Showing posts with label Ekstrom. Show all posts
Showing posts with label Ekstrom. Show all posts
Tuesday, 14 June 2016
#FinalThought World Rallycross of Norway 2016: Grand Chelem & Nation's Pride in Hell
Label:
2016,
Bakkerud,
Bryntesson,
EKSRX,
Ekstrom,
Euro RX,
Gehrman,
Hansen,
HellRX,
Hoonigan Ford,
Kiss,
Linnerud,
Magnussen,
Olofsson,
Peugeot Hansen,
Raymond,
Royras,
RX Lites,
TouringCars,
World RX
Thursday, 9 June 2016
#Preview World Rallycross of Norway June 10-12 2016
Label:
2016,
EKSRX,
Ekstrom,
Euro RX,
HellRX,
Kristoffersson,
Peugeot Hansen,
RX Lites,
Solberg,
Volkswagen Sweden,
World RX
Monday, 30 May 2016
#FinalThought World Rallycross of Great Britain 2016: Eat, Sleep, WIN, Repeat
Label:
2016,
Baumanis,
Bryntesson,
EKSRX,
Ekstrom,
Hansen,
LyddenRX,
Olofsson,
Peugeot Hansen,
Raymond,
RX Lites,
RX Team Austria,
Solberg,
Super 1600,
Susta,
Szabo,
World RX
Saturday, 28 May 2016
#Preview World Rallycross of Great Britain May 27-29 2016
Label:
2016,
Bryntesson,
EKSRX,
Ekstrom,
Heikkinen,
Linnemann,
LyddenRX,
Peugeot Hansen,
RX Lites,
Solberg,
Super 1600,
Volkswagen Sweden,
World RX
Monday, 16 May 2016
#FinalThought World Rallycross of Belgium 2016: Ekstrom is on HIS OWN CLASS
Label:
2016,
BelgiumRX,
Bryntesson,
EKSRX,
Ekstrom,
Euro RX,
Hansen,
Loeb,
Magda Andersson,
Peugeot Hansen,
RX Lites,
Solberg,
TouringCars,
Volkswagen Sweden,
World RX
Friday, 13 May 2016
Monday, 9 May 2016
#FinalThought World Rallycross of Hockenheim 2016: Audi is ON FIRE. Peugeot? Literally.
Label:
2016,
Block,
Bryntesson,
EKSRX,
Ekstrom,
Heikkinen,
HockenheimRX,
Hoonigan Ford,
Hvaal,
PSRX,
Raymond,
RX Lites,
World RX
Thursday, 24 March 2016
#FlatOutNews Rallycross Edisi 9 (2016 World RX Silly Season Saga PART 7): Audi's 2016 Agenda
Sebelumnya, saya akan memberikan link-link 3 artikel sebelumnya tentang silly season World Rallycross Championship musim 2016:
Meskipun ditinggali Munnich Motorsport yang beralih ke Seat, para tim yang menggunakan mobil Audi sudah siap menghadapi musim baru di FIA World Rallycross Championship.
Kita mulai dari EKS RX. Tim yang didukung secara penuh oleh Audi tersebut tetap akan membalap dengan S1 Quattro, tentunya dengan beberapa tweak untuk meningkatkan performa. Hanya saja sang bos, pembalap DTM Mattias Ekstrom akan mempuyai team-mate baru musim ini...
...Dan dia adalah Toomas 'Topi' Heikkinen. Sebelumnya satu-satunya The Flying Finn di World RX tersebut sudah dihubungkan dengan tim-tim seperti EKS, OlsbergsMSE, dan bahkan Mazda, sebelum kemudian memilih EKS RX sebagai opsi terbaiknya.
Heikkinen akan berkompetisi di 12 seri yang dijadwalkan di World RX, sementara itu Mattias Ekstrom hanya 11, minus Hockenheim RX di Jerman karena partisipasinya di DTM. Kemungkinan besar Edward Sandstrom sudah tersedia sebagai pembalap wild card di tim ini.
Kita lanjut ke privateer. Pembalap asal Swedia Robin Larsson akan kembali berpatisipasi full-time di World RX musim ini dengan Audi A1, yang sebenarnya merupakan base model dari S1.
Larsson mengatakan bahwa A1 kesayangannya sudah di-upgrade dengan beberapa komponen baru. Selain itu Larsson mengatakan bahwa dia tetap akan mengemudi dengan 'cerdas', suatu taktik yang membuat performanya meningkat di paruh kedua musim 2015 silam.
Robin Larsson merupakan anak dari juara Euro RX 2 kali Lars Larsson, sedangkan Robin sendiri berhasil meraih gelar yang sama di tahun 2014. Prestasi tersebut membawanya ke arena World RX di musim berikutnya, dan kemudian sukses meraih kemenangan pertamanya di Argentina RX.
- PART 1 (Volkswagen Bersatu)
- PART 2 (Ford's Latest RX Team)
- PART 3 (Ford, Again)
- PART 4 (Loeb Comes to World RX)
- PART 5 (Bienvenido SEAT)
- PART 6 (OlsbergsMSE's New Plan)
Meskipun ditinggali Munnich Motorsport yang beralih ke Seat, para tim yang menggunakan mobil Audi sudah siap menghadapi musim baru di FIA World Rallycross Championship.
Kita mulai dari EKS RX. Tim yang didukung secara penuh oleh Audi tersebut tetap akan membalap dengan S1 Quattro, tentunya dengan beberapa tweak untuk meningkatkan performa. Hanya saja sang bos, pembalap DTM Mattias Ekstrom akan mempuyai team-mate baru musim ini...
...Dan dia adalah Toomas 'Topi' Heikkinen. Sebelumnya satu-satunya The Flying Finn di World RX tersebut sudah dihubungkan dengan tim-tim seperti EKS, OlsbergsMSE, dan bahkan Mazda, sebelum kemudian memilih EKS RX sebagai opsi terbaiknya.
Heikkinen akan berkompetisi di 12 seri yang dijadwalkan di World RX, sementara itu Mattias Ekstrom hanya 11, minus Hockenheim RX di Jerman karena partisipasinya di DTM. Kemungkinan besar Edward Sandstrom sudah tersedia sebagai pembalap wild card di tim ini.
Kita lanjut ke privateer. Pembalap asal Swedia Robin Larsson akan kembali berpatisipasi full-time di World RX musim ini dengan Audi A1, yang sebenarnya merupakan base model dari S1.
Larsson mengatakan bahwa A1 kesayangannya sudah di-upgrade dengan beberapa komponen baru. Selain itu Larsson mengatakan bahwa dia tetap akan mengemudi dengan 'cerdas', suatu taktik yang membuat performanya meningkat di paruh kedua musim 2015 silam.
Robin Larsson merupakan anak dari juara Euro RX 2 kali Lars Larsson, sedangkan Robin sendiri berhasil meraih gelar yang sama di tahun 2014. Prestasi tersebut membawanya ke arena World RX di musim berikutnya, dan kemudian sukses meraih kemenangan pertamanya di Argentina RX.
Friday, 29 January 2016
#FlatOutNews Rallycross Edisi 4 (2016 World RX Silly Season Saga PART 2)
Sebelumnya, saya akan memberikan link artikel sebelumnya tentang silly season World Rallycross Championship musim 2016:
Kalau sudah baca, thank you very much. Kalau belum, silahkan baca agar bisa mengikuti kronologinya.
Mungkin memang sudah terlambat untuk menulis hal ini, tapi itu lebih baik daripada tidak sama sekali...
Sebelumnya balap rallycross sudah lumayan dikenal di benua Eropa, tapi sejak FIA World Rallycross Championship mulai beraksi di tahun 2014 silam olahraga ini semakin dicintai para penggemar otomotif di seluruh dunia.
Hal tersebut membuat begitu banyaknya merk-merk mobil yang ikut serta, baik langsung membuat factory team maupun diwakilkan oleh tim privat yang bersedia membawa panji sebuah perusahaan mobil. Silahkan absen Ford dengan OlsbergsMSE, Citroen dengan SDRX, Audi dengan EKSRX, Peugeot dengan Hansen Motorsport, dll.
Nah, khusus Ford, tim OlsbergsMSE tidak akan sendirian bertanding di World RX musim 2016 mendatang, karena mereka akan ditemani oleh....
Hoonigan Racing Division!
Setelah bermain di Global Rallycross selama beberapa tahun terakhir, tim milik Ken Block tersebut akan berkompetisi di World RX dengan dukungan penuh dari Ford Performance. Block akan membalap dengan Ford Fiesta R/X hasil kreasi M-Sport, yang berbasis dari Fiesta RS WRC.
Dan Block tidak akan bertarung sendirian. Statusnya sebagai bos tim membuatnya leluasa dalam mencari rekan setimnya. Dan dia mendapatkan seorang pemuda sinting yang bernama....
Andreas Bakkerud.!
Block sukses membajak Bakkerud dari OlsbergsMSE, dan dengan itu berakhir sudah kerjasamanya dengan tim asal Swedia tersebut. Bersama Bakkerud OlsbergsMSE sukses merebut gelar konstruktor di tahun 2014.
Belum diketahui siapa yang akan mengisi kursi yang ditinggal Bakkerud tersebut, walaupun muncul rumor bahwa pembalap RX Lites Kevin Eriksson (anak dari sang bos, Andreas) akan naik ke kelas Supercar di musim 2016 mendatang.
What about Topi?
Di sisi lainnya Toomas 'Topi' Heikkinen masih menjadi tanda tanya setelah restrukturisasi tim Volkswagen di World RX. Pembalap asal Finlandia tersebut mempunyai beberapa opsi untuk musim 2016 mendatang.
Pertama, balik ke OlsbergsMSE. Kebetulan Heikkinen pernah membalap dengan tim ini selama 2 tahun di Global Rallycross, dan sukses menjadi juara di musim 2013. Dengan 1 (Atau mungkin 2, karena posisi TImur Timerzyanov di OlsbergsMSE belum pasti) kursi yang tersedia di tim tersebut Heikkinen jelas punya kesempatan untuk balik.
Kedua, pindah ke EKS RX. Dibandingkan dengan OlsbergsMSE, tim besutan Mattias Ekstrom tersebut lebih memungkinkan untuk menampung Heikkinen. Alasannya adalah:
Apakah ada kemungkinan lainnya, seperti membalap dengan Mazda? Kita lihat saja nanti.Kalau sudah baca, thank you very much. Kalau belum, silahkan baca agar bisa mengikuti kronologinya.
Mungkin memang sudah terlambat untuk menulis hal ini, tapi itu lebih baik daripada tidak sama sekali...
Sebelumnya balap rallycross sudah lumayan dikenal di benua Eropa, tapi sejak FIA World Rallycross Championship mulai beraksi di tahun 2014 silam olahraga ini semakin dicintai para penggemar otomotif di seluruh dunia.
Hal tersebut membuat begitu banyaknya merk-merk mobil yang ikut serta, baik langsung membuat factory team maupun diwakilkan oleh tim privat yang bersedia membawa panji sebuah perusahaan mobil. Silahkan absen Ford dengan OlsbergsMSE, Citroen dengan SDRX, Audi dengan EKSRX, Peugeot dengan Hansen Motorsport, dll.
Nah, khusus Ford, tim OlsbergsMSE tidak akan sendirian bertanding di World RX musim 2016 mendatang, karena mereka akan ditemani oleh....
Hoonigan Racing Division!
Setelah bermain di Global Rallycross selama beberapa tahun terakhir, tim milik Ken Block tersebut akan berkompetisi di World RX dengan dukungan penuh dari Ford Performance. Block akan membalap dengan Ford Fiesta R/X hasil kreasi M-Sport, yang berbasis dari Fiesta RS WRC.
Dan Block tidak akan bertarung sendirian. Statusnya sebagai bos tim membuatnya leluasa dalam mencari rekan setimnya. Dan dia mendapatkan seorang pemuda sinting yang bernama....
Andreas Bakkerud.!
Block sukses membajak Bakkerud dari OlsbergsMSE, dan dengan itu berakhir sudah kerjasamanya dengan tim asal Swedia tersebut. Bersama Bakkerud OlsbergsMSE sukses merebut gelar konstruktor di tahun 2014.
Belum diketahui siapa yang akan mengisi kursi yang ditinggal Bakkerud tersebut, walaupun muncul rumor bahwa pembalap RX Lites Kevin Eriksson (anak dari sang bos, Andreas) akan naik ke kelas Supercar di musim 2016 mendatang.
What about Topi?
Di sisi lainnya Toomas 'Topi' Heikkinen masih menjadi tanda tanya setelah restrukturisasi tim Volkswagen di World RX. Pembalap asal Finlandia tersebut mempunyai beberapa opsi untuk musim 2016 mendatang.
Pertama, balik ke OlsbergsMSE. Kebetulan Heikkinen pernah membalap dengan tim ini selama 2 tahun di Global Rallycross, dan sukses menjadi juara di musim 2013. Dengan 1 (Atau mungkin 2, karena posisi TImur Timerzyanov di OlsbergsMSE belum pasti) kursi yang tersedia di tim tersebut Heikkinen jelas punya kesempatan untuk balik.
Kedua, pindah ke EKS RX. Dibandingkan dengan OlsbergsMSE, tim besutan Mattias Ekstrom tersebut lebih memungkinkan untuk menampung Heikkinen. Alasannya adalah:
- EKSRX merupakan tim yang didukung penuh oleh Audi, yang dimiliki oleh Volkswagen dimana Heikkinen bernaung selama 2 musim terakhir.
- Sponsor Red Bull bisa mempermudah negosiasi Heikkinen dengan EKS RX.
- Satu kursi di EKS sudah kosong setelah Anton Marklund kembali ke Volkswagen RX Sweden.
Label:
#FlatOutNews Rallycross,
2016,
Bakkerud,
Block,
EKSRX,
Ekstrom,
Erik,
Ford,
Ford OlsbergsMSE,
Heikkinen,
Hoonigan Ford,
M-Sport,
Marklund Motorsport,
Timerzyanov,
World RX
Sunday, 13 December 2015
#FlatOutNews Rallycross Edisi 3 (2016 World RX Silly Season Saga PART 1)
Sekarang tahun 2015 sudah mencapai puncaknya di bulan Desember, yang berarti bursa pembalap & tim FIA World Rallycross Championship sudah dimulai!
Volkswagen Berduet. Strategi atau Menahan Malu?
Silly Season World RX musim 2016 dimulai dengan keputusan yang cukup mengejutkan dari Volkswagen, yang memutuskan untuk menduetkan tim Marklund Motorsport dan VW Team Sweden, untuk membentuk tim Volkswagen RX Sweden.
Menurut bos VW Motorsport Jost Capito, merger tersebut dilakukan untuk menguatkan posisi VW di kancah rallycross. Meskipun saya tidak terlau yakin, mengingat prestasi VW Team Sweden lebih baik dari Marklund Motorsport musim ini.
Btw, tim Marklund Motorsport dimiliki oleh Jan Marklund, sementara itu Tommy Kristoffersson adalah bos VW Team Sweden. Jadi sudah bis dibayangkan siapa saja yang akan membalap untuk tim ini musim depan...
Ya, Anton Marklund (kiri jongkok) dan Johan Kristoffersson (kanan jongkok).
Kristoffersson akan diplot sebagai team leader, sementara itu Marklund kembali ke VW, dan juga kepada tim milik sang ayah setelah menghabiskan 1 tahun bersama EKS Audi, yang dimiliki oleh Mattias Ekstrom.
Itu berarti 1 kursi di EKS lowong. Dan Itu juga berarti Topi Heikkinen harus lengser dari VW. Kebetulan dia disponsori oleh Red Bull, yang juga menjadi partner tim EKS. Akankah dia bertandem dengan Ekstrom musim depan?
From Germany with RX
Akhirnya Jerman akan mempunyai wakil di kejuaraan Euro RX, dimana Andreas Steffen akan bertanding di kelas Supercar dengan Ford Fiesta ST.
Kelihatannya mirip dengan Fiesta ST yang diracik oleh OlsbergsMSE, tapi sebenarnya mobil ini dibuat oleh Jos Kuypers. Selain di Euro RX, Steffen juga akan tampil di 2 ronde World RX di Jerman (Hockenheim & Estering).
New Rule for Euro RX
Untuk Euro RX, mereka akan menyelenggarakan babak Heat secara terpisah dari kelas World RX. Sebelumnya, di tahun ini World RX & Euro RX bertanding sama-sama di babak Heat, sebelum menjalani babak Semifinal & Final secara terpisah.
Perubahan tersebut dapat membuat fans lebih jelas dalam melihat progress kedua kejuaraan tersebut dalam suatu balapan.
Ramona says goodbye (for a while)
Pembalap asal Swedia Ramona Karlsson, yang bisa dibilang sebagai 'wanita tercantik di dunia rallycross' saat ini memutuskan sabbatical, alias cuti dari Euro RX musim 2016 setelah dia mengumumkan hal ini:
Tidak peduli laki-laki atau perempuan, Ramona mengharapkan anaknya kelak dapat menjadi penerusnya di dunia balap reli dan rallycross.
Grattis Ramona..!
Congrats!
Volkswagen Berduet. Strategi atau Menahan Malu?
Silly Season World RX musim 2016 dimulai dengan keputusan yang cukup mengejutkan dari Volkswagen, yang memutuskan untuk menduetkan tim Marklund Motorsport dan VW Team Sweden, untuk membentuk tim Volkswagen RX Sweden.
Menurut bos VW Motorsport Jost Capito, merger tersebut dilakukan untuk menguatkan posisi VW di kancah rallycross. Meskipun saya tidak terlau yakin, mengingat prestasi VW Team Sweden lebih baik dari Marklund Motorsport musim ini.
Btw, tim Marklund Motorsport dimiliki oleh Jan Marklund, sementara itu Tommy Kristoffersson adalah bos VW Team Sweden. Jadi sudah bis dibayangkan siapa saja yang akan membalap untuk tim ini musim depan...
Ya, Anton Marklund (kiri jongkok) dan Johan Kristoffersson (kanan jongkok).
Kristoffersson akan diplot sebagai team leader, sementara itu Marklund kembali ke VW, dan juga kepada tim milik sang ayah setelah menghabiskan 1 tahun bersama EKS Audi, yang dimiliki oleh Mattias Ekstrom.
Itu berarti 1 kursi di EKS lowong. Dan Itu juga berarti Topi Heikkinen harus lengser dari VW. Kebetulan dia disponsori oleh Red Bull, yang juga menjadi partner tim EKS. Akankah dia bertandem dengan Ekstrom musim depan?
From Germany with RX
Akhirnya Jerman akan mempunyai wakil di kejuaraan Euro RX, dimana Andreas Steffen akan bertanding di kelas Supercar dengan Ford Fiesta ST.
Kelihatannya mirip dengan Fiesta ST yang diracik oleh OlsbergsMSE, tapi sebenarnya mobil ini dibuat oleh Jos Kuypers. Selain di Euro RX, Steffen juga akan tampil di 2 ronde World RX di Jerman (Hockenheim & Estering).
New Rule for Euro RX
Untuk Euro RX, mereka akan menyelenggarakan babak Heat secara terpisah dari kelas World RX. Sebelumnya, di tahun ini World RX & Euro RX bertanding sama-sama di babak Heat, sebelum menjalani babak Semifinal & Final secara terpisah.
Perubahan tersebut dapat membuat fans lebih jelas dalam melihat progress kedua kejuaraan tersebut dalam suatu balapan.
Ramona says goodbye (for a while)
Pembalap asal Swedia Ramona Karlsson, yang bisa dibilang sebagai 'wanita tercantik di dunia rallycross' saat ini memutuskan sabbatical, alias cuti dari Euro RX musim 2016 setelah dia mengumumkan hal ini:
Congratulations to @Ramona_RX who has just announced her pregnancy - all at #TeamRX wish you well! pic.twitter.com/N9mXyAJP8X
— FIA World Rallycross (@FIAWorldRX) December 11, 2015
Yep, she's pregnant. Dia mengatakan bahwa inilah yang membuat performanya menurun di musim 2015. Ramona juga menyatakan bahwa kalau semuanya lancar, dia dengan sang pacar Glenn Matning akan menjadi orang tua di bulan Mei mendatang.Tidak peduli laki-laki atau perempuan, Ramona mengharapkan anaknya kelak dapat menjadi penerusnya di dunia balap reli dan rallycross.
Grattis Ramona..!
Congrats!
Label:
#FlatOutNews Rallycross,
2015,
2016,
2017,
EKSRX,
Ekstrom,
Euro RX,
Ford,
Heikkinen,
Karlsson,
Kristoffersson,
Marklund,
Marklund Motorsport,
Steffen,
Volkswagen,
Volkswagen Sweden,
World RX
Tuesday, 1 December 2015
#FinalThought FIA World Rallycross of Argentina 2015: Petter Solberg, 2015 World Rallycross Champion..!
It's all over...
Petter Solberg resmi meraih gelar juara FIA World Rallycross Championship untuk kedua kali berturut-turut. Gelar tersebut sudah fix setelah panitia dan stewards FIA membatalkan Heat 4 karena masalah debu di sirkuit Rosario di Argentina.
Karena Petter berada di posisi keempat setelah Heat 3, maka tidak ada yang bisa dilakukan Timmy Hansen untuk mengejarnya.
Petter juga mengatakan bahwa dia sedang melakukan pembicaraan dengan beberapa tim pabrikan untuk musim 2016 mendatang. Saat ini dia membalap dengan Citroen DS3 RX yang tidak di-support secara langsung oleh pabrikan asal Prancis tersebut.
Petter sendiri finish ketiga di babak Final, dibawah sang jawara Robin Larsson dan Mattias Ekstrom.
Ini adalah kemenangan pertama di World RX untuk juara Euro RX musim 2014 silam, dan juga menjadi pembalap kedelapan yang mampu meraih kemenangan musim ini. "Saya akan mengingat kemenangan ini sepanjang hidupku, saya tidak bisa berhenti tersenyum. Tim kami merupakan salah satu yang terkecil di paddock dan para mekanik bekerja seperti kesetanan, dan ini sangat membantuku untuk meraih kemenangan ini. Saya janji bakalan ada pesta besar malam ini..!"
Faktanya, Larsson menjadi pembalap privateer pertama yang memenangi event World RX sejak 2014. This guy should be in Factory team in 2016.
Fakta lainnya adalah dengan Mattias Ekstrom finish kedua, ini adalah hasil terbaik untuk Audi di World RX, meskipun A1-nya Larsson (dan S3-nya tim Munnich Motorsport) tidak di-support secara langsung seperti yang Audi lakukan kepada tim EKS dengan S1.
Buat Ekstrom, musim ini berjalan sesuai dengan harapannya baik di World RX maupun di balap turing Jerman DTM, dengan 1 kemenangan di Swedia dan selalu berada di top 15 membuat bos tim EKS RX tersebut yakin bisa berbuat lebih banyak lagi di musim 2016 dengan Audi S1. Sementara itu Ekstrom finish kedua di DTM musim ini.
"Saya harus mengatakan bahwa Robin melakukan pekerjaan yang hebat, dan kami juga baru menyelesaikan pertarungan yang ketat. Saya juga senang dengan Petter, dia layak menjadi juara." Kata Ekstrom, yang terpaksa harus absen dari acara launching Audi Motorsport 2016.
Juara kelas Super 1600 musim ini Janis Baumanis sukses mencatatkan hasil terbaiknya di kelas Supercar dengan finish keempat, menyamai hasil yang diraih oleh Manfred Stohl di Italia bulan lalu. Sementara itu pemenang RX Lites Kevin Hansen sukses finish kelima di debutnya dengan mobil Supercar, di depan sang kakak Timmy yang harus gagal finish di babak final.
Btw, sempat ada kejadian unik di babak Final dimana Hansen bersaudara sempat tabrakan satu dengan yang lainnya. Jelas orang tuanya tidak akan senang melihat hal tersebut di paddock.
What a cruel luck for Andreas Bakkerud. Setelah menjadi pembalap tercepat di babak Heats, Bakkerud mengalami kecelakaan di babak Semifinal ketika dia akan mengambil jatah joker lap. Ini berarti dia gagal mengkudeta posisi ketiga dari Johan Kristofferson di klasemen.
Davy Jeanney finish kedelapan, Topi Heikkinen kesembilan dan Ole Christian Veiby sukses melakoni balapan World RX keduanya musim ini dengan finish kesepuluh.
Oke, musim 2015 akhirnya selesai juga dengan Petter mampu meraih gelar keduanya. Dan karena seri pertama musim 2016 di Portugal baru akan digelar pada bulan April mendatang, rapor pembalap dan tim World RX musim 2015 baru akan saya rilis bulan Januari 2016.
Saya akan fokus ujian akhir dan setelah itu saya akan membuat rapor versi WRC.
Adios..!
Hasil #ArgentinaRX kategori Supercar (Pembalap yang posisinya lebih tinggi belum tentu jumlah poinnya lebih banyak):
Petter Solberg resmi meraih gelar juara FIA World Rallycross Championship untuk kedua kali berturut-turut. Gelar tersebut sudah fix setelah panitia dan stewards FIA membatalkan Heat 4 karena masalah debu di sirkuit Rosario di Argentina.
Karena Petter berada di posisi keempat setelah Heat 3, maka tidak ada yang bisa dilakukan Timmy Hansen untuk mengejarnya.
It's a hero's welcome for the now two-time #WorldRX champ @Petter_Solberg! pic.twitter.com/DZ2CJyScD4
— FIA World Rallycross (@FIAWorldRX) November 29, 2015
"Bukan hal yang mudah dalam memenangkan gelar ini: tiada hal yang pasti di rallycross dan saya sendiri sangat gugup hari ini. Rallycross penuh dengan pembalap-pembalap yang bertalenta dan tim saya bekerja sangat keras sepanjang tahun untuk ini." Kata Petter, yang baru saja merayakan ulang tahunnya yang ke-41 tahun minggu lalu.Petter juga mengatakan bahwa dia sedang melakukan pembicaraan dengan beberapa tim pabrikan untuk musim 2016 mendatang. Saat ini dia membalap dengan Citroen DS3 RX yang tidak di-support secara langsung oleh pabrikan asal Prancis tersebut.
Petter sendiri finish ketiga di babak Final, dibawah sang jawara Robin Larsson dan Mattias Ekstrom.
Ini adalah kemenangan pertama di World RX untuk juara Euro RX musim 2014 silam, dan juga menjadi pembalap kedelapan yang mampu meraih kemenangan musim ini. "Saya akan mengingat kemenangan ini sepanjang hidupku, saya tidak bisa berhenti tersenyum. Tim kami merupakan salah satu yang terkecil di paddock dan para mekanik bekerja seperti kesetanan, dan ini sangat membantuku untuk meraih kemenangan ini. Saya janji bakalan ada pesta besar malam ini..!"
Faktanya, Larsson menjadi pembalap privateer pertama yang memenangi event World RX sejak 2014. This guy should be in Factory team in 2016.
Fakta lainnya adalah dengan Mattias Ekstrom finish kedua, ini adalah hasil terbaik untuk Audi di World RX, meskipun A1-nya Larsson (dan S3-nya tim Munnich Motorsport) tidak di-support secara langsung seperti yang Audi lakukan kepada tim EKS dengan S1.
Buat Ekstrom, musim ini berjalan sesuai dengan harapannya baik di World RX maupun di balap turing Jerman DTM, dengan 1 kemenangan di Swedia dan selalu berada di top 15 membuat bos tim EKS RX tersebut yakin bisa berbuat lebih banyak lagi di musim 2016 dengan Audi S1. Sementara itu Ekstrom finish kedua di DTM musim ini.
"Saya harus mengatakan bahwa Robin melakukan pekerjaan yang hebat, dan kami juga baru menyelesaikan pertarungan yang ketat. Saya juga senang dengan Petter, dia layak menjadi juara." Kata Ekstrom, yang terpaksa harus absen dari acara launching Audi Motorsport 2016.
![]() |
| Akankah kita meilhat Baumanis dengan mobil Supercar di 2016? |
![]() |
| Kevin & Timmy di Heat 1.... |
![]() |
| ...dan di Final. |
What a cruel luck for Andreas Bakkerud. Setelah menjadi pembalap tercepat di babak Heats, Bakkerud mengalami kecelakaan di babak Semifinal ketika dia akan mengambil jatah joker lap. Ini berarti dia gagal mengkudeta posisi ketiga dari Johan Kristofferson di klasemen.
Davy Jeanney finish kedelapan, Topi Heikkinen kesembilan dan Ole Christian Veiby sukses melakoni balapan World RX keduanya musim ini dengan finish kesepuluh.
Oke, musim 2015 akhirnya selesai juga dengan Petter mampu meraih gelar keduanya. Dan karena seri pertama musim 2016 di Portugal baru akan digelar pada bulan April mendatang, rapor pembalap dan tim World RX musim 2015 baru akan saya rilis bulan Januari 2016.
Saya akan fokus ujian akhir dan setelah itu saya akan membuat rapor versi WRC.
Adios..!
Hasil #ArgentinaRX kategori Supercar (Pembalap yang posisinya lebih tinggi belum tentu jumlah poinnya lebih banyak):
|
No.
|
Pembalap
& Kebangsaan
|
Tim
|
Mobil
|
Poin
|
|
1.
|
Robin Larsson (Swedia)
|
|
Audi A1
|
28
|
|
2.
|
Mattias Ekstrom (Swedia)
|
EKS RX
|
Audi S1 EKS RX Quattro
|
22
|
|
3.
|
Petter Solberg (Norwegia)
|
SDRX
|
Citroen DS3 RX
|
22
|
|
4.
|
Janis Baumanis (Latvia)
|
World RX Team Austria
|
MJP Ford Fiesta RXS
|
18
|
|
5.
|
Kevin Hansen (Swedia)
|
Ford OlsbergsMSE
|
Ford Fiesta ST
|
16
|
|
6.
|
Timmy Hansen (Swedia)
|
Peugeot Hansen
|
Peugeot 208 WRX
|
22
|
|
7.
|
Andreas Bakkerud (Norwegia)
|
Ford OlsbergsMSE
|
Ford Fiesta ST
|
17
|
|
8.
|
Davy Jeanney (Prancis)
|
Peugeot Hansen
|
Peugeot 208 WRX
|
12
|
|
9.
|
Toomas ‘Topi’ Heikkinen (Finlandia)
|
Marklund Motorsport
|
Volkswagen Polo RX
|
9
|
|
10.
|
Ole Christian Veiby (Norwegia)
|
Volkswagen Team Sweden
|
Volkswagen Polo RX
|
8
|
|
11.
|
Anton Marklund (Swedia)
|
EKS RX
|
Audi S1 EKS RX Quattro
|
8
|
|
12.
|
Manfred Stohl (Austria)
|
World RX Team Austria
|
MJP Ford Fiesta RXS
|
7
|
|
13.
|
Johan Kristoffersson (Swedia)
|
Volkswagen Team Sweden
|
Volkswagen Polo RX
|
6
|
|
14.
|
Reinis Nitiss (Latvia)
|
Ford OlsbergsMSE
|
Ford Fiesta ST
|
3
|
|
15.
|
Liam Doran (Inggris)
|
SDRX
|
Citroen DS3 RX
|
2
|
|
16.
|
Thomas Bryntesson (Norwegia)
|
Marklund Motorsport
|
Volkswagen Polo RX
|
1
|
|
17.
|
Timur Timerzyanov (Rusia)
|
Namus OlsbergsMSE
|
Ford Fiesta ST
|
-
|
|
18.
|
Rene Munnich (Jerman)
|
Munnich Motorsport
|
Audi S3
|
-
|
|
19.
|
Gianni Morbidelli (Italia)
|
Munnich Motorsport
|
Audi S3
|
-
|
Label:
2015,
2016,
ArgentinaRX,
Bakkerud,
Baumanis,
Ekstrom,
Hansen,
Larsson,
Solberg,
Veiby,
World RX,
WRC
Subscribe to:
Posts (Atom)


























