Monday, 27 April 2015

#LastDay WRC Rally Argentina 2015: FINALLY...!

iHola..!

Usai sudah penantian Kris Meeke dan Citroen untuk kembali ke podium teratas di WRC, dan meskipun hanya 2 SS yang dijalankan, dan kedua-duanya berada di El Condor, tetap saja ada beberapa yang terjungkal.


Meeke dan navigator Paul Nagle menaklukkan 2 SS dengan santai untuk memenangkan Rally Argentina kali ini, menjadi pembalap Britania Raya keempat yang berada di podium tertinggi, bergabung dengan mendiang Colin Clark, Colin McRae dan Richard Burns, pembalap Citroen pertama yang menang sejak Dani Sordo di Jerman 2013, dan pembalap Britania Raya pertama yang memenangkan event WRC sejak mendiang Colin McRae dan Nicky Grist di Safari Rally 2002. Dia unggul 18 detik dari rekannya Mads Ostberg, JUGA menjadi kemenangan 1-2 pertama bagi Citroen sejak Sebastien Loeb-Mikko Hirvonen di Finlandia 2012.

Pertama kali menang di kasta tertinggi sejak 13 tahun silam, Meeke pun merayakan kemenangannya dengan emosional. "Apa yang saya harus katakan?? Perjalanan ke sini sangatlah panjang, dan seseorang yang sangat membantuku tidak berada di sini...". Siapakah dia? Akan terjawab di akhir artikel ini.

Ostberg juga senang dengan posisi runner-up meskipun sedang sakit, karena dengan itu, ditambah dengan 1 poin di power stage mengangkatnya ke posisi 2 di klasemen. "Ini reli yang keras dan sulit. Kami bekerja keras dan saya juga sedang tidak fit. Mengecewakan ketika kami kehilangan 45 detik di hari pertama, tapi hasil ini sangat bagus".

Reli ini juga sangat berkesan bagi Elfyn Evans, yang meraih podium pertamanya setelah Jari-Matti Latvala harus gugur karena masalah mesin. Ini juga merupakan pertama kalinya duo Britania Raya berada di podium sejak Burns dan McRae menyabet 1-2 di Selandia Baru 2001. Ini juga menjadi booster bagi tim M-Sport, yang akan menurunkan versi Evolution dari Ford Fiesta RS di Portugal bulan depan.


Evans, yang sebelumnya memulai weekend dengan memenangkan Wheel Change Challenge (lomba ganti ban) pun pede menatap Rally Portugal "Kami ingin mengulangi hasil musim lalu (posisi 7 di Argentina 2014) tapi kami juga ingin finish tanpa masalah. Tim memberikanku mobil yang hebat dari awal sampai akhir, dan inilah hasilnya. Saya angkat topi buat Kris dan Paul juga. Mereka melakukan pekerjaan hebat dari awal sampai akhir. Hasil yang hebat buat mereka, dan juga untuk reli Inggris Raya".

Martin Prokop melanjutkan rekor impresifnya dengan 8 finish di zona 10 besar berturut-turut, kali ini dengan posisi 4, menyamai pencapaian terbaiknya. Sementara itu Dani Sordo finish di lima besar meski sempat turun ke posisi 7 di hari ketiga karena masalah teknis, dan Khalid Al-Qassimi melengkapi selebrasi Citroen dengan posisi 6.


Menempati posisi 7 adalah rivalnya Al-Qassimi di Kejuaraan Rally Timur-Tengah, Abdulaziz Al-Kuwari, yang juga berarti menang di kategori WRC-2, diikuti oleh pembalap Paraguay Diego Dominguez, hasil yang bagus buat pembalap tamu, dan Jari Ketomaa melengkapi 3 besar WRC-2, meskipun finish ke-12. Jadi Siapa yang menempati posisi 9 dan 10? Jawabannya adalah duo rival di Kejuaraan Rally Amerika Selatan, Gustavo Saba dan Federico Villagra. SELAMAT, 2 dan 1 poin buat kalian.

Sementara itu awan kelabu menyelimuti Hyundai dan Volkswagen. Hyundai kehilangan Thierry Neuville yang menghantam batu di power stage dan gagal mendekatkan diri ke Sebastien Ogier di klasemen dan harus dikudeta Ostberg, dan Hayden Paddon finish ke-16 setelah insidennya dengan fans kemarin.

Volkswagen lebih memilukan. Datang dengan rekor kemenangan 100%, Sebastien Ogier harus puas dengan 3 poin dari power stage setelah masalah di hari pertama. Dan lebih memalukan bagi mereka adalah Jari-Matti Latvala harus menyerah dari posisi 3 karena masalah teknis, dan 3 reli berturut-turut nihil poin, dan Andreas Mikkelsen senasib dengan Neuville di power stage.

Oke, sampai jumpa di Rally Portugal tanggal 21-24 Mei 2015, dan jangan lewatkan juga #FinalThought World Rallycross of Portugal segera..!

Eh, iya kelupaan soal satu pertanyaan tentang orang dibalik kesuksesan Kris Meeke. Siapakah dia?

It's Colin McRae..! Dialah orang yang selalu men-support Meeke sejak pertemuan pertama mereka di Ford ketika McRae membalap buat mereka dan Meeke bekerja sebagai desainer CAD di M-Sport sampai di Junior WRC sebelum McRae tewas di kecelakaan helikopter tahun 2007 silam. Meeke kemudian menjuarai Intercontinental Rally Challenge (sekarang ERC) 2009 sebelum menapak ke WRC.

 "Ini untuk Colin. Dia membantuku sejak awal, mendukungku secara finansial dan membawaku ke WRC. Tanpanya Saya tidak akan seperti ini. Dialah inspirasiku." Kata Meeke dengan penuh emosional.


YES, IT'S FOR YOU COLIN....#RIP

2015 Rally Argentina: Overall standings after Stage 12 (Top 20):

1. Kris Meeke Citroen Total Abu Dhabi WRT DS 3 WRC 3h 41m 44.9s M
2. Mads Ostberg Citroen Total Abu Dhabi WRT DS 3 WRC +0m 18.1s M
3. Elfyn Evans M-Sport WRT Ford Fiesta RS WRC +3m 27.4s M
4. Martin Prokop Jipocar Czech National Team Ford Fiesta RS WRC +6m 26.1s M
5. Dani Sordo Hyundai Motorsport i20 WRC +11m 14.9s M
6. Khalid Al Qassimi Citroen Total Abu Dhabi WRT DS 3 WRC +11m 19.9s
7. Abdulaziz Al-Kuwari Ford Fiesta RRC +16m 02.6s WRC2
8. Diego Dominguez Ford Fiesta R5 +18m 48.2s WRC2
9. Gustavo Saba Skoda Fabia S2000 +21m 20.6s
10. Federico Villagra Ford Fiesta MR +25m 19.6s

11. Ott Tanak M-Sport WRT Ford Fiesta RS WRC +25m 52.3s M
12. Jari Ketomaa Ford Fiesta R5 +28m 05.8s WRC2
13. Yuriy Protasov Ford Fiesta RRC +29m 25.4s WRC2
14. Miguel-Angel Baldoni Peugeot 208 MR +31m 45.5s
15. Didier Arias Ford Fiesta R5 +32m 41.4s WRC2
16. Hayden Paddon Hyundai Motorsport N i20 WRC +36m 15.3s M
17. Sebastien Ogier Volkswagen Motorsport Polo R WRC +37m 11.5s M
18. Simone Tempestini Subaru Impreza STi +37m 43.0s WRC2
19. Lorenzo Bertelli Ford Fiesta RS WRC +39m 17.0s M
20. Augusto D'Agostini Volkswagen Golf Trend MR +51m 25.0s


Rally Argentina: Power Stage / SS12 (Top 3):

1. Sebastien Ogier Volkswagen Motorsport Polo R WRC 12m 59.6s M
2. Dani Sordo Hyundai Motorsport i20 WRC +0m 09.9s M
3. Mads Ostberg Citroen Total Abu Dhabi WRT DS 3 WRC +0m 10.9s M

NOTE: Top three finishers in Power Stage are awarded bonus points. 1st = 3 points; 2nd = 2 points; 3rd = 1 point


WRC2 standings after Stage 12:

1. Abdulaziz Al-Kuwari Ford Fiesta RRC 3h 57m 47.5s WRC2
2. Diego Dominguez Ford Fiesta R5 +2m 45.6s WRC2
3. Jari Ketomaa Ford Fiesta R5 +12m 03.2s WRC2
4. Yuriy Protasov Ford Fiesta RRC +13m 22.4s WRC2
5. Didier Arias Ford Fiesta R5 +16m 38.8s WRC2
6. Simone Tempestini Subaru Impreza STi +21m 40.4s WRC2
7. Gianluca Linari Subaru Impreza STi +38m 17.4s WRC2


Notable retirements:

SS2. Sebastien Ogier Volkswagen Motorsport Polo R WRC Technical M*
SS2. Lorenzo Bertelli Ford Fiesta RS WRC Stopped M
SS3/4. Andreas Mikkelsen Volkswagen Motorsport II Polo R WRC Technical M*
SS3/4. Hayden Paddon Hyundai Motorsport N i20 WRC Technical M*
SS4. Ott Tanak M-Sport WRT Ford Fiesta RS WRC Lost a wheel M*

SS8. Radik Shaymiev Ford Fiesta R5 Mechanical WRC2
SS9. Stephane Lefebvre Citroen DS3 R5 Mechanical
SS9. Hayden Paddon Hyundai Motorsport N i20 WRC Went off the road M**
SS10. Dani Sordo Hyundai Motorsport i20 WRC Technical M**

SS11. Jari-Matti Latvala Volkswagen Motorsport Polo R WRC Engine M
SS12. Andreas Mikkelsen Volkswagen Motorsport II Polo R WRC Crashed M
SS12. Thierry Neuville Hyundai Motorsport i20 WRC Crashed M
SS12. Nicolas Fuchs Ford Fiesta R5 Mechanical WRC2

M denotes Manufacturer entry
*denotes re-started on Saturday under Rally 2
**denotes expected to re-start on Sunday under Rally 2

all times unofficial 

Sunday, 26 April 2015

#day3 WRC Rally Argentina 2015: The power of Dust

iHola...!

 Sebenarnya ada 4 SS yang dijalankan di hari ketiga Rally Argentina yang penuh dengan debu, tapi hanya 3 saja yang valid. Ada apa gerangan?


Kris Meeke masih dengan santainya menikmati posisi pertama, meskipun error di SS7 membuat keunggulannya menciut sampai 32 detik dari rekannya Mads Ostberg, tercepat ketiga di SS10 cukup untuk menambah keunggulannya menjadi 38 detik. Team Order? "Non non non non...." Kata bos tim Yves Matton. Jari-Matti Latvala masih membayangi di posisi 3.

Sementara itu Elfyn Evans masih nyaman di posisi 4 setelah Dani Sordo mengalami masalah dengan mobilnya di SS10 (SS terakhir), tapi penalti 7 menit dari itu hanya menurunkannya ke posisi 8. Itu hanyalah 1 dari 2 masalah yang Hyundai hadapi. Yang kedua adalah Hayden Paddon mengalami kecelakaan di SS9. Paddon dan navigator John Kennard OK, tapi 6 penonton cedera dengan salah satu diantaranya dirawat di ICU, dan SS9 terpaksa dibatalkan. Rally Argentina dikenal dengan fans yang sangat antusias, tapi itu juga ada efek negatifnya, dan masih diperparah dengan seorang wanita mengalami patah kaki setelah ditabrak Lorenzo Bertelli ketika recce. Bagaimanapun mari berdoa yang terbaik untuk mereka.

Momen sebelum Hayden Paddon menabrak penonton
Thierry Neuville sendiri naik ke posisi 5, Martin Prokop dan Khalid Al-Qassimi berada di posisi 6 & 7 meskipun terpaut 5 dan 10 menit dari Meeke, dan Sordo melengkapi barisan mobil WRC di 10 besar, meskipun out di SS10.

Sementara itu di kategori WRC-2, Abdulaziz Al-Kuwari masih nyaman memimpin, dengan pembalap Paraguay Diego Dominguez dan Jari Ketomaa melengkapi 3 besar. Btw masih ingat dengan aksi heroik Yuriy Protasov kemarin? Ternyata setelah diinvestigasi, mereka dijatuhi hukuman penalti 15 menit dengan alasan:
  • Mengemudi melewati road section dengan 3 roda
  • Navigator Pavlo Cherepin duduk di bagian kap mesin mobil untuk menstabilkan mobil yang nungging sebelah karena kehilangan roda.
Alhasil, dia harus rela turun ke posisi 5, 19 overall.

2015 Rally Argentina: Overall standings after Stage 10 (Top 10):

1. Kris Meeke Citroen Total Abu Dhabi WRT DS 3 WRC 3h 14m 51.7s M
2. Mads Ostberg Citroen Total Abu Dhabi WRT DS 3 WRC +0m 38.6s M
3. Jari-Matti Latvala Volkswagen Motorsport Polo R WRC +1m 03.7s M
4. Elfyn Evans M-Sport WRT Ford Fiesta RS WRC +2m 24.6s M
5. Thierry Neuville Hyundai Motorsport i20 WRC +4m 51.0s M
6. Martin Prokop Jipocar Czech National Team Ford Fiesta RS WRC +5m 39.0s M
7. Khalid Al Qassimi Citroen Total Abu Dhabi WRT DS 3 WRC +10m 34.3s
8. Dani Sordo Hyundai Motorsport i20 WRC +11m 14.9s M#
9. Abdulaziz Al-Kuwari Ford Fiesta RRC +14m 14.6s WRC2
10. Diego Dominguez Ford Fiesta R5 +17m 10.0s WRC2

#Classified under Rally 2

Other(s):

11. Gustavo Saba Skoda Fabia S2000 +19m 20.1s
12. Marcos Ligato Chevrolet Agile MR +21m 01.9s
13. Federico Villagra Ford Fiesta MR +21m 41.7s
14. Andreas Mikkelsen Volkswagen Motorsport II Polo R WRC +25m 02.3s M
15. Jari Ketomaa Ford Fiesta R5 +26m 03.9s WRC2
16. Andreas Mikkelsen Volkswagen Motorsport II Polo R WRC +25m 02.3s M
17. Simone Tempestini Subaru Impreza STi +26m 35.3s WRC2


WRC2 standings after Stage 10 (Top 3):

1. Abdulaziz Al-Kuwari Ford Fiesta RRC 3h 29m 06.3s WRC2
2. Diego Dominguez Ford Fiesta R5 +2m 55.4s WRC2
3. Jari Ketomaa Ford Fiesta R5 +11m 49.3s WRC2


Notable retirements:

SS2. Sebastien Ogier Volkswagen Motorsport Polo R WRC Technical M*
SS2. Lorenzo Bertelli Ford Fiesta RS WRC Stopped M
SS3/4. Andreas Mikkelsen Volkswagen Motorsport II Polo R WRC Technical M*
SS3/4. Hayden Paddon Hyundai Motorsport N i20 WRC Technical M*
SS3/4. Andreas Mikkelsen Volkswagen Motorsport II Polo R WRC Technical M*

SS9. Hayden Paddon Hyundai Motorsport N i20 WRC Went off the road M**
SS10. Dani Sordo Hyundai Motorsport i20 WRC Technical M**

M denotes Manufacturer entry
*denotes re-started on Saturday under Rally 2
**denotes expected to re-start on Sunday under Rally 2

all times unofficial

Saturday, 25 April 2015

#day1 (and 2) WRC Rally Argentina 2015: Adiós Seb..!

iHola..!

 Hari pertama (dan kedua) Rally Argentina 2015 berlangsung dramatis, dan miris. Apa saja yang terjadi? Ini dia:


Volkswagen baru saja menjalani disaster day. Diawali dengan gugurnya Sebastien Ogier (!) karena masalah mesin, dan Andreas Mikkelsen karena pecah ban. Gimana dengan Jari-Matti Latvala? Tenang, dia masih ada di leaderboard, tapi dia juga punya masalah, kali ini transmisinya .

Alhasil, Citroen menggunakan kesempatan ini dengan sempurna, dengan Kris Meeke memimpin dengan keunggulan lebih dari 1 menit dari rekannya Mads Ostberg, meskipun Meeke sempat pecah ban di SS3 dan mesin DS3-nya Ostberg sempat kehilangan tenaga. Latvala melengkapi posisi 3 meskipun transmisinya mogok.


Dani Sordo masih mengumpat di posisi 4, meskipun dia juga punya masalahnya sendiri, kali ini power steering-nya ngadat, dan setelah diperbaiki dia menyabet SS6. Sordo dikuntit oleh Elfyn Evans, 1 dari sedikit pembalap yang sama sekali tidak mengalami masalah di hari pertama. Jauh di belakangnya ada Martin Prokop, yang kali ini dia (lagi-lagi) enjoy and smooth, posisi 6 untuknya. Sementara itu Thierry Neuville bertengger di posisi 7, dimana seharusnya berada di posisi 2 kalau tidak mengalami pecah ban, dan pembalap ketiga Citroen Khalid Al-Qassimi melengkapi top 8.


Sementara itu di kategori WRC-2 terjadi momen unik (dan heroik) ketika roda kanan belakang di Ford Fiesta RRC-nya Yuriy Protasov copot ketika dia memimpin dengan nyaman. Alhasil dia memilih untuk keluar dari mobilnya setelah time control SS3 (lagi) dan berlari menuju stage untuk mengambil kembali roda yang terhilang. Setelah berhasil dipasang kembali di service park, dia dijatuhi hukuman penalti tambahan waktu 3 menit 10 detik, tapi di akhir hari pertama, dia hanya turun ke posisi 2 di kategori WRC-2 (dan 10 overall) dan Abdulaziz Al Kuwari mengambil alih pimpinan.

Di sisi lain, ada 3 pembalap yang menemani Ogier dan Mikkelsen di "kelas" rally-2. Salah satu langganannya Lorenzo Bertelli mengalami kerusakan suspensi, Hayden Paddon dengan kerusakan exhaust manifold, dan Ott TiTanak kembali berurusan dengan air, kali ini dia menghantam batu yang tertutupi air sehingga merusaki suspensinya.

2015 Rally Argentina: Overall standings after Stage 6 (Top 10):

1. Kris Meeke Citroen Total Abu Dhabi WRT DS 3 WRC 1h 44m 47.8s M
2. Mads Ostberg Citroen Total Abu Dhabi WRT DS 3 WRC +1m 08.4s M
3. Jari-Matti Latvala Volkswagen Motorsport Polo R WRC +1m 23.5s M
4. Dani Sordo Hyundai Motorsport i20 WRC +1m 54.2s M
5. Elfyn Evans M-Sport WRT Ford Fiesta RS WRC +1m 59.7s M
6. Martin Prokop Jipocar Czech National Team Ford Fiesta RS WRC +3m 27.4s M
7. Thierry Neuville Hyundai Motorsport i20 WRC +5m 06.2s M
8. Khalid Al Qassimi Citroen Total Abu Dhabi WRT DS 3 WRC +6m 01.8s
9. Abdulaziz Al-Kuwari Ford Fiesta RRC +6m 46.3s WRC2
10. Yuriy Protasov Ford Fiesta RRC +8m 43.3s WRC2

Other(s):

11. Diego Dominguez Ford Fiesta R5 +9m 22.0s WRC2
12. Stephane Lefebvre Citroen DS3 R5 +9m 58.2s WRC2
13. Gustavo Saba Skoda Fabia S2000 +10m 32.6s
14. Federico Villagra Ford Fiesta MR +11m 42.3s


WRC2 standings after Stage 5 (Top 3):

1. Abdulaziz Al-Kuwari Ford Fiesta RRC 1h 51m 34.1s WRC2
2. Yuriy Protasov Ford Fiesta RRC +1m 57.0s WRC2
3. Diego Dominguez Ford Fiesta R5 +2m 35.7s WRC2


Notable retirements:

SS2. Sebastien Ogier Volkswagen Motorsport Polo R WRC Technical M*
SS2. Lorenzo Bertelli Ford Fiesta RS WRC Stopped M
SS3/4. Andreas Mikkelsen Volkswagen Motorsport II Polo R WRC Technical M*
SS3/4. Hayden Paddon Hyundai Motorsport N i20 WRC Technical M*
SS4. Ott Tanak M-Sport WRT Ford Fiesta RS WRC Lost a wheel M*

M denotes Manufacturer entry
*denotes expected to re-start on Saturday under Rally 2

all times unofficial

Thursday, 23 April 2015

BREAKING NEWS: Peringkasan rute WRC Rally Argentina 2015 + paddle shifter Hyundai REVEALED..!

iHola...!


Saya baru saja mendapatkan berita seperti yang ditulis oleh situs resmi WRC bahwa rute Rally Argentina 2015, yang akan diselenggarakan mulai kamis hari ini sampai Minggu 26 April mendatang diringkas karena hujan deras di area San Marcos membuat rutenya menjadi berlumpur, dan beberapa diantaranya tidak bisa dilewati oleh mobil-mobil peserta. Jadi ini dia hasil keputusan penyelenggara:

Lumayan buat para wanita jadikan lulur. Lumayan kan buat kecantikan, toh?
  1. SS3 dan SS5 yang dimulai di Villa Bustos ke Tanti dipotong 0.6 km, jadi 19.71 km. Tapi ini bukan apa-apa kalo kamu liat nomor 2.
  2. SS8 dan SS10, dari San Marcos ke Characato dipangkas dari 56.77 km menjadi 42.50 km. Jadi bye-bye 14.27 km. Kedua SS akan diselenggarakan di hari sabtu pagi dan sore.
Jadi, total rute reli keempat musim ini berkurang 345.70 km menjadi 315.96 km. Tapi tenang saja, tetap akan seru kok, itupun kalo ada pembalap selain Seb Ogier yang menang.

OK, selain itu foto tentang sistem girboks, semi otomatis a.k.a paddle shifter akhirnya terkuak..!



Belum ada info atau keunggulan dari sistem ini dibandingkan mobil-mobil lainnya. Tapi ada 2 hal yang pasti. Pertama, gear selector ini memakai sistem hidrolis, sama seperti yang ada di Volkswagen Polo R WRC dan Ford Fiesta RS WRC. Kedua, HANYA duo Hyundai Shell WRT, Thierry Neuville dan Dani Sordo yang akan memakainya, sedangkan pembalap tim B Hyundai Mobis WRT, Hayden Paddon dan nantinya Kevin Abbring tetap memakai girboks manual sequential. Sabar nak....

Btw, kenapa paddle shifter-nya seperti potongan piring?

Tuesday, 21 April 2015

#preview: World Rallycross RX of Portugal 2015

Halo...!


Selain WRC Rally Argentina, ada juga 1 balapan hiburan bagi yang gak mau begadang. FIA World Rallycross Championship akan segera kick-off di Sirkuit Montalegre, Portugal. Apa saja yang harus diperhatikan? Ini dia:

The Challenge


Terletak dekat dengan perbatasan Portugal-Spanyol, Sirkuit Montalegre menyajikan trek sepanjang 1.5km yang cepat dan mengalir, dengan 60% di antaranya adalah aspal, jadi pembalap akan flat out di trek lurus sepanjang lebih dari 500m sebelum mengerem dengan keras menuju Tikungan 1, setelah itu para pembalap membawa mobilnya dalam kecepatan rata-rata yang tergolong tinggi sampai d tikungan 6, dimana mereka harus mampu mengontrol mobil di lintasan gravel. Lintasannya juga sedikit flat, jadi penonton lebih leluasa menyaksikan duel, dan penonton semakin dimanjakan dengan jumlah kursi yang dilipatgandakan, area paddock baru yang dikhususkan untuk mobil-mobil Supercar, dan big screen.

Tikungan Joker Lap terletak di Tikungan 3 dan 3a.

Attention Please..!
 
5-way battle

Petter Solberg (tengah) akan memulai tahun ini dengan nomor 1 di jendelanya, bersiap untuk mempertahankan gelarnya dari runner-up Topi Heikkinen (kiri atas), yang akan membawa senjata buatan Volkswagen. Tapi duo Ford OlsbergMSE Andreas Bakkerud (kanan atas) dan Reinis Nitiss (kiri bawah) juga siap untuk curi-curi kesempatan, ditambah dengan Timur Timerzyanov, yang akan membalap terpisah dengan duo Ford. Peugeot? Ada Timmy Hansen (kanan bawah)yang membawa panji Peugeot.

Tapi tim-tim privat juga tidak bisa dipandang sebelah mata. Silahkan absen Audi EKS RX yang kedatangan pembalap baru Anton Marklund, yang akan menemani Mattias Ekstrom, dan P.G Andersson yang akan bertandem dengan Heikkinen. Selain itu ada 3 tim baru, yaitu Munich Motorsport, Volkswagen Swedia, dan World RX Team Austria yang turut meramaikan persaingan.

#preview: WRC Rally Argentina 2015

iHola...!


Reli keempat di World Rally Championship diselenggarakan di kawasan Cordoba,Argentina mulai kamis ini, 23-26 April 2015, dan ya, membuatmu harus nekat begadang kalo benar-benar niat ikuti progress-nya. Kalopun nekat, tenang saja, kamu tidak akan dikecewakan sama semua soal Rally Argentina kali ini kecuali dominasi Sebastien Ogier, jelas. Inilah faktor-faktor yang membuat reli ini tetap awet di kalender WRC:

The Challenge

Sorry foto rutenya beda karena bukan dari FIA
Satu-satunya reli yang dihelat di Amerika Selatan, Argentina, yang menggelar event WRC sejak 1980 ini langsung merebut hati para kontestan karena lintasannya yang "menyenangkan" karena banyaknya genangan air yang ada di setiap SS-nya di pegunungan Sierras de Cordoba. Soal kecepatan rata-ratanya, meskipun salah satu terendah di kalender WRC, mereka mempunyai area jumping tercepat, dan fans yang sama gilanya dengan mereka yang berada di stadion menonton Lionel Messi dkk.

Rutenya juga bisa buat para pembalap pusing, karena kadang-kadang melewati lintasan cepat dengan gravel halus, tapi kadang pula melintasi lintasan di pegunungan berbatu, yang dapat merusaki mobil. 1 hal yang semaking memusingkan mereka adalah sebagian rutenya rusak karena banjir. Anyway, ada beberapa SS yang akan ditayangkan live, tapi saya belum dapatkan jadwalnya. Nanti kalo udah ada, aku akan share. OK?

Attention Please..!


Haruskah saya skip pembicaraan tentang Sebastien Ogier dengan Volkswagen? Sepertinya IYA. Satu-satunya kekhawatiran bos tim Jost Capito adalah Jarri-Matti Latvala, yang nihil poin di Swedia dan Meksiko. Akankah dia mampu mengulangi kemenangannya musim lalu? Semoga saja.

Khusus buat Citroen dan M-Sport, reli ini akan jadi sesi testing buat mereka, yang akan melakukan upgrade di DS3 WRC dan Fiesta RS WRC sebelum Rally Portugal. Hyundai malahan sudah upgrade duluan, dengan paddle-shifter sudah terpasang di mobil i20 WRC besutan Thierry Neuville dan Dani Sordo (Hayden Paddon tetap akan menggunakan girboks sequential). Hanya saja, kita tidak akan melihat i20 generasi terbaru sampai tahun depan, jadi sabar saja.


Selain itu, pembalap asal UAE, Khalid Al-Qassimi akan menjalani reli pertamanya sejak Sardinia musim lalu. Berita mengejutkan justru datang dari Robert Kubica, yang memutuskan mengundurkan diri dari Rally Argentina, demi merestruktur tim dan mobil agar siap di Portugal bulan depan (Atau mau memperpanjang kumisnya?).

Sementara itu di kategori WRC-2, Abdulaziz Al-Kuwari kembali tampil setelah Meksiko, dengan beberapa pembalap reguler seperti Yuriy Protasov dan Nicholas Fuchs. Yang akan tampil dengan fasilitas wildcard adalah duo Paraguay S. Diego Dominguez dan Miguel Zaldivar. Juara WRC-2 Monte Carlo, Stephane Lefebvre juga akan bermain dengan Citroen DS3 R5-nya, tapi tidak akan mendapatkan poin dan lebih tertuju ke testing dan mengali pengalaman.

Tidak ada pembalap kategori WRC-3 dan Junior WRC yang tampil di Argentina.

Thursday, 16 April 2015

Para Ksatria di World Rallycross Championship 2015 (Part 1: CATCH SOLBERG IF YOU CAN)

Halo...!


Tak terasa World Rallycross Championship presented by Monster Energy, atau biasa disingkat WorldRX, akan segera kick-off di sirkuit Montalegre, Portugal tanggal 24 April mendatang, tapi sebelumnya mereka berkumpul dulu di Circuit de Catalunya di Barcelona, Spanyol untuk menampakkan diri dan memamerkan "senjata" mereka masing-masing. Siapa saja yang akan bertarung satu dengan yang lainnya di tahun ini? Ini dia:

Note: Karena banyaknya tim yang akan berpatisipasi sembuat saya harus membagi artikel ini menjadi 2-3 bagian. Thank's before.

1. SDRX (Citroen DS3 Supercar)


Ada yang berubah pada tim milik Juara bertahan Petter Solberg. Pertama, Solberg merekrut pembalap muda asal Inggris, Liam Doran untuk membesut Citroen DS3 kedua, sehingga nama tim berubah dari PSRX (Petter Solberg RX) menjadi SDRX (Solberg Doran RX). Kedua, kedatangan Doran juga dibarengi dengan sponsornya, Monster Energy yang juga merupakan sponsor utama World RX. Meskipun mereka berdua bernaung dalam satu tim, mobil mereka dibangun dan dirawat di 2 tempat yang berbeda, Norwegia untuk Solberg dan Inggris untuk Doran. Corak mobilnya juga berbeda. Warna Putih dan Silver mendominasi bagian depan DS3-nya Solberg, dengan bagian belakang dirasuki dengan warna hitam ala Monster Energy. Sedangkan Hitam tetap menjadi warna utama Doran di besutannya. Mereka akan mewakili Citroen dalam membendung dominasi Ford OlsbergMSE.

  • Petter Solberg (Norwegia, #1)

"Saya dan Liam menggunakan Citroen. Jadi kenapa tidak bersatu untuk tahun ini?" Itulah kata-kata pertama Solberg soal joint venture-nya dengan Doran. "Kami sudah membicarakan hal ini sejak akhir musim lalu. Saya ingin Liam bekerja dengan baik dan dia sadar itu. Jadi kami berdua akan bertarung untuk tahun ini"

Sudah jelas dia ingin mempertahankan gelarnya. Pria berusia 40 tahun yang dijuluki "Mr Hollywood" ini mengatakan bahwa tahun ini bakal sulit karena para rivalnya juga semakin tangguh dibandingkan sebelumnya. "Ini akan menjadi sangat sulit dan menantang" Kata Solberg. Well said..!

  • Liam Doran (Inggris, #33)

British Bomb, itulah julukan pemuda bengal berusia 28 tahun ini. Dia menjalani tahun yang sulit di 2014, dengan diskualifikasi di Hell RX Norwegia karena pelanggaran bahan bakar, dan SIM-nya sempat ditahan setelah insiden di tanah kelahirannya. Bagaimanapun, dia mengatakan bahwa tiada nama yang lebih besar dari Petter Solberg, dan bergabung di timnya sangat "Keren".

"Setiap pembalap ingin menang, begitu juga saya. Saya lebih termotivasi dari sebelumnya" Kata Doran, yang memenangi 4 balapan di tahun 2013, 2 sebagai pembalap dan 2 sebagai pemilik tim.

Good Luck, Lad..!

 2. Ford OlsbergMSE (Ford Fiesta ST Supercar)


Tim asal Swedia ini merupakan juara bertahan tim musim lalu di World RX dan juga di Red Bull Global Rallycross. Jadi tak ada alasan bagi mereka untuk kehilangan gelar tersebut. Nah untuk mendukung ambisi tersebut, mereka meluncurkan slogan baru, "Xtreme Forces" yang mencirikan ambisi mereka untuk mendominasi sektor rallycross. Selain itu mereka juga mendatangkan Juara Euro RX 2 kali Timur Tymerzyanov untuk mendampingi Andreas Bakkerud dan Reinis Nitišs, ketiganya ada di belakang sono. Yang didepan? Lupakan saja. Mereka adalah Joni Wiman dan Mitchelle De Jong, yang akan bermain di Red Bull GRC.

  • Andreas Bakkerud (Norwegia, #13)

Andreas Bakkerud sebelumnya menyabet 2 gelar di Euro RX kategori Super 1600, dan musim lalu dia berhasil menang 2 kali di Inggris dan Turki, hanya saja inkonsistensi membuatnya finish di posisi 5, kalah dari rekannya Nitišs yang ada di posisi 3.

Inilah yang membuat motivasinya semakin tinggi menjelang seri pertama di Portugal, dan menjadi suksesor Petter Solberg sebagai si Norwegia terbaik di RX. Semoga saja.


  •  Reinis Nitišs (Latvia, #15)
  
Bocah Latvia berusia 19 tahun ini mampu membuktikan dia tidak ingin sekedar main, tapi juga menang. 2 kemenangan dan 4 podium membuatnya bertengger di 3 besar klasemen musim lalu, mengalahkan rekannya Bakkerud. Bukan tidak mungkin Juara Euro RX Kategori Super 1600 2013 ini akan melakukannya lagi di tahun ini, selama dia masih merasa nyaman, dan dia menyukai atmosfir di tim ini, dan percaya ada momentum buat mereka. SEMANGAT..! GARS..!


  • Timur Timerzyanov (Rusia, #42)

Salah satu pembicaraan yang paling hot di paddock jelas, Timerzyanov bergabung ke Ford OlsbergMSE setelah "cerai" dengan Peugeot Hansen. Tapi bukan berarti juara Euro RX 2 kali ini harus mulai dari 0 untuk beradaptasi di tim, karena dia sudah pernah bermain dengan tim asal Swedia ini di balapan Red Bull GRC di Las Vegas, AS tahun 2012 silam.

Timerzyanov menjalani tahun 2014 yang biasa-biasa saja, dengan 1 podium ada di gengamannya, jadi dia "percaya 100% dengan tim ini" bisa berbicara banyak di atas trek tahun ini. Timerzyanov akan membalap dengan tim Red Bull/Viatti Namus OlsbergMSE, terpisah dari 2 rekannya. Namun Mr. Eriksson janji akan memperlakukan ketiga pembalapnya setara. Semoga saja.

3. Team Peugeot-Hansen (Peugeot 208 WRX)


Ambisius? YA untuk tim Peugeot Hansen, apalagi setelah tahun lalu mereka hanya menang sekali, jadi gak ada lagi alasan buat mereka untuk tidak kompetitif untuk musim 2015 ini. Nah untuk itu mereka merombak mobil mereka selama musim dingin. Hasilnya? New Peugeot 208 WRX, hasil kerjasama kru tim Hansen Motorsport di Swedia dan PSA Peugeot di Prancis. Selain itu mereka juga merekrut pembalap Prancis Davy Jeanney (permintaannya Peugeot kah?) untuk menemani Timmy Hansen. "Tahun lalu kami terlambat kompetitif, dan kami punya keuntungan dari pengalaman itu dan kami siap untuk seri pertama..!" Sahut bos tim, Kenneth Hansen. Jelas...
  • Timmy Hansen (Swedia, #17)

Anak dari bos tim Kenneth Hansen ini sebelumnya bermain di ajang-ajang single seater seperti Formula BMW dan Formula Renault dengan prestasi yang lumayan bagus dengan beberapa kemenangan berhasil disabetnya, sebelum akhirnya mengikuti jejak ayahnya ke lintasan rallycross, dan dia masih kompetitif dengan menang sekali musim lalu di ItaliaRX. Jadi dia tidak sabar untuk menang lagi di tahun ini.

"Saya pikir kami punya mobil yang potensial. Saya secara pribadi bekerja lebih keras dari sebelumnya. Saya merasa semakin siap dan inilah mobil terbaik sepanjang karirku."Katanya.
#SambilNunjukNunjukMobilnya.

  • Davy Jeanney (Prancis, #21)

Mungkin saja kesan pertama kamu melihat dia adalah seorang senior yang ingin bersenang-senang saja. Benar? SALAH. Jeanney merupakan juara ajang rallycross Prancis 2010 dan runner-up di ERX 2013, tahun percobaan sebelum World RX dimulai musim lalu. Setahun kemudian dia membalap di 2 tim, berawal di England RX dimana dia membalap untuk Albatec Racing, juga dengan Peugeot 208, dan kemudian dengan Monster Energy World RX. Posisi 17 dengan torehan 27 poin cukup untuk menjadi pembalap Prancis tercepat di World RX musim lalu.

Tapi kali ini tantangan terbarunya adalah mengatasi tekanan yang biasanya hadir di tim pabrikan, mengingat inilah pertama kalinya dia dikontraki tim semacam itu. "Saya kaget ketika mengemudi mobil ini untuk pertama kali karena mesinnya sangat powerful. Target saya adalah tampil progressif dengan beberapa podium, bahkan kemenangan" Jawab Jeanney dengan MANTAP..!

4. Marklund Motorsport (Volkswagen Polo RX)


Volkswagen? Si Dominator WRC itu? YES. Mereka nyaris saja menjuarai titel tim World RX musim lalu, jadi mereka melakukan perombakan besar-besaran untuk musim ini. Dimulai dari penunjukkan Michael Schneider sebagai manager tim, disusul dengan perekrutan nama beken rally P.G. Andersson untuk menemani Topi Heikkinen, runner-up musim lalu.

  • Toomas 'Topi' Heikkinen (Finlandia, #57)

Tidak salah memang kalo Topi Heikkinen dianggap sebagai salah satu bintang masa depan World RX. Alasannya? Simpel, pemenang kejuaraan rallycross Finlandia 2010 dan juara Red Bull GRC 2013 membuatnya tidak bisa dipandang sebelah mata. Musim lalu dia selalu finish di 10 besar, salah satunya kemenangan di Belgium RX membuatnya mampu bertengger di posisi 2 klasemen, hanya kalah dari Petter Solberg. Sisu Power...!

  • Per-Gunnar 'P.G.' Andersson (Swedia, #45)
 
 Ada yang masih ingat dia? Ya, juara dunia Junior WRC 2 kali dengan Suzuki ini akan mengawali karienya di World RX dengan Marklund VW setelah sebelumnya mencicipi 2 race dengan Skoda dan Audi EKS RX. P.G akan menggantikan Anton Marklund, yang memutuskan meninggalkan tim milik ayahnya, Jan dan hijrah ke Audi EKS RX (Akan segera diulas).

"Kamu tidak bisa bayangkan betapanya gembiranya saya ketika Jan menelepon saya dan menawarkan kesempatan ini. Bermain di kejuaraan World RX dengan tim ini terasa sangat mengagumkan. Saya siap untuk tahun ini" Kata Anderson.

Bersambung....