhir minggu yang buruk, 1 poin menjadi ganjalan (setelah Mads Ostberg mengalami masalah di suspensi di DS3-nya dan harus puas di posisi 15. Balapan lainnya yang harus dilupakan.

Nasser Al Attiyah juara di kategori WRC-2

Sedangkan di kategori WRC-2 yang keluar sebagai pemenang adalah Nasser Al Attiyah, setelah rivalnya Nassed Al Rajhi harus pulang lebih awal setelah mengalami kerusakan di suspensi. Kemenangan ini adalah yang ketiga di musim ini. Nasib lebih naas menimpa kandidat juara, Ott Tanak, dimana mobil Fiesta R5 miliknya terguling di SS20, saking parahnya stage tersebut harus dibatalkan. Tanak dan navigatornya, Raigo Moelder baik-baik saja, tapi ini membuat kans juaranya harus pupus karena dia telah menghabiskan jatah 7 reli yang diizinkan.

Tapi bukan berarti pimpinan klasemen, Lorenzo Bertelli merasa nyaman, karena ancaman masih ada dari Karl Kruuda dan Jari Ketomaa, dimana mereka bertiga masih punya jatah 1 reli lagi. Kruuda tidak berpatisipasi di Aussie, Ketomaa dan Yuriy Protasov sendiri finish 2 dan 3, Bertelli finish 4, dan pembalap nasional Subhan Aksa berhasil melengkapi 5 besar.

Rally Australia: Overall standings after Stage 20 (Top 20):

1. Sebastien Ogier Volkswagen Motorsport Polo R WRC 2hrs 53m 18.0s M
2. Jari-Matti Latvala Volkswagen Motorsport Polo R WRC +00m 06.8s M
3. Andreas Mikkelsen Volkswagen Motorsport II Polo R WRC +01m 18.0s M
4. Kris Meeke Citroen Total Abu Dhabi WRT DS3 WRC +01m 44.0s M
5. Mikko Hirvonen M-Sport WRT Ford Fiesta RS WRC +01m 53.6s M
6. Hayden Paddon Hyundai Motorsport N i20 WRC +02m 56.2s M
7. Thierry Neuville Hyundai Motorsport i20 WRC +04m 28.2s M
8. Elfyn Evans M-Sport WRT Ford Fiesta RS WRC +05m 10.0s M
9. Robert Kubica RK M-Sport WRT Ford Fiesta RS WRC +06m 39.8s M
10. Chris Atkinson Hyundai Motorsport i20 WRC +09m 29.4s M

11. Nasser Al-Attiyah Ford Fiesta RRC +11m 53.1s WRC2
12. Jari Ketomaa Ford Fiesta R5 +13m 04.5s WRC2
13. Yuriy Protasov Ford Fiesta RRC +14m 30.1s WRC2
14. Lorenzo Bertelli Ford Fiesta RRC +14m 56.1s WRC2
15. Mads Ostberg Citroen Total Abu Dhabi WRT DS3 WRC +17m 14.8s M
16. Subhan Aksa Ford Fiesta RRC +30m 19.6s WRC2
17. Jourdan Serderidis Ford Fiesta R5 +33m 42.4s WRC2
18. Matt van Tuinen Subaru Impreza WRX STi +35m 45.5s
19. Fabio Frisiero Mitsubishi Lancer Evo IX +35m 51.4s
20. Adrian Coppin Citroen DS3 R3T +47m 21.3s
 
CONGRATZ VW, CONGRATZ Bung..!

Tuesday, 9 September 2014

#Preview: WRC Coates Hire Rally Australia 2014

Good nite..!

Kita jumpa lagi setelah beberapa hari vakum (karena sibuk dengan tugas kuliah), dan hari ini saya akan memberikan preview tentang Rally Australia, yang akan digelar mulai lusa, tanggal 11-14 September 2014.


Reli ini digelar sejak 1988, dan menjadi bagian dari kalender WRC setahun kemudian. Reli ini awalnya berpusat di sekitaran Perth, di sebelah barat Australia, kemudian berpindah ke Kingscliff di New South Wales pada tahun 2009. Tapi karena protes dari penduduk sekitar rally base kemudian dipindahkan ke Coffs Harbour, masih di daerah NSW. Meskipun telah berpindah tempat 3 kali, reli ini mempunyai karakteristik yang sama: gravel yang keras dan jalannya yang bisa dibilang inkonsisten, karena kadang berliku-liku, dan kadang pula cepat seperti di finlandia. Belum pula dengan banyaknya pepohonan di beberapa titik, dimana sebagiannya adalah area hutan hujan.

Karakteristik reli ini memaksa pembalap lebih hati-hati dalam mengemudikan mobilnya, dan juga untuk navigator yang harus memastikan pacenote-nya benar-benar akurat. Para mekanik juga dibuat pusing dengan setelan mobil, apakah harus disetel untuk area cepat atau area berliku.

Kita beralih ke perebutan titel juara. Meskipun Sebastien Ogier dan Jarri-Matti Latvala gagal finish di jerman, VW bisa memastikan titel juara konstruktor dan pembalap tetap dalam genggaman, meskipun soal pembalap masih harus diperebutkan antara Ogier dan Latvala. Sementara Hyundai akan mempunyai amunisi lebih untuk mengalahkan Citroen yang unggul dengan selisih 7 poin di posisi 2 klasemen konstruktor, dengan menempatkan pahlawan lokal, Chris Atkinson dan Hayden Paddon menemani Bryan Bouffier, Dani Sordo dan Thierry Neuville yang mempunyai motivasi lebih setelah menang di Jerman. Di Kategori WRC 2, Lorenzo Bertelli masih memimpin dengan keunggulan 3 poin dari Ott Tanak. Hanya saja Tanak harus lebih bekerja keras karena dia telah mengikuti 6 dari maksimal 7 reli yang diperbolehkan untuk diikuti, sementara Bertelli masih punya sisa 2. Selain itu jangan lewatkan aksi Subhan Aksa, yang akan kembali beraksi di dalam mobil Ford Fiesta S2000 untuk pertama kali sejak Portugal, April lalu.



Kritik, saran dan komentar agan-agan semua bisa diposting di kolom komtar yang tersedia.