Showing posts with label Baumanis. Show all posts
Showing posts with label Baumanis. Show all posts
Monday, 30 May 2016
#FinalThought World Rallycross of Great Britain 2016: Eat, Sleep, WIN, Repeat
Label:
2016,
Baumanis,
Bryntesson,
EKSRX,
Ekstrom,
Hansen,
LyddenRX,
Olofsson,
Peugeot Hansen,
Raymond,
RX Lites,
RX Team Austria,
Solberg,
Super 1600,
Susta,
Szabo,
World RX
Friday, 19 February 2016
#FlatOutNews Rallycross Edisi 5 (2016 World RX Silly Season Saga PART 3) : It's All About FORD (Right Now)
Sebelumnya, saya akan memberikan link-link 2 artikel sebelumnya tentang silly season World Rallycross Championship musim 2016:
Kalau sudah baca, thank you very much. Kalau belum, silahkan baca agar bisa mengikuti kronologinya.
New Hope for Team Austria
Setelah musim 2015 yang penuh dengan tantangan, RX Team Austria siap menghadapi musim 2016 dengan 2 'amunisi' baru: Timur Timerzyanov dan Janis Baumanis.
Kedua pembalap tersebut akan membalap dengan Ford Fiesta RXS, hasil kreasi MJP Racing dan Stohl Racing. Sang bos tim Max Pucher hanya akan berkompetisi di Euro RX dan beberapa seri di World RX, sementara itu Manfred Stohl tidak akan membalap musim ini, melainkan fokus di sisi teknis tim ini.
RX Team Austria juga menjadi tim Ford ketiga di World RX musim ini. Hanya saja tidak seperti 2 rivalnya (OlsbergsMSE dan Hoonigan Racing/M-Sport), tim ini tidak mendapatkan support langsung dari Ford Performance.
Meskipun begitu, mobil ini menjadi salah satu yang paling mencolok di World RX karena hadirnya angular side fender yang mengotak (yang biasanya kita jumpai di mobil-mobil WRC), dimana Fiesta ST (OlsbergsMSE) dan R/X (M-Sport) masih membulat. Jika tahun sebelumnya Fiesta RXS memakai warna merah dan putih ala Austria, kini warna hitam juga masuk ke dalam corak mobil tersebut.
ISISPapyrus dan Vipor, keduanya merupakan software developer, masih menjadi sponsor tim ini.
Sebagai pembalap senior dan juga juara Euro RX 2 kali, bisa dipastikan Timerzyanov diplot sebagai team leader. Kehadirannya bisa menjadi panutan bagi rekan setimnya yang lebih muda, Janis Baumanis.
Tapi mampukah dia mengemban tugas tersebut setelah musim 2015 yang sulit bersama OlsbergsMSE?
Sedangkan bersama Reinis Nitiss, Baumanis menjadi pembalap Latvia kedua yang berlaga di World RX. Tentu saja hal ini membuat rakyat Latvia makin bersemangat untuk menyaksikan aksi mereka berdua, apalagi dengan masuknya Latvia RX ke kalender musim ini.
Baumanis sendiri sukses merebut gelar juara Euro RX kelas Super 1600, dan penampilannya bersama Team Austria di Argentina RX musim lalu membuat Pucher tidak berpikir dua kali untuk memburu tandatangannya.
From Poland with Love
Austria bukanlah satu-satunya negara yang akan tampil membawa bendera mereka di World RX (Meskipun kedua pembalapnya bukanlah orang Austria).
2 pembalap cross-country rally asal Polandia, Krzystof Holowczyc dan Martin Kaczmarski akan bertanding di Euro RX dengan Ford Fiesta ST hasil racikan OlsbergsMSE.
Belum diketahui apakah mereka akan berkompetisi dalam satu tim, tapi jika saja hal itu terjadi, bisa dibilang mereka akan 'bermain' dalam naungan Lotto Team.
Sebelumnya kedua pembalap tersebut mencari pengalaman di rallycross dengan berkompetisi di kelas RX Lites. Holowczyc dan Kaczmarski finish ke-8 dan ke-9 di klasemen akhir, sama-sama mengumpulkan 59 poin.
2016 RX Lites Schedule
Soal RX Lites sendiri, jadwal untuk musim 2016 sudah DIRILIS. Ini dia:
Semua pembalap dan tim RX Lites memakai mobil silohuette Fiesta Supercar Lites buatan Ford OlsbergsMSE dan Avitas Motorsport. Mobil yang di dalamnya tersemat mesin 2.4L Ford Duratec tersebut diwajibkan 'meminum' bensin balap P1, dan Cooper Tyres masih menjadi penyuplai ban resmi di kelas ini.
Seperti musim lalu, RX tetap akan hadir di 8 balapan di musim 2016, dengan RX Kanada diplot sebagai exhbition race dan tidak dihitung di klasemen. Ini dia perbedaannya dengan RX Lites Edisi 2015:
Setelah 2 tahun menjadi seri pembuka, Portugal RX harus rela kehilangan kelas RX Lites di dalam agendanya.
Di sisi lainnya, Sirkuit Hockenheim akan semakin sibuk di bulan Mei mendatang. Selain menggelar seri pembuka DTM dan Hockenheim RX, mereka juga akan kedatangan calon bintang-bintang rallycross yang bertanding di kelas RX Lites.
Dihapusnya seri Turki dan Italia dari World RX membuat Latvia RX, yang akan digelar di awal Oktober mendatang diplot sebagai seri penutup RX Lites musim 2016.
Sejak RX Lites mulai digelar musim 2014 silam, jawara di setiap tahunnya mendapatkan kesempatan untuk membalap di seri penutup Argentina RX, dengan Ford Fiesta ST bersama OlsbergsMSE selaku provider mobil Supercar Lites. Kevin Eriksson dan Kevin Hansen adalah 2 pembalap yang berhak mendapatkan kado tersebut.
Hanya saja, mulai tahun ini juara RX Lites akan membalap bersama OlsbergsMSE di Germany RX di Estering. Juara RX Lites juga akan diberikan Goran Heriksson Memorial Trophy, sebagai bentuk tribut kepada pendiri Olsberg Group.
Selain itu, pembalap yang menghuni posisi kedua & ketiga di klasemen akhir juga berhak mendapatkan jatah tes Supercar (dalam hal ini, Ford Fiesta ST) selama 1 hari, sebagai upaya untuk menambah jam terbang di mobil spek tertinggi di rallycross.
Kalau sudah baca, thank you very much. Kalau belum, silahkan baca agar bisa mengikuti kronologinya.
New Hope for Team Austria
Setelah musim 2015 yang penuh dengan tantangan, RX Team Austria siap menghadapi musim 2016 dengan 2 'amunisi' baru: Timur Timerzyanov dan Janis Baumanis.
Kedua pembalap tersebut akan membalap dengan Ford Fiesta RXS, hasil kreasi MJP Racing dan Stohl Racing. Sang bos tim Max Pucher hanya akan berkompetisi di Euro RX dan beberapa seri di World RX, sementara itu Manfred Stohl tidak akan membalap musim ini, melainkan fokus di sisi teknis tim ini.
RX Team Austria juga menjadi tim Ford ketiga di World RX musim ini. Hanya saja tidak seperti 2 rivalnya (OlsbergsMSE dan Hoonigan Racing/M-Sport), tim ini tidak mendapatkan support langsung dari Ford Performance.
![]() |
| Angular side fender di Fiesta RXS (Kiri) VS Fiesta ST. |
ISISPapyrus dan Vipor, keduanya merupakan software developer, masih menjadi sponsor tim ini.
Sebagai pembalap senior dan juga juara Euro RX 2 kali, bisa dipastikan Timerzyanov diplot sebagai team leader. Kehadirannya bisa menjadi panutan bagi rekan setimnya yang lebih muda, Janis Baumanis.
Tapi mampukah dia mengemban tugas tersebut setelah musim 2015 yang sulit bersama OlsbergsMSE?
Sedangkan bersama Reinis Nitiss, Baumanis menjadi pembalap Latvia kedua yang berlaga di World RX. Tentu saja hal ini membuat rakyat Latvia makin bersemangat untuk menyaksikan aksi mereka berdua, apalagi dengan masuknya Latvia RX ke kalender musim ini.
Baumanis sendiri sukses merebut gelar juara Euro RX kelas Super 1600, dan penampilannya bersama Team Austria di Argentina RX musim lalu membuat Pucher tidak berpikir dua kali untuk memburu tandatangannya.
From Poland with Love
Austria bukanlah satu-satunya negara yang akan tampil membawa bendera mereka di World RX (Meskipun kedua pembalapnya bukanlah orang Austria).
![]() |
| Holowczyc & Kaczmarski. |
Belum diketahui apakah mereka akan berkompetisi dalam satu tim, tapi jika saja hal itu terjadi, bisa dibilang mereka akan 'bermain' dalam naungan Lotto Team.
Sebelumnya kedua pembalap tersebut mencari pengalaman di rallycross dengan berkompetisi di kelas RX Lites. Holowczyc dan Kaczmarski finish ke-8 dan ke-9 di klasemen akhir, sama-sama mengumpulkan 59 poin.
2016 RX Lites Schedule
Soal RX Lites sendiri, jadwal untuk musim 2016 sudah DIRILIS. Ini dia:
Ronde
|
Acara
|
Sirkuit
|
Tanggal
|
1.
|
World RX of Hockenheim
|
Hockenheimring Baden-Wurttemberg
|
7-8 Mei 2016
|
2.
|
World RX of Belgium
|
Circuit Jules Tacheny de Mettet
|
14-15 Mei 2016
|
3.
|
World RX of Great Britain
(Inggris)
|
Lydden Hill Race Circuit
|
28-29 Mei 2016
|
4.
|
World RX of Norway
|
Lankebanen, Hell
|
11-12 Juni 2016
|
5.
|
World RX of Sweden
|
Holjesbanan
|
2-3 Juli 2015
|
-
|
World RX of Canada
|
Grand Prix Trois-Rivieres
|
6-7 Agustus 2016
|
6.
|
World RX of Barcelona (Spanyol)
|
Circuit de Catalunya
|
17-18 September 2016
|
7.
|
World RX of Latvia
|
Bikernieki Race Track
|
1-2 Oktober 2016
|
Semua pembalap dan tim RX Lites memakai mobil silohuette Fiesta Supercar Lites buatan Ford OlsbergsMSE dan Avitas Motorsport. Mobil yang di dalamnya tersemat mesin 2.4L Ford Duratec tersebut diwajibkan 'meminum' bensin balap P1, dan Cooper Tyres masih menjadi penyuplai ban resmi di kelas ini.
Seperti musim lalu, RX tetap akan hadir di 8 balapan di musim 2016, dengan RX Kanada diplot sebagai exhbition race dan tidak dihitung di klasemen. Ini dia perbedaannya dengan RX Lites Edisi 2015:
- Bye-bye Portugal
Setelah 2 tahun menjadi seri pembuka, Portugal RX harus rela kehilangan kelas RX Lites di dalam agendanya.
- Wilkommen in Deutschland!
Di sisi lainnya, Sirkuit Hockenheim akan semakin sibuk di bulan Mei mendatang. Selain menggelar seri pembuka DTM dan Hockenheim RX, mereka juga akan kedatangan calon bintang-bintang rallycross yang bertanding di kelas RX Lites.
- Latvian Finale
Dihapusnya seri Turki dan Italia dari World RX membuat Latvia RX, yang akan digelar di awal Oktober mendatang diplot sebagai seri penutup RX Lites musim 2016.
- No More Argentina
Sejak RX Lites mulai digelar musim 2014 silam, jawara di setiap tahunnya mendapatkan kesempatan untuk membalap di seri penutup Argentina RX, dengan Ford Fiesta ST bersama OlsbergsMSE selaku provider mobil Supercar Lites. Kevin Eriksson dan Kevin Hansen adalah 2 pembalap yang berhak mendapatkan kado tersebut.
Hanya saja, mulai tahun ini juara RX Lites akan membalap bersama OlsbergsMSE di Germany RX di Estering. Juara RX Lites juga akan diberikan Goran Heriksson Memorial Trophy, sebagai bentuk tribut kepada pendiri Olsberg Group.
Selain itu, pembalap yang menghuni posisi kedua & ketiga di klasemen akhir juga berhak mendapatkan jatah tes Supercar (dalam hal ini, Ford Fiesta ST) selama 1 hari, sebagai upaya untuk menambah jam terbang di mobil spek tertinggi di rallycross.
Tuesday, 1 December 2015
#FinalThought FIA World Rallycross of Argentina 2015: Petter Solberg, 2015 World Rallycross Champion..!
It's all over...
Petter Solberg resmi meraih gelar juara FIA World Rallycross Championship untuk kedua kali berturut-turut. Gelar tersebut sudah fix setelah panitia dan stewards FIA membatalkan Heat 4 karena masalah debu di sirkuit Rosario di Argentina.
Karena Petter berada di posisi keempat setelah Heat 3, maka tidak ada yang bisa dilakukan Timmy Hansen untuk mengejarnya.
Petter juga mengatakan bahwa dia sedang melakukan pembicaraan dengan beberapa tim pabrikan untuk musim 2016 mendatang. Saat ini dia membalap dengan Citroen DS3 RX yang tidak di-support secara langsung oleh pabrikan asal Prancis tersebut.
Petter sendiri finish ketiga di babak Final, dibawah sang jawara Robin Larsson dan Mattias Ekstrom.
Ini adalah kemenangan pertama di World RX untuk juara Euro RX musim 2014 silam, dan juga menjadi pembalap kedelapan yang mampu meraih kemenangan musim ini. "Saya akan mengingat kemenangan ini sepanjang hidupku, saya tidak bisa berhenti tersenyum. Tim kami merupakan salah satu yang terkecil di paddock dan para mekanik bekerja seperti kesetanan, dan ini sangat membantuku untuk meraih kemenangan ini. Saya janji bakalan ada pesta besar malam ini..!"
Faktanya, Larsson menjadi pembalap privateer pertama yang memenangi event World RX sejak 2014. This guy should be in Factory team in 2016.
Fakta lainnya adalah dengan Mattias Ekstrom finish kedua, ini adalah hasil terbaik untuk Audi di World RX, meskipun A1-nya Larsson (dan S3-nya tim Munnich Motorsport) tidak di-support secara langsung seperti yang Audi lakukan kepada tim EKS dengan S1.
Buat Ekstrom, musim ini berjalan sesuai dengan harapannya baik di World RX maupun di balap turing Jerman DTM, dengan 1 kemenangan di Swedia dan selalu berada di top 15 membuat bos tim EKS RX tersebut yakin bisa berbuat lebih banyak lagi di musim 2016 dengan Audi S1. Sementara itu Ekstrom finish kedua di DTM musim ini.
"Saya harus mengatakan bahwa Robin melakukan pekerjaan yang hebat, dan kami juga baru menyelesaikan pertarungan yang ketat. Saya juga senang dengan Petter, dia layak menjadi juara." Kata Ekstrom, yang terpaksa harus absen dari acara launching Audi Motorsport 2016.
Juara kelas Super 1600 musim ini Janis Baumanis sukses mencatatkan hasil terbaiknya di kelas Supercar dengan finish keempat, menyamai hasil yang diraih oleh Manfred Stohl di Italia bulan lalu. Sementara itu pemenang RX Lites Kevin Hansen sukses finish kelima di debutnya dengan mobil Supercar, di depan sang kakak Timmy yang harus gagal finish di babak final.
Btw, sempat ada kejadian unik di babak Final dimana Hansen bersaudara sempat tabrakan satu dengan yang lainnya. Jelas orang tuanya tidak akan senang melihat hal tersebut di paddock.
What a cruel luck for Andreas Bakkerud. Setelah menjadi pembalap tercepat di babak Heats, Bakkerud mengalami kecelakaan di babak Semifinal ketika dia akan mengambil jatah joker lap. Ini berarti dia gagal mengkudeta posisi ketiga dari Johan Kristofferson di klasemen.
Davy Jeanney finish kedelapan, Topi Heikkinen kesembilan dan Ole Christian Veiby sukses melakoni balapan World RX keduanya musim ini dengan finish kesepuluh.
Oke, musim 2015 akhirnya selesai juga dengan Petter mampu meraih gelar keduanya. Dan karena seri pertama musim 2016 di Portugal baru akan digelar pada bulan April mendatang, rapor pembalap dan tim World RX musim 2015 baru akan saya rilis bulan Januari 2016.
Saya akan fokus ujian akhir dan setelah itu saya akan membuat rapor versi WRC.
Adios..!
Hasil #ArgentinaRX kategori Supercar (Pembalap yang posisinya lebih tinggi belum tentu jumlah poinnya lebih banyak):
Petter Solberg resmi meraih gelar juara FIA World Rallycross Championship untuk kedua kali berturut-turut. Gelar tersebut sudah fix setelah panitia dan stewards FIA membatalkan Heat 4 karena masalah debu di sirkuit Rosario di Argentina.
Karena Petter berada di posisi keempat setelah Heat 3, maka tidak ada yang bisa dilakukan Timmy Hansen untuk mengejarnya.
It's a hero's welcome for the now two-time #WorldRX champ @Petter_Solberg! pic.twitter.com/DZ2CJyScD4
— FIA World Rallycross (@FIAWorldRX) November 29, 2015
"Bukan hal yang mudah dalam memenangkan gelar ini: tiada hal yang pasti di rallycross dan saya sendiri sangat gugup hari ini. Rallycross penuh dengan pembalap-pembalap yang bertalenta dan tim saya bekerja sangat keras sepanjang tahun untuk ini." Kata Petter, yang baru saja merayakan ulang tahunnya yang ke-41 tahun minggu lalu.Petter juga mengatakan bahwa dia sedang melakukan pembicaraan dengan beberapa tim pabrikan untuk musim 2016 mendatang. Saat ini dia membalap dengan Citroen DS3 RX yang tidak di-support secara langsung oleh pabrikan asal Prancis tersebut.
Petter sendiri finish ketiga di babak Final, dibawah sang jawara Robin Larsson dan Mattias Ekstrom.
Ini adalah kemenangan pertama di World RX untuk juara Euro RX musim 2014 silam, dan juga menjadi pembalap kedelapan yang mampu meraih kemenangan musim ini. "Saya akan mengingat kemenangan ini sepanjang hidupku, saya tidak bisa berhenti tersenyum. Tim kami merupakan salah satu yang terkecil di paddock dan para mekanik bekerja seperti kesetanan, dan ini sangat membantuku untuk meraih kemenangan ini. Saya janji bakalan ada pesta besar malam ini..!"
Faktanya, Larsson menjadi pembalap privateer pertama yang memenangi event World RX sejak 2014. This guy should be in Factory team in 2016.
Fakta lainnya adalah dengan Mattias Ekstrom finish kedua, ini adalah hasil terbaik untuk Audi di World RX, meskipun A1-nya Larsson (dan S3-nya tim Munnich Motorsport) tidak di-support secara langsung seperti yang Audi lakukan kepada tim EKS dengan S1.
Buat Ekstrom, musim ini berjalan sesuai dengan harapannya baik di World RX maupun di balap turing Jerman DTM, dengan 1 kemenangan di Swedia dan selalu berada di top 15 membuat bos tim EKS RX tersebut yakin bisa berbuat lebih banyak lagi di musim 2016 dengan Audi S1. Sementara itu Ekstrom finish kedua di DTM musim ini.
"Saya harus mengatakan bahwa Robin melakukan pekerjaan yang hebat, dan kami juga baru menyelesaikan pertarungan yang ketat. Saya juga senang dengan Petter, dia layak menjadi juara." Kata Ekstrom, yang terpaksa harus absen dari acara launching Audi Motorsport 2016.
![]() |
| Akankah kita meilhat Baumanis dengan mobil Supercar di 2016? |
![]() |
| Kevin & Timmy di Heat 1.... |
![]() |
| ...dan di Final. |
What a cruel luck for Andreas Bakkerud. Setelah menjadi pembalap tercepat di babak Heats, Bakkerud mengalami kecelakaan di babak Semifinal ketika dia akan mengambil jatah joker lap. Ini berarti dia gagal mengkudeta posisi ketiga dari Johan Kristofferson di klasemen.
Davy Jeanney finish kedelapan, Topi Heikkinen kesembilan dan Ole Christian Veiby sukses melakoni balapan World RX keduanya musim ini dengan finish kesepuluh.
Oke, musim 2015 akhirnya selesai juga dengan Petter mampu meraih gelar keduanya. Dan karena seri pertama musim 2016 di Portugal baru akan digelar pada bulan April mendatang, rapor pembalap dan tim World RX musim 2015 baru akan saya rilis bulan Januari 2016.
Saya akan fokus ujian akhir dan setelah itu saya akan membuat rapor versi WRC.
Adios..!
Hasil #ArgentinaRX kategori Supercar (Pembalap yang posisinya lebih tinggi belum tentu jumlah poinnya lebih banyak):
|
No.
|
Pembalap
& Kebangsaan
|
Tim
|
Mobil
|
Poin
|
|
1.
|
Robin Larsson (Swedia)
|
|
Audi A1
|
28
|
|
2.
|
Mattias Ekstrom (Swedia)
|
EKS RX
|
Audi S1 EKS RX Quattro
|
22
|
|
3.
|
Petter Solberg (Norwegia)
|
SDRX
|
Citroen DS3 RX
|
22
|
|
4.
|
Janis Baumanis (Latvia)
|
World RX Team Austria
|
MJP Ford Fiesta RXS
|
18
|
|
5.
|
Kevin Hansen (Swedia)
|
Ford OlsbergsMSE
|
Ford Fiesta ST
|
16
|
|
6.
|
Timmy Hansen (Swedia)
|
Peugeot Hansen
|
Peugeot 208 WRX
|
22
|
|
7.
|
Andreas Bakkerud (Norwegia)
|
Ford OlsbergsMSE
|
Ford Fiesta ST
|
17
|
|
8.
|
Davy Jeanney (Prancis)
|
Peugeot Hansen
|
Peugeot 208 WRX
|
12
|
|
9.
|
Toomas ‘Topi’ Heikkinen (Finlandia)
|
Marklund Motorsport
|
Volkswagen Polo RX
|
9
|
|
10.
|
Ole Christian Veiby (Norwegia)
|
Volkswagen Team Sweden
|
Volkswagen Polo RX
|
8
|
|
11.
|
Anton Marklund (Swedia)
|
EKS RX
|
Audi S1 EKS RX Quattro
|
8
|
|
12.
|
Manfred Stohl (Austria)
|
World RX Team Austria
|
MJP Ford Fiesta RXS
|
7
|
|
13.
|
Johan Kristoffersson (Swedia)
|
Volkswagen Team Sweden
|
Volkswagen Polo RX
|
6
|
|
14.
|
Reinis Nitiss (Latvia)
|
Ford OlsbergsMSE
|
Ford Fiesta ST
|
3
|
|
15.
|
Liam Doran (Inggris)
|
SDRX
|
Citroen DS3 RX
|
2
|
|
16.
|
Thomas Bryntesson (Norwegia)
|
Marklund Motorsport
|
Volkswagen Polo RX
|
1
|
|
17.
|
Timur Timerzyanov (Rusia)
|
Namus OlsbergsMSE
|
Ford Fiesta ST
|
-
|
|
18.
|
Rene Munnich (Jerman)
|
Munnich Motorsport
|
Audi S3
|
-
|
|
19.
|
Gianni Morbidelli (Italia)
|
Munnich Motorsport
|
Audi S3
|
-
|
Label:
2015,
2016,
ArgentinaRX,
Bakkerud,
Baumanis,
Ekstrom,
Hansen,
Larsson,
Solberg,
Veiby,
World RX,
WRC
Subscribe to:
Posts (Atom)





















