Showing posts with label OlsbergMSE. Show all posts
Showing posts with label OlsbergMSE. Show all posts

Saturday, 20 June 2015

#preview World Rallycross RX of Germany 2015

Halo..!


Akhirnya (!), setelah berbagai kesibukan buat tugas sana-sini, akhirnya kita bisa berjumpa lagi, dan kali ini sirkus World Rallycross kembali hadir di RX Jerman di Sirkuit Estering.

The Challenge
  
Ini adalah balapan RX kedua di Jerman setelah Hockenheim RX bulan April silam, dan juga merupakan sirkuit RX tertua kedua setelah Lydden Hill di Inggris. Meskipun hanya berjarak 952 meter (sirkuit terpendek di kalender World RX musim ini), pembalap dapat melibas sirkuit ini dengan kecepatan maksimal 180 km/jam, membuat sirkuit ini juga menjadi yang tercepat. Selain itu dengan kombinasi aspal 60% dan gravel 40%, pembalap dan kru dipusingkan dengan tuntutan membuat set-up yang mampu membuat mobil melaju di lintasan lurus, tapi juga lincah di tikungan, khususnya di tikungan joker lap (trek berwarna biru sebelum garis finish) yang sempit.

Ini dia video tur singkatnya (onboard lap):



Attention Please..!

Kalo kamu nonton balapan tahun lalu, pasti kamu ingat betul hal yang satu ini:




Ya. Petter Solberg dan Mattias Ekstrom finish 1-2 dengan hanya berjarak 5/1000 detik (0.005)! Tentu saja di F1/Motogp itu tidak akan mudah terjadi....Akankah itu terulang lagi musim ini? Apalagi Solberg dan Ekstrom hampir saja melakukannya lagi bulan lalu di Lydden Hill.

Oke, kembali lagi. Setelah 4 seri, Petter Solberg menguasai klasemen dengan keunggulan 29 poin dari Johan Kristoffersson dan konsisten di 2 besar. Jadi siapa yang akan mampu membendungnya? Biarkan waktu yang menjawab.

 Selain itu, tidak ada lagi hal yang menarik untuk disimak, apalagi tidak ada bintang tamu yang tutur meramekan RX Jerman kali ini.

menemani kelas Supercar adalah kelas Super1600 dan TouringCars. Euro Rallycross juga akan berkompetisi.

Tuesday, 21 April 2015

#preview: World Rallycross RX of Portugal 2015

Halo...!


Selain WRC Rally Argentina, ada juga 1 balapan hiburan bagi yang gak mau begadang. FIA World Rallycross Championship akan segera kick-off di Sirkuit Montalegre, Portugal. Apa saja yang harus diperhatikan? Ini dia:

The Challenge


Terletak dekat dengan perbatasan Portugal-Spanyol, Sirkuit Montalegre menyajikan trek sepanjang 1.5km yang cepat dan mengalir, dengan 60% di antaranya adalah aspal, jadi pembalap akan flat out di trek lurus sepanjang lebih dari 500m sebelum mengerem dengan keras menuju Tikungan 1, setelah itu para pembalap membawa mobilnya dalam kecepatan rata-rata yang tergolong tinggi sampai d tikungan 6, dimana mereka harus mampu mengontrol mobil di lintasan gravel. Lintasannya juga sedikit flat, jadi penonton lebih leluasa menyaksikan duel, dan penonton semakin dimanjakan dengan jumlah kursi yang dilipatgandakan, area paddock baru yang dikhususkan untuk mobil-mobil Supercar, dan big screen.

Tikungan Joker Lap terletak di Tikungan 3 dan 3a.

Attention Please..!
 
5-way battle

Petter Solberg (tengah) akan memulai tahun ini dengan nomor 1 di jendelanya, bersiap untuk mempertahankan gelarnya dari runner-up Topi Heikkinen (kiri atas), yang akan membawa senjata buatan Volkswagen. Tapi duo Ford OlsbergMSE Andreas Bakkerud (kanan atas) dan Reinis Nitiss (kiri bawah) juga siap untuk curi-curi kesempatan, ditambah dengan Timur Timerzyanov, yang akan membalap terpisah dengan duo Ford. Peugeot? Ada Timmy Hansen (kanan bawah)yang membawa panji Peugeot.

Tapi tim-tim privat juga tidak bisa dipandang sebelah mata. Silahkan absen Audi EKS RX yang kedatangan pembalap baru Anton Marklund, yang akan menemani Mattias Ekstrom, dan P.G Andersson yang akan bertandem dengan Heikkinen. Selain itu ada 3 tim baru, yaitu Munich Motorsport, Volkswagen Swedia, dan World RX Team Austria yang turut meramaikan persaingan.

Thursday, 16 April 2015

Para Ksatria di World Rallycross Championship 2015 (Part 1: CATCH SOLBERG IF YOU CAN)

Halo...!


Tak terasa World Rallycross Championship presented by Monster Energy, atau biasa disingkat WorldRX, akan segera kick-off di sirkuit Montalegre, Portugal tanggal 24 April mendatang, tapi sebelumnya mereka berkumpul dulu di Circuit de Catalunya di Barcelona, Spanyol untuk menampakkan diri dan memamerkan "senjata" mereka masing-masing. Siapa saja yang akan bertarung satu dengan yang lainnya di tahun ini? Ini dia:

Note: Karena banyaknya tim yang akan berpatisipasi sembuat saya harus membagi artikel ini menjadi 2-3 bagian. Thank's before.

1. SDRX (Citroen DS3 Supercar)


Ada yang berubah pada tim milik Juara bertahan Petter Solberg. Pertama, Solberg merekrut pembalap muda asal Inggris, Liam Doran untuk membesut Citroen DS3 kedua, sehingga nama tim berubah dari PSRX (Petter Solberg RX) menjadi SDRX (Solberg Doran RX). Kedua, kedatangan Doran juga dibarengi dengan sponsornya, Monster Energy yang juga merupakan sponsor utama World RX. Meskipun mereka berdua bernaung dalam satu tim, mobil mereka dibangun dan dirawat di 2 tempat yang berbeda, Norwegia untuk Solberg dan Inggris untuk Doran. Corak mobilnya juga berbeda. Warna Putih dan Silver mendominasi bagian depan DS3-nya Solberg, dengan bagian belakang dirasuki dengan warna hitam ala Monster Energy. Sedangkan Hitam tetap menjadi warna utama Doran di besutannya. Mereka akan mewakili Citroen dalam membendung dominasi Ford OlsbergMSE.

  • Petter Solberg (Norwegia, #1)

"Saya dan Liam menggunakan Citroen. Jadi kenapa tidak bersatu untuk tahun ini?" Itulah kata-kata pertama Solberg soal joint venture-nya dengan Doran. "Kami sudah membicarakan hal ini sejak akhir musim lalu. Saya ingin Liam bekerja dengan baik dan dia sadar itu. Jadi kami berdua akan bertarung untuk tahun ini"

Sudah jelas dia ingin mempertahankan gelarnya. Pria berusia 40 tahun yang dijuluki "Mr Hollywood" ini mengatakan bahwa tahun ini bakal sulit karena para rivalnya juga semakin tangguh dibandingkan sebelumnya. "Ini akan menjadi sangat sulit dan menantang" Kata Solberg. Well said..!

  • Liam Doran (Inggris, #33)

British Bomb, itulah julukan pemuda bengal berusia 28 tahun ini. Dia menjalani tahun yang sulit di 2014, dengan diskualifikasi di Hell RX Norwegia karena pelanggaran bahan bakar, dan SIM-nya sempat ditahan setelah insiden di tanah kelahirannya. Bagaimanapun, dia mengatakan bahwa tiada nama yang lebih besar dari Petter Solberg, dan bergabung di timnya sangat "Keren".

"Setiap pembalap ingin menang, begitu juga saya. Saya lebih termotivasi dari sebelumnya" Kata Doran, yang memenangi 4 balapan di tahun 2013, 2 sebagai pembalap dan 2 sebagai pemilik tim.

Good Luck, Lad..!

 2. Ford OlsbergMSE (Ford Fiesta ST Supercar)


Tim asal Swedia ini merupakan juara bertahan tim musim lalu di World RX dan juga di Red Bull Global Rallycross. Jadi tak ada alasan bagi mereka untuk kehilangan gelar tersebut. Nah untuk mendukung ambisi tersebut, mereka meluncurkan slogan baru, "Xtreme Forces" yang mencirikan ambisi mereka untuk mendominasi sektor rallycross. Selain itu mereka juga mendatangkan Juara Euro RX 2 kali Timur Tymerzyanov untuk mendampingi Andreas Bakkerud dan Reinis Nitišs, ketiganya ada di belakang sono. Yang didepan? Lupakan saja. Mereka adalah Joni Wiman dan Mitchelle De Jong, yang akan bermain di Red Bull GRC.

  • Andreas Bakkerud (Norwegia, #13)

Andreas Bakkerud sebelumnya menyabet 2 gelar di Euro RX kategori Super 1600, dan musim lalu dia berhasil menang 2 kali di Inggris dan Turki, hanya saja inkonsistensi membuatnya finish di posisi 5, kalah dari rekannya Nitišs yang ada di posisi 3.

Inilah yang membuat motivasinya semakin tinggi menjelang seri pertama di Portugal, dan menjadi suksesor Petter Solberg sebagai si Norwegia terbaik di RX. Semoga saja.


  •  Reinis Nitišs (Latvia, #15)
  
Bocah Latvia berusia 19 tahun ini mampu membuktikan dia tidak ingin sekedar main, tapi juga menang. 2 kemenangan dan 4 podium membuatnya bertengger di 3 besar klasemen musim lalu, mengalahkan rekannya Bakkerud. Bukan tidak mungkin Juara Euro RX Kategori Super 1600 2013 ini akan melakukannya lagi di tahun ini, selama dia masih merasa nyaman, dan dia menyukai atmosfir di tim ini, dan percaya ada momentum buat mereka. SEMANGAT..! GARS..!


  • Timur Timerzyanov (Rusia, #42)

Salah satu pembicaraan yang paling hot di paddock jelas, Timerzyanov bergabung ke Ford OlsbergMSE setelah "cerai" dengan Peugeot Hansen. Tapi bukan berarti juara Euro RX 2 kali ini harus mulai dari 0 untuk beradaptasi di tim, karena dia sudah pernah bermain dengan tim asal Swedia ini di balapan Red Bull GRC di Las Vegas, AS tahun 2012 silam.

Timerzyanov menjalani tahun 2014 yang biasa-biasa saja, dengan 1 podium ada di gengamannya, jadi dia "percaya 100% dengan tim ini" bisa berbicara banyak di atas trek tahun ini. Timerzyanov akan membalap dengan tim Red Bull/Viatti Namus OlsbergMSE, terpisah dari 2 rekannya. Namun Mr. Eriksson janji akan memperlakukan ketiga pembalapnya setara. Semoga saja.

3. Team Peugeot-Hansen (Peugeot 208 WRX)


Ambisius? YA untuk tim Peugeot Hansen, apalagi setelah tahun lalu mereka hanya menang sekali, jadi gak ada lagi alasan buat mereka untuk tidak kompetitif untuk musim 2015 ini. Nah untuk itu mereka merombak mobil mereka selama musim dingin. Hasilnya? New Peugeot 208 WRX, hasil kerjasama kru tim Hansen Motorsport di Swedia dan PSA Peugeot di Prancis. Selain itu mereka juga merekrut pembalap Prancis Davy Jeanney (permintaannya Peugeot kah?) untuk menemani Timmy Hansen. "Tahun lalu kami terlambat kompetitif, dan kami punya keuntungan dari pengalaman itu dan kami siap untuk seri pertama..!" Sahut bos tim, Kenneth Hansen. Jelas...
  • Timmy Hansen (Swedia, #17)

Anak dari bos tim Kenneth Hansen ini sebelumnya bermain di ajang-ajang single seater seperti Formula BMW dan Formula Renault dengan prestasi yang lumayan bagus dengan beberapa kemenangan berhasil disabetnya, sebelum akhirnya mengikuti jejak ayahnya ke lintasan rallycross, dan dia masih kompetitif dengan menang sekali musim lalu di ItaliaRX. Jadi dia tidak sabar untuk menang lagi di tahun ini.

"Saya pikir kami punya mobil yang potensial. Saya secara pribadi bekerja lebih keras dari sebelumnya. Saya merasa semakin siap dan inilah mobil terbaik sepanjang karirku."Katanya.
#SambilNunjukNunjukMobilnya.

  • Davy Jeanney (Prancis, #21)

Mungkin saja kesan pertama kamu melihat dia adalah seorang senior yang ingin bersenang-senang saja. Benar? SALAH. Jeanney merupakan juara ajang rallycross Prancis 2010 dan runner-up di ERX 2013, tahun percobaan sebelum World RX dimulai musim lalu. Setahun kemudian dia membalap di 2 tim, berawal di England RX dimana dia membalap untuk Albatec Racing, juga dengan Peugeot 208, dan kemudian dengan Monster Energy World RX. Posisi 17 dengan torehan 27 poin cukup untuk menjadi pembalap Prancis tercepat di World RX musim lalu.

Tapi kali ini tantangan terbarunya adalah mengatasi tekanan yang biasanya hadir di tim pabrikan, mengingat inilah pertama kalinya dia dikontraki tim semacam itu. "Saya kaget ketika mengemudi mobil ini untuk pertama kali karena mesinnya sangat powerful. Target saya adalah tampil progressif dengan beberapa podium, bahkan kemenangan" Jawab Jeanney dengan MANTAP..!

4. Marklund Motorsport (Volkswagen Polo RX)


Volkswagen? Si Dominator WRC itu? YES. Mereka nyaris saja menjuarai titel tim World RX musim lalu, jadi mereka melakukan perombakan besar-besaran untuk musim ini. Dimulai dari penunjukkan Michael Schneider sebagai manager tim, disusul dengan perekrutan nama beken rally P.G. Andersson untuk menemani Topi Heikkinen, runner-up musim lalu.

  • Toomas 'Topi' Heikkinen (Finlandia, #57)

Tidak salah memang kalo Topi Heikkinen dianggap sebagai salah satu bintang masa depan World RX. Alasannya? Simpel, pemenang kejuaraan rallycross Finlandia 2010 dan juara Red Bull GRC 2013 membuatnya tidak bisa dipandang sebelah mata. Musim lalu dia selalu finish di 10 besar, salah satunya kemenangan di Belgium RX membuatnya mampu bertengger di posisi 2 klasemen, hanya kalah dari Petter Solberg. Sisu Power...!

  • Per-Gunnar 'P.G.' Andersson (Swedia, #45)
 
 Ada yang masih ingat dia? Ya, juara dunia Junior WRC 2 kali dengan Suzuki ini akan mengawali karienya di World RX dengan Marklund VW setelah sebelumnya mencicipi 2 race dengan Skoda dan Audi EKS RX. P.G akan menggantikan Anton Marklund, yang memutuskan meninggalkan tim milik ayahnya, Jan dan hijrah ke Audi EKS RX (Akan segera diulas).

"Kamu tidak bisa bayangkan betapanya gembiranya saya ketika Jan menelepon saya dan menawarkan kesempatan ini. Bermain di kejuaraan World RX dengan tim ini terasa sangat mengagumkan. Saya siap untuk tahun ini" Kata Anderson.

Bersambung....