Showing posts with label Loeb. Show all posts
Showing posts with label Loeb. Show all posts

Sunday, 17 April 2016

#FlatOutNews Rally Edisi 29 SPESIAL WRC 2017 The Next World Rally Car (PART 3): Citroen C3 & Volkswagen Polo R '17

Sebelumnya saya sudah menulis artikel-artikel sebelumnya tentang regulasi baru WRC musim 2017:
  1. Kembali ke Gen 1?
  2. First Test
Let's Go..!

Di akhir musim 2015 silam Citroen memutuskan untuk sabbatical selama setahun di WRC, demi mengembangkan mobil baru untuk musim 2017 mendatang dimana regulasi World Rally Car generasi ketiga mulai diterapkan. Di tahun ini Citroen DS3 WRC tetap hadir dengan bantuan tim PH-Sport, dengan memakai nama 'Abu Dhabi Total WRT'.

Pembalap No.1 Citroen Kris Meeke menjadi team leader, dengan Stephane Lefebvre, Craig Breen dan Khalid Al-Qassimi mendapatkan jatahnya masing-masing di mobil No. 2.

Sumber: Citroen Racing
Beberapa hari sebelumnya Citroen secara non-formal memperkenalkan mobil barunya yang bernama C3 WRC di sebuah sesi tes, dengan Kris Meeke sebagai pembalap uji coba. Lokasi tes tersebut dirahasiakan, meskipun saya dapat memperkirakan bahwa tempat tersebut berada di pulau Sardinia, Italia atau di Polandia.

Lupakan lokasinya, kita berbicara tentang mobilnya. Kenapa C3??


Di tahun 2010 Citroen meluncurkan brand DS sebagai varian premium di line-up mereka, dengan DS3 sebagai mobil pertama yang berada di bawah naungan merek tersebut. Beberapa bulan kemudian Citroen Racing mengkonfirmasi bahwa DS3 akan berkompetisi di WRC mulai musim 2011.

Singkat cerita, DS3 WRC sukses memenangkan 2 gelar pabrikan berturut-turut di tahun 2011-12, dan pembalap mereka Sebastien Loeb juga berhasil merebut gelar juara di tahun tersebut.

DS3, tanpa logo Citroen. Sumber: topgear.com
Kembali ke brand DS, di tahun 2012 nama 'Citroen' dihilangkan dari semua mobil DS yang dijual di China. 2 tahun kemudian DS secara resmi berpisah dari Citroen, dan menjadi merek terpisah (meskipun berada di dalam naungan PSA Group).

Hal tersebut membuat DS3 tidak dapat lagi dipakai oleh Citroen di WRC, jadi mereka memilih C3 sebagai base model mobil WRC mereka untuk musim 2017 dan seterusnya.


Kembali ke C3 WRC, mobil spek #Test1 tersebut masih memakai aero kit dari DS3 WRC seperti angular fender dan rear wing, kecuali bumper depan baru, yang suda diuji coba di sesi tes sebelum Rallye Monte Carlo bulan Januari Silam. Selain itu spesifikasi mesin sudah mengikuti regulasi baru.

POLO R WRC '17 RENDER

Selain Citroen, Volkswagen juga memperkenalkan Polo R WRC yang sudah di-upgrade sesuai dengan regulasi baru, meskipun hanya berupa render.


Jika kita perhatikan, mobil tersebut akan mempunyai grill yang lebih besar dari sebelumnya, dan rear wing yang berbeda dibandingkan dengan mobil versi 2016

Monday, 29 February 2016

#FlatOutNews Rallycross Edisi 6 (2016 World RX Silly Season Saga PART 4): The Lord is Coming to #WorldRX..!


Sebelumnya, saya akan memberikan link-link 3 artikel sebelumnya tentang silly season World Rallycross Championship musim 2016:
Kalau sudah baca, thank you very much. Kalau belum, silahkan baca agar bisa mengikuti kronologinya.

Good News Everybody..!



Legenda WRC dan pembalap Dakar Sebastien Loeb akan berkompetisi di FIA World Rallycross Championship bersama juara dunia tim 2015, Peugeot Hansen. Dia akan bertandem bersama runner-up musim 2015 Timmy Hansen.

"Saya sangat senang diberikan kesempatan untuk berkompetisi di FIA World RX untuk pertama kalinya. Beberapa tahun terakhir saya sangat beruntung dapat mengikuti beberapa jenis balapan, tapi rallycross akan menjadi sesuatu yang spesial. Mobil, dan strategi di balapan ini 100% baru untuk saya, jadi saya perlu banyak belajar. Tapi semoga saya dapat dengan segera kompetitif." Kata Loeb.


Pembalap berusia 42 tahun tersebut memang sudah bergabung dengan Peugeot di akhir musim lalu, setelah Citroen memutuskan untuk melakukan restrukturisasi di tim World Touring Car Championship (WTCC). Selain itu, keputusan Citroen untuk mengundurkan diri sementara dari WRC membuatnya tidak punya pilihan lain.

Khusus rallycross, Loeb hanya pernah mengikuti balapan tersebut 2 kali, meskipun penuh dengan kesuksesan: medali emas di X Games 2012 bersama tim Citroen Hansen, dan finish kesembilan di Euro RX Loheac, Prancis 2013.

Selain akan 'bermain' di World RX musim ini, juara dunia WRC 9 kali tersebut juga akan memantau timnya sendiri, Sebastien Loeb Racing, yang akan berkompetisi di WTCC dengan Citroen C-Elysee, Junior WRC dengan Citroen DS3 R3T MAX, GT Tour, dan Porsche Carrera Cup.

Apa komentar Timmy Hansen tentang kedatangan Loeb?


"Saya adalah salah satu penggemar Seb, dan saya bahkan pernah bertemu dengannya untuk meminta tanda tangan. Jadi, bekerja dengannya merupakan mimpi yang menjadi kenyataan buat saya. Saya masih banyak belajar, jadi mendapatkan pelajaran darinya akan sangat bagus untuk saya. Selain itu saya yakin dia juga akan belajar dari saya tentang rallycross."

Timmy bertarung dengan Petter Solberg di sepanjang musim 2015 silam. Tapi saya bisa katakan bahwa musim ini akan lebih berat untuknya karena dia harus mengalahkan rekan setimnya.
 
Dan, bagaimana dengan Davy Jeanney?



Tenang saja, dia tetap dipertahankan oleh tim Hansen. Lebih tepatnya, tim Peugeot Hansen Academy. Jeanney akan mengikuti 10 seri di World RX.


Sementara itu Kevin Hansen akan mengemudi Peugeot 208 WRX di Euro RX dan beberapa seri World RX. Kevin sendiri merupakan juara bertahan kelas RX Lites.


Kedua tim tersebut tetap akan didukung oleh Peugeot Sport, Red Bull, Oreca, Total dan Ohlins Suspension.

Jadi, daftar para superstar di World RX musim 2016 mendatang:
  • Loeb
  • Timmy Hansen
  • Ken Block
  • Andreas Bakkerud
  • Petter Solberg
  • Johan Kristoffersson
  • Mattias Ekstrom
  • More to come...
Brace yourself guys. This could be the Clash of the Titans.

Friday, 20 November 2015

#FlatOutNews Rally Edisi 18 (2016 WRC Silly Season Saga PART 2): Citroen pergi (Sementara)

Aku (Citroen) hanya pergi 'tuk sementara
Bukan 'tuk meninggalkanmu (WRC) selamanya
Ku (Citroen) pasti 'kan kembali pada dirimu (WRC)
Tapi kau jangan nakal (dengan Volkswagen)
Aku pasti kembali
(Pasto - Aku Pasti Kembali)

Setelah beberapa spekulasi, akhirnya PSA Peugeot Citroen Group mengeluarkan keputusan tentang masa depan Citroen di kancah motorsport:
Sumber: Citroen Racing @Facebook
Citroen akan mengundurkan diri dari World Rally Championship di akhir musim 2015.

Tapi jangan salah kaprah dulu. Citroen DS3 WRC beserta anak cucunya (RRC, R5, R3T MAX) di musim 2016, meskipun programnya akan dijalankan oleh tim privat...

...dan di saat yang bersamaan Citroen akan mengembangkan mobil yang kompatibel dengan regulasi World Rally Car generasi ketiga (Kamu bisa tahu lebih lanjut tentang hal ini DISINI), dan siap kembali sebagai tim pabrikan di musim 2017 dst.
Citroen C3 WRC. Sumber: Maxime Paris
Bisa jadi itu DS3 WRC, atau bisa jadi juga itu C3 WRC...

Meskipun belum diketahui secara pasti tim mana yang bersedia menjalankan program Citroen WRC musim depan, tapi bisa jadi tim asal Prancis PH-Sport yang akan mengemban tanggung jawab tersebut.
Sumber: rallyfeeling.hu
Kejadian ini mirip dengan yang terjadi di musim 2006. Waktu itu tim Kronos Racing asal Belgia menjalankan program Citroen dengan Xsara di WRC setelah Citroen (bersama Peugeot) mengundurkan diri dari WRC di akhir musim 2005. Citroen kemudian kembali secara resmi dengan mobil baru C4.

Hanya saja, kali ini Citroen juga memastikan mereka hanya berkompetisi secara part-time musim depan, minimal 6 reli saja.
Hasil karya PH-Sport. Sumber:rallye-sport.fr
Sebagai info, PH-Sport adalah tim yang membalap di kelas WRC-2 dengan DS3 R5. Musim ini pembalap muda asal Prancis, Stephane Lefebvre membalap dengan tim ini sebagai kado juara Junior WRC, dan musim depan Quentin Gilbert, yang menjuarai kelas tersebut tahun ini akan membalap untuk tim tersebut musim depan.

Keputusan tersebut membuat masa depan kedua pembalapnya, Kris Meeke dan Mads Ostberg menjadi tanda tanya.
Sumber: Red Bull Content Pool
Citroen telah memastikan Ostberg tidak akan bersama mereka musim depan, dan bisa jadi akan membalap secara penuh dengan M-Sport atau Adapta WRT, keduanya dengan Ford Fiesta RS WRC.
Sumber: Red Bull Content Pool
Di sisi lainnya, meski belum dikonfirmasi, bisa jadi Meeke akan tetap bersama Citroen di musim 2017 bersama Lefebvre, yang berarti dia akan tetap mengemudikan DS3 WRC di tahun 2016. Tapi ingat, ini masih spekulasi.
 I'm Sorry Goodbye, WTCC

Ikat pinggang PSA Peugeot Citroen Group juga berlaku untuk World Touring Car Championship.


Citroen memutuskan untuk mengurangi aktifitasnya di WTCC di musim 2016 dengan mengurangi jumlah mobil pabrikan dari 4 menjadi 2 mobil saja, dengan Yvan Muller dengan Jose Maria Lopez sebagai pembalapnya...

...sebelum kemudian mengundurkan diri secara permanen di akhir musim tersebut.
Ma Qing Hua. Sumber: sportauto.cn
Itu juga berarti legenda WRC Sebastien Loeb dan pembalap asal China Ma Qing Hua harus berpisah dari Citroen. Khusus untuk Loeb, kerjasamanya dengan Citroen harus berakhir setelah 17 tahun.
Loeb dengan Peugeot 2008 DKR16. Sumber:velocitatis.com
Tapi bukan berarti semuanya telah usai, karena Loeb sudah menandatangani kontrak dengan Peugeot untuk membalap di dakar awal tahun depan, dan bisa saja dia akan membalap di beberapa ajang lainnya seperti rallycross.

Friday, 14 August 2015

#FlatOutNews Rally Edisi 16: 2016 WRC Silly Season Saga PART 1

Halo..!

 Sekarang kita telah berada di paruh akhir dari tahun 2015 ini. Percaya atau tidak, suka atau tidak suka, rumor-rumor tentang bursa pembalap dan tim akan muncul silih berganti. Welcome to 2016 Silly Season...

1. 3 Kesempatan untuk Meeke



Untuk kesekian kalinya Kris Meeke mengecewakan tim Citroen. Podium yang sudah hampir pasti melayang begitu saja ketika dia dengan navigator Paul Nagle kecelakaan di hari kedua Rally Finlandia 2 minggu lalu, padahal sebelumnya dia . Itu adalah kecelakaan ketiganya dalam tiga reli terakhir, dan rasanya posisi 1-2 di Argentina seperti jadi masa lalu.



Kontrak Meeke, dengan rekan setimnya Mads Ostberg akan habis di akhir musim ini. Ostberg sepertinya dapat jaminan karena performa konsisten yang membawanya ke 3 besar di klasemen sementara, tapi masa depan Meeke-lah yang menghiasi headline berita motorsport sejauh ini.

Jadi, bos tim Citroen, Yves Matton memberikan 3 kesempatan buat Kris untuk meningkatkan performanya, dimulai dari Finlandia, Jerman, dan terakhir di Australia bulan depan. 1 kesempatan sudah habis di Finlandia (yang awalnya mengesankan, tapi akhirnya mengecewakan), jadi jangan sia-siakan 2 kesempatan itu, Kris..!

2. Tapi Bukan Berarti Citroen (WRC) Sendiri Aman...  



Citroen mungkin terlalu sibuk dengan masa depan Kris Meeke dan Mads Ostberg, sampai-sampai masa depan tim Citroen World Rally Team juga dipertanyakan...

Itu karena PSA Group, yang menaungi Citroen (dan juga Peugeot) akan melakukan restrukturisasi besar-besaran untuk program motorsport mereka. Citroen akan memutuskan untuk menarik salah satu tim tergantung level kompetisi, logistik, dan penjualan mobil Citroen, khususnya di Eropa dan China.




Kedua tim ini memang berada di situasi yang saling berlawanan di kejuaraan masing-masing. Citroen WRT selalu kesulitan sejak anak emasnya, Sebastien Loeb pindah ke Citroen WTCC, dan semakin menderita sejak Volkswagen, yang punya sumber daya lebih besar, masuk ke WRC. Total kemenangan Citroen pasca era Loeb adalah DUA.

Kiri ke Kanan: Ma Qing Hua, Sebastien Loeb, Yvan Muller, JM Lopez
Citroen WTCC justru sebaliknya. Dengan mobil C-Elysee,mereka melakukan hal yang juga dilakukan VW di WRC: MENDOMINASI. Mereka mampu memenangi 17 dari 23 balapan musim lalu (!), dan dominasi ini masih berlanjut hingga saat ini.

Bisa jadi karena budget yang dibutuhkan membengkak akibat partisipasi mereka di WTCC, dan revisi mobil DS3 WRC besar-besaran tahun ini demi membendung VW. Itu masih belum termasuk partisipasi Citroen di Formula E bersama Virgin Racing, dengan memakai brand premium DS.


Jadi bisa disimpulkan ini akan menjadi dilema besar untuk Citroen. Apakah mengundurkan diri dari WRC, yang membesarkan nama mereka di kancah motorsport, atau pamit dari WTCC?

We'll see.

3. Hyundai siap ke WRC-2 



Meskipun pengembangan mobil i20 WRC Evo 2 masih berjalan, tim Hyundai Motorsport, yang berbasis di Jerman, mendapatkan mandat dari markas the k-pop racer di Korea Selatan untuk membuat dan mengembangkan mobil i20 versi R5, yang berarti dapat dipakai di WRC-2, European Rally Championship (ERC), dan, semoga saja, Asia Pacific (APRC).

But Why? 
"Mobil World Rally Car hanya dapat dipakai di WRC dan beberapa kejuaraan lainnya. Satu-satunya kategori mobil yang dapat dipakai di seluruh dunia adalah R5, jadi ini keputusan yang tepat untuk membangun mobil itu" Kata bos tim Hyundai, Michel Nandan.

Dia juga menambahkan bahwa mobil itu akan dibangun dengan basis yang sama dengan i20 WRC baru, tapi dengan paket aerodinamika ala R5, girboks 5 kecepatan sequential manual buatan Sadev, mesin 1.6L turbo dengan turbo restrictor 32mm dan harga maksimal 180.000 euro atau lebih dari 2.76 miliar Rupiah. Mobil ini mungkin melakukan debutnya di pertengahan tahun depan.



R5 세계 오신 것을 환영합니다

R5 segye e osin geos-eul hwan-yeonghabnida
Welcome to R5 World, Hyundai..!

4. Paddon Naik Jabatan. Well, Sementara



Masih soal Hyundai, tapi kali ini soal pembalapnya. Hayden Paddon diplot sebagai pembalap kedua tim Hyundai untuk Rally Australia, dan sekaligus menggusur Dani Sordo ke tim B Hyundai.

Alasan mereka melakukan hal ini karena Sordo tidak punya pengalaman sama sekali di Rally Australia, yang berbasis di Coffs Harbour, New South Wales. Penampilan terakhirnya di negeri Kanguru adalah tahun 2009, dan itupun pusat relinya ada di Kingscliff, NSW yang penuh dengan kontroversi. Jadi, Hyundai memanggil Paddon ke tim A untuk membantu mereka merebut posisi kedua di klasemen tim dari Citroen.

Tapi, saya tidak yakin dengan itu.
Eh saya yakin sih, tapi itu bukan satu-satunya faktor penentu. Penampilan apiknya di beberapa reli terakhir, terutama podium di Italia menjadi ancaman nyata buat Sordo, dan ini bukan pertama kalinya dia mengalaminya.


Ketika Sordo masih berada di tim Citroen 2006-2010, dia mampu meraih banyak podium, tapi tidak ada satupun diantaranya merupakan podium kemenangan. Dan di tahun 2010, Sebastien Ogier, yang bermain di tim Citroen Junior berhasil menang di Portugal, dan memberikan tekanan tambahan kepada Sordo. Alhasil, Citroen memutuskan untuk mempromosikan Ogier ke tim utama, dan mendemotasi Sordo ke tim Junior. Sordo kemudian pindah ke MINI di tahun 2011.

Jadi, target Sordo di 5 reli yang tersisa musim ini untuk mempertahankan kursi di Hyundai jelas: KALAHKAN PADDON, KALAU PERLU NEUVILLE SEKALIAN.

Monday, 26 January 2015

#LastDay WRC Rallye Monte Carlo 2015: Volkswagen Préfet..!

Halo...!

Akhirnya Rallye Monte Carlo sebagai seri pembuka World Rally Championship 2015 sudah selesai juga. Sembari tim-tim mulai packing untuk kembali ke markas masing-masing atau langsung ke Swedia untuk sesi tes sebelum Rally Swedia tanggal 12 Februari nanti, kita review kembali 4 hari yang fantastis di pegunungan Alpen ini:

#FantasticSix
(seperti biasa), Sebastien Ogier sukses menang di kampung halamannya, unggul 58 detik dari Jari-Matti Latvala, dan 2 menit lebih dari Andreas Mikkelsen (yang menggunakan mobil spek 2014). Ini berarti Volkswagen sapu bersih podium untuk kedua kalinya sejak debut di tahun 2013, dan kedua kalinya juga satu pabrikan melakukan itu (Citroen melakukannya tahun 2003 dengan Sebastien Loeb-Carlos Sainz-Colin McRae).

"Kemenangan di Monte Carlo sangat berarti, khususnya untuk saya, sangat dekat dengan rumahku (Kota Gap dimana service park berada adalah kota kelahiran Ogier), dan di rally pertama tahun ini. Tantangannya sangat berat, tapi sangat memuaskan ketika kami bisa melewati itu. Kondisinya sangat sulit, tapi atmosfernya the best, sangat magis." Kata Ogier. Latvala pun "kaget" bisa finish runner-up, karena dia berpikir bahwa "Saya akan finish kelima". Ya, anda beruntung Jari.

Mads Ostberg finish keempat dengan mobil spek 2014 (dia baru akan mendapatkan spek 2015 di Swedia), meskipun 12 poin yang dia raih "tidak berguna" untuk Citroen, karena Loeb dan Kris Meeke yang dinominasikan untuk Monte Carlo. Thierry Neuville berhasil menyalip Dani Sordo di power stage dengan marjin 0.8 detik saja (keduanya menggunakan mobil spek 2014). Sementara M-Sport hanya punya Elfyn Evans di 10 besar, setelah rekannya Ott Tanak finish di posisi ke 18.


Sementara itu Loeb mengakhiri rally selingannya dengan finish kedelapan setelah bencana di hari jumat, sementara Kris Meeke di posisi kesepuluh, dengan kemenangan di power stage, dan Loeb meraih 2 poin. Mereka berdua menghimpit Martin Prokop, pembalap privat terbaik dan pengguna  ban Pirelli terbaik pula. Dan sekarang Loeb akan bersiap diri untuk balap turing dunia WTCC. Ciao..!

Sementara itu performa ciamik Robert Kubica harus berakhir segera setelah menyelesaikan SS14 dari 15 SS, setelah remnya jebol, menghantam tembok dan roda kiri-depannya rusak (Latvala juga khawatir dengan remnya yang panas setelah SS14). Karena inilah banyak haters juluki Kubica dengan KUBICRASH. Tapi setidaknya potensinya mulai muncul. Sementara itu Yuriy Protasov juga bermasalah dengan girboks DS3-nya, kehilangan gigi ke-3, kehilangan 90 detik dan finish ke-16.

Sementara itu di kategori WRC-2, Stephane Lefebvre berhasil juara di rally keduanya di kategori ini, unggul 2 menit dari Craig Breen, dan Armin Kremer di tempat ketiga. Di WRC-3? Quentin Gilbert juaranya. congratz..!

 Sampai jumpa di Karlstad, Swedia..!

2015 Rallye Monte Carlo: Overall standings after Stage 15 (Top 20):

1. Sebastien Ogier Volkswagen Motorsport Polo R WRC 3h 36m 40.2s M
2. Jari-Matti Latvala Volkswagen Motorsport Polo R WRC +0m 58.0s M
3. Andreas Mikkelsen Volkswagen Motorsport II Polo R WRC +2m 12.3s
4. Mads Ostberg Citroen Total Abu Dhabi WRT DS 3 WRC +2m 43.6s
5. Thierry Neuville Hyundai Motorsport i20 WRC +3m 12.1s M
6. Dani Sordo Hyundai Motorsport i20 WRC +3m 12.9s M
7. Elfyn Evans M-Sport WRT Ford Fiesta RS WRC +5m 23.7s M
8. Sebastien Loeb Citroen Total Abu Dhabi WRT DS 3 WRC +8m 34.7s M
9. Martin Prokop Jipocar Czech National Team Ford Fiesta RS WRC +9m 54.8s M
10. Kris Meeke Citroen Total Abu Dhabi WRT DS 3 WRC +10m 55.6s M

11. Henning Solberg M-Sport WRT Ford Fiesta RS WRC +12m 07.4s
12. Stephane Lefebvre Citroen DS 3 R5 +12m 56.5s WRC2
13. Craig Breen Peugeot 208 T16 +15m 10.5s WRC2
14. Armin Kremer Skoda Fabia S2000 +15m 23.5s WRC2
15. Eric Camilli Ford Fiesta R5 +17m 56.2s WRC2
16. Yuriy Protasov Citroen DS 3 WRC +18m 46.0s
17. Matthieu Margaillan Skoda Fabia S2000 +18m 49.3s
18. Ott Tanak M-Sport WRT Ford Fiesta RS WRC +19m 49.3s M
19. Jonathan Hirschi Peugeot 208 T16 +22m 49.3s
20. Jean-Michel Raoux Ford Fiesta RS WRC +27m 40.7s

Others

22. Quentin Gilbert Citroen DS 3 R3-Max +31m 52.5s WRC3 / JWRC
23. Francois Delecour Porsche 997 GT3 Cup RGT +33m 21.4s


Rallye Monte Carlo: Power Stage / SS15 (Top 3):

1. Kris Meeke Citroen Total Abu Dhabi WRT DS 3 WRC 6m 30.5s M
2. Sebastien Loeb Citroen Total Abu Dhabi WRT DS 3 WRC +0m 00.2s M
3. Jari-Matti Latvala Volkswagen Motorsport Polo R WRC +0m 01.9s M

NOTE: Top three finishers in Power Stage are awarded bonus points. 1st = 3 points; 2nd = 2 points; 3rd = 1 point


WRC2 standings after Stage 15:

1. Stephane Lefebvre Citroen DS3 R5 3h 49m 36.7s WRC2
2. Craig Breen Peugeot 208 T16 +2m 14.0s WRC2
3. Armin Kremer Skoda Fabia S2000 +2m 27.0s WRC2
4. Eric Camilli Ford Fiesta R5 +4m 59.7s WRC2
5. Jonathan Hirschi Ford Fiesta R5 +9m 52.8s WRC2
6. Quentin Giordano Citroen DS3 R5 +17m 17.0s WRC2
7. Alain Foulon Mitsubishi Lancer Evo X +1h 02m 39.2s WRC2
8. Marco Vallario Mitsubishi Lancer Evo X +1h 24m 57.6s WRC2


WRC3 standings after Stage 15:

1. Quentin Gilbert Citroen DS 3 R3-Max 4h 08m 32.7s WRC3 / JWRC
2. Christian Riedemann Citroen DS 3 R3-Max +2m 23.7s WRC3 / JWRC
3. Ole Christian Veiby Citroen DS 3 R3-Max +3m 31.4s WRC3 / JWRC
4. Simone Tempestini Citroen DS 3 R3-Max +5m 28.4s WRC3 / JWRC
5. Stephane Consani Renault Clio RS R3T +9m 24.9s WRC3
6. Yohan Rossel Citroen DS 3 R3-Max +11m 27.7s WRC3 / JWRC
7. Alessando Re Citroen DS 3 R3-Max +12m 04.5s WRC3 / JWRC
8. Kornel Lukacs Citroen DS 3 R3-Max +20m 02.4s WRC3 / JWRC
9. Charlotte Dalmasso Citroen DS 3 R3-Max +39m 10.4s WRC3 / JWRC


Notable retirements:

SS1/SS2. Sebastien Chardonnet Citroen DS3 WRC Suspension M*
SS2. Bryan Bouffier M-Sport WRT Ford Fiesta RS WRC Went off
SS2. Robert Kubica RK WRT Ford Fiesta RS WRC Electrical issues M*

SS8. Kris Meeke Citroen Total Abu Dhabi WRT DS3 WRC Suspension damage M**
SS8. Sebastien Loeb Citroen Total Abu Dhabi WRT DS3 WRC Suspension damage M**

SS14. Robert Kubica RK WRT Ford Fiesta RS WRC Went off – lost brake pedal


M denotes Manufacturer entry

*denotes re-started under Rally 2 on Friday
**denotes re-started under Rally 2 on Saturday


Sunday, 25 January 2015

#day3 WRC Rallye Monte Carlo 2015: Kubica Principality

Halo...!

Hari ketiga di Rallye Monte Carlo baru saja selesai, dan di hari inilah Robert Kubica menunjukkan tajinya di lintasan aspal-salju khas pegunungan Alpen. Berikut ulasan selengkapnya:


Setelah merebut 3 SS kemarin, Kubica kembali impresif dengan memenangi SS10, satu dari 3 SS yang digelar hari ini (SS9 dibatalkan karena terlalu banyak penonton disana), sisanya adalah 2 kali menempati posisi kedua, membuatnya posisinya merangkak ke tempat ketiga belas.

Tapi tetap saja itu tidak mempengaruhi keunggulan Sebastien Ogier, meskipun memutuskan main aman selama hari ketiga ini. Dua rekannya, Jari-Matti Latvala dan Andreas Mikkelsen mendekat dari sebelumnya 1:45 menit dan 2:34 menit menjadi 43 detik dan 1:49 menit saja. 

Hanya orang greget (Colin McRae) yang pernah "lakukan" ini. #FLATOUT

Meskipun sempat khawatir dengan mesin DS3 yang hanya jalan dengan 3 silinder, Mads Ostberg naik ke posisi 4 setelah Ott Tanak terjun bebas di SS10, kehilangan 18 menit, dan terjun bebas pula ke posisi 20. Rekannya Elfyn Evans tidak terlalu membantu dengan turun ke posisi 7 setelah suspensinya rusak dan duo Hyundai Dani Sordo dan Thierry Neuville mengambil alih posisinya, meskipun steering column-nya longgar. Martin Prokop berada di posisi 8, dan duo Citroen Sebastien Loeb dan Kris Meeke naik ke 10 besar setelah memenangi 2 SS sisa di hari ini.


Sementara di kategori WRC-2 terjadi pertarungan panas. Stephane Lefebvre dan Martin Koci sempat bertarung sampai keduanya hanya berjarak 0.6 detik sebelum Koci mengalami masalah dengan Ford Fiesta R5-nya dan turun ke posisi ketiga. Veteran WRC Armin Kremer naik ke posisi kedua. Sementara itu Julien Maurin gagal menyelesaikan rally ini setelah mengalami kecelakaan di SS10.

2015 Rallye Monte Carlo: Overall standings after Stage 12 (Top 10):

1. Sebastien Ogier Volkswagen Motorsport Polo R WRC 3h 00m 39.9s M
2. Jari-Matti Latvala Volkswagen Motorsport Polo R WRC +0m 42.8s M
3. Andreas Mikkelsen Volkswagen Motorsport II Polo R WRC +1m 49.8s M
4. Mads Ostberg Citroen Total Abu Dhabi WRT DS3 WRC +2m 42.8s M
5. Dani Sordo Hyundai Motorsport i20 WRC +3m 16.1s M
6. Thierry Neuville Hyundai Motorsport i20 WRC +3m 20.8s M
7. Elfyn Evans M-Sport WRT Ford Fiesta RS WRC +4m 51.7s M
8. Martin Prokop Jipocar Czech National Team Ford Fiesta RS WRC +8m 17.5s M
9. Sebastien Loeb Citroen Total Abu Dhabi WRT DS3 WRC +09m 02.2s M
10. Kris Meeke Citroen Total Abu Dhabi WRT DS3 WRC +10m 06.0s M

Other(s):

11. Stephane Lefebvre Citroen DS3 R5 +10m 20.8s WRC2
12. Henning Solberg M-Sport WRT Ford Fiesta RS WRC +11m 17.1s
13. Robert Kubica RK WRT Ford Fiesta RS WRC +11m 53.8s M
14. Armin Kremer Skoda Fabia S2000 +13m 19.6s WRC2
15. Martin Koci Ford Fiesta R5 +13m 40.3s WRC2
20. Ott Tanak M-Sport WRT Ford Fiesta RS WRC +19m 18.3s M


WRC2 standings after Stage 12 (Top 3):

1. Stephane Lefebvre Citroen DS3 R5 3h 11m 00.7s WRC2
2. Armin Kremer Skoda Fabia S2000 +2m 58.8s WRC2
3. Martin Koci Ford Fiesta R5 +3m 19.5s WRC2


Notable retirements#:

SS1/SS2. Sebastien Chardonnet Citroen DS3 WRC Suspension M*
SS2. Bryan Bouffier M-Sport WRT Ford Fiesta RS WRC Went off
SS2. Robert Kubica RK WRT Ford Fiesta RS WRC Electrical issues M*

SS8. Kris Meeke Citroen Total Abu Dhabi WRT DS3 WRC Suspension damage M**
SS8. Sebastien Loeb Citroen Total Abu Dhabi WRT DS3 WRC Suspension damage M**

M denotes Manufacturer entry

*denotes re-started under Rally 2 on Friday
**denotes re-started under Rally 2 on Saturday

Saturday, 24 January 2015

#day2 WRC Rallye Monte Carlo: SS8: "Loeb? CHECK. Meeke? CHECK. Kubica? CHECK"

Halo...!

Judul untuk review hari kedua Rallye Monte Carlo ini saya tulis karena ketiga pembalap tersebut mengalami, ehm, sedikit sial. Berikut ulasan selengkapnya:


Seperti yang saya sudah jelaskan di preview, pilihan ban sangat sulit dan krusial, dan inilah yang terjadi di hari kedua ini. Setelah memimpin hari pertama, Sebastien Loeb harus menyerahkan "tahtanya" ke Sebastien Ogier setelah suspensi kiri-belakangnya rusak akibat menghantam batu di SS8, SS terakhir untuk hari ini. Alhasil, dia kehilangan lebih dari 6 menit dan terlempar ke posisi 15, dan akan restart melalui regulasi Rally-2.

Derita Citroen bertambah setelah Kris Meeke mengalami masalah yang sama, tapi dia tidak mampu menyelesaikan SS8 dan dijatuhi penalti 10 menit (bertambah dari 5 menit seiring perubahan regulasi) dan terdampar ke posisi 21. Alhasil Citroen hanya bisa berharap Loeb merangkak naik dan meraih kemenangan di power stage (SS terakhir) karena Mads Ostberg tidak dinominasikan untuk mencetak poin untuk pabrikan di rally ini.


Kubica? Perasaannya sedang campur aduk. Gimana tidak? Dia memenangi 3 dari 6 SS untuk hari ini, sebelum kecelakaan dua kali dalam SS8 (lagi) dan mengalami kerusakaan di bagian depan Ford Fiesta RS WRC-nya. Tapi dia "hanya" kehilangan 3 menit, membuat posisinya yang semula merangkak naik dari posisi 52 ke 23 kemudian turun lagi ke 28. Tapi setidaknya dia mampu menyelesaikan SS8, jadi tidak perlu lagi restart memakai Rally-2. Selain itu dia mampu tampil beda, dengan ban Pirelli-nya dia bisa kompetitif melawan ban Michelin.

Alhasil, leaderboard pun berubah drastis dengan Jari-Matti Latvala dan Andreas Mikkelsen berada di posisi 2 dan 3, potensi VW untuk sapu bersih podium terbuka. Ott Tanak masih berada di posisi 4, tapi Mads Ostberg menguntit di posisi 5. Elfyn Evans turun ke posisi 6, diikuti oleh duo Hyundai Thierry Neuville dan Dani Sordo, sementara itu duo privat Martin Prokop dan Henning Solberg melengkapi 10 besar.


Sementara itu di kategori WRC-2, bocah baru Stephane Lefebvre berhasil menjauh dari Martin Koci dari 1.7 detik menjadi 6.5 detik, dan Armin Kremer berada di posisi ketiga setelah Craig Breen mengalami masalah. So far so good untuk mobil Citroen DS3 R5, yang menjalani musim debutnya setelah dihomologasi tahun lalu.

OK, that's it, dan hari ketiga akan dibuka di SS9 di PRUNIERES - EMBRUN 1 pukul 09.16 waktu setempat (15.16 WIB). See ya...!



2015 Rallye Monte Carlo: Overall standings after Stage 8 (Top 10):

1. Sebastien Ogier Volkswagen Motorsport Polo R WRC 1hour 52m 07.4s M
2. Jari-Matti Latvala Volkswagen Motorsport Polo R WRC +1m 45.4s M
3. Andreas Mikkelsen Volkswagen Motorsport II Polo R WRC +2m 34.8s M
4. Ott Tanak M-Sport WRT Ford Fiesta RS WRC +2m 44.4s M
5. Mads Ostberg Citroen Total Abu Dhabi WRT DS3 WRC +3m 02.9s M
6. Elfyn Evans M-Sport WRT Ford Fiesta RS WRC +3m 15.2s M
7. Thierry Neuville Hyundai Motorsport i20 WRC +3m 29.9s M
8. Dani Sordo Hyundai Motorsport i20 WRC +4m 03.0s M
9. Martin Prokop Jipocar Czech National Team Ford Fiesta RS WRC +4m 59.6s M
10. Henning Solberg M-Sport WRT Ford Fiesta RS WRC +6m 38.9s

Other(s):

11. Lorenzo Bertelli FWRT SRL Ford Fiesta RS WRC +7m 13.8s M
12. Stephane Lefebvre Citroen DS3 R5 +7m 42.7s WRC2
13. Martin Koci Ford Fiesta R5 +7m 49.2s WRC2
14. Armin Kremer Skoda Fabia S2000 +9m 47.6s WRC2
15. Sebastien Loeb Citroen Total Abu Dhabi WRT DS3 WRC +10m 08.0s M**


WRC2 standings after Stage 8 (Top 3):

1. Stephane Lefebvre Citroen DS3 R5 1hr 59m 50.2s WRC2
2. Martin Koci Ford Fiesta R5 +6.5s WRC2
3. Armin Kremer Skoda Fabia S2000 +2m 04.9s WRC2


Notable retirements#:

SS1/SS2. Sebastien Chardonnet Citroen DS3 WRC Suspension M*
SS2. Bryan Bouffier M-Sport WRT Ford Fiesta RS WRC Went off
SS2. Robert Kubica RK WRT Ford Fiesta RS WRC Electrical issues M*

SS8. Kris Meeke Citroen Total Abu Dhabi WRT DS3 WRC Suspension damage M**
SS8. Sebastien Loeb Citroen Total Abu Dhabi WRT DS3 WRC Suspension damage M**

M denotes Manufacturer entry

*denotes re-started under Rally 2 on Friday
**denotes will re-start under Rally 2 on Saturday

# Unlike in previous years, crews will be authorised to rejoin under Rally 2 rules at Rallye Monte Carlo but only on the first two days. Any crews that retire during Saturday's leg will not be entitled to rejoin the rally on Sunday.