Showing posts with label ArgentinaRX. Show all posts
Showing posts with label ArgentinaRX. Show all posts

Tuesday, 1 December 2015

#FinalThought FIA World Rallycross of Argentina 2015: Petter Solberg, 2015 World Rallycross Champion..!

It's all over...


 Petter Solberg resmi meraih gelar juara FIA World Rallycross Championship untuk kedua kali berturut-turut. Gelar tersebut sudah fix setelah panitia dan stewards FIA membatalkan Heat 4 karena masalah debu di sirkuit Rosario di Argentina.

Karena Petter berada di posisi keempat setelah Heat 3, maka tidak ada yang bisa dilakukan Timmy Hansen untuk mengejarnya.
"Bukan hal yang mudah dalam memenangkan gelar ini: tiada hal yang pasti di rallycross dan saya sendiri sangat gugup hari ini. Rallycross penuh dengan pembalap-pembalap yang bertalenta dan tim saya bekerja sangat keras sepanjang tahun untuk ini." Kata Petter, yang baru saja merayakan ulang tahunnya yang ke-41 tahun minggu lalu.

Petter juga mengatakan bahwa dia sedang melakukan pembicaraan dengan beberapa tim pabrikan untuk musim 2016 mendatang. Saat ini dia membalap dengan Citroen DS3 RX yang tidak di-support secara langsung oleh pabrikan asal Prancis tersebut.

Petter sendiri finish ketiga di babak Final, dibawah sang jawara Robin Larsson dan Mattias Ekstrom. 


Ini adalah kemenangan pertama di World RX untuk juara Euro RX musim 2014 silam, dan juga menjadi pembalap kedelapan yang mampu meraih kemenangan musim ini. "Saya akan mengingat kemenangan ini sepanjang hidupku, saya tidak bisa berhenti tersenyum. Tim kami merupakan salah satu yang terkecil di paddock dan para mekanik bekerja seperti kesetanan, dan ini sangat membantuku untuk meraih kemenangan ini. Saya janji bakalan ada pesta besar malam ini..!"

Faktanya, Larsson menjadi pembalap privateer pertama yang memenangi event World RX sejak 2014. This guy should be in Factory team in 2016.



Fakta lainnya adalah dengan Mattias Ekstrom finish kedua, ini adalah hasil terbaik untuk Audi di World RX, meskipun A1-nya Larsson (dan S3-nya tim Munnich Motorsport) tidak di-support secara langsung seperti yang Audi lakukan kepada tim EKS dengan S1.


Buat Ekstrom, musim ini berjalan sesuai dengan harapannya baik di World RX maupun di balap turing Jerman DTM, dengan 1 kemenangan di Swedia dan selalu berada di top 15 membuat bos tim EKS RX tersebut yakin bisa berbuat lebih banyak lagi di musim 2016 dengan Audi S1. Sementara itu Ekstrom finish kedua di DTM musim ini.

"Saya harus mengatakan bahwa Robin melakukan pekerjaan yang hebat, dan kami juga baru menyelesaikan pertarungan yang ketat. Saya juga senang dengan Petter, dia layak menjadi juara." Kata Ekstrom, yang terpaksa harus absen dari acara launching Audi Motorsport 2016.

Akankah kita meilhat Baumanis dengan mobil Supercar di 2016?
Juara kelas Super 1600 musim ini Janis Baumanis sukses mencatatkan hasil terbaiknya di kelas Supercar dengan finish keempat, menyamai hasil yang diraih oleh Manfred Stohl di Italia bulan lalu. Sementara itu pemenang RX Lites Kevin Hansen sukses finish kelima di debutnya dengan mobil Supercar, di depan sang kakak Timmy yang harus gagal finish di babak final.

Kevin & Timmy di Heat 1....
...dan di Final.
Btw, sempat ada kejadian unik di babak Final dimana Hansen bersaudara sempat tabrakan satu dengan yang lainnya. Jelas orang tuanya tidak akan senang melihat hal tersebut di paddock.



 What a cruel luck for Andreas Bakkerud. Setelah menjadi pembalap tercepat di babak Heats, Bakkerud mengalami kecelakaan di babak Semifinal ketika dia akan mengambil jatah joker lap. Ini berarti dia gagal mengkudeta posisi ketiga dari Johan Kristofferson di klasemen.

Davy Jeanney finish kedelapan, Topi Heikkinen kesembilan dan Ole Christian Veiby sukses melakoni balapan World RX keduanya musim ini dengan finish kesepuluh.


Oke, musim 2015 akhirnya selesai juga dengan Petter mampu meraih gelar keduanya. Dan karena seri pertama musim 2016 di Portugal baru akan digelar pada bulan April mendatang, rapor pembalap dan tim World RX musim 2015 baru akan saya rilis bulan Januari 2016.

Saya akan fokus ujian akhir dan setelah itu saya akan membuat rapor versi WRC.

Adios..!



Hasil #ArgentinaRX kategori Supercar (Pembalap yang posisinya lebih tinggi belum tentu jumlah poinnya lebih banyak):

No.
Pembalap & Kebangsaan
Tim
Mobil
Poin
1.
Robin Larsson (Swedia)

Audi A1
28
2.
Mattias Ekstrom (Swedia)
EKS RX
Audi S1 EKS RX Quattro
22
3.
Petter Solberg (Norwegia)
SDRX
Citroen DS3 RX
22
4.
Janis Baumanis (Latvia)
World RX Team Austria
MJP Ford Fiesta RXS
18
5.
Kevin Hansen (Swedia)
Ford OlsbergsMSE
Ford Fiesta ST
16
6.
Timmy Hansen (Swedia)
Peugeot Hansen
Peugeot 208 WRX
22
7.
Andreas Bakkerud (Norwegia)
Ford OlsbergsMSE
Ford Fiesta ST
17
8.
Davy Jeanney (Prancis)
Peugeot Hansen
Peugeot 208 WRX
12
9.
Toomas ‘Topi’ Heikkinen (Finlandia)
Marklund Motorsport
Volkswagen Polo RX
9
10.
Ole Christian Veiby (Norwegia)
Volkswagen Team Sweden
Volkswagen Polo RX
8
11.
Anton Marklund (Swedia)
EKS RX
Audi S1 EKS RX Quattro
8
12.
Manfred Stohl (Austria)
World RX Team Austria
MJP Ford Fiesta RXS
7
13.
Johan Kristoffersson (Swedia)
Volkswagen Team Sweden
Volkswagen Polo RX
6
14.
Reinis Nitiss (Latvia)
Ford OlsbergsMSE
Ford Fiesta ST
3
15.
Liam Doran (Inggris)
SDRX
Citroen DS3 RX
2
16.
Thomas Bryntesson (Norwegia)
Marklund Motorsport
Volkswagen Polo RX
1
17.
Timur Timerzyanov (Rusia)
Namus OlsbergsMSE
Ford Fiesta ST
-
18.
Rene Munnich (Jerman)
Munnich Motorsport
Audi S3
-
19.
Gianni Morbidelli (Italia)
Munnich Motorsport
Audi S3
-

Friday, 27 November 2015

#Preview FIA World Rallycross of Argentina 27-29 November 2015


Setelah 7 bulan perjuangan di 12 seri dan 11 negara, akhirnya FIA World Rallycross Championship 2015 akan mencapai klimaksnya di RX Argentina, yang akan digelar di Autodromo Rosario. Disinilah sang juara dunia tahun ini akan ditentukan.

The Challenge

Sumber: RX Argentina
Seperti namanya, Autodromo Rosario terletak di kota yang dikenal sebagai kota dimana Che Guevara dan Lionel Messi lahir. Sirkuit ini akan menggelar balapan World RX untuk pertama kalinya dimana event tahun lalu digelar di Autodromo Rosendo Hernandez di San Luis.
 
First Corner. Sumber: FIA World Rallycross

Salah satu fitur unik yang terdapat di sirkuit ini adalah Tikungan pertama. Mungkin dari denah itu terlihat seperti tikungan biasa, tapi tikungan tersebut memiliki kemiringan 15 derajat, dan tidak ada area run-off di tikungan tersebut berarti no margin for error.

Debu. Sumber: FIA World Rallycross

 Soal gravel, jujur saya kurang tahu. Itu karena balapan tahun lalu di San Luis dikritik oleh beberapa pembalap karena debu. Musim semi menjelang musim panas membuat suhu menjadi tinggi, dan itu berarti debu dengan mudahnya terbang bebas di udara dan menghalangi pandangan pembalap.


Attention Please..!



Semua kelas pendukung (Super 1600, TouringCars, dan RX Lites) sudah selesai di seri sebelumnya di Italia, jadi Kejuaraan Rallycross Argentina (CARX), yang baru digelar tahun ini menjadi supporting class di World RX.

Kita mulai dulu dengan bursa pembalap.
Gianni Morbidelli. Sumber: @FIAWorldRX
Seperti di RX Italia, Gianni Morbidelli akan kembali ke Audi S3 besutan Munnich Motorsport menggantikan Alx Danielsson.
Thomas Bryntesson. Sumber: @FIAWorldRX
Perubahan juga terjadi di duo tim Volkswagen. Di kubu Marklund Motorsport, pembalap RX Lites Thomas Bryntesson akan menggantikan posisi P.G. Andersson. Tidak ada kejadian apa-apa dengan Andersson, karena dialah yang menyarankan sang bos Jan Marklund untuk memberikan kesempatan kepada Bryntesson.
Ole Veiby. Sumber: FIA World Rallycross
Sedangkan VW Team Sweden memutuskan untuk membawa pembalap mereka di Euro RX Ole Christian Veiby ke Argentina. Veiby, yang sebelumnya sukses memenangi WRC Wales Rally GB kelas WRC-3 dan Junior WRC akan menggantikan posisi Tord Linnerud.
Janis Baumanis
Volkswagen tidak sendirian soal pergantian pembalap, karena dua tim Ford juga melakukan hal yang sama. Yang pertama adalah Janis Baumanis. Pembalap asal Latvia tersebut akan mengisi kursi mobil MJP Ford Fiesta RXS yang ditinggalkan oleh sang bos Max Pucher di Team Austria.

Kedua,  Kevin Hansen. Juara RX Lites tersebut siap melakoni debutnya dengan mobil kelas Supercar di Argentina, meskipun dia tidak akan mengemudi Peugeot 208 bersama sang kakak Timmy dan Davy Jeanney. 
Seorang Hansen..dengan Ford? Sumber: FIA World Rallycross

Kevin akan membalap dengan Ford Fiesta ST racikan OlsbergsMSE sebagai kado sang juara RX Lites. Dengan usia 17 tahun, Kevin akan memecahkan rekor Reinis Nitiss (18 tahun) sebagai pembalap termuda di World RX.

Hal ini cukup aneh mengingat sang ayah, Kenneth Hansen dengan bos tim Ford OlsbergsMSE Andreas Eriksson dulunya menjadi rival di kejuaraan Eropa.

Tapi tetap saja, Petter Solberg VS Timmy Hansen yang menjadi trending topic di balapan ini.
Mampukah, Timmy? Sumber: FIA World Rallycross

Kans Timmy untuk merebut gelar juara dunia sangatlah tipis setelah gagal menembus babak Final di seri sebelumnya di Italia. Dengan marjin 26 poin dari Petter di klasemen dan 'hanya' ada 30 poin tersisa yang diperebutkan, Timmy butuh lebih dari sekedar keajaiban untuk menjadi juara.


Sedangkan untuk Petter, misi sedikit lebih mudah. Dia hanya perlu finish ke-13 atau lebih baik di intermediate classfication untuk mempertahankan gelarnya, meskipun Petter sendiri mengatakan bahwa lolos ke babak Semifinal menjadi target utamanya.

So, Petter or Timmy? Choose Yourself..!