Showing posts with label Finlandia. Show all posts
Showing posts with label Finlandia. Show all posts

Saturday, 1 August 2015

#day1 WRC Rally Finlandia 2015: Fly High in Ouninphoja

Halo...!

Akhirnya setelah para pembalap dan navigator (dengan bersusah payah) menuntaskan hari pertama Rally Finlandia non-stop (Ya, tanpa servis tengah hari!), kini giliran saya yang menulis ringkasan apa saja yang terjadi kemarin.


And day 1 goes to Jari-Matti Latvala, setelah merebut posisi pertama dari rekannya Sebastien Ogier di SS8 di Ouninphoja yang ikonik. Jarak yang memisahkan mereka berdua (Oke. Kata-kata ini sepertinya maksa!) adalah 2.6 detik. Ada yang masih ingat duel Sebastien Loeb dan Marcus Gronholm di Rally Selandia Baru 2007, dimana Gronholm menang dengan hanya berjarak 0.3 detik? Ini bisa saja terjadi lagi...

Di posisi 3 ada Kris Meeke, dan dia harusnya ikut battle dengan Latvala & Ogier kalau saja mobilnya tidak mengalami masalah dengan driveshaft mulai dari SS4, dan terlambat check-in di time control SS9 yang berujung penalti 10 detik. Meeke sekarang hanya unggul 10 detik dari rekannya Mads Ostberg, tapi setidaknya reli "bungkam kritik" untuknya berjalan dengan baik.

Welcome back Juho Hanninen!
Ostberg adalah pembalap terakhir yang jaraknya dibawah 1 menit dari Latvala, dan pembalap-pembalap dibawahnya sudah melebihi 1 menit. Thierry Neuville berada di posisi  5, tapi penyakit yang saya sebut "Confidence Syndrome/Sindrom Percaya Diri" (Sudah ada sejak Rally Italia) menjangkitnya akibat kecelakaan di sesi shakedown. Dia hanya terpaut 2.7 detik dari rekannya Dani Sordo, yang justru happy dengan performanya mengingat dia absen tahun lalu. Dan di posisi ketujuh ada Juho Hanninen, yang tampil oke di reli pertamanya sejak "dibuang" Hyundai akhir tahun lalu. Welcome back!

Sudah bosan dengan Lancer Evo, Juara dunia 4 kali Tommi Makkinen membalap dengan traktor
Hanninen adalah pembalap privat terbaik sejauh ini di Finlandia, dan pembalap yang biasanya berada di posisi itu Martin Prokop memyelesaikan hari pertama dengan posisi 8. 2 kali gagal mendapatkan poin sepertinya sudah cukup untuknya. Ott Tanak melengkapi 10 besar setelah dampernya rusak di SS4 di Ouninphoja, padahal dia sempat ikut battle dengan Latvala dkk.


Nah di peringkat kesembilan siapa? Dia adalah Esapeka Lappi, pemimpin kelas WRC-2. Dia dengan rekannya Pontus Tidemand membawa Skoda Fabia R5 mereka ke posisi 1-2 sejauh ini. Stephane Lefebvre membawa Citroen DS3 R5-nya melengkapi 3 besar. Absennya Jari Ketomaa seperti menjadi kesempatan emas buat Lappi untuk mendekatinya di klasemen.

Seperti yang sudah saya tulis di #preview Rally Finlandia, lintasan yang cepat bagaikan roller-coaster tidak akan memberi ampun buat pembalap yang melakukan error. Ada 3 pembalap yang gagal menyelesaikan hari pertama, tapi hanya 1 yang pasti restart lewat Rally-2. Itu adalah Robert Kubica, yang mengalmi kerusakan di alternator mobilnya. 2 lainnya yaitu Andreas Mikkelsen dan Hayden Paddon terpaksa pulang lebih awal karena mobil mereka rusak terlalu parah akibat kecelakaan. Sampai jumpa di Jerman, kawan.



Oke, that's it. Rally Finlandia akan lanjut dengan 8 SS, dan mid-day service kembali. See ya..!

2015 Rally Finland: Overall standings after Stage 10 (Top 10):

1. Jari-Matti Latvala Volkswagen Motorsport Polo R WRC 1hr 16m 19.2s M
2. Sebastien Ogier Volkswagen Motorsport Polo R WRC +0m 02.6s M
3. Kris Meeke Citroen Total Abu Dhabi WRT DS 3 WRC +0m 24.0s M
4. Mads Ostberg Citroen Total Abu Dhabi WRT DS 3 WRC +0m 34.1s M
5. Thierry Neuville Hyundai Motorsport i20 WRC +1m 49.6s M
6. Dani Sordo Hyundai Motorsport i20 WRC +1m 52.3s M
7. Juho Hanninen Ford Fiesta RS WRC +2m 22.5s
8. Martin Prokop Jipocar Czech National Team Ford Fiesta RS WRC +2m 46.6s M
9. Esapekka Lappi Skoda Fabia R5 +3m 18.5s WRC2
10. Ott Tanak M-Sport WRT Ford Fiesta RS WRC +3m 30.2s M

Other(s)

11. Pontus Tidemand Skoda Fabia R5 +4m 26.5s WRC2
12. Stephane Lefebvre Citroen DS 3 RRC +5m 00.4s WRC2
13. Lorenzo Bertelli FWRT SRL Ford Fiesta RS WRC +5m 03.3s M
14. Yuriy Protasov Ford Fiesta RRC +6m 13.2s WRC2
15. Jarkko Nikara Ford Fiesta R5 +6m 58.3s WRC2
18. Khalid Al Qassimi Citroen Total Abu Dhabi WRT DS 3 WRC +8m 03.0s
20. Elfyn Evans M-Sport WRT Ford Fiesta RS WRC +10m 14.6s M


WRC2 standings after Stage 10 (Top 3):

1. Esapekka Lappi Skoda Fabia R5 1hr 19m 37.7s WRC2
2. Pontus Tidemand Skoda Fabia R5 +1m 08.0s WRC2
3. Stephane Lefebvre Citroen DS 3 RRC +1m 41.9s WRC2


Notable retirements:

SS5. Andreas Mikkelsen Volkswagen Motorsport II Polo R WRC Crashed M
SS5/6. Robert Kubica Ford Fiesta RS WRC Mechanical*
SS5/6. Craig Breen Peugeot 208 T16 Engine WRC2
SS6. Hayden Paddon Hyundai Motorsport N i20 WRC Crashed M

*denotes will re-start on Saturday under Rally 2

M denotes Manufacturer entry

all times unofficial

Wednesday, 29 July 2015

#preview WRC Rally Finlandia 2015 + #CiaoJules

Halo...!


Tapi sebelumnya, saya akan memulainya dengan berita yang sangat, sangat buruk untuk dunia motorsport...


Ya. Ini soal pembalap Formula 1 Jules Bianchi, yang meninggal dunia pada hari jumat, 17 Juli silam setelah koma 9 bulan akibat kecelakaan horor di GP Jepang tahun lalu.

Saya memang seorang blogger rally dan rallycross, tapi saya juga seorang fans motorsport dan khususnya F1, dan saya, seperti fans lainnya turut berdukacita.

Sekarang kamu bisa balapan di Surga dengan Ayrton Senna, kawan...Race In Peace.

Ini sedikit video tribut dari YouTube:





Oke, kita langsung saja....

Setelah menjalani liburan musim panas, pembalap dan tim akan kembali beraksi di World Rally Championship, dan reli kali ini adalah reli spesial, yaitu Rally Finlandia. Apa yang membuat Finlandia begitu spektakuler?

The Challenge



Dengan julukan "Grand Prix of Rallying", Rally Finlandia (Sebelumnya bernama Rally 1000 Danau/1000 Lakes Rally) menjadi reli impian bagi setiap pembalap reli yang ingin go international. Tapi bukan berarti pembalap yang sudah pernah, bahkan berkali-kali mengikuti bisa melewati SS-ke-SS dengan tenang.

Itu karena Rally Finlandia adalah reli tercepat yang ada di kalender tahun ini, dan mungkin sepanjang sejarah. Bahkan 8 dari 10 reli tercepat sepanjang sejarah WRC adalah milik Finlandia (rekor lengkapnya bsia dilihat DISINI). Jadi syarat untuk pembalap dna navigator bisa sukses setidaknya menyelesaikan reli ini adalah:
  1. Mobil oke, khususnya kecepatannya.
  2. Pembalap fokus dalam mengemudi mobil dalam mengarungi SS Finlandia yang berkecepatan tinggi dan banyaknya blind crest yang bisa membuat pandangan pembalap terhalang
  3. Navigator harus memastikan pacenotes dalam kondisi sempurna
Selain itu, revisi rute membuat pembalap harus mengarungi hampir separuh dari total distance reli ini di hari pertama, dan tanpa servis..! (Well yang satu ini belum pasti). Meskipun jalanan Finlandia yang cepat dan mengalir berarti jarang adanya masalah mekanis, daya tahan ban yang membuat pembalap khawatir, apalagi ban lunak menjadi pilihan utama, meskipun ban keras juga ada.

Dan good news! SS Ouninphoja yang ikonik telah kembali setelah absen tahun lalu. Well, mungkin kalian belum tahu SS yang satu ini, tapi SS Ouninphoja adalah salah satu SS yang paling menantang di dunia ini. Pembalap akan disuguhkan dengan jalanan yang cepat (rata-rata 130km/jam!), area jump ala roller coaster dan, mengetes skill dan keberanian mereka. Masih gak percaya? Ini videonya:



Attention Please..!


Ekspektasi dan harapan rakyat Finlandia pasti akan tertuju kepada Jari-Matti Latvala, apalagi jagoan lokal lainnya Mikko Hirvonen telah pensiun. Tapi dominasi Sebastien Ogier seperti membuatnya sakit kepala. Buktinya? Penampilannya di 2 reli terakhir di Italia dan Polandia. Kemenangan di depan publik sendiri akan sangat penting bukan hanya buat mereka, tapi juga buat kans Latvala untuk gelar. Sebaliknya buat Ogier, jika dia mampu meraih kemenangan keduanya di Finlandia akhir minggu ini, gelar akan sakan semakin dekat kepadanya.

Selain itu situasi di Citroen sedang tidak kondusif. Dimulai dengan performa Kris Meeke yang anjlok, ancaman mundur dari WRC (Saya akan jelaskan lain waktu), de el el. Situasi sebaliknya ada di tim Hyundai, khususnya Hayden Paddon yang mampu membuat bos tim Michel Nandan terkesan karena performa impresifnya, dan begitu pula dengan duo pembalap lainnya Thierry Neuville dan Dani Sordo.

Rally Finlandia selalu menarik perhatian setiap pembalap, dan di tahun ini kita akan kembali melihat aksi Henning Solberg & Juho Hanninen. Selain itu pembalap Euro Rally Championship asal Rusia, Alexey Lukyanuk akan melakukan debutnya....eh, tunggu dulu.


Awalnya Lukyanuk akan membalap di Rally Finlandia dengan mobil Ford Fiesta RS yang semula dipakai Martin Prokop, tapi kecelakaan di sesi tes di awal minggu ini membuat rollcage mobilnya rusak parah, dan debutnya dengan mobil spek WRC pun tertunda. Bad luck!

Sementara itu di kelas WRC-2, pemimpin klasemen Jari Ketomaa harus absen karena cedera mata yang dialaminya di Rally Portugal, dan dua saingannya Nasser Al-Attiyah dan Abdulaziz Al-Kuwari juga akan absen. Ini bisa jadi kesempatan emas buat Yuriy Protasov untuk berada di puncak klasemen, kalau dia bisa menang. Tapi dia juga harus waspadai duo Skoda, Esapeka Lappi dan Pontus Tidemand yang sejauh ini tampil impresif dengan mobil Fabia R5, dan terakhir di Polandia mereka finish 1-2, hasil terbaik mereka di WRC-2 (Sebelumnya Super 2000 WRC).

    Thursday, 2 April 2015

    #FlatOutNews Rally Edisi 12: WTF (What The Finland)??

    Halo..!

    Akhirnya setelah vakum, #FlatOutNews Rally hadir lagi di edisi yang ke-14 ini. Oke, kita langsung saja:

    1. Olga Syahputra (1983-2015)


    But first,  marilah kita memberikan sedikit penghormatan untuk Olga Syahputra, yang meninggal dunia pada tanggal 27 Maret 2015 kemarin, setelah bertarung selama setahun melawan radang selaput otak, penyakit yang juga mirip yang dialami mendiang Richard Burns, juara dunia WRC 2001.

     Kamu akan dimaafkan jika kamu mengira Olga tidak ada hubungannya dengan rally, tapi ada kok. Olga pernah menikmati sedikit pengalaman di dalam mobil reli ketika jadi bintang tamu di KFC Junior Rally Championship di bulan November 2009 (Aku gak tahu dimana lokasinya). Dia "bertandem" dengan Sean Gelael di dalam mobil Subaru Impreza R4.

    Credit to: kapanlagi.com
    Rest In Peace.
     
    2. WTF (What The Finland)??


    Tahun ini Rally Finlandia semakin menantang saja, tapi hal yang satu ini benar-benar edan. Gimana bisa gak edan, organizer-nya baru saja merilis rute untuk event tahun ini, dimana Hari pertama akan dibuat seperti marathon..!

    Maksudnya, para pembalap akan menjalani hari pertama dengan menaklukkan lebih dari 157km NON STOP, TANPA SERVIS. Itu sama saja dengan menjalani separuh rally tanpa pitstop.

    Selain itu, SS Ouninphoja yang dikenal dengan jalanannya yang mengalir dan cepat kembali ke format lama setelah tahun lalu hanya setengahnya saja, dan SS Ruuhimaki menjadi SS shakedown.

    Asisten Clerk of the Course, Kari Nuutinen (saya sempat kira namanya Kari Nutella!)  mengatakan "Feedback dari kompetitor bahwa rute tahun lalu adalah yang terbaik sejauh ini, jadi target kami adalah membuatnya jadi lebih baik dengan perubahan seminim mungkin."

    Persiapkan diri kalian, gentlemen..!

    3. Tidemand ke Skoda



    Masih ada yang ingat Pontus Tidemand? Ya, pembalap Swedia yang mampu memenangi Super SS di Rally Swedia bulan lalu dengan mobil spek WRC-2 ini baru saja menandatangani kontrak dengan Skoda untuk tampil di Asia Pacific Rally Championship. 

    Coming soon: Fabia R5

    "Saya tidak sabar dengan ini. Senang bisa bergabung dengan Skoda, salah satu pabrikan terbaik di rally." Tutur Juara dunia Junior WRC 2013 ini. Dia dan navigator Emil Axelsson akan mendampingi juara bertahan Jan Kopecky, dan akan memulai perjalanannya dengan Skoda Fabia S2000 di Rally of Whangarei di Selandia Baru, 17-19 April mendatang, dengan mobil baru Fabia R5 akan digunakan di akhir tahun

    Belum jelas apakah dia juga akan membawa panji Skoda di ERC dan WRC, atau tetap bersama M-Sport dengan Ford Fiesta, begitu juga dengan statusnya sebagai pembalap part-time di tim EKS Audi di World RX.

    4. Dari Argentina untuk Rakyat


    Rally Argentina akan memberikan dukungan moral kepada rakyat Cordoba, yang mengalami musibah banjir bulan lalu yang memakan setidaknya 7 korban jiwa dan ribuan lainnya terpaksa mengungsi. Yang menjadi pusat perhatiannya adalah Cordoba adalah daerah dimana Rally Argentina akan digelar tanggal 23-26 April mendatang.


    Dilaporkan bahwa sepertiga dari rute event tersebut mengalami kerusakan dan pemerintah setempat bekerja keras untuk memperbaikinya. Mereka tidak akan merubah rutenya. Itu berarti lintasannya jadi berbeda dan memberikan tantangan tambahan kepada pembalap.

    "Kami ingin mendukung penduduk Cordoba yang mengalami musibah ini. Rally Argentina sangat populer bagi keluarga-keluarga yang tinggal di sana dan kami percaya rutenya tidak akan berubah karena membalap melewati daerah itu akan menyemangatkan publik untuk membangun kembali kehidupan mereka." Kata koordinator umum David Eli.

    Vamos Argentina..!

    5. Toyota ketambahan anggota


    Sepertinya Toyota tidak akan main-main dalam mempersiapkan comeback mereka di WRC tahun 2017 nanti. Baru-baru ini mereka merekrut pembalap muda Finlandia, Teemu Suninen untuk program pengembangan pembalap muda mereka. Suninen akan bertandem dengan pembalap Prancis, Eric Camilli, yang kebetulan merupakan rekan setimnya di Oreca Racing, yang berkompetisi di WRC-2.

    Yaris siap untuk WRC 2017
    Sunninen sendiri masih orang baru di rallying, setelah sebelumnya balapan di karting sampai tahun 2013, tapi langsung mencuri perhatian ketika dia, dengan navigator Juha-Pekka Jauhiainen memenangi Rally Finlandia yang tersohor di kategori WRC-3, padahal itu adalah kali pertama dia mengikuti rallying level antar-negara..!

    Good Luck..!

    6. Al-Qassimi ready for action & masih banyak lagi


     Ya, Al-Qassimi merupakan satu dari 14 pembalap kelas WRC yang akan beraksi di Rally Argentina akhir April ini. Dia akan berdampingan dengan navigator kawakan Inggris, Chris Patterson dalam mengendarai Citroen DS3. Hanya saja, dia tidak dapat mencetak poin untuk Citroen karena duo Kris Meeke dan Mads Ostberg.

    Ini merupakan penampilan pertamanya di negeri Tango tersebut. Selain itu turut hadir di kategori WRC-2 adalah para pemimpin klasemen Jari Ketomaa, Nicholas Fuchs dan Yuriy Protasov. Masih ada lagi Stephane Lefebvre tapi dia tidak menominasikan Argentina untuk mencetak poin.

    David Nalbandian akan beraksi di gravel dengan mobil, bukan dengan sepatu tenis

    Turut hadir pula mantan petenis nomor 3 sedunia David Nalbandian, juara PWRC Rally Argentina 2007 Federico VIllagra, dan runner-up PWRC 2012 Marcos Ligato. Ketiganya akan bertanding dibawah kejuaraan nasional Argentina.