Showing posts with label Kubica. Show all posts
Showing posts with label Kubica. Show all posts

Sunday, 29 November 2015

#FlatOutNews Rally Edisi 19 (2016 WRC Silly Season Saga PART 3): 'Pacar' yang sama dengan 'Ayah' yang berbeda Untuk Tanak


Bursa pembalap untuk World Rally Championship musim 2016 kembali menjadi ramai setelah Ott Tanak bersama navigator Raigo Molder dipecat dari tim M-Sport. Untuk kedua kalinya Tanak didepak dari tim asal Inggris tersebut setelah sang bos Malcolm Wilson melakukan hal yang sama di akhir tahun 2012.
Tanak di Spanyol 2015.
Alasan pemecatan tersebut bisa dibilang karena Wilson tidak puas dengan performa Tanak di musim ini, khususnya di paruh kedua musim. Meskipun dia finish ketiga di Rally Polandia di bulan Juli silam. Wilson juga mengkhawatirkan level konsentrasi Tanak, yang membuatnya melakukan 'kesalahan-kesalahan yang bodoh'.

Tapi ini bukan berarti Tanak harus berpisah dari sang 'pacar' (Ford Fiesta RS WRC).

Itu karena di saat yang bersamaan Tanak resmi kembali ke tim Drive DMACK yang akan berkompetisi di WRC musim depan dengan Fiesta RS. Musim ini produsen ban asal China tersebut  membalap di kelas WRC-2 dengan Jari Ketomaa, Sandern Parn dan Eyvind Brynildsen beserta Nicolas Fuchs. Keempat pembalap tersebut menggunakan Fiesta RRC dan R5.
Fiesta R2 yang dipakai di DDFT.
Selain itu DMACK juga menggelar supporting class yang bernama Drive DMACK Fiesta Trophy (DDFT), lengkap dengan support dari M-Sport yang menyediakan Fiesta R2. Musim ini pembalap asal Norwegia Marius Aasen dengan navigator Veronica Engan menjadi juaranya, dan berhak berkompetisi di WRC-2 musim depan dengan Fiesta R5.
Wales 2011
Sementara itu kisah Tanak dengan DMACK juga sudah berlangsung lama, sangat lama. Tanak menjadi pembalap pertama yang menggunakan ban tersebut di WRC dengan finish keenam di Wales Rally GB 2011. Tanak, bersama Ketomaa juga sukses membawa tim Drive DMACK menjadi juara di WRC-2 musim lalu dan kemudian finish ketujuh di Wales Rally GB 2014 (reli ke-50 DMACK di WRC) dengan Fiesta RS.
Fiorenzo Brivio
DMACK sendiri yakin bisa menandingi dominasi Michelin dan Pirelli di WRC, suatu hal yang mereka mampu lakukan di WRC-2. Apalagi bulan september silam mereka sukses merekrut Fiorenzo Brivio, yang sebelumnya bekerja di Pirelli selama 30 tahun. Brivio akan menjabati posisi direktur teknis.

Untuk tim M-Sport sendiri, itu berarti ada 1 kursi kosong di tim mereka, meskipun kursi milik Elfyn Evans juga belum 100% aman. Ada beberapa rumor yang beterbangan di berbagai media di dunia ini yang mengatakan bahwa Mads Ostberg, Kris Meeke dan Robert Kubica akan menghuni Fiesta RS No.8 musim depan.

This gonna be interesting.

Saturday, 3 October 2015

#Day1 WRC Tour de Corse 2015: CORSICA + CUACA = CHAOS

What a day. What, a, day....



Hari pertama Tour de Corse 2015 di Prancis belangsung kacau, karena hujan deras yang berujung badai (tepat seperti yang saya prediksikan di #Preview) membuat jalanan menjadi rusak, khususnya di SS2 Casamozza-Ponte Leccia 1. Alhasil, dengan terpaksa panitia reli membatalkan SS tersebut, dan 2 SS lainnya tetap berjalan seperti biasa.


Kekacauan tersebut turut mempengaruhi leaderboard, dengan Elfyn Evans yang akan bangun pagi di hari kedua sebagai pemimpin reli, setelah penampilannya yang brilian di SS3. Dia unggul 18 detik dari pembalap Hyundai B, Kevin Abbring, yang juga tampil bagus di SS3. Jari-Matti Latvala menjadi satu-satunya pembalap papan atas yang berada di top 3.


Mads Ostberg berada di posisi keempat, unggul 1.5 detik dari Robert Kubica, yang (bersama Sebastien Ogier) menyabet kemenangan di SS1 sebelum melorot ke urutan kelima. Di posisi keenam ada Stephane Sarrazin, pemenang Tour de Corse musim lalu. Welcome back to WRC, Stephane!

Henri Toivonen & Sergio Cresto, we'll never forget you
 Andreas Mikkelsen menempati posisi ketujuh, unggul 2.5 detik dari Kris Meeke di posisi kedelapan. Bryan Bouffier dan Hayden Paddon melengkapi 10 besar.

Lalu di mana Sebastien Ogier?


Sebenarnya Ogier, yang baru saja mengunci gelar juara dunia di Australia, mengawali hari pertama dengan baik. Dia dengan Kubica memenangi SS1, sebelum turun ke posisi 10 di SS3 karena ban di Volkswagen-nya pecah da harus diganti.

Tapi mobilnya kemudian berhenti di road section karena kerusakan di sistem transmisinya, dan Ogier pun harus restart lewat regulasi Rally-2. Untuk kedua kalinya dia harus gagal menyelesaikan hari pertama di Rally Prancis.

Ogier akan bergabung dengan Thierry Neuville, yang juga harus restart setelah suspensinya rusak di SS1.


Kejutan juga terjadi di WRC-2. Pembalap tim Sainteloc Peugeot, Craig Breen memimpin dengan keunggulan 3.4 detik dari Julien Maurin. Esapekka Lappi melengkapi 3 besar, yang tentu saja bukan posisi yang bagus kalau dia ingin menggerus defisit 27 poin dari pemimpin klasemen, Nasser Al-Attiyah.

2 SS dengan panjang total 85 km akan digelar di hari kedua, minus SS4 Casamozza-Ponte Leccia 2 yang harus dibatalkan karena jalanannya rusak terlalu parah untuk dilewati oleh para kontestan.

2015 Tour de Corse - Rallye de France: Overall standings after Stage 3 (Top 10) - UPDATED:

1. Elfyn Evans M-Sport WRT Ford Fiesta RS WRC 46m 48.5s M
2. Kevin Abbring Hyundai Motorsport i20 WRC +0m 18.7s
3. Jari-Matti Latvala Volkswagen Motorsport Polo R WRC +0m 22.9s M
4. Mads Ostberg Citroen Total Abu Dhabi WRT DS 3 WRC +0m 38.8s M
5. Robert Kubica Ford Fiesta RS WRC +0m 40.3s
6. Stephane Sarrazin Ford Fiesta RS WRC +0m 43.1s M
7. Andreas Mikkelsen Volkswagen Motorsport II Polo R WRC +0m 44.5s M
8. Kris Meeke Citroen Total Abu Dhabi WRT DS 3 WRC +0m 47.0s M
9. Bryan Bouffier M-Sport WRT Ford Fiesta RS WRC +1m 04.8s M
10. Hayden Paddon Hyundai Motorsport N i20 WRC +1m 14.9s M

Other(s)

11. Ott Tanak M-Sport WRT Ford Fiesta RS WRC +1m 15.9s M
12. Stephane Lefebvre Citroen Total Abu Dhabi WRT DS 3 WRC +1m 39.9s M
13. Dani Sordo Hyundai Motorsport i20 WRC +1m 56.6s M
14. Martin Prokop Jipocar Czech National Team Ford Fiesta RS WRC +2m 15.2s M
15. Craig Breen Peugeot 208 T16 +2m 24.7s WRC2
16. Julien Maurin Ford Fiesta RRC +2m 28.1s WRC2
17. Esapekka Lappi Skoda Fabia R5 +2m 34.9s WRC2
55. Sebastien Ogier Volkswagen Motorsport Polo R WRC +9m 44.0s M*


WRC2 standings after Stage 3 (Top 3):

1. Craig Breen Peugeot 208 T16 49m 13.2s WRC2
2. Julien Maurin Ford Fiesta RRC +0m 03.4s WRC2
3. Esapekka Lappi Skoda Fabia R5 +0m 10.2s WRC2


Notable retirements:

SS1. Thierry Neuville Hyundai Motorsport i20 WRC Hit a bridge M*
SS3. Pontus Tidemand Skoda Fabia R5 Suspension WRC2
SS3/SS4. Sebastien Ogier Volkswagen Motorsport Polo R WRC Technical M*

*denotes will re-start on Saturday under Rally 2.

M denotes Manufacturer entry

all times unofficial

Thursday, 21 May 2015

#preview WRC Rally Portugal 2015

Halo..!


Setelah vakum sebulan, sirkus WRC hadir lagi, dan kali ini di Portugal, Rally Portugal. Dan event kali ini spesial. Apa itu? Ini dia:

The Challenge



Pertama kalinya sejak 2001, WRC Rally Portugal kembali ke markas lamanya di Matosinhos, ibu kota Portugal bagian utara, setelah 8 tahun menetap di Algarve di bagian selatan. Meskipun secara garis besar karakteristiknya sama dengan suhu udara dan trek tinggi dengan banyaknya blind crests, pembalap dan navigator akan menjalani semua SS dengan pacenotes baru dan nol pengalaman, kecuali di satu SS yang bernama....



FAFE. Ya, inilah salah satu tempat paling ikonik di dunia reli, dengan hairpin di titik 9.2km dan area jumping di 10.8km ditambah dengan ribuan penonton, Fafe telah mendapatkan tempat di hati setiap pembalap yang pernah melewatinya. Bahkan di 3 tahun terakhir Rally Portugal diselenggarakan di Algarve, organizer membuat ajang Fafe Rally Sprint sebagai "pelipur lara". Tentunya mereka gak perlu lagi lakukan ini.

Dan ada 3 SS yang akan ditayangkan secara live, yaitu:

  1. Day1 SS1 (SSS Lousada): Kamis, 21 Mei 2015 19.01 waktu setempat (GMT +1) / Jumat, 22 Mei 2015 01.01 WIB
  2. Day4 SS14 (Fafe): Minggu, 24 Mei 2015 08.08 waktu setempat / 14.08 WIB
  3. Day4 SS16 (Fafe Power Stage): Minggu, 24 Mei 2015 11.08 waktu setempat / 17.08 WIB
Semuanya (kemungkinan besar) ditayangkan di MNC Sports (lupa yang berapa), kalo gak, ya streaming aja.

Attention Please..!


Setelah dominasi Volkswagen runtuh di Argentina, bisa dibilang persaingan semakin merata. Ya, Sebastien Ogier tetap harus diwaspadai, tapi setidaknya lawan-lawannya punya sesuatu untuk melawannya. Pertama, Citroen yang sedang berada dalam momen bagus setelah kemenangan 1-2 bulan lalu di Argentina, ditambah lagi dengan sejumlah upgrade di mobil DS-3 membuat Kris Meeke-Mads Ostberg siap menyabetnya lagi.


Kedua, M-Sport. Ya, mereka bukan tim full pabrikan seperti yang lainnya, tapi mereka akan menerjunkan mobil Ford Fiesta RS WRC Evo2, yang diklaim 80%-nya berubah, terutama di mesinnya yang murni dibuat oleh M-Sport (dengan bantuan teknis dari Ford). Dan sama seperti Citroen, M-Sport juga punya momen bagus dengan podium di Argentina. Semua pembalap Ford (kecuali Henning Solberg) akan balapan dengan mobil baru. Ya, termasuk Robert Kubica, yang kembali ke WRC setelah mengundurkan diri di Argentina.

Bagaimana dengan Hyundai dan VW? Hyundai juga sudah siap setelah 6 hari tes intensif di sekitaran Matosinhos, hanya saja setelah Thierry Neuville terjungkal 2 kali di Meksiko dan Argentina membuat posisi Hyundai kini terancam setelah dikudeta Citroen di posisi kedua di klasemen, dan M-Sport juga membayangi.


Volkswagen pun punya 2 hal yang patut dikhawatirkan: Pertama,  masalah fuel injection, yang membuat Ogier-Latvala harus tersungkur di Argentina. Kedua, sudah 4 bulan sejak Latvala mencetak poin. Ya, di 3 reli selanjutnya selalu DNF dan nihil poin. Ini adalah kesempatannya untuk bangkit, atau harus menyerah lebih awal untuk gelar.

Selain itu, hampir semua pembalap tidak punya pengalaman sama sekali membalap di Portugal Utara, kecuali satu: Henning Solberg. Dia tampil 2 kali di tahun 2000-2001, dan keduanya berakhir lebih awal.


Sementara itu di kategori WRC-2, Stephane Lefebvre kembali setelah Rally Meksiko (di Argentina dia tidak berkompetisi di WRC-2) diikuti dengan Craig Breen dan Yazeed Al-Rajhi. Tapi yang jadi pusat perhatian adalah Skoda, yang akan menurunkan mobil baru mereka, Fabia R5 untuk pertama kalinya di reli internasional, dengan pembalap muda Finlandia, juara Euro Rally Championship 2014 Esapeka Lappi menjadi jokinya.

Dan WRC-3 dengan Junior WRC kembali sejak Rallye Monte Carlo Januari silam. Beberapa pembalap masa depan seperti Quentin Gilbert, Teemu Sunninen (development driver Toyota) dan Ole-Christian Veiby, yang baru saja finish di podium di Euro RX di Belgia minggu lalu. Semua pembalap di kedua kategori ini menggunakan mobil 2WD Citroen DS3 R3T.

Thursday, 14 May 2015

#FlatOutNews Rally Edisi 13: Technical Frenzy (#TerimaKasih5000v)

Halo..!

Sebelum WRC Rally Portugal digelar akhir bulan ini, ada beberapa berita menarik, dan kali ini lebih condong ke mobil, alias banteng, alias banteng ganas.

1. Another DS3 Update

Tim Citroen kini bersiap untuk menuntaskan tahap kedua dari 3 pengembangan mobil DS3 mereka musim ini. Setelah mesin ala mobil WTCC Citroen C-Elysee dan paddle shifters dicangkok, kini mereka melakukan perubahan kosmetik:


Perubahan pertama yang paling jelas adalah berubahnya corak mobil dari putih-emas menjadi hitam-abuabu, dengan warna merah ala perusahaan minyak Prancis Total dan putih khas Abu Dhabi tetap hadir. Agar mobil para pembalap Citroen semakin terlihat dari jauh, unsur-unsur warna hijau ditambahkan di area air box, endplate sayap belakang, kaliper rem dan di bawah lampu utama, yang  juga memakai lampu LED untuk pertama kali.

Selain itu, untuk membedakan mobil 1 pembalap dengan yang lainnya, di bagian atap dan kaca spion diberikan warna yang berbeda di setiap mobilnya:

Warna putih untuk Kris Meeke-Paul Nagle...
...abu-abu, dengan kaca spion hitam buat Mads Ostberg-Jonas Andersson....
...dan merah buat Khalid Al Qassimi-Chris Patterson. Ini juga akan muncul di MERC
And, I haven't finished yet. Pengembangan mobil DS3 WRC akan masuk ke tahap kedua, kali ini di sektor A.E.R.O.D.I.N.A.M.I.K.A, khususnya di bagian depan. Rupanya sayap belakang baru gak cukup, jadi mereka melakukan ubahan di bumper depan.

LAMA
BARU
Bisa disimpulkan bahwa wheel arch di samping ban menjadi lebih lebar, dan lebih menjorok ke kaca spion pintu, yang dapat mengurangi drag yang dapat menambah kestabilan saat melintasi trek lurus, dengan kecepatan tinggi. Tren ini pertama kalinya diterapkan oleh Volkswagen Polo R WRC, dan kemudian diikuti Hyundai dengan i20 WRC. Itu berarti hanya Ford Fiesta RS yang belum menerapkan konsep ini.

2. Evolution Fiesta siap beraksi


Dan Citroen tidak sendirian soal mobil baru, karena M-Sport telah menyelesaikan pengembangan Ford Fiesta RS WRC Evo2 dan siap menunjukkan taringnya di Rally Portugal minggu depan.

Meskipun kelihatannya masih sama dengan versi lama, M-Sport mengklaim 80% dari mobil ini berubah (ya, 20%-nya itu bodywork), mulai dari engine bay, posisi radiator, intercooler, transmisi, sistem elektronik, differential sampai posisi kabel pun disempurnakan. Bos M-Sport, Malcolm Wilson mengklaim bahwa mobil ini telah menembus 5000km selama tes, yang menjadikan mobil ini menempuh kilometer paling banyak dibandingkan dengan Escort WRC, Focus RS, dan Fiesta RS pertama.


Sebanyak 5 mobil Fiesta RS Evo2 sudah siap untuk dibawa ke Portugal, dengan duo M-Sport Elfyn Evans-Ott Tanak beserta dengan pembalap privat Martin Prokop dan Lorenzo Bertelli akan mengemudikan mobil ini. Lalu gimana dengan mobil kelima??

Sebenarnya Robert Kubica juga sudah dijamin dapat, hanya saja keputusannya untuk mundur dari Rally Argentina bulan lalu diyakini membuat hubungannya dengan tim A-STYLE, yang mengoperasikan RK WRT merenggang. Hal ini juga sempat membuat Kubica diyakini menerima tawaran untuk kembali ke balapan sirkuit, meskipun dia sendiri menertawakan rumor tersebut.

Ada kemungkinan Kubica akan kembali ke pangkuan M-Sport, dan menerima paket FIesta Evo2

3. Piye Kabare Skoda?


Skoda pun tidak mau ketinggalan,kali ini mereka siap menerjunkan all-new Fabia R5 untuk pertama kalinya di event internasional, di WRC Rally Portugal minggu depan di kategori WRC-2.

Fabia R5 mengambil alih tanggung jawab dari Fabia S2000, yang telah memberikan banyak kemenangan dan gelar di Eropa, Asia bahkan dunia. Mempunyai DNA yang sama dengan Volkswagen Polo, mesin1.6L dengan turbo 32mm menggantikan mesin 2L N/A, dengan lebih banyak komponen-komponen asli pabrik yang dipertahankan, membuat mobil ini, dan mobil-mobil sekelas seperti Ford Fiesta R5, Peugeot 205 R5, dll....dan lebih cepat.

Are You Ready??

4.  #TerimaKasih5000v

Akhirnya....BLOG INI MEMCAPAI 5000 VIEWERS...!
Puji syukur bagi Tuhan, dan terima kasih banyak buat kalian semua...karena tanpa kalian, blog ini tidak akan berkembang secepat ini....

But, before that, credits to Los Minidrivers for this mascot....
Yep, inilah maskot saya, dan blog ini....dan masih Work In Progress..

Tuesday, 21 April 2015

#preview: WRC Rally Argentina 2015

iHola...!


Reli keempat di World Rally Championship diselenggarakan di kawasan Cordoba,Argentina mulai kamis ini, 23-26 April 2015, dan ya, membuatmu harus nekat begadang kalo benar-benar niat ikuti progress-nya. Kalopun nekat, tenang saja, kamu tidak akan dikecewakan sama semua soal Rally Argentina kali ini kecuali dominasi Sebastien Ogier, jelas. Inilah faktor-faktor yang membuat reli ini tetap awet di kalender WRC:

The Challenge

Sorry foto rutenya beda karena bukan dari FIA
Satu-satunya reli yang dihelat di Amerika Selatan, Argentina, yang menggelar event WRC sejak 1980 ini langsung merebut hati para kontestan karena lintasannya yang "menyenangkan" karena banyaknya genangan air yang ada di setiap SS-nya di pegunungan Sierras de Cordoba. Soal kecepatan rata-ratanya, meskipun salah satu terendah di kalender WRC, mereka mempunyai area jumping tercepat, dan fans yang sama gilanya dengan mereka yang berada di stadion menonton Lionel Messi dkk.

Rutenya juga bisa buat para pembalap pusing, karena kadang-kadang melewati lintasan cepat dengan gravel halus, tapi kadang pula melintasi lintasan di pegunungan berbatu, yang dapat merusaki mobil. 1 hal yang semaking memusingkan mereka adalah sebagian rutenya rusak karena banjir. Anyway, ada beberapa SS yang akan ditayangkan live, tapi saya belum dapatkan jadwalnya. Nanti kalo udah ada, aku akan share. OK?

Attention Please..!


Haruskah saya skip pembicaraan tentang Sebastien Ogier dengan Volkswagen? Sepertinya IYA. Satu-satunya kekhawatiran bos tim Jost Capito adalah Jarri-Matti Latvala, yang nihil poin di Swedia dan Meksiko. Akankah dia mampu mengulangi kemenangannya musim lalu? Semoga saja.

Khusus buat Citroen dan M-Sport, reli ini akan jadi sesi testing buat mereka, yang akan melakukan upgrade di DS3 WRC dan Fiesta RS WRC sebelum Rally Portugal. Hyundai malahan sudah upgrade duluan, dengan paddle-shifter sudah terpasang di mobil i20 WRC besutan Thierry Neuville dan Dani Sordo (Hayden Paddon tetap akan menggunakan girboks sequential). Hanya saja, kita tidak akan melihat i20 generasi terbaru sampai tahun depan, jadi sabar saja.


Selain itu, pembalap asal UAE, Khalid Al-Qassimi akan menjalani reli pertamanya sejak Sardinia musim lalu. Berita mengejutkan justru datang dari Robert Kubica, yang memutuskan mengundurkan diri dari Rally Argentina, demi merestruktur tim dan mobil agar siap di Portugal bulan depan (Atau mau memperpanjang kumisnya?).

Sementara itu di kategori WRC-2, Abdulaziz Al-Kuwari kembali tampil setelah Meksiko, dengan beberapa pembalap reguler seperti Yuriy Protasov dan Nicholas Fuchs. Yang akan tampil dengan fasilitas wildcard adalah duo Paraguay S. Diego Dominguez dan Miguel Zaldivar. Juara WRC-2 Monte Carlo, Stephane Lefebvre juga akan bermain dengan Citroen DS3 R5-nya, tapi tidak akan mendapatkan poin dan lebih tertuju ke testing dan mengali pengalaman.

Tidak ada pembalap kategori WRC-3 dan Junior WRC yang tampil di Argentina.

Sunday, 8 March 2015

#day3 Rally Mexico 2015: zzzzzzzzz......LATVALA.....OUT

Halo...zz........!!

Setelah hari pertama dan kedua Rally Meksiko 2015 berlangsung dramatis, kali ini..ehm...sedikit dramatis, tapi tetap berefek signifikan di klasemen nantinya. Ini alasannya:


Seperti biasa, Sebastien Ogier belum tergoyahkan dari posisi pertama bahkan sejak Monte Carlo 2 bulan lalu, tapi justru rekannya, Jari-Matti Latvala lah yang kena sial di SS12, setelah menghantam batu dan merusaki suspensi belakang-kirinya membuat kansnya untuk juara dunia musim ini semakin kecil. Entah kenapa, banyak sekali pembalap yang kena "kutukan" Meksiko, tapi Ogier sepertinya kebal sama kutukan itu.

Alhasil, Mads Ostberg naik ke posisi 2, dikuntit oleh kompatriotnya Andreas Mikkelsen. Elfyn Evans dengan nyamannya ada di P4, sementara itu Dani Sordo sejauh ini tampil hebat meskipun masih merasakan sakit di bahunya, dengan memenangi SS13, tapi terpaksa nyerah dari Evans setelah mengalami pecah ban 2 SS setelah itu. Martin Prokop melengkapi deretam mobil WRC di 10 besar dengan posisi 6.


4 tempat tersisa dikuasai oleh pembalap WRC-2. Yuriy Protasov sempat memimpin sebelum mesinnya menyerah di SS16, memberikan jalan kepada Raja Dakar, Nasser Al-Attiyah yang dengan nyamannya unggul 7 menit dari Nicolas Fuchs dan Jari Ketomaa, dan Abdulaziz Al-Kuwari melengkapi 10 besar, meskipun harus waspada dengan Thierry Neuville yang sudah mendekatinya, dan jagoan lokal Benito Guerra di posisi 12.

3 pembalap yang terusir dari hari pertama yaitu Kris Meeke, Robert Kubica dan Hayden Paddon masih berjuang untuk setidaknya keluar dari 20 besar. Kubica sempat memenangi SS14 (3 reli berturut-turut Kubica mampu memenangi setidaknya 1 SS), tapi 2 kali pecah ban di SS16 dan SS17 lagi-lagi menyudutkannya. Setidaknya masih beruntung.

Menemani Latvala di Rally-2 hari terakhir ada Ott Tanak. Meskipun mobilnya berhasil diperbaiki setelah berendam di danau selama 9 jam, malfungsi di sensor mesin membuatnya tidak mampu menjalani 1 SS pun hari ini.

2015 Rally Mexico: Overall standings after Stage 18 (Top 10):

1. Sebastien Ogier Volkswagen Motorsport Polo R WRC 3h 33m 27.4s M
2. Mads Ostberg Citroen Total Abu Dhabi WRT DS 3 WRC +1m 15.2s M
3. Andreas Mikkelsen Volkswagen Motorsport II Polo R WRC +1m 19.7s M
4. Elfyn Evans M-Sport WRT Ford Fiesta RS WRC +2m 28.6s M
5. Dani Sordo Hyundai Motorsport i20 WRC +4m 10.6s M
6. Martin Prokop Jipocar Czech National Team Ford Fiesta RS WRC +4m 39.6s M
7. Nasser Al-Attiyah Ford Fiesta RRC +10m 43.9s WRC2
8. Nicolas Fuchs Ford Fiesta R5 +18m 34.5s WRC2
9. Jari Ketomaa Ford Fiesta R5 +19m 39.5s WRC2
10. Abdulaziz Al-Kuwari Ford Fiesta RRC +19m 49.1s WRC2

Other(s):

11. Thierry Neuville Hyundai Motorsport i20 WRC +22m 23.8s M
12. Benito Guerra Jr. Ford Fiesta RS WRC +24m 30.2s
13. Simone Tempestini Subaru Impreza STi +27m 31.6s WRC2


WRC2 standings after Stage 18 (Top 3):

1. Nasser Al-Attiyah Ford Fiesta RRC 3h 44m 11.3s WRC2
2. Nicolas Fuchs Ford Fiesta R5 +7m 50.6s WRC2
3. Jari Ketomaa Ford Fiesta R5 +8m 55.6s WRC2


Notable retirements:

SS3. Ott Tanak M-Sport WRT Ford Fiesta RS WRC Went off M*
SS4. Kris Meeke Citroen Total Abu Dhabi WRT DS 3 WRC Went off M*
SS4. Hayden Paddon Hyundai Motorsport N i20 WRC Suspension damage M*
SS4. Robert Kubica RK WRT Ford Fiesta RS WRC Stopped M*
SS8. Thierry Neuville Hyundai Motorsport i20 WRC Rolled M*
SS8. Lorenzo Bertelli Ford Fiesta RS WRC Stopped M*
SS8/9. Benito Guerra Jr. Ford Fiesta RS WRC Stopped*

SS11. Ott Tanak M-Sport WRT Ford Fiesta RS WRC Retired before test M*
SS12. Lorenzo Bertelli Ford Fiesta RS WRC Stopped M
SS12. Jari-Matti Latvala Volkswagen Motorsport Polo R WRC Lost a wheel M**
SS16. Yuriy Protasov Ford Fiesta RRC Engine WRC2

*denotes re-started under Rally 2 on Saturday
**denotes will re-start under Rally 2 on Sunday

M denotes Manufacturer entry

Saturday, 7 March 2015

#day1 (and 2) WRC Rally Mexico 2015: KABOOOORRRR....

Halo...!
Hari pertama...ehm, dengan hari kedua Reli Meksiko baru saja selesai tadi pagi, bisa dibilang banyak sekali aksi (dan 1 momen mendebarkan) yang terjadi. Apa saja itu? Ini dia:


2 SS pertama di malam hari berlangsung dengan normal, SS3, SS gravel pertama, adalah tempat dimana semuanya menjadi serba salah. Itu semua dimulai dengan Ott #TiTanak terjun bebas ke danau di SS3, menyebabkan chaos di seisi paddock. Untungnya, Tanak dan navigator Raigo Molder OK, tapi baru 10 jam kemudian Ford Fiesta WRC-nya dikeluarkan dari genangan air dan untungnya, mobilnya dapat diperbaiki dan siap untuk beraksi lagi lewat regulasi Rally-2. (Kronologi Foto-fotonya akan menyusul).

SS4 di El Chocolate, dan kali ini memakan 3 "korban" sekaligus, yaitu Kris Meeke, Hayden Paddon, dan...ya, kamu tahu lah siapa, Robert Kubica. Penyebabnya?
  • Meeke kecelakaan HANYA 1.5km dari garis start
  • 1.5+1.5 km buat Paddon untuk merusak suspensinya
  • Kubica? 18km, dia stop, dan menghilang...eh tau-taunya udah di service park
 Di SS8, yang ironisnya juga berada di El Chocolate, 3 pembalap lagi jadi korban. Ban pecah membuat Neuville terjungkal di dekat garis finish, Lorenzo Bertelli 2 kali pecah ban (dan hanya ada 1 ban cadangan), dan jagoan lokal Benito Guerra menghantam pohon dan merusaki suspensi dan drive shaft-nya.


Di sisi lain, Sebastien Ogier kabur dan memimpin dengan selisih 13.5 detik dari rekannya Jari-Matti Latvala, yang cukup beruntung meraih posisi kedua setelah Neuville kandas. Mads Ostberg menjaga kans Citroen untuk podium pertama musim ini, dikuntit oleh Andreas Mikkelsen. Rekan setim Tanak, Elfyn Evans masih bebas dari masalah untuk posisi 5, diikuti oleh Dani Sordo (yang mengalami masalah dengan girboks), dan Martin Prokop. 3 pembalap kategori WRC-2 melengkapi 10 besar. Yuriy Protasov unggul dari Nasser Al-Attiyah dan Nicholas Fuchs memberikan sedikit senyum bagi publik Meksiko.

Oke, ini dia kronologi kecelakaannya #TiTanak:


Kalo diperhatikan baik-baik, Tanak salah menegosiasikan tikungan cepat dengan terlalu cepat memasuki fast chicane yang berujung terjun bebas ke danau. Oke, tau kan maksudku pake nama #TiTanak?

Tanak dan Raigo Molder dengan cepat menyelamatkan diri. Oke, lain kali pacenotes-nya dilaminating aja....

Sembari menunggu mobilnya kembali, Tanak dan M-Sport melakukan investigasi terhadap kecelakaan tersebut. Ehm, kamu khawatir dengan mobilmu atau boneka bebekmu, Ott?


...dan Malcolm Wilson tahu hukuman yang pas.

...dan juga menunggu pacenotes dikeringkan.

Gak ada yang bisa kalahkan beras soal penyerapan air...

Fiesta RS WRC milik Tanak sudah sampai di service park. Secara kelihatan hanya rusak di kaca depan dan suspensi tapi yang menjadi masalah adalah genangan air yang bisa merusaki seisi mobil.

MULAI..! Overnight Service mempunyai jatah waktu 3 jam, tapi tetap sulit dengan kerusakan seperti ini.

Bau....

 Setidaknya bebeknya Tanak selamat. Mungkin dia lelah.

pasang stiker....

Inilah yang membuat M-Sport tetap disegani di WRC. DEDIKASI. 30 menit tersisa dan mesin dijalankan....IT WORKS...!

6 menit...bersih-bersih....

WELL DONE...! Mobil sudah OK, dan siap untuk Hari ketiga


2015 Rally Mexico: Overall standings after Stage 10 (Top 10):

1. Sebastien Ogier Volkswagen Motorsport Polo R WRC 1h 45m 03.0s M
2. Jari-Matti Latvala Volkswagen Motorsport Polo R WRC +0m 13.5s M
3. Mads Ostberg Citroen Total Abu Dhabi WRT DS 3 WRC +0m 29.5s M
4. Andreas Mikkelsen Volkswagen Motorsport II Polo R WRC +0m 45.2s M
5. Elfyn Evans M-Sport WRT Ford Fiesta RS WRC +1m 03.9s M
6. Dani Sordo Hyundai Motorsport i20 WRC +1m 40.6s M
7. Martin Prokop Jipocar Czech National Team Ford Fiesta RS WRC +2m 03.5s M
8. Yuriy Protasov Ford Fiesta RRC +4m 32.4s WRC2
9. Nasser Al-Attiyah Ford Fiesta RRC +4m 46.9s WRC2
10. Nicolas Fuchs Ford Fiesta R5 +6m 30.8s WRC2

Other(s):

11. Jari Ketomaa Ford Fiesta R5 +7m 04.1s WRC2


WRC2 standings after Stage 10 (Top 3):

1. Yuriy Protasov Ford Fiesta RRC 1h 49m 35.4s WRC2
2. Nasser Al-Attiyah Ford Fiesta RRC +0m 14.5s WRC2
3. Nicolas Fuchs Ford Fiesta R5 +1m 58.4s WRC2


Notable retirements:

SS3. Ott Tanak M-Sport WRT Ford Fiesta RS WRC Went off M
SS4. Kris Meeke Citroen Total Abu Dhabi WRT DS 3 WRC Went off M
SS4. Hayden Paddon Hyundai Motorsport N i20 WRC Suspension damage M
SS4. Robert Kubica RK WRT Ford Fiesta RS WRC Stopped M
SS8. Thierry Neuville Hyundai Motorsport i20 WRC Rolled M
SS8. Lorenzo Bertelli Ford Fiesta RS WRC Stopped M
SS8/9. Benito Guerra Jr. Ford Fiesta RS WRC Stopped

M denotes Manufacturer entry