Thursday, 16 April 2015

Para Ksatria di World Rallycross Championship 2015 (Part 1: CATCH SOLBERG IF YOU CAN)

Halo...!


Tak terasa World Rallycross Championship presented by Monster Energy, atau biasa disingkat WorldRX, akan segera kick-off di sirkuit Montalegre, Portugal tanggal 24 April mendatang, tapi sebelumnya mereka berkumpul dulu di Circuit de Catalunya di Barcelona, Spanyol untuk menampakkan diri dan memamerkan "senjata" mereka masing-masing. Siapa saja yang akan bertarung satu dengan yang lainnya di tahun ini? Ini dia:

Note: Karena banyaknya tim yang akan berpatisipasi sembuat saya harus membagi artikel ini menjadi 2-3 bagian. Thank's before.

1. SDRX (Citroen DS3 Supercar)


Ada yang berubah pada tim milik Juara bertahan Petter Solberg. Pertama, Solberg merekrut pembalap muda asal Inggris, Liam Doran untuk membesut Citroen DS3 kedua, sehingga nama tim berubah dari PSRX (Petter Solberg RX) menjadi SDRX (Solberg Doran RX). Kedua, kedatangan Doran juga dibarengi dengan sponsornya, Monster Energy yang juga merupakan sponsor utama World RX. Meskipun mereka berdua bernaung dalam satu tim, mobil mereka dibangun dan dirawat di 2 tempat yang berbeda, Norwegia untuk Solberg dan Inggris untuk Doran. Corak mobilnya juga berbeda. Warna Putih dan Silver mendominasi bagian depan DS3-nya Solberg, dengan bagian belakang dirasuki dengan warna hitam ala Monster Energy. Sedangkan Hitam tetap menjadi warna utama Doran di besutannya. Mereka akan mewakili Citroen dalam membendung dominasi Ford OlsbergMSE.

  • Petter Solberg (Norwegia, #1)

"Saya dan Liam menggunakan Citroen. Jadi kenapa tidak bersatu untuk tahun ini?" Itulah kata-kata pertama Solberg soal joint venture-nya dengan Doran. "Kami sudah membicarakan hal ini sejak akhir musim lalu. Saya ingin Liam bekerja dengan baik dan dia sadar itu. Jadi kami berdua akan bertarung untuk tahun ini"

Sudah jelas dia ingin mempertahankan gelarnya. Pria berusia 40 tahun yang dijuluki "Mr Hollywood" ini mengatakan bahwa tahun ini bakal sulit karena para rivalnya juga semakin tangguh dibandingkan sebelumnya. "Ini akan menjadi sangat sulit dan menantang" Kata Solberg. Well said..!

  • Liam Doran (Inggris, #33)

British Bomb, itulah julukan pemuda bengal berusia 28 tahun ini. Dia menjalani tahun yang sulit di 2014, dengan diskualifikasi di Hell RX Norwegia karena pelanggaran bahan bakar, dan SIM-nya sempat ditahan setelah insiden di tanah kelahirannya. Bagaimanapun, dia mengatakan bahwa tiada nama yang lebih besar dari Petter Solberg, dan bergabung di timnya sangat "Keren".

"Setiap pembalap ingin menang, begitu juga saya. Saya lebih termotivasi dari sebelumnya" Kata Doran, yang memenangi 4 balapan di tahun 2013, 2 sebagai pembalap dan 2 sebagai pemilik tim.

Good Luck, Lad..!

 2. Ford OlsbergMSE (Ford Fiesta ST Supercar)


Tim asal Swedia ini merupakan juara bertahan tim musim lalu di World RX dan juga di Red Bull Global Rallycross. Jadi tak ada alasan bagi mereka untuk kehilangan gelar tersebut. Nah untuk mendukung ambisi tersebut, mereka meluncurkan slogan baru, "Xtreme Forces" yang mencirikan ambisi mereka untuk mendominasi sektor rallycross. Selain itu mereka juga mendatangkan Juara Euro RX 2 kali Timur Tymerzyanov untuk mendampingi Andreas Bakkerud dan Reinis Nitišs, ketiganya ada di belakang sono. Yang didepan? Lupakan saja. Mereka adalah Joni Wiman dan Mitchelle De Jong, yang akan bermain di Red Bull GRC.

  • Andreas Bakkerud (Norwegia, #13)

Andreas Bakkerud sebelumnya menyabet 2 gelar di Euro RX kategori Super 1600, dan musim lalu dia berhasil menang 2 kali di Inggris dan Turki, hanya saja inkonsistensi membuatnya finish di posisi 5, kalah dari rekannya Nitišs yang ada di posisi 3.

Inilah yang membuat motivasinya semakin tinggi menjelang seri pertama di Portugal, dan menjadi suksesor Petter Solberg sebagai si Norwegia terbaik di RX. Semoga saja.


  •  Reinis Nitišs (Latvia, #15)
  
Bocah Latvia berusia 19 tahun ini mampu membuktikan dia tidak ingin sekedar main, tapi juga menang. 2 kemenangan dan 4 podium membuatnya bertengger di 3 besar klasemen musim lalu, mengalahkan rekannya Bakkerud. Bukan tidak mungkin Juara Euro RX Kategori Super 1600 2013 ini akan melakukannya lagi di tahun ini, selama dia masih merasa nyaman, dan dia menyukai atmosfir di tim ini, dan percaya ada momentum buat mereka. SEMANGAT..! GARS..!


  • Timur Timerzyanov (Rusia, #42)

Salah satu pembicaraan yang paling hot di paddock jelas, Timerzyanov bergabung ke Ford OlsbergMSE setelah "cerai" dengan Peugeot Hansen. Tapi bukan berarti juara Euro RX 2 kali ini harus mulai dari 0 untuk beradaptasi di tim, karena dia sudah pernah bermain dengan tim asal Swedia ini di balapan Red Bull GRC di Las Vegas, AS tahun 2012 silam.

Timerzyanov menjalani tahun 2014 yang biasa-biasa saja, dengan 1 podium ada di gengamannya, jadi dia "percaya 100% dengan tim ini" bisa berbicara banyak di atas trek tahun ini. Timerzyanov akan membalap dengan tim Red Bull/Viatti Namus OlsbergMSE, terpisah dari 2 rekannya. Namun Mr. Eriksson janji akan memperlakukan ketiga pembalapnya setara. Semoga saja.

3. Team Peugeot-Hansen (Peugeot 208 WRX)


Ambisius? YA untuk tim Peugeot Hansen, apalagi setelah tahun lalu mereka hanya menang sekali, jadi gak ada lagi alasan buat mereka untuk tidak kompetitif untuk musim 2015 ini. Nah untuk itu mereka merombak mobil mereka selama musim dingin. Hasilnya? New Peugeot 208 WRX, hasil kerjasama kru tim Hansen Motorsport di Swedia dan PSA Peugeot di Prancis. Selain itu mereka juga merekrut pembalap Prancis Davy Jeanney (permintaannya Peugeot kah?) untuk menemani Timmy Hansen. "Tahun lalu kami terlambat kompetitif, dan kami punya keuntungan dari pengalaman itu dan kami siap untuk seri pertama..!" Sahut bos tim, Kenneth Hansen. Jelas...
  • Timmy Hansen (Swedia, #17)

Anak dari bos tim Kenneth Hansen ini sebelumnya bermain di ajang-ajang single seater seperti Formula BMW dan Formula Renault dengan prestasi yang lumayan bagus dengan beberapa kemenangan berhasil disabetnya, sebelum akhirnya mengikuti jejak ayahnya ke lintasan rallycross, dan dia masih kompetitif dengan menang sekali musim lalu di ItaliaRX. Jadi dia tidak sabar untuk menang lagi di tahun ini.

"Saya pikir kami punya mobil yang potensial. Saya secara pribadi bekerja lebih keras dari sebelumnya. Saya merasa semakin siap dan inilah mobil terbaik sepanjang karirku."Katanya.
#SambilNunjukNunjukMobilnya.

  • Davy Jeanney (Prancis, #21)

Mungkin saja kesan pertama kamu melihat dia adalah seorang senior yang ingin bersenang-senang saja. Benar? SALAH. Jeanney merupakan juara ajang rallycross Prancis 2010 dan runner-up di ERX 2013, tahun percobaan sebelum World RX dimulai musim lalu. Setahun kemudian dia membalap di 2 tim, berawal di England RX dimana dia membalap untuk Albatec Racing, juga dengan Peugeot 208, dan kemudian dengan Monster Energy World RX. Posisi 17 dengan torehan 27 poin cukup untuk menjadi pembalap Prancis tercepat di World RX musim lalu.

Tapi kali ini tantangan terbarunya adalah mengatasi tekanan yang biasanya hadir di tim pabrikan, mengingat inilah pertama kalinya dia dikontraki tim semacam itu. "Saya kaget ketika mengemudi mobil ini untuk pertama kali karena mesinnya sangat powerful. Target saya adalah tampil progressif dengan beberapa podium, bahkan kemenangan" Jawab Jeanney dengan MANTAP..!

4. Marklund Motorsport (Volkswagen Polo RX)


Volkswagen? Si Dominator WRC itu? YES. Mereka nyaris saja menjuarai titel tim World RX musim lalu, jadi mereka melakukan perombakan besar-besaran untuk musim ini. Dimulai dari penunjukkan Michael Schneider sebagai manager tim, disusul dengan perekrutan nama beken rally P.G. Andersson untuk menemani Topi Heikkinen, runner-up musim lalu.

  • Toomas 'Topi' Heikkinen (Finlandia, #57)

Tidak salah memang kalo Topi Heikkinen dianggap sebagai salah satu bintang masa depan World RX. Alasannya? Simpel, pemenang kejuaraan rallycross Finlandia 2010 dan juara Red Bull GRC 2013 membuatnya tidak bisa dipandang sebelah mata. Musim lalu dia selalu finish di 10 besar, salah satunya kemenangan di Belgium RX membuatnya mampu bertengger di posisi 2 klasemen, hanya kalah dari Petter Solberg. Sisu Power...!

  • Per-Gunnar 'P.G.' Andersson (Swedia, #45)
 
 Ada yang masih ingat dia? Ya, juara dunia Junior WRC 2 kali dengan Suzuki ini akan mengawali karienya di World RX dengan Marklund VW setelah sebelumnya mencicipi 2 race dengan Skoda dan Audi EKS RX. P.G akan menggantikan Anton Marklund, yang memutuskan meninggalkan tim milik ayahnya, Jan dan hijrah ke Audi EKS RX (Akan segera diulas).

"Kamu tidak bisa bayangkan betapanya gembiranya saya ketika Jan menelepon saya dan menawarkan kesempatan ini. Bermain di kejuaraan World RX dengan tim ini terasa sangat mengagumkan. Saya siap untuk tahun ini" Kata Anderson.

Bersambung....

Thursday, 2 April 2015

#FlatOutNews Rally Edisi 12: WTF (What The Finland)??

Halo..!

Akhirnya setelah vakum, #FlatOutNews Rally hadir lagi di edisi yang ke-14 ini. Oke, kita langsung saja:

1. Olga Syahputra (1983-2015)


But first,  marilah kita memberikan sedikit penghormatan untuk Olga Syahputra, yang meninggal dunia pada tanggal 27 Maret 2015 kemarin, setelah bertarung selama setahun melawan radang selaput otak, penyakit yang juga mirip yang dialami mendiang Richard Burns, juara dunia WRC 2001.

 Kamu akan dimaafkan jika kamu mengira Olga tidak ada hubungannya dengan rally, tapi ada kok. Olga pernah menikmati sedikit pengalaman di dalam mobil reli ketika jadi bintang tamu di KFC Junior Rally Championship di bulan November 2009 (Aku gak tahu dimana lokasinya). Dia "bertandem" dengan Sean Gelael di dalam mobil Subaru Impreza R4.

Credit to: kapanlagi.com
Rest In Peace.
 
2. WTF (What The Finland)??


Tahun ini Rally Finlandia semakin menantang saja, tapi hal yang satu ini benar-benar edan. Gimana bisa gak edan, organizer-nya baru saja merilis rute untuk event tahun ini, dimana Hari pertama akan dibuat seperti marathon..!

Maksudnya, para pembalap akan menjalani hari pertama dengan menaklukkan lebih dari 157km NON STOP, TANPA SERVIS. Itu sama saja dengan menjalani separuh rally tanpa pitstop.

Selain itu, SS Ouninphoja yang dikenal dengan jalanannya yang mengalir dan cepat kembali ke format lama setelah tahun lalu hanya setengahnya saja, dan SS Ruuhimaki menjadi SS shakedown.

Asisten Clerk of the Course, Kari Nuutinen (saya sempat kira namanya Kari Nutella!)  mengatakan "Feedback dari kompetitor bahwa rute tahun lalu adalah yang terbaik sejauh ini, jadi target kami adalah membuatnya jadi lebih baik dengan perubahan seminim mungkin."

Persiapkan diri kalian, gentlemen..!

3. Tidemand ke Skoda



Masih ada yang ingat Pontus Tidemand? Ya, pembalap Swedia yang mampu memenangi Super SS di Rally Swedia bulan lalu dengan mobil spek WRC-2 ini baru saja menandatangani kontrak dengan Skoda untuk tampil di Asia Pacific Rally Championship. 

Coming soon: Fabia R5

"Saya tidak sabar dengan ini. Senang bisa bergabung dengan Skoda, salah satu pabrikan terbaik di rally." Tutur Juara dunia Junior WRC 2013 ini. Dia dan navigator Emil Axelsson akan mendampingi juara bertahan Jan Kopecky, dan akan memulai perjalanannya dengan Skoda Fabia S2000 di Rally of Whangarei di Selandia Baru, 17-19 April mendatang, dengan mobil baru Fabia R5 akan digunakan di akhir tahun

Belum jelas apakah dia juga akan membawa panji Skoda di ERC dan WRC, atau tetap bersama M-Sport dengan Ford Fiesta, begitu juga dengan statusnya sebagai pembalap part-time di tim EKS Audi di World RX.

4. Dari Argentina untuk Rakyat


Rally Argentina akan memberikan dukungan moral kepada rakyat Cordoba, yang mengalami musibah banjir bulan lalu yang memakan setidaknya 7 korban jiwa dan ribuan lainnya terpaksa mengungsi. Yang menjadi pusat perhatiannya adalah Cordoba adalah daerah dimana Rally Argentina akan digelar tanggal 23-26 April mendatang.


Dilaporkan bahwa sepertiga dari rute event tersebut mengalami kerusakan dan pemerintah setempat bekerja keras untuk memperbaikinya. Mereka tidak akan merubah rutenya. Itu berarti lintasannya jadi berbeda dan memberikan tantangan tambahan kepada pembalap.

"Kami ingin mendukung penduduk Cordoba yang mengalami musibah ini. Rally Argentina sangat populer bagi keluarga-keluarga yang tinggal di sana dan kami percaya rutenya tidak akan berubah karena membalap melewati daerah itu akan menyemangatkan publik untuk membangun kembali kehidupan mereka." Kata koordinator umum David Eli.

Vamos Argentina..!

5. Toyota ketambahan anggota


Sepertinya Toyota tidak akan main-main dalam mempersiapkan comeback mereka di WRC tahun 2017 nanti. Baru-baru ini mereka merekrut pembalap muda Finlandia, Teemu Suninen untuk program pengembangan pembalap muda mereka. Suninen akan bertandem dengan pembalap Prancis, Eric Camilli, yang kebetulan merupakan rekan setimnya di Oreca Racing, yang berkompetisi di WRC-2.

Yaris siap untuk WRC 2017
Sunninen sendiri masih orang baru di rallying, setelah sebelumnya balapan di karting sampai tahun 2013, tapi langsung mencuri perhatian ketika dia, dengan navigator Juha-Pekka Jauhiainen memenangi Rally Finlandia yang tersohor di kategori WRC-3, padahal itu adalah kali pertama dia mengikuti rallying level antar-negara..!

Good Luck..!

6. Al-Qassimi ready for action & masih banyak lagi


 Ya, Al-Qassimi merupakan satu dari 14 pembalap kelas WRC yang akan beraksi di Rally Argentina akhir April ini. Dia akan berdampingan dengan navigator kawakan Inggris, Chris Patterson dalam mengendarai Citroen DS3. Hanya saja, dia tidak dapat mencetak poin untuk Citroen karena duo Kris Meeke dan Mads Ostberg.

Ini merupakan penampilan pertamanya di negeri Tango tersebut. Selain itu turut hadir di kategori WRC-2 adalah para pemimpin klasemen Jari Ketomaa, Nicholas Fuchs dan Yuriy Protasov. Masih ada lagi Stephane Lefebvre tapi dia tidak menominasikan Argentina untuk mencetak poin.

David Nalbandian akan beraksi di gravel dengan mobil, bukan dengan sepatu tenis

Turut hadir pula mantan petenis nomor 3 sedunia David Nalbandian, juara PWRC Rally Argentina 2007 Federico VIllagra, dan runner-up PWRC 2012 Marcos Ligato. Ketiganya akan bertanding dibawah kejuaraan nasional Argentina.

Tuesday, 10 March 2015

#LastDay WRC Rally Mexico 2015: Siapa lagi kalo bukan Ogier??

Halo..!

Sorry ane mem-posting artikel ini sedikit terlambat karena tugas kuliah yang numpuk. Oke, langsung saja:

Mau ngalahin Ogier??
3 OUT OF 3. Sejauh ini belum ada yang bisa runtuhkan dominasi Sebastien Ogier di musim ini. Ditambah dengan 2 kemenangan power stage membuatnya aman di peringkat pertama di klasemen dengan 81 poin, unggul 34 poin dari rekannya, Andreas Mikkelsen.

Ogier pun berkata "Saya pikir kami patut bangga. Tim melakukan pekerjaan yang luar biasa akhir minggu ini. Tidak ada yang bisa lebih baik dari ini."

Sedikit bantuan untuk Dani.

Sementara itu di kubu Citroen sedang berpesta. Mads Ostberg finish kedua setelah menundukkan kompatriotnya, Mikkelsen dengan selisih 6.3 detik. "Reli yang sangat baik. Saya senang bisa mengakhirinya dengan hasil yang bagus setelah bertarung sepanjang weekend, dengan diriku sendiri juga..!" Kata Ostberg. Elfyn Evans membawa Ford Fiesta WRC-nya ke posisi 4, raihan terbaiknya sepanjang karirnya meskipun masih kekurangan pengalaman, dan Dani Sordo finish kelima. Patut diapresiasikan mengingat cedera bahunya dan masalah dengan girboks Hyundai i20 WRC-nya dan juga pecah ban. NICE.

Martin Prokop menjadi satu-satunya pembalap privat yang masuk di 10 besar, di posisi 6, dan melengkapi 10 besar untuk mobil kelas WRC adalah Thierry Neuville, yang finish ke-8 setelah kecelakaan di SS8. Sisanya? 3 mobil kelas WRC-2, diawali dengan Nasser Al-Attiyah, yang memenangi kategori yang diisi mobil S2000, RRC, dan R5 tersebut, dengan posisi ketujuh secara kesuluruhan, diikuti oleh Nicolas Fuchs, terpaut 8 menit dan Jari Ketomaa, yang masih nyaman di puncak klasemen WRC-2. Semuanya mengendarai Ford Fiesta, dengan Al-Attiyah mengandalkan versi RRC (down-spec dari versi WRC), dan Fuchs dengan Ketomaa dengan spek R5 (dasar mobil produksi umum Fiesta ST).


Setidaknya #TiTanak menyelesaikan reli

Sedangkan itu ada 5 mobil WRC yang pulang dengan tangan kosong.
  • Benito Guerra menyelesaikan relinya di posisi 12, di tanah kelahirannya.
  •  Jari-Matti Latvala mengakhiri relinya dengan kekecewaan setelah merusaki suspensinya di SS12. Dia finish ke-15
  • Kris Meeke P16 setelah kecelakaan di SS4
  • Begitu juga dengan Hayden Paddon dan Robert Kubica. Mereka menempati posisi 17 dan 18
  • Ott Tanak menyelesaikan reli yang akan selalu dikenangnya dengan finish ke-22, setelah nyemplung ke danau di SS3 dan mobil mogok sebelum hari ketiga. #respect
  • Lorenzo Berteli menjadi satu-satunya pembalap yang gagal menyelesaikan reli setelah 2 kali re-start dan gagal finish di hari terakhir
OK, sampai sini saja, dan mengingat Rally Argentina baru akan digelar 6 minggu kemudian, itu berarti dalam waktu dekat ada sedikit #preview tentang World RallyCross musim 2015. Adios..!

2015 Rally Mexico: Overall standings after Stage 21 (Top 20):

1. Sebastien Ogier Volkswagen Motorsport Polo R WRC 4h 19m 13.4s M
2. Mads Ostberg Citroen Total Abu Dhabi WRT DS 3 WRC +1m 18.8s M
3. Andreas Mikkelsen Volkswagen Motorsport II Polo R WRC +1m 25.1s
4. Elfyn Evans M-Sport WRT Ford Fiesta RS WRC +3m 40.2s M
5. Dani Sordo Hyundai Motorsport i20 WRC +5m 01.8s M
6. Martin Prokop Jipocar Czech National Team Ford Fiesta RS WRC +6m 36.1s M
7. Nasser Al-Attiyah Ford Fiesta RRC +14m 52.7s WRC2
8. Thierry Neuville Hyundai Motorsport i20 WRC +22m 43.3s M
9. Nicolas Fuchs Ford Fiesta R5 +22m 49.0s WRC2
10. Jari Ketomaa Ford Fiesta R5 +23m 10.2s WRC2

11. Abdulaziz Al-Kuwari Ford Fiesta RRC +23m 44.8s WRC2
12. Benito Guerra Jr. Ford Fiesta RS WRC +26m 56.3s
13. Yuriy Protasov Ford Fiesta RRC +33m 30.8s WRC2
14. Massimiliano Rendina Mitsubishi Lancer Evo X +38m 06.5s WRC2
15. Jari-Matti Latvala Volkswagen Motorsport Polo R WRC +48m 48.6s M
16. Kris Meeke Citroen Total Abu Dhabi WRT DS 3 WRC +51m 50.3s M
17. Hayden Paddon Hyundai Motorsport N i20 WRC +54m 20.5s M
18. Robert Kubica RK WRT Ford Fiesta RS WRC +56m 43.6s M
19. Jourdan Serderidis Citroen DS3 R5 +58m 08.4s WRC2
20. Jorge Gonzalez Mitsubishi Lancer Evo IX +1h 20m 20.7s

Other(s):

22. Ott Tanak M-Sport WRT Ford Fiesta RS WRC +1h 54m 50.0s M


Rally Mexico: Power Stage / SS21 (Top 3):

1. Sebastien Ogier Volkswagen Motorsport Polo R WRC 6m 50.5s M
2. Andreas Mikkelsen Volkswagen Motorsport II Polo R WRC +5.6s M
3. Thierry Neuville Hyundai Motorsport i20 WRC +5.8s M

NOTE: Top three finishers in Power Stage are awarded bonus points. 1st = 3 points; 2nd = 2 points; 3rd = 1 point


WRC2 standings after Stage 21:

1. Nasser Al-Attiyah Ford Fiesta RRC 4h 34m 06.1s WRC2
2. Nicolas Fuchs Ford Fiesta R5 +7m 56.3s WRC2
3. Jari Ketomaa Ford Fiesta R5 +8m 17.5s WRC2
4. Abdulaziz Al-Kuwari Ford Fiesta RRC +8m 52.1s WRC2
5. Yuriy Protasov Ford Fiesta RRC +18m 38.1s WRC2
6. Massimiliano Rendina Mitsubishi Lancer Evo X +24m 00.2s WRC2
7. Jourdan Serderidis Citroen DS3 R5 +43m 15.7s WRC2


Notable retirements:

SS3. Ott Tanak M-Sport WRT Ford Fiesta RS WRC Went off M*
SS4. Kris Meeke Citroen Total Abu Dhabi WRT DS 3 WRC Went off M*
SS4. Hayden Paddon Hyundai Motorsport N i20 WRC Suspension damage M*
SS4. Robert Kubica RK WRT Ford Fiesta RS WRC Stopped M*
SS8. Thierry Neuville Hyundai Motorsport i20 WRC Rolled M*
SS8. Lorenzo Bertelli Ford Fiesta RS WRC Stopped M*
SS8/9. Benito Guerra Jr. Ford Fiesta RS WRC Stopped*

SS10/11. Radik Shaymiev Ford Fiesta R5 Unknown WRC2
SS11. Ott Tanak M-Sport WRT Ford Fiesta RS WRC Retired before test M**
SS12. Lorenzo Bertelli Ford Fiesta RS WRC Stopped M**
SS12. Jari-Matti Latvala Volkswagen Motorsport Polo R WRC Lost a wheel M**
SS16. Yuriy Protasov Ford Fiesta RRC Engine WRC2**
SS16. Stephane Lefebvre Citroen DS3 R5 Accident WRC2
SS17. Valeriy Gorban Mini Cooper S2000 1.6T Lost a wheel WRC2

SS19. Lorenzo Bertelli Ford Fiesta RS WRC Crashed M
SS21. Simone Tempestini Subaru Impreza STi Retired WRC2

*denotes re-started under Rally 2 on Saturday
**denotes re-started under Rally 2 on Sunday

M denotes Manufacturer entry

Sumber: crash.net dan Twitter 

Sunday, 8 March 2015

#day3 Rally Mexico 2015: zzzzzzzzz......LATVALA.....OUT

Halo...zz........!!

Setelah hari pertama dan kedua Rally Meksiko 2015 berlangsung dramatis, kali ini..ehm...sedikit dramatis, tapi tetap berefek signifikan di klasemen nantinya. Ini alasannya:


Seperti biasa, Sebastien Ogier belum tergoyahkan dari posisi pertama bahkan sejak Monte Carlo 2 bulan lalu, tapi justru rekannya, Jari-Matti Latvala lah yang kena sial di SS12, setelah menghantam batu dan merusaki suspensi belakang-kirinya membuat kansnya untuk juara dunia musim ini semakin kecil. Entah kenapa, banyak sekali pembalap yang kena "kutukan" Meksiko, tapi Ogier sepertinya kebal sama kutukan itu.

Alhasil, Mads Ostberg naik ke posisi 2, dikuntit oleh kompatriotnya Andreas Mikkelsen. Elfyn Evans dengan nyamannya ada di P4, sementara itu Dani Sordo sejauh ini tampil hebat meskipun masih merasakan sakit di bahunya, dengan memenangi SS13, tapi terpaksa nyerah dari Evans setelah mengalami pecah ban 2 SS setelah itu. Martin Prokop melengkapi deretam mobil WRC di 10 besar dengan posisi 6.


4 tempat tersisa dikuasai oleh pembalap WRC-2. Yuriy Protasov sempat memimpin sebelum mesinnya menyerah di SS16, memberikan jalan kepada Raja Dakar, Nasser Al-Attiyah yang dengan nyamannya unggul 7 menit dari Nicolas Fuchs dan Jari Ketomaa, dan Abdulaziz Al-Kuwari melengkapi 10 besar, meskipun harus waspada dengan Thierry Neuville yang sudah mendekatinya, dan jagoan lokal Benito Guerra di posisi 12.

3 pembalap yang terusir dari hari pertama yaitu Kris Meeke, Robert Kubica dan Hayden Paddon masih berjuang untuk setidaknya keluar dari 20 besar. Kubica sempat memenangi SS14 (3 reli berturut-turut Kubica mampu memenangi setidaknya 1 SS), tapi 2 kali pecah ban di SS16 dan SS17 lagi-lagi menyudutkannya. Setidaknya masih beruntung.

Menemani Latvala di Rally-2 hari terakhir ada Ott Tanak. Meskipun mobilnya berhasil diperbaiki setelah berendam di danau selama 9 jam, malfungsi di sensor mesin membuatnya tidak mampu menjalani 1 SS pun hari ini.

2015 Rally Mexico: Overall standings after Stage 18 (Top 10):

1. Sebastien Ogier Volkswagen Motorsport Polo R WRC 3h 33m 27.4s M
2. Mads Ostberg Citroen Total Abu Dhabi WRT DS 3 WRC +1m 15.2s M
3. Andreas Mikkelsen Volkswagen Motorsport II Polo R WRC +1m 19.7s M
4. Elfyn Evans M-Sport WRT Ford Fiesta RS WRC +2m 28.6s M
5. Dani Sordo Hyundai Motorsport i20 WRC +4m 10.6s M
6. Martin Prokop Jipocar Czech National Team Ford Fiesta RS WRC +4m 39.6s M
7. Nasser Al-Attiyah Ford Fiesta RRC +10m 43.9s WRC2
8. Nicolas Fuchs Ford Fiesta R5 +18m 34.5s WRC2
9. Jari Ketomaa Ford Fiesta R5 +19m 39.5s WRC2
10. Abdulaziz Al-Kuwari Ford Fiesta RRC +19m 49.1s WRC2

Other(s):

11. Thierry Neuville Hyundai Motorsport i20 WRC +22m 23.8s M
12. Benito Guerra Jr. Ford Fiesta RS WRC +24m 30.2s
13. Simone Tempestini Subaru Impreza STi +27m 31.6s WRC2


WRC2 standings after Stage 18 (Top 3):

1. Nasser Al-Attiyah Ford Fiesta RRC 3h 44m 11.3s WRC2
2. Nicolas Fuchs Ford Fiesta R5 +7m 50.6s WRC2
3. Jari Ketomaa Ford Fiesta R5 +8m 55.6s WRC2


Notable retirements:

SS3. Ott Tanak M-Sport WRT Ford Fiesta RS WRC Went off M*
SS4. Kris Meeke Citroen Total Abu Dhabi WRT DS 3 WRC Went off M*
SS4. Hayden Paddon Hyundai Motorsport N i20 WRC Suspension damage M*
SS4. Robert Kubica RK WRT Ford Fiesta RS WRC Stopped M*
SS8. Thierry Neuville Hyundai Motorsport i20 WRC Rolled M*
SS8. Lorenzo Bertelli Ford Fiesta RS WRC Stopped M*
SS8/9. Benito Guerra Jr. Ford Fiesta RS WRC Stopped*

SS11. Ott Tanak M-Sport WRT Ford Fiesta RS WRC Retired before test M*
SS12. Lorenzo Bertelli Ford Fiesta RS WRC Stopped M
SS12. Jari-Matti Latvala Volkswagen Motorsport Polo R WRC Lost a wheel M**
SS16. Yuriy Protasov Ford Fiesta RRC Engine WRC2

*denotes re-started under Rally 2 on Saturday
**denotes will re-start under Rally 2 on Sunday

M denotes Manufacturer entry

Saturday, 7 March 2015

#day1 (and 2) WRC Rally Mexico 2015: KABOOOORRRR....

Halo...!
Hari pertama...ehm, dengan hari kedua Reli Meksiko baru saja selesai tadi pagi, bisa dibilang banyak sekali aksi (dan 1 momen mendebarkan) yang terjadi. Apa saja itu? Ini dia:


2 SS pertama di malam hari berlangsung dengan normal, SS3, SS gravel pertama, adalah tempat dimana semuanya menjadi serba salah. Itu semua dimulai dengan Ott #TiTanak terjun bebas ke danau di SS3, menyebabkan chaos di seisi paddock. Untungnya, Tanak dan navigator Raigo Molder OK, tapi baru 10 jam kemudian Ford Fiesta WRC-nya dikeluarkan dari genangan air dan untungnya, mobilnya dapat diperbaiki dan siap untuk beraksi lagi lewat regulasi Rally-2. (Kronologi Foto-fotonya akan menyusul).

SS4 di El Chocolate, dan kali ini memakan 3 "korban" sekaligus, yaitu Kris Meeke, Hayden Paddon, dan...ya, kamu tahu lah siapa, Robert Kubica. Penyebabnya?
  • Meeke kecelakaan HANYA 1.5km dari garis start
  • 1.5+1.5 km buat Paddon untuk merusak suspensinya
  • Kubica? 18km, dia stop, dan menghilang...eh tau-taunya udah di service park
 Di SS8, yang ironisnya juga berada di El Chocolate, 3 pembalap lagi jadi korban. Ban pecah membuat Neuville terjungkal di dekat garis finish, Lorenzo Bertelli 2 kali pecah ban (dan hanya ada 1 ban cadangan), dan jagoan lokal Benito Guerra menghantam pohon dan merusaki suspensi dan drive shaft-nya.


Di sisi lain, Sebastien Ogier kabur dan memimpin dengan selisih 13.5 detik dari rekannya Jari-Matti Latvala, yang cukup beruntung meraih posisi kedua setelah Neuville kandas. Mads Ostberg menjaga kans Citroen untuk podium pertama musim ini, dikuntit oleh Andreas Mikkelsen. Rekan setim Tanak, Elfyn Evans masih bebas dari masalah untuk posisi 5, diikuti oleh Dani Sordo (yang mengalami masalah dengan girboks), dan Martin Prokop. 3 pembalap kategori WRC-2 melengkapi 10 besar. Yuriy Protasov unggul dari Nasser Al-Attiyah dan Nicholas Fuchs memberikan sedikit senyum bagi publik Meksiko.

Oke, ini dia kronologi kecelakaannya #TiTanak:


Kalo diperhatikan baik-baik, Tanak salah menegosiasikan tikungan cepat dengan terlalu cepat memasuki fast chicane yang berujung terjun bebas ke danau. Oke, tau kan maksudku pake nama #TiTanak?

Tanak dan Raigo Molder dengan cepat menyelamatkan diri. Oke, lain kali pacenotes-nya dilaminating aja....

Sembari menunggu mobilnya kembali, Tanak dan M-Sport melakukan investigasi terhadap kecelakaan tersebut. Ehm, kamu khawatir dengan mobilmu atau boneka bebekmu, Ott?


...dan Malcolm Wilson tahu hukuman yang pas.

...dan juga menunggu pacenotes dikeringkan.

Gak ada yang bisa kalahkan beras soal penyerapan air...

Fiesta RS WRC milik Tanak sudah sampai di service park. Secara kelihatan hanya rusak di kaca depan dan suspensi tapi yang menjadi masalah adalah genangan air yang bisa merusaki seisi mobil.

MULAI..! Overnight Service mempunyai jatah waktu 3 jam, tapi tetap sulit dengan kerusakan seperti ini.

Bau....

 Setidaknya bebeknya Tanak selamat. Mungkin dia lelah.

pasang stiker....

Inilah yang membuat M-Sport tetap disegani di WRC. DEDIKASI. 30 menit tersisa dan mesin dijalankan....IT WORKS...!

6 menit...bersih-bersih....

WELL DONE...! Mobil sudah OK, dan siap untuk Hari ketiga


2015 Rally Mexico: Overall standings after Stage 10 (Top 10):

1. Sebastien Ogier Volkswagen Motorsport Polo R WRC 1h 45m 03.0s M
2. Jari-Matti Latvala Volkswagen Motorsport Polo R WRC +0m 13.5s M
3. Mads Ostberg Citroen Total Abu Dhabi WRT DS 3 WRC +0m 29.5s M
4. Andreas Mikkelsen Volkswagen Motorsport II Polo R WRC +0m 45.2s M
5. Elfyn Evans M-Sport WRT Ford Fiesta RS WRC +1m 03.9s M
6. Dani Sordo Hyundai Motorsport i20 WRC +1m 40.6s M
7. Martin Prokop Jipocar Czech National Team Ford Fiesta RS WRC +2m 03.5s M
8. Yuriy Protasov Ford Fiesta RRC +4m 32.4s WRC2
9. Nasser Al-Attiyah Ford Fiesta RRC +4m 46.9s WRC2
10. Nicolas Fuchs Ford Fiesta R5 +6m 30.8s WRC2

Other(s):

11. Jari Ketomaa Ford Fiesta R5 +7m 04.1s WRC2


WRC2 standings after Stage 10 (Top 3):

1. Yuriy Protasov Ford Fiesta RRC 1h 49m 35.4s WRC2
2. Nasser Al-Attiyah Ford Fiesta RRC +0m 14.5s WRC2
3. Nicolas Fuchs Ford Fiesta R5 +1m 58.4s WRC2


Notable retirements:

SS3. Ott Tanak M-Sport WRT Ford Fiesta RS WRC Went off M
SS4. Kris Meeke Citroen Total Abu Dhabi WRT DS 3 WRC Went off M
SS4. Hayden Paddon Hyundai Motorsport N i20 WRC Suspension damage M
SS4. Robert Kubica RK WRT Ford Fiesta RS WRC Stopped M
SS8. Thierry Neuville Hyundai Motorsport i20 WRC Rolled M
SS8. Lorenzo Bertelli Ford Fiesta RS WRC Stopped M
SS8/9. Benito Guerra Jr. Ford Fiesta RS WRC Stopped

M denotes Manufacturer entry 

Thursday, 5 March 2015

#preview: WRC Rally Meksiko 2015

Halo...!


Setelah sebulan nganggur, akhirnya sirkus WRC kembali hadir, kali ini di pegunungan Meksiko, yang akan menggelar seri gravel pertama musim ini. Membawa mobil reli dengan kecepatan yang tinggi selalu menantang, tapi Meksiko, lain dari yang lain. Apa alasannya? Ini dia:

The Challenge


Gravel, adalah surface yang paling umum di dunia reli, dan tidak seperti Australia atau Finlandia, tipikal gravel di Meksiko tergolong biasa. Nah apa yang membuat Rally Meksiko menjadi salah satu yang tersulit? KETINGGIAN. Reli ini digelar di sekitaran pegunungan Leon, Guanajuato dan Silao, dan dengan ketinggian sekitar 2800 meter di atas permukaan laut, berarti kekurangan oksigen yang menyebabkan mesin kehilangan tenaga sebesar 20%, dan juga menyiksa pembalap dan navigator. Jika beberapa tim sepakbola Amerika Selatan yang markasanya berada di pegunungan sudah beradaptasi dengan hal semacam ini, berarti para pembalapnya juga punya keunggulan yang sama...Begitukah Benito Guerra?

Sisanya, semua SS masih sama dengan yang digunakan musim lalu, dengan menambahkan 1 SS baru. Ya, itu saja. Oh iya, 3 SS nanti akan ditayangkan secara LIVE, yaitu:

  1. DAY 1 SS1  (Guanajuato): Kamis, 5 Maret 19:09 waktu setempat / Jumat, 6 Maret 08:09 WIB
  2. DAY 3 SS13 (El Brinco 1):  Sabtu, 7 Maret 12:08 waktu setempat / Minggu, 8 Maret 01:08 WIB
  3. DAY 4 SS21 (El Brinco 3, power stage): Minggu, 8 Maret 12:08 waktu setempat / Senin, 9 Maret 01:08 WIB
Semuanya (kemungkinan besar) ditayangkan di MNC Sports (lupa yang berapa), kalo gak, ya streaming aja.

Attention Please..!

Reli di kampung halaman...but first, let me TAKE A SELFIE

2 Reli, 2 kemenangan. Sebastien Ogier dengan nyamannya berada di tempat teratas di klasemen. Yang jadi masalah adalah, apakah Jari-Matti Latvala mampu mengalahkannya? Atau siapapun? Kita masih ingat kalau Ogier sempat terjungkal di SS9, dan gak lama kemudian si SS10 giliran Latvala yang nyungsep di tumpukan salju. Jika saja dia mengetahui kalo Ogier ada masalah, tentunya dia akan main aman, ketimbang main flat-out. Sayangnya, itu sudah dilarang tahun ini, jadi, ya, tampil semaksimal mungkin.

VW no problemo, Citroen kalang kabut. Ya, belum meraih satu podium pun membuat Kris Meeke dan Mads Ostberg tidak ingin melakukan kesalahan fatal di Swedia bulan lalu. Sementara itu Hyundai mencoba untuk unggul dari mereka dengan kembalinya Dani Sordo, dan mesin baru, dimana sistem injeksi diperbarui untuk mengkompensasikan kehilangan tenaga sebesar 20% (buat Hyundai malah 30%). Meksiko adalah tempat dimana mereka meraih podium pertama mereka, bahkan sejak eranya Hyundai Accent, jadi jelas, mereka ingin lagi, bahkan mungkin kemenangan? I Don't know. M-Sport? Ya, mereka adalah tim yang tersantai sejauh ini, tapi konsistensi mereka membuat M-Sport tetap diwaspadai, yang kali ini kedatangan bintang tamu, Benito Guerra yang akan membalap di tanah kelahirannya.


Sementara itu di kategori WRC-2, duo Qatar akan saling berhadapan untuk pertama kali sejak Italia musim lalu, yakni Juara dunia WRC-2 2014, Nasser Al-Attiyah dan runner-up WRC-2 2013, Abdulaziz Al Kuwari, keduanya akan memakai Ford Fiesta RRC, dan keduanya juga akan didampingi navigator baru, yaitu:

  • Navigator Inggris, Marshall Clarke akan menemani Al Kuwari, menggantikan Killian Duffy dari Irlandia
  • Di kubu Al-Attiyah, Matthieu Baumel asal Prancis akan menggantikan Giovanni Bernacchini asal Italia.
Selain mereka, masih ada lagi Jari Ketomaa, yang punya motivasi lebih setelah menjuarai Rally Swedia, dan Stephane Lefebvre, yang punya koleksi poin yang sama dengan Ketomaa, 25, setelah kemenangan di Monte Carlo, tapi gagal total di Swedia. Masih ada lagi Yuriy Protasov, yang akan kembali ke WRC-2 setelah 2 seri dengan mobil spek WRC, dan Nicholas Fuchs, dari Peru yang akan memulai reli pertamanya musim ini.

Kategori WRC-3 dan Junior WRC akan absen di Meksiko.