Showing posts with label D-Mack. Show all posts
Showing posts with label D-Mack. Show all posts

Monday, 16 February 2015

#LastDay WRC Rally Swedia 2015: Neuville....Mikkelsen...Mikkelsen...Neuville....OGIER

Halo..!
Rally Swedia kali ini berakhir dramatis, dengan Sebastien Ogier menjadi pemenangnya (lagi). KENAPA? Ini dia:


Duel antara Andreas Mikkelsen, Thierry Neuville dan Sebastien Ogier berlangsung panas begitu menuju ke SS terakhir, dan juga power stage, sejauh 15.87km di Värmullsåsen 2. Impian untuk sebagian besar fans melihat pemenang baru sirna begitu melihat Mikkelsen melintir di power stage, menyerahkan kemenangan ke Ogier, yang juga mengalahkan Neuville di SS yang sama.

Ogier jelas girang. "Ini gila..! Saya berusaha sekeras mungkin dan flat out, dan....WHAT A WIN...!  Jelas saya senang dengan ini. Saya lebih cepat dari siapapun tapi posisi startku sangat buruk. Ini cara luar biasa untuk memenangi reli yang luar biasa pula..!"

Neuville, yang memimping hari kedua, harus puas finish sebagai runner-up setelah mengalami masalah dengan intercom di pagi hari. "Saya sudah tampil makimun, mengambil resiko. Tapi semuanya berjalan dengan baik, dan saya sangat senang. Ini seperti wake-up call untuk tim dan semoga saya bisa di posisi seperti ini lebih sering lagi." Kata Neuville

Mikkelsen pun lesu dengan kesalahannya, menyebabkan dia kehilangan 30 detik dan terlempar ke posisi 3. "Kami memberikan segalanya di power stage, tapi kami memotong jalur dan stuck di tumpukan salju, tapi kami sudah berusaha. Semoga kami lebih beruntung lain kali."


Ott Tanak berhasil membawa Ford Fiesta WRC-nya finish ke-4 setelah Mads Ostberg kehilangan 5 menit di tumpukan salju, dan dia pun turun ke posisi 10. Hayden Paddon sukses menjalani perannya sebagai team-mate sementara Neuville dengan finish ke-5 dan siap kembali ke "habitatnya" sebagai pembalap tim B Hyundai. Elfyn Evans memenangi battle dengan Kris Meeke dan meraih posisi 6 setelah Meeke melintir di power stage. Martin Prokop kembali menjadi pembalap privat terbaik dengan P8, meskipun dia didenda 2000 Euro karena melanggar regulasi wheelbase. Yuriy Protasov P9, dan Ostberg lengkapi 10 besar.


Yang gagal dapat poin? Kevin Abbring, nyaris saja di posisi 11, Jarri Matti Latvala P12, dan Henning Solberg P13 dan Robert "Bad Luck" Kubica P20 setelah penalti 5 menit. Kompatriotnya, Michal Solowow harus menyerah di SS20, tepat menjelang power stage karena kecelakaan.



Sementara itu di kategori WRC-2, Jari Ketomaa meraih kemenangan pertamanya di musim ini setelah battle dengan E-y-vin-d B-r-y-nild-sen, dan Valeriy Groban, dengan Mini Cooper S2000-nya melengkapi podium yang didominasi oleh Ford Fiesta R5 dan RRC.

WRC-3? Ada Ole Christian Verby membawa senyum untuk publik Norwegia.....ehm tidak juga, karena hanya dialah satu-satunya pembalap yang kompetisi di kategori ini di Swedia.
SELAMAT anyway..!

 2015 Rally Sweden: Overall standings after Stage 21 (Top 20):

1. Sebastien Ogier Volkswagen Motorsport Polo R WRC 2h 55m 30.5s M
2. Thierry Neuville Hyundai Motorsport i20 WRC +6.4s M
3. Andreas Mikkelsen Volkswagen Motorsport II Polo R WRC +39.8s M
4. Ott Tanak M-Sport WRT Ford Fiesta RS WRC +2m 26.0s M
5. Hayden Paddon Hyundai Motorsport i20 WRC +3m 31.5s M
6. Elfyn Evans M-Sport WRT Ford Fiesta RS WRC +3m 53.0s M
7. Kris Meeke Citroen Total Abu Dhabi WRT DS 3 WRC +4m 05.8s M
8. Martin Prokop Jipocar Czech National Team Ford Fiesta RS WRC +4m 26.0s M
9. Yuriy Protasov M-Sport Ford Fiesta RS WRC +5m 32.2s
10. Mads Ostberg Citroen Total Abu Dhabi WRT DS 3 WRC +6m 50.9s M

11. Kevin Abbring Hyundai Motorsport N i20 WRC +7m 55.6s M
12. Jari-Matti Latvala Volkswagen Motorsport Polo R WRC +9m 11.9s M
13. Henning Solberg M-Sport Ford Fiesta RS WRC +9m 32.7s
14. Jari Ketomaa Ford Fiesta R5 +9m 36.9s WRC2
15. Eyvind Brynildsen Ford Fiesta RRC +10m 09.5s WRC2
16. Valeriy Gorban Mini Cooper S2000 1.6T +13m 04.3s WRC2
17. Yazeed Al-Rajhi Ford Fiesta RRC +13m 17.1s WRC2
18. Pontus Tidemand Ford Fiesta RRC +13m 20.4s WRC2
19. Fredrik Ahlin Ford Fiesta R5 +14m 11.5s WRC2
20. Robert Kubica RK WRT Ford Fiesta RS WRC +14m 35.4s M

Other(s):

21. Robin Friberg Citroen DS3 R5 +18m 45.6s
22. Ole Christian Veiby Citroen DS3 R3T Max +20m 33.0s WRC3
40. Lorenzo Bertelli FWRT SRL Ford Fiesta RS WRC 1h 17m 19.4s M


Rally Sweden: Power Stage / SS21 (Top 3):

1. Sebastien Ogier Volkswagen Motorsport Polo R WRC 8m 05.6s M
2. Thierry Neuville Hyundai Motorsport i20 WRC +4.8s M
3. Mads Ostberg Citroen Total Abu Dhabi WRT DS 3 WRC +9.9s M

NOTE: Top three finishers in Power Stage are awarded bonus points. 1st = 3 points; 2nd = 2 points; 3rd = 1 point

WRC2 standings after Stage 21 (Top 10):

1. Jari Ketomaa Ford Fiesta R5 3h 05m 07.4s WRC2
2. Eyvind Brynildsen Ford Fiesta RRC +0m 32.6s WRC2
3. Valeriy Gorban Mini Cooper S2000 1.6T +3m 27.4s WRC2
4. Yazeed Al-Rajhi Ford Fiesta RRC +3m 40.2s WRC2
5. Pontus Tidemand Ford Fiesta RRC +3m 43.5s WRC2
6. Fredrik Ahlin Ford Fiesta R5 +4m 34.6s WRC2
7. Jaroslaw Koltun Ford Fiesta R5 +12m 19.1s WRC2
8. Oleksiy Kikireshko Mini Cooper S2000 1.6T +14m 25.7s WRC2
9. Simone Tempestini Subaru Impreza STi +18m 50.6s WRC2
10. Anders Grondal Citroen DS3 R5 +21m 47.0s WRC2


WRC3 standings after Stage 21:

1. Ole Christian Veiby Citroen DS3 R3T Max 3h 16m 03.5s WRC3


Notable retirements:

SS5/6. Lorenzo Bertelli FWRT SRL Ford Fiesta RS WRC Mechanical M*

SS14. Lorenzo Bertelli FWRT SRL Ford Fiesta RS WRC Went off M**

SS20. Michal Solowow Synthos Cersanit RT Ford Fiesta RS WRC Went off

*denotes re-started under Rally 2 on Saturday
**denotes re-started under Rally 2 on Sunday

M denotes Manufacturer entry

Wednesday, 11 February 2015

#preview: WRC Rally Sweden 2015




Halo..!
Akhir minggu selalu merupakan waktu yang pas untuk beristirahat dan berkreasi sejenak, tapi bagi kita para fans rallying, weekend dengan event rally selalu ditungu-tunggu, termasuk minggu ini, dimana Rally Sweden akan segera digelar mulai jumat ini, di Super Special Stage di Karlstad pukul 20.08 waktu setempat, atau jam 3 subuh, yang berarti kita tidak akan bisa menontonnya, kecuali kalo kamu nekat begadang.

The Challenge


Satu-satunya rally dengan lintasan bersalju musim ini, JELAS. Yang menjadi tantangan dari rally ini adalah kecepatan rata-rata ketika melintasi SS ke SS di Swedia tergolong tinggi, dan salju bukanlah gravel, yang berarti skill khusus ala Skandinava dibutuhkan di sana. Yang membuat para pembalap semakin pusing adalah hari pertama, yang sebagian rutenya berada di Norwegia, dimana WRC sempat singgah di sana di tahun 2007 dan 2009. Ya, lintasannya sama, tapi lebih sempit dibandingkan dengan jalanan di Swedia, jadi 1 kesalah kecil mempengaruhi 3 hari. Salju juga membuat mobil membutuhkan ban salju yang ramping dan berpaku, dan para pembalap dan kru tim juga menggunakan perlengkapan spesial seperti sepatu balap yang dilengkapi dengan penghangat dan kacamata anti-embun.


 Satu "fitur" yang tidak boleh dilewatkan di Swedia adalah Colin's Crest Arena. Itu adalah sebuah area jumping di Vargåsen, tempat dimana SS14 dan SS18 berada, dimana kedua SS tersebut digelar di hari ketiga. Istimewanya, pembalap yang jarak jumpingan-nya paing jauh akan mendapatkan sebuah penghargaan yang dinamakan Colin's Crest Award, sebagai bentuk penghargaan untuk Colin McRae.

Attention Please..!

Sebastien Loeb sudah minggat, rasanya bosan kalo kita bicarakan betapa superiornya Sebastien Ogier dan Volkswagen. Karena itu perhatian wajib dialihkan kepada 2 Norwegia, yaitu Mads Ostberg dan Andreas Mikkelsen.



Kalo dinilai dari atas kertas, Mikkelsen lebih berpeluang untuk bersinar di Swedia, tapi (menurut saya), Ostberg lebih berpeluang, karena Pertama, navigatornya, seniman tato Jonas Andersson adalah orang Swedia. Kedua,  dia merupakan pembalap pabrikan Citroen, jadi targetnya adalah melawan Ogier dkk., tidak seperti Mikkelsen, karena dia pembalap tim B Volkswagen, dia punya kesempatan kecil untuk unggul dari Ogier dan Jari-Matti Latvala (kecuali kalo mereka berdua kandas), dan dia juga menggunakan mobil spek 2014. Bagaimanapun, itu opini saya, mana pilihanmu?

Dani Sordo absen di Swedia karena cedera, dan Juho Hanninen batal ikut serta. Yang akan muncul untuk pertama kali di 2015 adalah Hayden Paddon, dan Kevin Abbring di Hyundai. Selain itu ada juga pembalap Polandia, Michal Solowow, yang akan menggunakan Ford Fiesta RS WRC, persis seperti yang kompatriotnya, Robert Kubica pakai.


Sementara itu di kategori WRC-2, Stephane Lefebvre akan mencoba untuk mempertahankan keunggulannya di klasemen. Tapi kali ini dia harus waspada dengan kehadiran pembalap flamboyan asal Arab Saudi, Yazeed Al Rajhi, jagoan lokal Pontus Tidemand serta runner-up musim lalu, Jari Ketomaa, yang akan mewakili ban Tiongkok D-Mack.

Thursday, 23 October 2014

#FlatOutNews Rally Edisi 2: Dream team, 10 tahun lalu, mesin baru, R.I.P Ryan Bradley

Selamat malam..!

Pertama-tama, saya memberitahukan kepada agan-agan sekalian bahwa segmen #RallyOfTheWeek berganti nama menjadi #FlatOutNews, ini bertujuan untuk memperkuat kesan tentang postingan yang berisi berita-berita di dunia balap reli selama sepekan. OK, kita langsung saja ke beritanya...!

1. Volkswagen mempertahankan the dream team untuk 2015


Bukan rahasia lagi kalau Volkswagen adalah pabrikan terbaik di WRC saat ini. Selain karena mobilnya yang sangat kompetitif, ketiga pembalapnya, Sebastien Ogier/Jarri-Matti Latvala/Andreas Mikkelsen juga mampu unjuk gigi di musim ini dengan menguasai 3 besar di klasemen. Tak heran kalau VW memutuskan untuk mempertahankan ketiga pembalap tersebut untuk musim depan.

Hal ini juga mengakhiri spekulasi yang menyelimuti Ogier selama beberapa pekan terakhir, dengan kalimat pertamanya mengenai perpanjangan kontraknya dengan VW sebagai "Langkah Logis", sementara latvala mengaku sangat senang "tetap dengan tim terbaik di dunia". Sementara itu VW juga sangat puas dengan kinerja Mikkelsen, yang berada di tim B VW (perlu diperhatikan bahwa VW sengaja memisahkan Mikkelsen dari Ogier-Latvala agar tim mempunyai jatah tes lebih banyak ketimbang semuanya berada di tim A).

2. Matthew Wilson kembali setelah 2 tahun


Matthew Wilson, anak dari bos tim M-Sport Malcolm, akan kembali tampil di WRC setelah 2 tahun, dan juga memperingati 10 tahun sejak debutnya di WRC di tahun 2004. Dia akan berpatisipasi di Wales Rally GB, 13-16 November 2014 dengan mengendarai Ford Fiesta RRC dengan tim C-Rally. Dia akan kembali ditemani oleh navigator Scott Martin.

"Sudah 10 tahun lalu dimana saya dan Scott mengikuti WRC dan kami berpikir kami ingin bersenang-senang di akhir musim ini. Saya sudah tidak mengendarai mobil reli dalam waktu yang lama jadi saya harus berlatih keras untuk itu". Kata Wilson. Good luck, Matthew..!

3. Fiesta baru untuk Fiesta Trophy

Sebelumnya saya perkenalkan dulu ajang ini. D-Mack Fiesta Trophy adalah kejuaraan pendukung WRC yang setingkat di bawah Junior WRC. Hasil kolaborasi antara tim M-Sport dan ban asal Inggris D-Mack, ajang ini ditujukan untuk pembalap-pembalap calon juara masa depan (dengan harga murah juga)

Ajang ini diikuti oleh beberapa pembalap seperti Sandern Parn, Tom Cave, Max Vatanen (anak dari juara dunia WRC 1981 Ari), dll. Digelar di 5 dari 13 seri WRC musim ini, juara dari ajang ini mendapatkan kesempatan membalap di Wales Rally GB bulan depan dengan Ford Fiesta R5, yang kini masih diperebutkan oleh Parn dan Cave.


Di musim pertama ini semua pembalap memakai Ford Fiesta R2, ban D-Mack dan bahan bakar GEM. Musim depan, meskipun tetap memakai Fiesta R2, ada perubahan di sektor mesin, dimana sebelumnya memakai mesin 1.6L normally aspirated, musim depan akan memakai mesin 1L Ford Ecoboost dengan turbo. Malcolm Wilson selaku pimpinan tim M-Sport mengatakan "Mesinnya memang lebih kecil, tapi memiliki torsi yang lebih besar dan kami berharap mesin ini kompetitif di kelasnya." WIlson juga menambahkan bahwa mobil dengan jeroan baru ini akan dites di bulan depan.

4. R.I.P Ryan Bradley

Segala jenis motorsport itu berbahaya, termasuk balap reli. Bahkan reli adalah salah satu olahraga dengan resiko tertinggi. Dan itulah yang terjadi di sebuah ajang reli regional di Inggris hari Minggu kemarin.


 Ryan Bradley, pembalap asal Kilrea, Inggris tewas setelah mobilnya terjun ke sebuah danau. Navigatornya, yang belum diketahui identitasnya, dilarikan ke rumah sakit terdekat, tapi tidak mengalami cedera serius. Hal ini membuat ajang tersebut dibatalkan.

Rest In Peace, Ryan.