Showing posts with label Argentina. Show all posts
Showing posts with label Argentina. Show all posts

Saturday, 23 April 2016

#Day2 WRC Rally Argentina 2016: FATALITY!

Hari kedua di Rally Argentina 2016 diwarnai dengan pertarungan alot antara Sebastien Ogier dan Hayden Paddon.

Thursday, 21 April 2016

#Preview WRC Rally Argentina April 21-24 2016


Setelah vakum selama lebih dari 1 bulan, para pembalap, co-driver, kru tim dan kru World Rally Championship mempersiapkan diri mereka masing-masing untuk seri keempat di Argentina, satu-satunya reli WRC yang digelar di Amerika Selatan.

Drivers = Adventure, Spectators = Fiesta

Rally Argentina merupakan salah satu reli yang paling ikonik di WRC. Sama seperti Rally Meksiko, reli ini juga digelar di pegunungan Sierra di dekat kota Cordoba, meskipun tidak setinggi pegunungan Meksiko.


Tapi tetap saja, jalanannya yang tergolong berpasir dengan sedikit batu-batuan yang berhamburan, ditambah dengan genangan air yang dapat dijumpai beberapa kali di 1 SS membuat reli ini layak masuk ke salah satu yang terbaik.


Reli ini digelar pada musim gugur di belahan selatan dapat membuat kabut, dan bahkan salju turut membuat para pembalap dan co-driver harus waspada.

Selain itu ada juga 1 faktor eksternal yang membuat reli ini terkenal: penonton. Banyak orang-orang yang hadir di hampir setiap SS, dan mereka dengan antusias mendengarkan radio, melihat live feed di media sosial, dan menyanyikan yel-yel seperti mereka mendukung klub sepakbola kesayangan mereka.


Tidak jarang juga kita melihat orang-orang berkemah dekat dengan lokasi reli, membuat pesta BBQ kecil-kecilan, dan menyanyi seperti orang yang tidak mempunyai masalah dalam hidupnya.

Oke, kita kembali ke relinya.


Rally Argentina berpusat di Villa Carlos Paz, 700 km dari ibukota Buenos Aires, dan 36 km dari kota Cordoba. Reli ini akan dimulai pada kamis malam waktu setempat di Street Stage di Kota Cordoba, sebelum kemudian di pagi harinya kompetitor akan melahap 8 SS di desa Santa Rosa de Calamuchita di bagian selatan. Jalanan di sana tergolong cepat dan halus, dan beberapa jalan di antaranya tidak pernah dilewati selama setidaknya 4 tahun lamanya.

Sedangkan rute di hari ketiga terletak lebih dekat dengan VIlla Carlos Paz. Sama seperti di hari kedua, jalanan di sana juga tergolong cepat dan halus, dan beberapa di antaranya juga tidak pernah dilewati sejak tahun 2012 silam.


Hari terakhir menyajikan rute yang jauh berbeda dengan hari-hari sebelumnya. Sebanyak 3 SS digelar di pegunungan Tralasierra, menyajikan jalanan yang sempit, penuh dengan ranjau batu yang siap menerkan mangsanya. Hari tersebut dimulai di El Condor yang ikonik, diikuti dengan SS ikonik lainnya di Giulio Cesare. El Condor, yang mempunyai panjang 16.32 km kemudian menggelar Power Stage.

Game, ON(?)


Kemenangan di Meksiko bulan Maret silam jelaslah merupakan suatu hal yang layak diterima Jari-Matti Latvala setelah 2 seri pertama nihil poin. Kini Latvala akan berjuang untuk meraih kemenangan No. 2 di Argentina, atau setidaknya berada di depan Sebastien Ogier.

Karena dia tahu kalau Ogier berada di depan, sulit untuk mengejarnya.


Ogier, however had nothing to lose. Dia akan mencoba untuk mempertahankan keunggulan 35 poin dari Mads Ostberg. Sementara itu Andreas Mikkelsen akan memakai taktik seperti yang biasanya dia gunakan: Pounch when somebody made mistake.
Hyundai akan mencoba inovasi baru di i20 WRC '16 yang akan digunakan oleh Thierry Neuville, Dani Sordo, dan Hayden Paddon: Angled Mud Flaps. Lembaran Karet yang umumnya dipasang tepat di belakang ban belakang tersebut dibuat lebih besar sampai ke luar bumper belakang.

Selain itu ekstensi mud flap tersebut diarahkan ke atas sayap belakang, yang bertujuan untuk mengalirkan udara ke spoiler tersebut, dan menambah downforce.


Sejauh ini Sordo dan Paddon melakukan pekerjaan yang bagus, tapi Neuville masih kesulitan untuk tunjukkan performa terbaiknya, yang hilang sejak tahun 2015 silam. Setelah podium di Monte Carlo, dia hanya finish ke-14 di Swedia dan gagal finish di Meksiko.


Sementara itu M-Sport sedang berada dalam mood yang bagus. Selain sukses mencatat rekor points finish ke-200 secara berturut-turut di WRC (Sejak Carlos Sainz di Monte Carlo 2002 dengan Focus RS WRC), mereka juga baru saja meluncurkan Ford Focus RS RX untuk berkompetisi di FIA World Rallycross Championship bersama Ford Performance dan Hoonigan Racing Division.


Mads Ostberg saat ini berada di posisi kedua di klasemen sementara. Hasil bagus di Argentina turut membantunya untuk setidaknya menyegel tempat tersebut, meskipun Ostberg merupakan pembalap yang lebih suka konsisten dan sebisa mungkin menyelesaikan reli ketimbang pushing to the limit, yang beresiko lebih besar.


Sementara itu Eric Camilli akan tampil di Argentina untuk pertama kalinya, jadi seperti di Meksiko, mengambil pengalaman di reli ini akan sangat berguna untuk tahun-tahun mendatang.
Musim lalu Citroen sukses finish 1-2, dengan Kris Meeke meraih kemenangan pertamanya di WRC. Meeke dan tim Abu Dhabi Total WRT akan absen di Argentina tahun ini, tapi PH-Sport selaku pelaksana tugas Citroen untuk musim ini akan menurunkan 2 DS3 WRC untuk 2 pembalap lokal, Marcos Ligato dan Jose Alberto Nicholas.

Sejauh ini Ott Tanak merupakan pembalap privateer terbaik, dengan selalu berada di Top 10 dalam 3 reli pertama di musim ini. Martin Prokop absen, sementara itu Henning Solberg kembali hadir di Service Park dengan Ford Fiesta RS WRC. Lorenzo Bertelli dan Valeriy Gorban juga akan berkompetisi di reli ini.


Pemimpin klasemen WRC-2 Elfyn Evans kembali setelah absen di Meksiko, tempat dimana dia meraih podium pertamanya di WRC. Semua saingan utamanya dalam perebutan gelar juara absen, jadi dia punya kesempatan untuk mencetak Hattrick kemenangan di musim ini.

Peserta Rally Argentina yang berada paling dekat dengan Evans di klasemen WRC-2 adalah Hubert Ptaszek. Pembalap asal Polandia tersebut pindah ke Peugeot Team Slovakia sejak Rally Meksiko (dimana dia finish kedua), dan sejak Rally Swedia dia ditemani oleh Maciek Szczepaniak, mantan co-driver Robert Kubica.
Pembalap asal Peru Nicolas Fuchs akan ikut serta, dimana co-driver-nya Fernando Mussano berasal dari Argentina. Culture & Sports Qatar RT merupakan satu-satunya tim yang akan menerjunkan 2 pembalapnya sekaligus di reli ini, dimana Abdulaziz Al-Kuwar (Skoda Fabia R5) akan bertarung bersama Khalid Al-Suwaidi (Ford Fiesta R5).

WRC-3? Well, Michel Fabre akan (kembali) menjadi satu-satunya pembalap yang akan berkompetisi di kelas ini.

Monday, 27 April 2015

#LastDay WRC Rally Argentina 2015: FINALLY...!

iHola..!

Usai sudah penantian Kris Meeke dan Citroen untuk kembali ke podium teratas di WRC, dan meskipun hanya 2 SS yang dijalankan, dan kedua-duanya berada di El Condor, tetap saja ada beberapa yang terjungkal.


Meeke dan navigator Paul Nagle menaklukkan 2 SS dengan santai untuk memenangkan Rally Argentina kali ini, menjadi pembalap Britania Raya keempat yang berada di podium tertinggi, bergabung dengan mendiang Colin Clark, Colin McRae dan Richard Burns, pembalap Citroen pertama yang menang sejak Dani Sordo di Jerman 2013, dan pembalap Britania Raya pertama yang memenangkan event WRC sejak mendiang Colin McRae dan Nicky Grist di Safari Rally 2002. Dia unggul 18 detik dari rekannya Mads Ostberg, JUGA menjadi kemenangan 1-2 pertama bagi Citroen sejak Sebastien Loeb-Mikko Hirvonen di Finlandia 2012.

Pertama kali menang di kasta tertinggi sejak 13 tahun silam, Meeke pun merayakan kemenangannya dengan emosional. "Apa yang saya harus katakan?? Perjalanan ke sini sangatlah panjang, dan seseorang yang sangat membantuku tidak berada di sini...". Siapakah dia? Akan terjawab di akhir artikel ini.

Ostberg juga senang dengan posisi runner-up meskipun sedang sakit, karena dengan itu, ditambah dengan 1 poin di power stage mengangkatnya ke posisi 2 di klasemen. "Ini reli yang keras dan sulit. Kami bekerja keras dan saya juga sedang tidak fit. Mengecewakan ketika kami kehilangan 45 detik di hari pertama, tapi hasil ini sangat bagus".

Reli ini juga sangat berkesan bagi Elfyn Evans, yang meraih podium pertamanya setelah Jari-Matti Latvala harus gugur karena masalah mesin. Ini juga merupakan pertama kalinya duo Britania Raya berada di podium sejak Burns dan McRae menyabet 1-2 di Selandia Baru 2001. Ini juga menjadi booster bagi tim M-Sport, yang akan menurunkan versi Evolution dari Ford Fiesta RS di Portugal bulan depan.


Evans, yang sebelumnya memulai weekend dengan memenangkan Wheel Change Challenge (lomba ganti ban) pun pede menatap Rally Portugal "Kami ingin mengulangi hasil musim lalu (posisi 7 di Argentina 2014) tapi kami juga ingin finish tanpa masalah. Tim memberikanku mobil yang hebat dari awal sampai akhir, dan inilah hasilnya. Saya angkat topi buat Kris dan Paul juga. Mereka melakukan pekerjaan hebat dari awal sampai akhir. Hasil yang hebat buat mereka, dan juga untuk reli Inggris Raya".

Martin Prokop melanjutkan rekor impresifnya dengan 8 finish di zona 10 besar berturut-turut, kali ini dengan posisi 4, menyamai pencapaian terbaiknya. Sementara itu Dani Sordo finish di lima besar meski sempat turun ke posisi 7 di hari ketiga karena masalah teknis, dan Khalid Al-Qassimi melengkapi selebrasi Citroen dengan posisi 6.


Menempati posisi 7 adalah rivalnya Al-Qassimi di Kejuaraan Rally Timur-Tengah, Abdulaziz Al-Kuwari, yang juga berarti menang di kategori WRC-2, diikuti oleh pembalap Paraguay Diego Dominguez, hasil yang bagus buat pembalap tamu, dan Jari Ketomaa melengkapi 3 besar WRC-2, meskipun finish ke-12. Jadi Siapa yang menempati posisi 9 dan 10? Jawabannya adalah duo rival di Kejuaraan Rally Amerika Selatan, Gustavo Saba dan Federico Villagra. SELAMAT, 2 dan 1 poin buat kalian.

Sementara itu awan kelabu menyelimuti Hyundai dan Volkswagen. Hyundai kehilangan Thierry Neuville yang menghantam batu di power stage dan gagal mendekatkan diri ke Sebastien Ogier di klasemen dan harus dikudeta Ostberg, dan Hayden Paddon finish ke-16 setelah insidennya dengan fans kemarin.

Volkswagen lebih memilukan. Datang dengan rekor kemenangan 100%, Sebastien Ogier harus puas dengan 3 poin dari power stage setelah masalah di hari pertama. Dan lebih memalukan bagi mereka adalah Jari-Matti Latvala harus menyerah dari posisi 3 karena masalah teknis, dan 3 reli berturut-turut nihil poin, dan Andreas Mikkelsen senasib dengan Neuville di power stage.

Oke, sampai jumpa di Rally Portugal tanggal 21-24 Mei 2015, dan jangan lewatkan juga #FinalThought World Rallycross of Portugal segera..!

Eh, iya kelupaan soal satu pertanyaan tentang orang dibalik kesuksesan Kris Meeke. Siapakah dia?

It's Colin McRae..! Dialah orang yang selalu men-support Meeke sejak pertemuan pertama mereka di Ford ketika McRae membalap buat mereka dan Meeke bekerja sebagai desainer CAD di M-Sport sampai di Junior WRC sebelum McRae tewas di kecelakaan helikopter tahun 2007 silam. Meeke kemudian menjuarai Intercontinental Rally Challenge (sekarang ERC) 2009 sebelum menapak ke WRC.

 "Ini untuk Colin. Dia membantuku sejak awal, mendukungku secara finansial dan membawaku ke WRC. Tanpanya Saya tidak akan seperti ini. Dialah inspirasiku." Kata Meeke dengan penuh emosional.


YES, IT'S FOR YOU COLIN....#RIP

2015 Rally Argentina: Overall standings after Stage 12 (Top 20):

1. Kris Meeke Citroen Total Abu Dhabi WRT DS 3 WRC 3h 41m 44.9s M
2. Mads Ostberg Citroen Total Abu Dhabi WRT DS 3 WRC +0m 18.1s M
3. Elfyn Evans M-Sport WRT Ford Fiesta RS WRC +3m 27.4s M
4. Martin Prokop Jipocar Czech National Team Ford Fiesta RS WRC +6m 26.1s M
5. Dani Sordo Hyundai Motorsport i20 WRC +11m 14.9s M
6. Khalid Al Qassimi Citroen Total Abu Dhabi WRT DS 3 WRC +11m 19.9s
7. Abdulaziz Al-Kuwari Ford Fiesta RRC +16m 02.6s WRC2
8. Diego Dominguez Ford Fiesta R5 +18m 48.2s WRC2
9. Gustavo Saba Skoda Fabia S2000 +21m 20.6s
10. Federico Villagra Ford Fiesta MR +25m 19.6s

11. Ott Tanak M-Sport WRT Ford Fiesta RS WRC +25m 52.3s M
12. Jari Ketomaa Ford Fiesta R5 +28m 05.8s WRC2
13. Yuriy Protasov Ford Fiesta RRC +29m 25.4s WRC2
14. Miguel-Angel Baldoni Peugeot 208 MR +31m 45.5s
15. Didier Arias Ford Fiesta R5 +32m 41.4s WRC2
16. Hayden Paddon Hyundai Motorsport N i20 WRC +36m 15.3s M
17. Sebastien Ogier Volkswagen Motorsport Polo R WRC +37m 11.5s M
18. Simone Tempestini Subaru Impreza STi +37m 43.0s WRC2
19. Lorenzo Bertelli Ford Fiesta RS WRC +39m 17.0s M
20. Augusto D'Agostini Volkswagen Golf Trend MR +51m 25.0s


Rally Argentina: Power Stage / SS12 (Top 3):

1. Sebastien Ogier Volkswagen Motorsport Polo R WRC 12m 59.6s M
2. Dani Sordo Hyundai Motorsport i20 WRC +0m 09.9s M
3. Mads Ostberg Citroen Total Abu Dhabi WRT DS 3 WRC +0m 10.9s M

NOTE: Top three finishers in Power Stage are awarded bonus points. 1st = 3 points; 2nd = 2 points; 3rd = 1 point


WRC2 standings after Stage 12:

1. Abdulaziz Al-Kuwari Ford Fiesta RRC 3h 57m 47.5s WRC2
2. Diego Dominguez Ford Fiesta R5 +2m 45.6s WRC2
3. Jari Ketomaa Ford Fiesta R5 +12m 03.2s WRC2
4. Yuriy Protasov Ford Fiesta RRC +13m 22.4s WRC2
5. Didier Arias Ford Fiesta R5 +16m 38.8s WRC2
6. Simone Tempestini Subaru Impreza STi +21m 40.4s WRC2
7. Gianluca Linari Subaru Impreza STi +38m 17.4s WRC2


Notable retirements:

SS2. Sebastien Ogier Volkswagen Motorsport Polo R WRC Technical M*
SS2. Lorenzo Bertelli Ford Fiesta RS WRC Stopped M
SS3/4. Andreas Mikkelsen Volkswagen Motorsport II Polo R WRC Technical M*
SS3/4. Hayden Paddon Hyundai Motorsport N i20 WRC Technical M*
SS4. Ott Tanak M-Sport WRT Ford Fiesta RS WRC Lost a wheel M*

SS8. Radik Shaymiev Ford Fiesta R5 Mechanical WRC2
SS9. Stephane Lefebvre Citroen DS3 R5 Mechanical
SS9. Hayden Paddon Hyundai Motorsport N i20 WRC Went off the road M**
SS10. Dani Sordo Hyundai Motorsport i20 WRC Technical M**

SS11. Jari-Matti Latvala Volkswagen Motorsport Polo R WRC Engine M
SS12. Andreas Mikkelsen Volkswagen Motorsport II Polo R WRC Crashed M
SS12. Thierry Neuville Hyundai Motorsport i20 WRC Crashed M
SS12. Nicolas Fuchs Ford Fiesta R5 Mechanical WRC2

M denotes Manufacturer entry
*denotes re-started on Saturday under Rally 2
**denotes expected to re-start on Sunday under Rally 2

all times unofficial 

Sunday, 26 April 2015

#day3 WRC Rally Argentina 2015: The power of Dust

iHola...!

 Sebenarnya ada 4 SS yang dijalankan di hari ketiga Rally Argentina yang penuh dengan debu, tapi hanya 3 saja yang valid. Ada apa gerangan?


Kris Meeke masih dengan santainya menikmati posisi pertama, meskipun error di SS7 membuat keunggulannya menciut sampai 32 detik dari rekannya Mads Ostberg, tercepat ketiga di SS10 cukup untuk menambah keunggulannya menjadi 38 detik. Team Order? "Non non non non...." Kata bos tim Yves Matton. Jari-Matti Latvala masih membayangi di posisi 3.

Sementara itu Elfyn Evans masih nyaman di posisi 4 setelah Dani Sordo mengalami masalah dengan mobilnya di SS10 (SS terakhir), tapi penalti 7 menit dari itu hanya menurunkannya ke posisi 8. Itu hanyalah 1 dari 2 masalah yang Hyundai hadapi. Yang kedua adalah Hayden Paddon mengalami kecelakaan di SS9. Paddon dan navigator John Kennard OK, tapi 6 penonton cedera dengan salah satu diantaranya dirawat di ICU, dan SS9 terpaksa dibatalkan. Rally Argentina dikenal dengan fans yang sangat antusias, tapi itu juga ada efek negatifnya, dan masih diperparah dengan seorang wanita mengalami patah kaki setelah ditabrak Lorenzo Bertelli ketika recce. Bagaimanapun mari berdoa yang terbaik untuk mereka.

Momen sebelum Hayden Paddon menabrak penonton
Thierry Neuville sendiri naik ke posisi 5, Martin Prokop dan Khalid Al-Qassimi berada di posisi 6 & 7 meskipun terpaut 5 dan 10 menit dari Meeke, dan Sordo melengkapi barisan mobil WRC di 10 besar, meskipun out di SS10.

Sementara itu di kategori WRC-2, Abdulaziz Al-Kuwari masih nyaman memimpin, dengan pembalap Paraguay Diego Dominguez dan Jari Ketomaa melengkapi 3 besar. Btw masih ingat dengan aksi heroik Yuriy Protasov kemarin? Ternyata setelah diinvestigasi, mereka dijatuhi hukuman penalti 15 menit dengan alasan:
  • Mengemudi melewati road section dengan 3 roda
  • Navigator Pavlo Cherepin duduk di bagian kap mesin mobil untuk menstabilkan mobil yang nungging sebelah karena kehilangan roda.
Alhasil, dia harus rela turun ke posisi 5, 19 overall.

2015 Rally Argentina: Overall standings after Stage 10 (Top 10):

1. Kris Meeke Citroen Total Abu Dhabi WRT DS 3 WRC 3h 14m 51.7s M
2. Mads Ostberg Citroen Total Abu Dhabi WRT DS 3 WRC +0m 38.6s M
3. Jari-Matti Latvala Volkswagen Motorsport Polo R WRC +1m 03.7s M
4. Elfyn Evans M-Sport WRT Ford Fiesta RS WRC +2m 24.6s M
5. Thierry Neuville Hyundai Motorsport i20 WRC +4m 51.0s M
6. Martin Prokop Jipocar Czech National Team Ford Fiesta RS WRC +5m 39.0s M
7. Khalid Al Qassimi Citroen Total Abu Dhabi WRT DS 3 WRC +10m 34.3s
8. Dani Sordo Hyundai Motorsport i20 WRC +11m 14.9s M#
9. Abdulaziz Al-Kuwari Ford Fiesta RRC +14m 14.6s WRC2
10. Diego Dominguez Ford Fiesta R5 +17m 10.0s WRC2

#Classified under Rally 2

Other(s):

11. Gustavo Saba Skoda Fabia S2000 +19m 20.1s
12. Marcos Ligato Chevrolet Agile MR +21m 01.9s
13. Federico Villagra Ford Fiesta MR +21m 41.7s
14. Andreas Mikkelsen Volkswagen Motorsport II Polo R WRC +25m 02.3s M
15. Jari Ketomaa Ford Fiesta R5 +26m 03.9s WRC2
16. Andreas Mikkelsen Volkswagen Motorsport II Polo R WRC +25m 02.3s M
17. Simone Tempestini Subaru Impreza STi +26m 35.3s WRC2


WRC2 standings after Stage 10 (Top 3):

1. Abdulaziz Al-Kuwari Ford Fiesta RRC 3h 29m 06.3s WRC2
2. Diego Dominguez Ford Fiesta R5 +2m 55.4s WRC2
3. Jari Ketomaa Ford Fiesta R5 +11m 49.3s WRC2


Notable retirements:

SS2. Sebastien Ogier Volkswagen Motorsport Polo R WRC Technical M*
SS2. Lorenzo Bertelli Ford Fiesta RS WRC Stopped M
SS3/4. Andreas Mikkelsen Volkswagen Motorsport II Polo R WRC Technical M*
SS3/4. Hayden Paddon Hyundai Motorsport N i20 WRC Technical M*
SS3/4. Andreas Mikkelsen Volkswagen Motorsport II Polo R WRC Technical M*

SS9. Hayden Paddon Hyundai Motorsport N i20 WRC Went off the road M**
SS10. Dani Sordo Hyundai Motorsport i20 WRC Technical M**

M denotes Manufacturer entry
*denotes re-started on Saturday under Rally 2
**denotes expected to re-start on Sunday under Rally 2

all times unofficial

Saturday, 25 April 2015

#day1 (and 2) WRC Rally Argentina 2015: Adiós Seb..!

iHola..!

 Hari pertama (dan kedua) Rally Argentina 2015 berlangsung dramatis, dan miris. Apa saja yang terjadi? Ini dia:


Volkswagen baru saja menjalani disaster day. Diawali dengan gugurnya Sebastien Ogier (!) karena masalah mesin, dan Andreas Mikkelsen karena pecah ban. Gimana dengan Jari-Matti Latvala? Tenang, dia masih ada di leaderboard, tapi dia juga punya masalah, kali ini transmisinya .

Alhasil, Citroen menggunakan kesempatan ini dengan sempurna, dengan Kris Meeke memimpin dengan keunggulan lebih dari 1 menit dari rekannya Mads Ostberg, meskipun Meeke sempat pecah ban di SS3 dan mesin DS3-nya Ostberg sempat kehilangan tenaga. Latvala melengkapi posisi 3 meskipun transmisinya mogok.


Dani Sordo masih mengumpat di posisi 4, meskipun dia juga punya masalahnya sendiri, kali ini power steering-nya ngadat, dan setelah diperbaiki dia menyabet SS6. Sordo dikuntit oleh Elfyn Evans, 1 dari sedikit pembalap yang sama sekali tidak mengalami masalah di hari pertama. Jauh di belakangnya ada Martin Prokop, yang kali ini dia (lagi-lagi) enjoy and smooth, posisi 6 untuknya. Sementara itu Thierry Neuville bertengger di posisi 7, dimana seharusnya berada di posisi 2 kalau tidak mengalami pecah ban, dan pembalap ketiga Citroen Khalid Al-Qassimi melengkapi top 8.


Sementara itu di kategori WRC-2 terjadi momen unik (dan heroik) ketika roda kanan belakang di Ford Fiesta RRC-nya Yuriy Protasov copot ketika dia memimpin dengan nyaman. Alhasil dia memilih untuk keluar dari mobilnya setelah time control SS3 (lagi) dan berlari menuju stage untuk mengambil kembali roda yang terhilang. Setelah berhasil dipasang kembali di service park, dia dijatuhi hukuman penalti tambahan waktu 3 menit 10 detik, tapi di akhir hari pertama, dia hanya turun ke posisi 2 di kategori WRC-2 (dan 10 overall) dan Abdulaziz Al Kuwari mengambil alih pimpinan.

Di sisi lain, ada 3 pembalap yang menemani Ogier dan Mikkelsen di "kelas" rally-2. Salah satu langganannya Lorenzo Bertelli mengalami kerusakan suspensi, Hayden Paddon dengan kerusakan exhaust manifold, dan Ott TiTanak kembali berurusan dengan air, kali ini dia menghantam batu yang tertutupi air sehingga merusaki suspensinya.

2015 Rally Argentina: Overall standings after Stage 6 (Top 10):

1. Kris Meeke Citroen Total Abu Dhabi WRT DS 3 WRC 1h 44m 47.8s M
2. Mads Ostberg Citroen Total Abu Dhabi WRT DS 3 WRC +1m 08.4s M
3. Jari-Matti Latvala Volkswagen Motorsport Polo R WRC +1m 23.5s M
4. Dani Sordo Hyundai Motorsport i20 WRC +1m 54.2s M
5. Elfyn Evans M-Sport WRT Ford Fiesta RS WRC +1m 59.7s M
6. Martin Prokop Jipocar Czech National Team Ford Fiesta RS WRC +3m 27.4s M
7. Thierry Neuville Hyundai Motorsport i20 WRC +5m 06.2s M
8. Khalid Al Qassimi Citroen Total Abu Dhabi WRT DS 3 WRC +6m 01.8s
9. Abdulaziz Al-Kuwari Ford Fiesta RRC +6m 46.3s WRC2
10. Yuriy Protasov Ford Fiesta RRC +8m 43.3s WRC2

Other(s):

11. Diego Dominguez Ford Fiesta R5 +9m 22.0s WRC2
12. Stephane Lefebvre Citroen DS3 R5 +9m 58.2s WRC2
13. Gustavo Saba Skoda Fabia S2000 +10m 32.6s
14. Federico Villagra Ford Fiesta MR +11m 42.3s


WRC2 standings after Stage 5 (Top 3):

1. Abdulaziz Al-Kuwari Ford Fiesta RRC 1h 51m 34.1s WRC2
2. Yuriy Protasov Ford Fiesta RRC +1m 57.0s WRC2
3. Diego Dominguez Ford Fiesta R5 +2m 35.7s WRC2


Notable retirements:

SS2. Sebastien Ogier Volkswagen Motorsport Polo R WRC Technical M*
SS2. Lorenzo Bertelli Ford Fiesta RS WRC Stopped M
SS3/4. Andreas Mikkelsen Volkswagen Motorsport II Polo R WRC Technical M*
SS3/4. Hayden Paddon Hyundai Motorsport N i20 WRC Technical M*
SS4. Ott Tanak M-Sport WRT Ford Fiesta RS WRC Lost a wheel M*

M denotes Manufacturer entry
*denotes expected to re-start on Saturday under Rally 2

all times unofficial

Thursday, 23 April 2015

BREAKING NEWS: Peringkasan rute WRC Rally Argentina 2015 + paddle shifter Hyundai REVEALED..!

iHola...!


Saya baru saja mendapatkan berita seperti yang ditulis oleh situs resmi WRC bahwa rute Rally Argentina 2015, yang akan diselenggarakan mulai kamis hari ini sampai Minggu 26 April mendatang diringkas karena hujan deras di area San Marcos membuat rutenya menjadi berlumpur, dan beberapa diantaranya tidak bisa dilewati oleh mobil-mobil peserta. Jadi ini dia hasil keputusan penyelenggara:

Lumayan buat para wanita jadikan lulur. Lumayan kan buat kecantikan, toh?
  1. SS3 dan SS5 yang dimulai di Villa Bustos ke Tanti dipotong 0.6 km, jadi 19.71 km. Tapi ini bukan apa-apa kalo kamu liat nomor 2.
  2. SS8 dan SS10, dari San Marcos ke Characato dipangkas dari 56.77 km menjadi 42.50 km. Jadi bye-bye 14.27 km. Kedua SS akan diselenggarakan di hari sabtu pagi dan sore.
Jadi, total rute reli keempat musim ini berkurang 345.70 km menjadi 315.96 km. Tapi tenang saja, tetap akan seru kok, itupun kalo ada pembalap selain Seb Ogier yang menang.

OK, selain itu foto tentang sistem girboks, semi otomatis a.k.a paddle shifter akhirnya terkuak..!



Belum ada info atau keunggulan dari sistem ini dibandingkan mobil-mobil lainnya. Tapi ada 2 hal yang pasti. Pertama, gear selector ini memakai sistem hidrolis, sama seperti yang ada di Volkswagen Polo R WRC dan Ford Fiesta RS WRC. Kedua, HANYA duo Hyundai Shell WRT, Thierry Neuville dan Dani Sordo yang akan memakainya, sedangkan pembalap tim B Hyundai Mobis WRT, Hayden Paddon dan nantinya Kevin Abbring tetap memakai girboks manual sequential. Sabar nak....

Btw, kenapa paddle shifter-nya seperti potongan piring?

Tuesday, 21 April 2015

#preview: WRC Rally Argentina 2015

iHola...!


Reli keempat di World Rally Championship diselenggarakan di kawasan Cordoba,Argentina mulai kamis ini, 23-26 April 2015, dan ya, membuatmu harus nekat begadang kalo benar-benar niat ikuti progress-nya. Kalopun nekat, tenang saja, kamu tidak akan dikecewakan sama semua soal Rally Argentina kali ini kecuali dominasi Sebastien Ogier, jelas. Inilah faktor-faktor yang membuat reli ini tetap awet di kalender WRC:

The Challenge

Sorry foto rutenya beda karena bukan dari FIA
Satu-satunya reli yang dihelat di Amerika Selatan, Argentina, yang menggelar event WRC sejak 1980 ini langsung merebut hati para kontestan karena lintasannya yang "menyenangkan" karena banyaknya genangan air yang ada di setiap SS-nya di pegunungan Sierras de Cordoba. Soal kecepatan rata-ratanya, meskipun salah satu terendah di kalender WRC, mereka mempunyai area jumping tercepat, dan fans yang sama gilanya dengan mereka yang berada di stadion menonton Lionel Messi dkk.

Rutenya juga bisa buat para pembalap pusing, karena kadang-kadang melewati lintasan cepat dengan gravel halus, tapi kadang pula melintasi lintasan di pegunungan berbatu, yang dapat merusaki mobil. 1 hal yang semaking memusingkan mereka adalah sebagian rutenya rusak karena banjir. Anyway, ada beberapa SS yang akan ditayangkan live, tapi saya belum dapatkan jadwalnya. Nanti kalo udah ada, aku akan share. OK?

Attention Please..!


Haruskah saya skip pembicaraan tentang Sebastien Ogier dengan Volkswagen? Sepertinya IYA. Satu-satunya kekhawatiran bos tim Jost Capito adalah Jarri-Matti Latvala, yang nihil poin di Swedia dan Meksiko. Akankah dia mampu mengulangi kemenangannya musim lalu? Semoga saja.

Khusus buat Citroen dan M-Sport, reli ini akan jadi sesi testing buat mereka, yang akan melakukan upgrade di DS3 WRC dan Fiesta RS WRC sebelum Rally Portugal. Hyundai malahan sudah upgrade duluan, dengan paddle-shifter sudah terpasang di mobil i20 WRC besutan Thierry Neuville dan Dani Sordo (Hayden Paddon tetap akan menggunakan girboks sequential). Hanya saja, kita tidak akan melihat i20 generasi terbaru sampai tahun depan, jadi sabar saja.


Selain itu, pembalap asal UAE, Khalid Al-Qassimi akan menjalani reli pertamanya sejak Sardinia musim lalu. Berita mengejutkan justru datang dari Robert Kubica, yang memutuskan mengundurkan diri dari Rally Argentina, demi merestruktur tim dan mobil agar siap di Portugal bulan depan (Atau mau memperpanjang kumisnya?).

Sementara itu di kategori WRC-2, Abdulaziz Al-Kuwari kembali tampil setelah Meksiko, dengan beberapa pembalap reguler seperti Yuriy Protasov dan Nicholas Fuchs. Yang akan tampil dengan fasilitas wildcard adalah duo Paraguay S. Diego Dominguez dan Miguel Zaldivar. Juara WRC-2 Monte Carlo, Stephane Lefebvre juga akan bermain dengan Citroen DS3 R5-nya, tapi tidak akan mendapatkan poin dan lebih tertuju ke testing dan mengali pengalaman.

Tidak ada pembalap kategori WRC-3 dan Junior WRC yang tampil di Argentina.

Thursday, 2 April 2015

#FlatOutNews Rally Edisi 12: WTF (What The Finland)??

Halo..!

Akhirnya setelah vakum, #FlatOutNews Rally hadir lagi di edisi yang ke-14 ini. Oke, kita langsung saja:

1. Olga Syahputra (1983-2015)


But first,  marilah kita memberikan sedikit penghormatan untuk Olga Syahputra, yang meninggal dunia pada tanggal 27 Maret 2015 kemarin, setelah bertarung selama setahun melawan radang selaput otak, penyakit yang juga mirip yang dialami mendiang Richard Burns, juara dunia WRC 2001.

 Kamu akan dimaafkan jika kamu mengira Olga tidak ada hubungannya dengan rally, tapi ada kok. Olga pernah menikmati sedikit pengalaman di dalam mobil reli ketika jadi bintang tamu di KFC Junior Rally Championship di bulan November 2009 (Aku gak tahu dimana lokasinya). Dia "bertandem" dengan Sean Gelael di dalam mobil Subaru Impreza R4.

Credit to: kapanlagi.com
Rest In Peace.
 
2. WTF (What The Finland)??


Tahun ini Rally Finlandia semakin menantang saja, tapi hal yang satu ini benar-benar edan. Gimana bisa gak edan, organizer-nya baru saja merilis rute untuk event tahun ini, dimana Hari pertama akan dibuat seperti marathon..!

Maksudnya, para pembalap akan menjalani hari pertama dengan menaklukkan lebih dari 157km NON STOP, TANPA SERVIS. Itu sama saja dengan menjalani separuh rally tanpa pitstop.

Selain itu, SS Ouninphoja yang dikenal dengan jalanannya yang mengalir dan cepat kembali ke format lama setelah tahun lalu hanya setengahnya saja, dan SS Ruuhimaki menjadi SS shakedown.

Asisten Clerk of the Course, Kari Nuutinen (saya sempat kira namanya Kari Nutella!)  mengatakan "Feedback dari kompetitor bahwa rute tahun lalu adalah yang terbaik sejauh ini, jadi target kami adalah membuatnya jadi lebih baik dengan perubahan seminim mungkin."

Persiapkan diri kalian, gentlemen..!

3. Tidemand ke Skoda



Masih ada yang ingat Pontus Tidemand? Ya, pembalap Swedia yang mampu memenangi Super SS di Rally Swedia bulan lalu dengan mobil spek WRC-2 ini baru saja menandatangani kontrak dengan Skoda untuk tampil di Asia Pacific Rally Championship. 

Coming soon: Fabia R5

"Saya tidak sabar dengan ini. Senang bisa bergabung dengan Skoda, salah satu pabrikan terbaik di rally." Tutur Juara dunia Junior WRC 2013 ini. Dia dan navigator Emil Axelsson akan mendampingi juara bertahan Jan Kopecky, dan akan memulai perjalanannya dengan Skoda Fabia S2000 di Rally of Whangarei di Selandia Baru, 17-19 April mendatang, dengan mobil baru Fabia R5 akan digunakan di akhir tahun

Belum jelas apakah dia juga akan membawa panji Skoda di ERC dan WRC, atau tetap bersama M-Sport dengan Ford Fiesta, begitu juga dengan statusnya sebagai pembalap part-time di tim EKS Audi di World RX.

4. Dari Argentina untuk Rakyat


Rally Argentina akan memberikan dukungan moral kepada rakyat Cordoba, yang mengalami musibah banjir bulan lalu yang memakan setidaknya 7 korban jiwa dan ribuan lainnya terpaksa mengungsi. Yang menjadi pusat perhatiannya adalah Cordoba adalah daerah dimana Rally Argentina akan digelar tanggal 23-26 April mendatang.


Dilaporkan bahwa sepertiga dari rute event tersebut mengalami kerusakan dan pemerintah setempat bekerja keras untuk memperbaikinya. Mereka tidak akan merubah rutenya. Itu berarti lintasannya jadi berbeda dan memberikan tantangan tambahan kepada pembalap.

"Kami ingin mendukung penduduk Cordoba yang mengalami musibah ini. Rally Argentina sangat populer bagi keluarga-keluarga yang tinggal di sana dan kami percaya rutenya tidak akan berubah karena membalap melewati daerah itu akan menyemangatkan publik untuk membangun kembali kehidupan mereka." Kata koordinator umum David Eli.

Vamos Argentina..!

5. Toyota ketambahan anggota


Sepertinya Toyota tidak akan main-main dalam mempersiapkan comeback mereka di WRC tahun 2017 nanti. Baru-baru ini mereka merekrut pembalap muda Finlandia, Teemu Suninen untuk program pengembangan pembalap muda mereka. Suninen akan bertandem dengan pembalap Prancis, Eric Camilli, yang kebetulan merupakan rekan setimnya di Oreca Racing, yang berkompetisi di WRC-2.

Yaris siap untuk WRC 2017
Sunninen sendiri masih orang baru di rallying, setelah sebelumnya balapan di karting sampai tahun 2013, tapi langsung mencuri perhatian ketika dia, dengan navigator Juha-Pekka Jauhiainen memenangi Rally Finlandia yang tersohor di kategori WRC-3, padahal itu adalah kali pertama dia mengikuti rallying level antar-negara..!

Good Luck..!

6. Al-Qassimi ready for action & masih banyak lagi


 Ya, Al-Qassimi merupakan satu dari 14 pembalap kelas WRC yang akan beraksi di Rally Argentina akhir April ini. Dia akan berdampingan dengan navigator kawakan Inggris, Chris Patterson dalam mengendarai Citroen DS3. Hanya saja, dia tidak dapat mencetak poin untuk Citroen karena duo Kris Meeke dan Mads Ostberg.

Ini merupakan penampilan pertamanya di negeri Tango tersebut. Selain itu turut hadir di kategori WRC-2 adalah para pemimpin klasemen Jari Ketomaa, Nicholas Fuchs dan Yuriy Protasov. Masih ada lagi Stephane Lefebvre tapi dia tidak menominasikan Argentina untuk mencetak poin.

David Nalbandian akan beraksi di gravel dengan mobil, bukan dengan sepatu tenis

Turut hadir pula mantan petenis nomor 3 sedunia David Nalbandian, juara PWRC Rally Argentina 2007 Federico VIllagra, dan runner-up PWRC 2012 Marcos Ligato. Ketiganya akan bertanding dibawah kejuaraan nasional Argentina.